PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL
FILM PENDEK ANIMASI
" TIMUN MAS ''
EDWIN SEPTANUS HARTANTO
Desain Komunikasi Visual Animasi, Mirit.Kebumen 005/003089654084522, [email protected] Edwin Septanus.H , Ardiyan, S.Sn ,Ardiyansah, ST
ABSTRAK
The research objective is, to provide information to the public in general, and specifically about the intellectuals folklore and culture and moral values embodied in folklore. The research method used to collect data through online surveys, field surveys to look through books to take its essence and serve as a reference. Results to be achieved by the authors are expected to understand the meaning to be conveyed through animation writer, gave an audio-visual information in the media, and motivate people to love the cultural diversity and motivate people to conserve culture and a spectacle for public entertainment. The conclusion of the short animated film is to adapt the folklore of Central Java, cultural and moral values and show the target audience that we should preserve our culture and love.
ABSTRAK
Tujuan penelitian yakni, untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara umum, dan kaum terpelajar secara khusus mengenai cerita rakyat dan nilai budaya serta moral yang terkandung dalam cerita rakyat . Metode penelitian yang digunakan dengan mengumpulkan data-data melalui survey online, survey lapangan hingga mencarinya melalui buku-buku untuk diambil intisarinya dan dijadikan sebagai referensi. Hasil yang ingin di capai oleh penulis adalah diharapkan masyarakat dapat mengerti maksud yang ingin disampaikan penulis melalui film animasi ,memberi sebuah informasi dalam media audio visual,dan memotivasi masyarakat untuk lebih mencintai keragaman budaya dan memotivasi masyarakat untuk melestarikan kebudayaanya dan menjadi tontonan hiburan untuk masyarakat. Kesimpulan dari film animasi pendek tersebut ialah ingin mengadaptasi cerita rakyat dari Jawa Tengah yang memiliki nilai budaya dan nilai moral yang baik dan menunjukan kepada target audiens bahwa kita harus melestarikan kebudayaan kita dan mencintainya.
2
PENDAHULUAN
Generasi muda yang lebih cenderung mengerti tentang cerita asing dibandingkan dengan cerita lokal. Seni dan budaya kita semakin terpuruk di terjang derasnya arus budaya asing. Oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk menampilkan cerita rakyat semenarik mungkin agar masyarakat tertarik untuk menikmati cerita dan legenda yang berasal dari daerahnya sendiri, seperti salah satu contohnya adalah membuat sebuah cerita animasi menggunakan pergerakan-pergerakan yang dinamis serta tidak terbatas pada satu image yang diam dan statis saja. Dimana bukan hal yang mustahil cerita rakyat akan disukai dan menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat pada nantinya serta menjadi hiburan bagi masyarakat kita. Dimana Cerita rakyat kerap dijadikan sarana pembelajaran kepada anak–anak tentang keaneka ragaman nilai budaya lokal.
Berdasarkan kondisi diatas, maka lingkup tugas dibatasi pada hal-hal yang dapat ditangani dengan pendekatan disiplin ilmu Desain Komunikasi Visual, yaitu dengan membuat short movie yang berjudul "Timun Mas". Permasalahannya adalah bagaimana cara anak-anak tertarik dan menerima serial animasi lokal dengan unsur kebudayaannya dan dengan pendekatan cerita yang humor. Lalu mencoba mengambil isu penceritaan yang telah ada namun tetap digabungkan dengan pengembangan ide dan kreatifitas, sehingga menciptakan cerita lokal yang layak dan menarik untuk ditonton kepada audience khususnya anak-anak dan remaja .
METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang di terapkan adalah dengan melakukan survey ke masyarakat khususnya anak-anak yang beraad di kota-kota besar. Untuk mengumpulkan data-data mengenai permasalah tersebut , penulis mencari literatur artikel dari internet serta referensi-refensi informasi yang penulis dapatkan dari buku-buku serta pengamatan studi tersebut.
Cerita Rakyat
Legenda atau cerita rakyat adalah cerita pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki Dalam KBBI 2005, legenda adalah cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah. Menurut Emeis, legenda adalah cerita kuno yang setengah berdasarkan sejarah dan yang setengah lagi berdasarkan angan-angan. Menurut William R. Bascom, legenda adalah cerita yang mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan mite, yaitu dianggap benar-benar terjadi, tetapi tidak dianggap suci. Menurut Hooykaas, legenda adalah dongeng tentang hal-hal yang berdasarkan sejarah yang mengandung sesuatu hal yang ajaib atau kejadian yang menandakan kesaktian.
