Pengaruh variasi jumlah CMC-Na sebagai gelling agent terhadap sifat fisik dan stabilitas fisik sediaan sabun cuci tangan antibakteri ekstrak etanol daun beluntas (pluchea indica (l.) less) - USD Repository
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sulistiyaningsih (2009) mengatakan bahwa ekstrak etanol daun beluntas ( Pluchea indica Less) memiliki daya antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant
Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Nahak Maria (2012) mendapatkan hasil bahwa ekstrak etanol daun beluntas dengan konsentrasi 25%, telah dapat menghambat
Penelitian mengenai Perbedaan Sifat Fisik dan Stabilitas Fisik Deodoran Ekstrak Etanol Daun Beluntas ( Pluchea indica L.) dengan Variasi Jumlah Sorbitan Monooleate
Sulistiyaningsih (2009) mengatakan bahwa ekstrak etanol daun beluntas ( Pluchea indica Less) memiliki daya antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant
Dari 5 jurnal yang sudah direview mengenai efektivitas ekstrak daun beluntas (Pluchea indica) sebagai daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus
Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Nahak Maria (2012) mendapatkan hasil bahwa ekstrak etanol daun beluntas dengan konsentrasi 25%, telah dapat menghambat
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pemberian ekstrak daun beluntas terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dapat disimpulkan pemberian ekstrak
Edible film ekstrak terpuri- fikasi daun beluntas pada konsentrasi 2,5%; 5% dan 7,5% memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu