• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL ANIMASI FILM PENDEK PIKKO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL ANIMASI FILM PENDEK PIKKO"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL

ANIMASI FILM PENDEK “PIKKO”

Taufiq Hidayat

Perum. Taman Mula sakti Indah Blok P4/4,Bekasi Utara , 087878585314,[email protected] Satrya Mahardhika, S.T., M.Mult ; Tunjung Riyadi S.Sn

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah bisa membuat audiens lebih peduli lagi terhadap para hewan-hewan yang telah kehilangan habitatnya melalui pesan dalam animasi film pendek ini. Metode penelitian yang dilakukan pada pembuatan tugas akhir ini antara lain dengan pencarian data-data dari buku-buku, internet serta artikel yang dibutuhkan untuk konsep tugas. Hasil yang dicapai berupa media animasi film pendek yang bercerita tentang kepedulian seorang anak kecil kepada seekor beruang madu kecil. Dengan harapan audiens dapat tertarik menyaksikan animasi ini,dan dapat menerima pesan yang tentang kepedulian kepada hewan dengan baik.Kesimpulannya Lewat film pendek Pikko ini selain dapat menghibur audiens dengan cerita yang lucu serta visual yang menarik, juga menyampaikan pesan kepada kita, agar kita lebih peduli lagi kepada hewan-hewan yang ada.

Kata kunci : Animasi, Film pendek,Pikko

ABSTRACT

The purpose of this study is to make the audience more concern again to animals that have lost habitat through the messages in this animated short film. Methods of research done on this final project, among others, by searching the data from books, internet and articles needed for the task concept. The results achieved in the form of media that tells animated short film about a little boy to care a little sun bear. With audience expectations may be interested watch this animation, and can receive the messages about caring for animals.For the conclusions Through this short film than to entertain the audience with funny stories and visual appeal, also delivered a message to us, so that we are more concerned again to the animals there.

(2)

Keyword : Animation, Short film, Pikko

PENDAHULUAN

Banyak sekali hewan-hewan yang kehilangan habitatnya, dikarenakan banyak hutan yang gundul dan rusak akibat dari penebangan liar secara besar-besaran atau bisa jadi karena kebakaran hutan. Sehingga dapat mengakibatkan hewan tersebut berkurang jumlah populasinya atau bahkan punah. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, penulis merancang sebuah film animasi pendek yang menyangkut tentang hal yang telah disampaikan, yaitu tentang rasa kepedulian.Dengan mengambil tema Kepedulian Pada Hewan. Penulis membuat sebuah cerita dimana di dalamnya, terdapat pesan agar kita lebih peduli pada hewan. Pada cerita ini penulis memilih hewan beruang madu, alasannya penulis memilih hewan Beruang yang pertama beruang merupakan salah satu jenis hewan yang cukup dekat dengan karakter manusia dalam animasi kartun maupun dunia nyata contohnya seperti boneka Teddy Bear. Sekalipun ada yang terlihat seram atau buas pengkarakteran dari beruang itu kebanyakan lucu dan ramah. Selain itu juga beruang saat ini merupakan salah satu satwa liar yang populasinya sudah menurun, bahkan ada beberapa spesies diantaranya yang sudah langka. Sebagian besar penyebabnya karena mereka kehilangan habitatnya dan perburuan liar. Dalam cerita yang penulis buat menceritakan seorang anak kecil yang tidak sengaja bertemu dengan seekor beruang madu , kemudian karena merasa kasihan si Anak lalu berusaha membuatkan rumah untuk si Anak beruang tersebut. Penulis mengangkat cerita ini bertujuan agar kita sebagai manusia harus lebih peduli lagi pada hewan atau lingkungan.

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang dipakai oleh penulis adalah pengumpulan data dari buku literatur yang sudah ditentukan sebelumnya dan juga data dari situs internet. Berikut ini adalah hasil analisa penulis dari sumber-sumber data yang telah dikumpulkan.