Cerita Rakyat dibagi menjadi beberrapa bagian yaitu;
1.Legenda , Menceritakan kehidupan seorang tokoh, peristiwa, kejadian, atau tempat . 2.Sage , Menceritakan peristiwa sejarah yang sudah bercampur dengan fantasi rakyat . 3.Mite , Menceritakan kejadian yang berakar pada kepercayaan lama
(dewa-dewi, roh halus, atau kekuatan gaib). 4.Fabel ,Menceritakan cerita dengan tokoh binatang . 5.Parable ,Cerita dengan tokoh manusia dan binatang . 6.Cerita jenaka ,Cerita lucu dan jenaka.
Buto Menurut Mitologi Jawa
Bangsa Buto adalah Kebanyakan wujud bangsa buto berupa raksasa tinggi besar dengan rambut keriting gimbal awut-awutan, berhidung bulat dan besar, dan bertaring melengkung (seperti wujud buto dalam pewayangan). Tingginya bisa mencapai 30 meter. Dari sisi perwatakannya, bangsa buto adalah termasuk mahluk yang berintelijensi rendah dan lebih banyak menggunakan insting / naluri dan emosinya
3
dalam bertindak. Kebanyakan dari mereka bertindak adigang - adigung atau petentengan, sok sakti, sok kuasa. Ibaratnya, mereka akan lebih dulu bertindak, urusan lain belakangan.
Tokoh bangsa buto yang terkenal adalah Prabu Rahwana, yang kisahnya ada dalam pewayangan dalam cerita Ramayana. Pada akhir cerita dikisahkan Rahwana tewas di tangan Prabu Rama. Tetapi itu hanyalah cerita. Yang sesungguhnya terjadi adalah Rahwana memang kalah oleh Prabu Rama, tetapi dia tidak mati. Dia hanya terluka hingga sekarat, dilemahkan dan sampai sekarang 'dipenjara' dengan dihimpit / ditindih sebuah bukit energi yang membuatnya tak berdaya.
Jarum Jahit
Jarum jahit adalah alat menjahit berbentuk batang yang salah satu ujungnya runcing, dan memiliki mata jarum sebagai lubang lewatnya benang. Pada zaman kuno, jarum dibuat dari tulang hewan atau kayu. Jarum jahit modern dibuat dari kawat baja karbon tinggi berlapis nikel atau emas sebagai pencegah korosi. Ukuran jarum jahit dinyatakan dengan nomor pada kotak jarum atau kemasan. Menurut konvensi, makin kecil nomor jarum, makin besar pula ukuran jarum. Jarum nomor 1 lebih panjang dan berdiameter jauh lebih besar dibandingkan jarum nomor 10 yang lebih pendek dan berdiameter lebih.
Buah Mentimun Suri
Mentimun suri (nama lain adalah timun suri, timun betik atau barteh) adalah tumbuhan semusim penghasil buah anggota suku labu-labuan labuan (Cucurbitaceae). Buahnya yang setengah masak biasa dijual secara musiman pada bulan puasa (Ramadan) karena daging buahnya menjadi komponen minuman penyegar untuk berbuka puasa. Meskipun demikian, timun suri bukanlah tanaman musiman karena dapat ditanam kapan saja. Timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh. Mentimun suri bukanlah mentimun walaupun bentuk buahnya memanjang dan menyerupai mentimun. Secara morfologi dan sitologi ia tidak sama dengan mentimun.
Garam
Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl−), dan bisa juga berupa senyawa organic seperti asetat (CH3COO−) dan ion monoatomik seperti fluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.
Terasi
Terasi atau belacan adalah bumbu masak yang dibuat dari ikan dan/atau udang rebon (jembret;gamberetti-it) yang difermentasikan, berbentuk seperti adonan atau pasta dan berwarna hitam-coklat, kadang ditambah dengan bahan pewarna sehingga menjadi kemerahan. Terasi merupakan bumbu penting dikawasan asia tenggara dan china selatan. Terasi memiliki bau yang tajam dan biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tapi juga ditemukan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.
