• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III KONDISI UMUM LOKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III KONDISI UMUM LOKASI"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

KONDISI UMUM LOKASI

3.1 Letak Geografis dan Luas Areal

Berdasarkan letak geografis, areal PT. SBK blok sungai Delang terletak pada posisi 01q24’-01q59’ Lintang Selatan dan 114q42’-111q18’ Bujur Timur, sedangkan blok sungai Seruyan terletak antara 00q36’-01q10’ Lintang Selatan dan 111q39’-112q25’ Bujur Timur.

Berdasarkan dokumen RKUPHHK tahun 2004, luas areal PT. SBK keseluruhan adalah seluas 209.996 ha, yang terbagi menjadi dua blok yaitu blok Sungai Seruyan seluas 151.021 ha dan blok Sungai Delang seluas 58.975 ha.

Gambar 1. Areal kerja PT. SBK Kalimantan Tengah dan petak pengambilan sampel

(2)

19 Batas areal PT. SBK dapat dilihat pada Tabel 2 :

Tabel 2. Batas Areal dan Administrasi Pemerintahan PT SBK.

No. Deskripsi Hutan Sei Jelai – Sei Delang Hutan Sei Seruyan Hulu

1 Batas Areal Kerja

A Sebelah Utara IUPHHK PT Suka Jaya Makmur Batas Prop. Kalteng-Kalbardan Hutan Lindung

B Sebelah Timur IUPHHK PT Karya Trader, dan IUPHHK PT First Lamandau Ind.

TN Bukit Baka-Bukit Raya, dan IUPHHK PT Meranti Mustika

C Sebelah Selatan IUPHHK PT Kayu Pesaguan IUPHHK PT Erna Djuliawati dan IUPHHK PT Meranti Mustika

D Sebelah Barat IUPHHK PT Kayu Pesaguandan IUPHHK PT Suka Jaya Makmur

IUPHHK PT Erna Djuliawati

2 Administrasi Pemerintahan

Prop. Kalimantan Tengah Kab.

Kotawaringain Barat

Prop Kalimantan Tengah Kab.

Kotawaringin Timur 3 Adm. Pemangkuan

Hutan

Dinas Kehut. Prop. Kalteng Dinas Kehut Prop. Kalteng

4 Kelompok Hutan Cabang Dinas Kehutanan Seruyan Cabang Dinas Kehutanan Seruyan

5 DAS / Sub Das Sei Jelai-Sei Delang Sei Seruyan Hulu

1) Sei Delang : 175 Ha 1) Sei Katingan : 180 Ha

2) Sei Seruyan :140 Ha

3) Sei Darap : 400 Ha

4) Sei Kabahau : 750 Ha

5) Sei Senamang : 225 Ha

6 Ketinggian 100 mdpl – 1180 mdpl 100 mdpl – 1551 mdpl

3.2 Jenis Tanah, Geologi, dan Topografi

Berdasarkan Peta Tanah Pulau Kalimantan skala 1 : 1.000.000 yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPPP) Bogor tahun 1993, areal kerja PT. SBK pada blok Sungai Seruyan didominasi oleh jenis tanah Kambisol Distrik, Podsolik Kandlik dan Oksisol Haplik (44,74%), sedangkan untuk areal kerja blok Sungai Delang didominasi oleh jenis tanah Kambisol Distrik, Podsolik Kandlik dan Oksisol Haplik (68,23%). Berdasarkan klasifikasi menurut SK Mentan. No. 837 tahun 1980 seluruh areal kerja PT. SBK termasuk Podsolik.

Berdasarkan Peta Geologi Indonesia lembar Kalimantan Tengah skala 1 : 1.000.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Bandung tahun 1993, formasi geologi yang mendominasi areal kerja PT. SBK blok Sungai Seruyan adalah lonalit, granodiolit, granit, sedikit diorit kuarsa, diorit dan garbo (76,54%).

(3)

20 Areal kerja blok Sungai Delang didominasi oleh granit menzolit kuarsa, granit telsparalkali, jorang granodiorit, tonalit monzolit, diorit dan gabro (82,21%).

Keadaan topografi pada kelompok hutan Sungai Seruyan hulu bergelombang sampai agak berat atau sedang. Sebagian besar terdiri dari tanah pegunungan bergelombang dengan ketinggian daerah sampai 500 mdpl.

Gambaran umum mengenai kemiringan lapangan areal konsensi hutan IUPHHK-HA PT. SBK dapat dilihat pada Tabel 3 :

Tabel 3. Gambaran kemiringan areal konsensi hutan IUPHHK PT SBK.

Kondisi Lapangan Kelerengan (%) Luas efektif(ha) Persentase (%)

Datar 0-8 56.015 1,92

Landai 8-15 55.054 29,43

Agakcuram 15-25 53.061 46,99

Curam 25-40 33.063 21,12

Sangatcuram > 40 11.107 0,54

Sumber: Peta Garis Bentuk PT. SBK Skala 1 : 25.000

3.3 Iklim

Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Fergusson, areal PT. SBK tergolong beriklim tipe A. Pada blok Sungai Delang curah hujan ± 226,5 mm/bln dan rata- rata hari hujan ± 12,39 hari, sedangkan pada blok Sungai Seruyan curah hujan rata-rata ± 282,33 mm/bln dan rata-rata hari hujan ± 13,8 hari. Suhu rata-rata bulanan masing-masing berkisar antara 22ºC - 28ºC pada malam hari dan 30ºC - 33ºC pada siang hari. Bulan-bulan yang relatif kering adalah bulan Juni- September. Kelembaban nisbi di areal kerja IUPHHK berkisar antara 85-95%.

Kelembaban nisbi terkecil terjadi pada bulan September dan terbesar terjadi pada bulan Juli dan Desember. Kecepatan arah angin di wilayah kerja IUPHHK berkisar antara 7-9 knots dengan kecepatan angin terbesar terjadi pada bulan Agustus dan Desember.

3.4 Keadaan Hutan

Berdasarkan dokumen RKUPHHK tahun 2004, areal PT. SBK blok Sungai Seruyan seluas 151.021 ha terdiri dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 137.120 ha dan Hutan Produksi Konversi (HPK) seluas 13.900 ha.

(4)

21 Sedangkan blok Sungai Delang seluas 58.975 Ha terdiri dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 54.129 Ha dan Hutan Produksi Konversi (HPK) seluas 4.846 ha. Luas areal berhutan efektif (virgin forest dan bekas tebangan) yang diusahakan setelah dikurangi untuk kawasan lindung adalah seluas 126.466 ha (blok Sungai Seruyan seluas 96.245 ha dan blok Sungai Delang seluas 30.221 ha).

Hutan di areal IUPHHK PT. SBK termasuk tipe hutan alam tropika basah sehingga lazimnya banyak jenis vegetasi yang ditemukan. Dari tipe hutan tersebut, sebaran jenisnya untuk jenis komersialnya didominasi oleh Kelompok Kayu Meranti (Dipterocarpaceae) yang terdiri dari : Meranti Merah (Shorea spp), Kapur (Dryobalanops spp), Mersawa (Anisoptera spp), Nyatoh (Palaquium spp), Durian Burung (Durio spp), Geronggang (Cratoxilon celebius), Jelutung (Dyera spp), dan Resak (Vatica spp). Kelompok kayu rimba campuran yang terdiri dari Keruing (Dipterocarpus spp), Bintangor (Calophylum spp), Medang (Litsea tirma Hook.F), Benuang (Octomeles sumatrana Miq), Ubar (Eugenia spp), Kulim (Scorodocarpus), dan Kempas (Kompassia spp). Kelompok kayu indah terdiri dari Ulin (Eusidroxylon zwageri), Sindur (Sindora spp), dan Rengas (Gluta renghas), disamping itu juga terdapat berbagai jenis lain yang belum teridentifikasi dan belum komersil.

3.5 Keadaan Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat

Penduduk desa didalam maupun diluar areal kerja PT. SBK terdiri dari penduduk suku Melayu dan suku Dayak serta pendatang. Sebagian besar penduduk beragama Hindu Kaharingan (18.351 jiwa / 54%), beragama Islam (11.882 jiwa / 35%), beragama Kristen Protestan (3.265 jiwa / 10%), dan beragama Katolik (162 jiwa / 1%). Mata pencaharian mayoritas penduduknya adalah dibidang pertanian 56%, selebihnya adalah dibidang swasta (karyawan) 19%, berdagang 15%, dan lain-lain 10%. Potensi yang dimiliki yaitu dibidang pertanian dan perkebunan.