1. Data Umum 1.1 Animasi

Menurut Majalah chip special : 3D Animation (2011) , Animasi sendiri memiliki arti yaitu gerak atau bergerak . Dengan menggunakan rekayasa visual berupa kumpulan gambar atau frame yang di susun saling kontinuiti atau berurutan,sehingga ketika kertas gambar itu kita gerakan akan menimbulkan efek ilusi visual bergerak.Gambar yang ada di frame atau kertas gambar itu terlihat bergerak, tentunya dengan timing yang telah di atur.

(3)

1.2 Film Pendek

Menurut situs La-Lights (2007), Film pendek salah satu bentuk film yang paling diminati. Baik untuk digarap maupun ditonton.Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pembuat film. Kita harus menyampaikan pesan dengan cara apapun yang mungkin dilakukan agar dipahami oleh penonton hanya dalam waktu yang sangat singkat. Ini memberikan tantangan tersendiri bagi para sineas film untuk menggali kreativitas dan orisinalitas.

1.3 Beruang

Menurut Camilla de la Bedoyere (2009) di bukunya, 100 pengetahuan tentang Beruang, Beruang adalah mamalia dari keluarga Ursidae. Beruang diklasifikasikan sebagai caniforms, atau carnivorans seperti anjing, dengan pinnipeds menjadi kerabat terdekat mereka hidup. Meskipun hanya delapan spesies beruang yang masih ada, mereka tersebar luas, muncul di berbagai habitat di seluruh belah an bumi utara dan sebagian di belahan bumi selatan. Beruang yang ditemukan di benua Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.

1.4 Beruang Madu

Menurut situs wwf.panda.org (2007) Beruang madu sendiri sebelumnya tersebar di hutan dataran rendah hutan tropis di Asia Tenggara. Namun diperkirakan bahwa populasinya telah menurun lebih dari 30% dalam 30 tahun terakhir. Di Indonesia sendiri sekitar 45% persebarannya terdapat di pulau Sumatra dan Kalimantan. Beruang madu mempunyai panjang tubuh sekitar 1,2 - 1,5 meter dengan tinggi punggungnya sekitar 70 cm. Beruang madu dewasa mempunyai berat tubuh antara 35-80 kg. Dengan ukuran tubuh ini, menjadikan Beruang madu sebagai beruang terkecil diantara jenis-jenis beruang lainnya yang terdapat di dunia. Tetapi memiliki lidah terpanjang mencapai 25 centimeter, yang berguna untuk mencapai ke dalam retakan kecil di pohon dan menjilati tempayak dan ulat yang lezat. Beruang madu juga disebut beruang melayu, beruang anjing, dan beruang matahari. Beruang madu memiliki rambut yang sangat pendek dan pola kuning di dadanya yang berbentuk seperti huruf V atau U.

1.5 Hutan

Menurut situs ilmuhutan.com ,Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar. Di seluruh dunia, hutan-hutan alami sedang dalam krisis. Tumbuhan dan binatang yang hidup didalamnya terancam punah. Dan banyak manusia dan kebudayaan yang menggantungkan hidupnya dari hutan juga sedang terancam. Yang terjadi pada hutan-hutan saat ini itu disebut Deforestasi. 1.6 Hujan

Menurut situs organisasi.org , Hujan adalah peristiwa turunnya air dari langit ke bumi. Awalnya air hujan berasal dari air dari bumi seperti air laut, air sungai, air danau,dll. Air-air tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan panas matahari. Air yang menguap / menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain. Di langit yang tinggi uap tersebut mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan bantuan angin awan-awan tersebut dapat bergerak kesana-kemari baik vertikal, horizontal dan diagonal. Akibat angin atau udara yang bergerak pula awan-awan saling bertemu dan membesar menuju langit / atmosfir bumi yang suhunya rendah atau dingin dan akhirnya membentuk butiran es dan air.