Arti Batik Menurut Budaya Jawa
• Batik Kokrosono - Dharma ,keagungan dan kemakmuran. • Simbar Menjangan - Kekuatan dan Keuletan .
• Parang Tamur - Cahaya keberuntungan. • Satraia Manah - Berjiwa Luhur .
• Sri Katon - Darma ,Kemakmuran dan Melindungi bumi. • Sido Mukti - Mukti
• Semen Romo - Darma ,adil dan teguh hati. • Sidomulyo - Mulia
• Tiga Negeri Bunga - Kemakmuran dan Kesuburan.
4
Rumah Adat JawaBangunan pokok rumah adat Jawa ada lima macam, yaitu: panggung, kampung, limasan, joglo dan tajug. Namun dalam perkembangannya, jenis tersebut berkembang menjadi berbagai jenis bangunan rumah adat Jawa, hanya bangunan dasarnya masih tetap berpola dasar bangunan yang lima tersebut (Narpawandawa, 1937-1938). Dari perkembangan bangunan rumah Joglo terdapatlah bangunan rumah Joglo, Joglo Limasan Lawakan atau Joglo Lawakan, Joglo Sinom, Joglo Jampongan, Joglo Pangrawit, Joglo Mangkurat, Joglo Wedeng, Joglo Semar Tinandhu, dan sebagainya. Dari jenis tajug dalam perkembangannya terdapatlah bangunan rumah tajug (biasa untuk rumah ibadah), tajug lawakan lambang teplok, tajug semar tinandhu, tajug lambang gantung, tajug semar sinonsong lambang gantung, tajug lambang gantung, tajug semar sinonsong lambnag gantung, tajug mangkurat, tajug ceblakan, dan sebagainya (Narpawandawa 1936-1936).
Perbandingan dengan Negara Lain
Dalam mengelola perindustrian animasi di dalaman negeri masih sangat jarang Yang mulai paling dikenal oleh masyarakat yaitu film animasipendek Hebring yang menang pada perlombaan INAICTA tahun 2007,dan menang kembali pada tahun 2009 dengan Hebring2. Juga adaWahyu Aditya festival hello motionnya dan beberapa film animasipendeknya yang sangat menghibur.
Untuk luar negeri yang paling menonjol yaitu film animasi pendek karya Pixar. Film-film animasi pendek ini biasanya menjadi opening film-film durasi panjangnya. Adapula film animasi karya sekolah animasi Les Gobelins yang bertempat di Perancis. Karya-karya animasi para siswanya bahkan bisa disandingkan dengan animator profesional. Ada juga studio Blur yang membuat film animasi dengan visual yang sangat indah dan alur cerita yang lucu.
Fakta Kunci
a. Pada Usia 15-17 tahun merupakan fase di mana anak-anak cenderung lebih menyukai cerita kepahlawanan dan roman.
b.Cerita Rakyat daerah mulai menghilang di Indonesia.
c.Masih sedikitnya film animasi mengenai cerita rakyat yang dimodifikasi menjadi cerita Humor bertema percintaan di Indonesia.
Target Audience
Laki/laki dan perempuan.Usia 15-17 tahun atau umur kelas 3SMP hingga kelas 2 SMA Anak-Anak hingga Remaja Karena menurut Teori psikologi di usia tersebut merupakan fase di mana anak-anak pada usia tersebut lebih cenderung menyukai film yang bergenre roman dan
kepahlawanan bertempat tinggal di perkotaan dan menyukai budaya seni dan film animasi daerah dan dongeng serta cerita fiksi.
USP ( Unique Selling Preposition )
Keunikan dari film animasi ini yaitu:
a. Cerita yang diangkat terinspirasi dari cerita rakyat timun mas yang dijadikan plesetan atau parodi dengan style humoris dan romantis .
b. Mengangkat kembali cerita lokal dari Indonesia serta memasukkan unsur cerita asing c. Desain dan pengambilan karakter yang unik dan menarik.
5
.Premis ( Plot Cerita )Kisah cinta Buto ijo dan Timun emas yang berawal dari kebaikan hati Buto Ijo serta kegigihan dan kesalah pahaman Timun Mas yang mengantarkan mereka berdua menjadi sepasang kekasih.