Masyarakat pada umumnya sudah banyak yang tamat Sekolah Dasar (SD).

Tetapi jumlah penduduk yang belum tamat SD dan tamat SD sederajat pun masih banyak. Areal IUPHHK PT. SBK termasuk ke dalam wilayah Kabupaten

(5)

22 Lamandau dan Kabupaten Katingan. Jumlah penduduk yang berada dalam atau disekitar areal kerja IUPHHK PT. SBK dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4. Data kependudukan masyarakat sekitar PT. SBK.

Wilayah Laki-laki

(jiwa)

Perempuan (jiwa)

Jumlah

(jiwa) Sex Ratio

Kec. Delang 3.569 3.295 6.864 1,08

Kec. Lamandau 4.282 4.198 8.480 1,02

Kec. Seruyan Hulu 4.491 4.359 8.850 1,05

Kec. Katingan Hulu 4.772 4.694 9.466 1,02

3.6 Ketenagakerjaan

Penduduk di desa-desa dalam dan sekitar areal PT. SBK mempunyai kesempatan untuk menjadi karyawan PT. SBK, baik sebagai tenaga operasional di lapangan maupun tenaga administrasi sesuai dengan spesifikasi dan kriteria yang diinginkan pihak perusahaan dan kemampuan dari penduduk tersebut bisa memenuhi persyaratan yang diminta.

Dalam pengelolaan hutan, PT. SBK telah banyak menggunakan tenaga teknis kehutanan. Data teknis kehutanan yang bekerja di IUPHHK PT.SBK dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Daftar tenaga teknis kehutanan yang digunakan oleh PT. SBK.

No Pendidikan / Tingkat Keahlian Jumlah Tenaga (orang)

Standard Realisasi

A Tenaga Teknis Kehutanan

1 Sarjana Kehutanan 6 13

2 Sarjana Muda Kehutanan 10 11

3 SKMA/ KKMA/ D-1 Kehutanan 10 2

4 Pembibitan dan Persemaian 10 23

5 Permudaan dan Penghutanan 16 26

6 Pengukuran dan Perpetaan 8 3

7 Cruiser 8 30

8 Scaler/ Log Grader 16 60

9 Pengenal Jenis Pohon 12 10

B Bidang Sosial dan Ekonomi 4 42

C Dampak Lingkungan 2 6

Gambar

Gambar  1.  Areal kerja PT. SBK Kalimantan Tengah dan petak pengambilan sampel
Tabel 2.  Batas Areal dan Administrasi Pemerintahan PT SBK.
Tabel 3.  Gambaran kemiringan areal konsensi hutan IUPHHK PT SBK.
Tabel 5.  Daftar tenaga teknis kehutanan yang digunakan oleh PT. SBK.

Referensi

Dokumen terkait

tanaman dan investasi pada umumnya antara lain dengan terjadinya penguasaan dan penggunaan lahan oleh masyarakat di dalam dan sekitar hutan yang mengakibatkan

Lokasi program Pohon Asuh dan Pohon Adopsi ini terletak di Petak 1, Kelompok Hutan Hambalang Barat, Bagian Hutan Mega Mendung, RPH Babakan Madang, BKPH Bogor, KPH Bogor dengan

Habitat daerah peralihan antara hutan pantai dan hutan dataran rendah yang dijadikan lokasi pengamatan terdiri dari dua lokasi yaitu Sekawat yang terdiri dari dua jalur pengamatan

188/Menhut-II/2005 tertanggal 8 Juli 2005, tentang penunjukan dan penetapan kawasan Hutan Produksi Terbatas Komplek Hutan Pendidikan Gunung Walat seluas 359 ha

Produksi hutan meliputi jenis kayu cerucuk untuk pertukangan, kayu karet dan kayu akasia untuk bahan baku industry kayu lapis dan industry bubur kayu Multi Density Fulp

Pemandangan alam di sekitar kawah yang cukup indah dengan air danau berwarna putih kehijauan dan batu kapur putih yang mengitari danau tersebut.. Di sebelah

Secara umum, TNKS memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi karena mempunyai keanekaragaman tipe habitat yang sangat kaya dan bervariasi mulai dari tipe hutan

Sebelah b abupaten Cia ya dan agam esa Baleged la cagar alam masyarakat dang 18 Me jumlah oran awasan hutan yang artinya di beristirah n ke arah y a Balegede di Resort S nung