(4)

2. Data Cerita

2.1 Anak Kecil

Menurut Jean Ann Wright (2005) pada buku Animation Writing and Development, :

from script development to pitch pada umur 11 tahun adalah awal masa remaja bagi banyak

orang. Paling-paling anak-anak bersemangat, waspada, aktif, imajinatif dan ingin mulai mandiri. Untuk emosinya mulai naik turun, karena marah dan air mata mengikuti kekonyolan dan kegembiraan. Pada usia ini mereka membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan rasa kepemimpinan dan rasa tanggung jawabnya. menyukai aktifitas bersama di tempat terbuka terutama dengan teman sejenis. Mereka juga menyukai diskusi kelompok dan perlombaan seperti kuis Alkitab. Anak usia ini biasanya senang bergurau dan mengumpulkan koleksi benda-benda. Mereka penuh daya kreatif. Oleh karena itu, daya pikir mereka sudah lebih berkembang. 2.2 Hubungan antara Manusia,Hewan dan Lingkungan

Hubungan antara manusia dengan hewan atau satwa telah berlangsung sejak manusia dan hewan menjejakkan tapak-tapak mereka di planet biru ini. Entah berjuta tahun lalu ataupun beratus juta tahun lalu belum bisa dipastikan. Namun, yang jelas manusia mempunyai ketergantungan terhadap hewan dan juga dengan habitatnya atau yang lebih luasnya disebut sebagai alam. Begitu butuhnya manusia akan hewan maka terciptalah hewan-hewan domestikasi, mulai dari karnivora sampai omnivora. Domestikasi, Itulah sebuah keberhasilan manusia dalam penguasaan kehidupan hewan dan habitatnya.

HASIL DAN BAHASAN

Berikut Berikut ini adalah hasil dari analisa dan pembahasan mengenai visual yang dihasilkan untuk film animasi pendek:

1. Strategi Visual

1.1 Visual Style

Pendekatan Visual style yang akan digunakan pada film animasi ini adalah dengan penciptaan karakter dengan bentuk kartun yang unik dan distorsi serta stilasi bentuk-bentuk environment agar terlihat lebih menarik dan unik. Warna yang digunakan pada film animasi ini adalah warna-warna light/ kearah tint , sehingga memberikan kesan atau mood drama yang ringan. Banyak menggunakan warm colors tapi juga dipadukan dengan Cold colors. 1.2 Motion Style

Motion style dalam film animasi pendek ini menggunakan gerakan normal namun

diselipkan dengan gerakan atau ekspresi yang berlebih dan terkesan dramatis. Untuk penggunaan kamera banyak menggunakan kamera still dan gerakan kamera yang perlahan. Banyak pengimbilan medium shot dan close up sehingga dapat memperlihatkan ekspresi dari setiap karaternya dan cocok dengan genre drama.

(5)

1.2 Visualisasi Karakter Anak Kecil

Seorang Anak kecil yang berusia 11 tahun yang tinggal di rumah kecil yang dekat dengan hutan. Ia sangat menyukai tanaman dan hewan. Kepribadiannya yang ceria ,ramah dan sangat tulus. Pada segi bentuk ,penulis mengadaptasi bentuk pohon untuk rambut si anak kecil. Selain membuat karakter lebih iconic juga penggambaran dirinya sebagai sebuah pohon.

Gambar 1 Visual 3D Anak Kecil

Beruang

Seekor Anak Beruang madu yang telah kehilangan habitatnya dan tidak sengaja bertemu dengan anak kecil. Kemudian ia dibuatkan rumah dan diberikan nama yaitu Pikko. Pada segi bentuk ,untuk karakter beruang ini penulis membuat karakter dengan yang simple dan sederhana namun tetap menarik sehingga dapat menjadi karakter pendamping yang menarik untuk karakter si Anak kecil.

(6)

1.3 Storyboard

Gambar 3 Storybo 2. Hasil Visual

Gambar 3 Poster

Untuk poster penulis membuat gambar kedua tangan Pikko si beruang yang memegang papan nama nya .Dengan desain yang simple dan sederhana namun sudah sedikit menggambarkan garis besar dari film tersebut. Dan dengan komposisinya dengan gambar dua buah tangan beruang dan papan nama membuat audiens penasaran dan menebak-nebak cerita dari film ini.