Sinopsis Cerita
Seorang janda Tua yang mendapatkan mukjizat dari Tuhan seorang anak bayi yang lahir dari dalam mentimun yang diberi nama Timun mas. Hari demi hari mbok rondo lewati bersama Timun Emas .Timun mas dibesarkan menjadi seorang wanita yang cantik jelita. Hingga pada suatu ketika Timun Emas merasa cemas karena Mbok rondo yang pergi mencari kayu tidak kunjung pulang .Karena kekhawatirannya Timun mencari Mbok Rondo dan masuk ke dalam hutan, pada saat itulah tiba-tiba ia bertemu seekor harimau yang kelaparan dan tiba-tiba harimau itu menerkam Timun Emas ,namun dari kejauhan munculah seseorang yang tiba-tiba menyelamatkan Timun Emas hingga membuat Harimau tersebut lari terbirit-birit.Timun Emas lari dan pulang kerumah dan ternyata Ibunya malahan sudah berada di rumah .Kemudian Timun Emas menceritakan kejadian tersebut kepada Ibunya dan berkata bahwa seseorang yang menolongnya adalah orang baik ,namun karena saking takutnya kemudian mbok rondo memberikan jimat peninggalan suaminya untuk berjaga-jaga.
Hari demi hari dilewati hingga suatu saat di siang hari Buto ijo datang ke rumah Timun Emas .Mbok rondo yang ketakutan melihat buto ijo dari dalam rumah tiba-tiba mengambil batu dan melemparkan batu tersebut ke arah Buto ijo hingga ia mengerang kesakitan ,di saat itulah Timun Emas keluar dari rumah dan mengira buto ijo mengamuk dan Mbok Rondopun menyuruh Timun Mas lari .Timun Mas lari sekuat tenaga ,dilemparkannya bungkusan jimat satu
persatu.dimuali dengan bungkusan pertama yang berisi biji mentimun ,seketika muncul hujan mentimun meteor dari atas langit namun tetap saja tidak membuat buto ijo mundur,lalu
dilemparkannya bungkusan ke 2 berisi jarum seketika muncul paku-paku dari tanah namun tetap saja tidak membuat buto ijo gentar ia mengambil batu dan memukul paku-paku tersebut dan melanjutkan pengejarannya. Timun mas yang hampir terkejar oleh Buto merasa gelisanh dan bingung dan dilemparkannya sekaligus dua bungkusan terakhir yaitu terasi dan garam ,seketika muncul ombak besar ,dan kemudian buto ijo mengerang dan membuat ombak tersebut pergi dan menghindar dari Buto ijo. Hingga pada akhirnya Timun Mas terpojok di suatu bukit dan tidak bisa bergerak kemanapun,ia pasrah dan hanya bisa menangis ketakutan.Lalu langkah demi langkah Buto Ijo mendekati Timun Mas dan tangan besarnya seakan ingin mencekiknya ,namun tidak disangka malah Buto ijo mengelus-elus kepala Timun mas dan tersenyum pada Timun Mas .Buto ijo memegang tangan Timun Mas dan mengungkapkan perasaannya bahwa ia menyukai Timun mas dengan rasa malu.Timun mas dan Buto akhirnya kembali ke dalam hutan menjadi sepasng kekasih yang konyol dan super aneh dan tak terduga.
HASIL DAN BAHASAN DESAIN
Desain Title
Untuk desain Title, penulis menggunakan font “Harrington” yamg penuh dengan liukan serta klasik untuk melambangkan kesan anggun ,tegar namun halus serta meriah ,menggambarkan klasik serta memberi kesan dongeng.
Visual Caracter Buto ijo
Buto Ijo adalah raksasa puber yang baik hati dan gagah perkasa.Ia seorang yang baik hati ,berambut berdiri ,berbadan gendut ,memiliki mata lebar serta mulut bertaring dan kotor .Berwarna hijau sama dengan cerita dongeng aslinya.Mengenakan celana dengan motif batik untuk menampilkan tradisi di Jawa tengah ,dan mengenakan kalung tengkorak agar terlihat sangar serta menyeramkan .
6
Simbok RondoMbok rondo adalah seorang janda dengan pakaian serba pink yang mewakili berbagai aspek seperti semangat ,senang ,berwibawa dan halus.Memakai bawahan batik melambangkan waktu jaman dahulu serta ciri fisik masyarakat khususnya pulau jawa pada jaman dahulu.
Timun Mas Bayi
Timun Mas bayi adalah bayi lucu dengan rambut berkonde yang ditemukan oleh mbok rondo ,rambut sanggul melambangkan ciri fisik orang jawa pada jaman dahulu kala.Kain yang membalut bayi tersebut bercorak batik untuk melambangkan Budaya serta kebiasaaan orang jawa yang menggunakan kain selendang sebagai alat untuk membungkus badan bayi yang masih kecil bayi.
Timun Mas Dewasa
Dalam cerita ini adalah seorang tokoh utama ,Seorang perempuan berparas cantik yang memiliki sifat baik ,halus,serta tegar.Mengenakan sanggul sebagai perlambangan atau adat orang jawa pada jaman dahulu serta mengenakan kemben dengan corak batik parang kusuma sebagai perlambang kewibawaan dan keanggunan
Harimau
Adalah seekor macan kelaparan yang berbadan besar dengan kulit berwarna loreng .Memiliki sifat liar dan pemangsa digambarkan dengan gigi taring yang keluar serta bola mata yang berwarna hijau yang diartikan sebagai liar atau buas.
8
Gambar 4.11 Storyboard
Berikut adalah beberapa desain dengan media yang penulis gunakan untuk membantu penulis dalam presentasi karya.
9
Gambar 5.19 Baner Timun Mas
SIMPULAN DAN SARAN
1.Kesimpulan
Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya,sejarah, dan cerita yang masih dapat diolah dan dijadikan peluang anak-anak muda untuk berkreasi khususnya dalam dunia kreatif dimana masih dirasa banyak peluang yang ada namun tidak dimanfaatkan .Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, banyak hal - hal yang dapat kita jadikan bahan atau isu dalam membuat suatu karya, termasuk animasi. Melalui Animasi penulis mencoba membuat apa yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui cerita dan visual.Dan membuat apa yang tidak ada dalam dunia nyata menjadi ada khususnya dalam Film Timun Mas ,dan penulis mencoba melakukan pengembangan karakter melalui bentuk- bentuk secara iconik atau kartun.
2.Saran
Dari apa yang selama ini penulis dapat, penulis rasakan dan penulis alami, memang belum seberapa. Namun penulis mendapatkan pelajaran selama mengerjakan animasi pendek Timun Mas ini, sehingga penulis dapat memberikan saran untuk generasi animasi Indonesia kedepannya. Dimana dunia kreatifitas khususnya dalam bidang animasi sangat memiliki nilai yang tinggi, penting untuk di hargai, karena dalam pengerjaannya membutuhkan waktu yang cukup lama, kesabaran, ketelitian, serta keuletan dalam mengoperasikannya, dikarenakan sistem management dan marketing di Indonesia kurang teratur, maka saat ini animasi kurang didukung oleh pemerintah,Oleh karena itu menurut penulis alangkah baiknya apa bila pemerintah lebih mendukung dan lebih menghargai dalam pengembangan seni di Indonesia khususnya dunia kreatif di Indonesia sehingga Indonesia dapat mengembangkan karya animasi atau perfilman yang lebih berkualitas dan secara tidak langsung Indonesia akan memiliki icon yang dapat memajukan nama bangsa dan memiliki peluang bersaing dengan negara maju lainnya.
10
REFERENSI
1. MB.RAHIMSYAH.AR. (2004). Kumpulan ,Cerita ,Legenda Dongeng Rakyat Nusantara . Jakarta: Bintang Indonesia Jakarta .
2. William, Richards. The Animator’s Survival Kit. Faber & Faber.
3. Sihombing, MFA, Danton.(2003). Tipografi Dalam Desain Grafis. Jakarta : PT. Gramedia
4. Windana, A. (2010). Cerita Rakyat Jawa Tengah "Timun Mas Diburu Buto Ijo". Jogjakarta, DIY Jogjakarta, Indonesia: Bening.
RIWAYAT PENULIS
Edwin Septanus .H lahir di kota Kebumen pada 29 September 1989 . Penulis menamatkan pendidikan S1 di Bina Nusantara University dalam bidang Desain Komunikasi Visual Animasi pada 2013.