(7)

Gambar 4 Potongan Scene

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Setiap Makhluk hidup di dunia ini membutuhkan tempat tinggal, dari mulai Manusia itu sendiri, hewan-hewan dan bahkan tumbuhan sekalipun. Karena tempat tinggal itu sendiri merupakan tempat untuk berlindung dari bahaya, juga tempat untuk dapat berkembang biak yang baik untuk para hewan. Lewat film pendek “Pikko” ini menyampaikan pesan kepada kita agar kita lebih peduli lagi kepada hewan-hewan yang ada. Hewan-hewan yang hampir punah karena habitatnya telah hilang dan rusak yang disebabkan oleh manusia itu sendiri.

Saran

Dengan cerita dari film “Pikko” penulis mennyarabkan dan berharap pesan yang ada didalamnya dapat dilakukan dengan baik. Baik melakukan dari hal kecil sekalipun ,dan para audiens dapat menambah rasa kepedulian kepada hewan. Tidak hanya itu kita juga harus menyadari bahwa dalam setiap film animasi sekalipun selalu ada nilai atau pesan yang terkandung di dalamnya.

REFERENSI

Ablan, D. (2002). Digital Cinematography & Directing. 3rd Edition. Indianapolis : New riders

Biological Diversity,Secretariat of the Convention. (2010). Forest Biodiversity- Earth’s Living Treasure.

1st Edition. Canada: SCBD.

De la Bedoyere, C. (2009). 100 Pengetahuan tentang BERUANG. Edisi 1. Bandung: Pakar Raya. Riyadi,Tunjung. (2011). Jejak Waktu Animasi Dunia. Chip Spesial 3D Animation: 26-31.

(8)

Building Stories

Williams, R.(2002). The Animator’s Survival Kit. 1st Edition. London : Faber & Faber.

Wright, J.A. (2005). Animation Writing and Development, : from script development to pitch. 1st Edition. Burlington : Focal Press.

Global,WWF.( 2012). WWF-Forest jungles, woods & their trees. diakses 27 Februari 2013. 18.17 WIB dari http://wwf.panda.org/about_our_earth/about_forests/ .

Global,WWF,( 2012), WWF-Sun Bear, diakses 27 Februari 2013. 18.10 WIB dari http://wwf.panda.org/about_our_earth/species/profiles/mammals/sun_bear/ .

RIWAYAT PENULIS

Taufiq Hidayat, lahir di kota Jakarta, 29 September 1991. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang DKV Animasi pada tahun 2013.

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari karya ini adalah dapat menghasilkan sebuah animasi film pendek dengan menambahkan elemen humor agar penonton dapat terhibur dan tertawa, serta

Rumusan masalah yang ditemukan Penulis adalah, bagaimana membuat sebuah film animasi pendek yang memiliki isi yang cukup ringan untuk remaja hingga dewasa, tetapi juga

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk membuat perancangan film animasi pendek dengan teknik 3D yang bertemakan tentang cerita rakyat dan menggunakan visual yang menarik

Kemudian dari animasi-animasi tersebut, penulis akan melakukan penelitian yang dapat menjadi dasar yang baik bagi penulis untuk menghasilkan animasi dengan inovasi

Kesimpulan yang didapat dari film ini adalah, walaupun jaman sudah berkembang dan teknologi semakin memudahkan kita berkomunikasi, akan tetapi mengirimkan pesan

Tujuan pembuatan film animasi pendek Captain Sugeng selain untuk memperkenalkan metode pembelajaran sejarah yang baru, juga untuk memberikan hiburan yang memiliki unsur

Tujuan dari penelitian untuk merancang konsep dan membuat sebuah film pendek animasi 3 dimensi yang bercerita tentang perlombaan berlari antara seekor kelinci dan

Dengan demikian, sipenulis ingin memberikan sebuah gambaran cerita dalam bentuk animasi pendek kisah tentang seorang yang mengalami lumpuh dapat menjadi orang yang sukses tanpa