• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

36

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1 Visi dan Misi SKPD 4.1.1. Visi

Penetapan visi sebagai bagian dari perencanaan strategi, merupakan satu langkah penting dalam perjalanan suatu organisasi karena dengan visi tersebut akan dapat mencerminkan apa yang hendak dicapai oleh organisasi serta memberikan arah dan fokus strategis yang berorientasi terhadap masa depan pembangunan dan bahkan menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas organisasi.

Visi yang ditetapkan mencerminkan gambaran peran dan kondisi yang ingin diwujudkan oleh Dinas Pendidikan Kota Pontianak di masa depan. Berdasarkan makna tersebut dan sesuai dengan Visi Pemerintah Kota Pontianak tahun 2015 – 2019, maka visi Dinas Pendidikan Kota Pontianak tahun 2015 – 2019 adalah:

“MEWUJUDKAN INSAN YANG CERDAS DAN BERBUDI PEKERTI LUHUR”

Adapun penjelasan Visi Dinas Pendidikan Kota Pontianak adalah sebagai berikut:

“INSAN YANG CERDAS” mempunyai makna bahwa Sumber Daya Manusia yang dihasilkan dari sebuah proses pengelolaan pendidikan tidak hanya memiliki kemampuaan atau kecerdasan secara intelektual tapi juga harus memiliki kemampuan kecerdasan emosional.

“BERBUDI PEKERTI LUHUR”, mengandung makna bahwa prilaku dan kepribadian yang dihasilkan dari proses pendidikan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki integritas mental spiritual yang tinggi.

Berdasarkan pada rumusan visi Dinas PendidikanKota Pontianak tersebut, diharapkan dapat menjadi motivasi seluruh elemen dinas untuk mewujudkannya, melalui peningkatan kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

4.1.2. Misi

Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan dan diwujudkan agar tujuan dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai dengan visi yang telah ditetapkan. Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi serta dilandasi oleh visi, maka misi Dinas Pendidikan Kota Pontianak tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut :

(2)

37 1. Peningkatan pelayanan administrasi, akuntabilitas kinerja dan keuangan serta

profesionalieme Sumber Daya Aparatur;

2. Peningkatan layanan pendidikan yang merata dan terjangkau;

3. Peningkatan kepastian/keterjaminan dalam memperoleh layanan pendidikan;

4. Peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas;

5. Peningkatan kesetaraan dalam memperoleh layanan pendidikan;

6. Peningkatan pendidikan dan pelatihan pembentukan akhlak mulia.

4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah 4.2.1 Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi, yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) – 5 (lima) tahun. Penetapan tujuan dalam Rencana Strategis didasarkan pada potensi dan permasalahan serta isu utama bidang Pendidikan di Kota Pontianak.

Adapun rumusan tujuan di dalam Perencanaan Strategis Dinas Pendidikan Kota Pontianak Tahun 2015 – 2019 adalah :

1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, transparan dan akuntabel;

2. Menyiapkan satuan pendidikan pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai standar pelayanan minimal yang merata dan terjangkau;

3. Mewujudkan sistem tata kelola yang berkualitas dalam menjamin terselenggaranya layanan prima;

4. Mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten dan profesional serta merata;

5. Menyediakan layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas;

6. Mewujudkan layanan pembinaan mental dan spiritual.

4.2.1 Sasaran

Sasaran adalah penjabaran tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai/

dihasilkan secara nyata oleh Dinas Pendidikan Kota Pontianak dalam jangka waktu tahunan, sampai lima tahun mendatang.

Perumusan sasaran harus memiliki kriteria “SMART”. Analisis SMART digunakan untuk menjabarkan isu yang telah dipilih menjadi sasaran yang lebih jelas dan tegas.

Analisis ini juga memberikan pembobotan kriteria, yaitu khusus (spesific), terukur (measureable), dapat dicapai (attainable), nyata (realistic) dan tepat waktu (time bound).

(3)

38 Sasaran di dalam Rencana Strategis Dinas Pendidikan Kota PontianakTahun 2015 – 2019 adalah:

Tujuan Strategi 1 Yaitu: Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, transparan dan akuntabel, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Meningkatnya profesionalisme dan kinerja aparatur;

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Jumlah PNS yang mengikuti ujian dinas, penyesuaian ijazah dan sertifikasi mencapai 90 Orang.

b) Prosentase jumlah PNS yang mengikuti pendidikan penjenjangan mencapai 20%.

c) Jumlah PNS yang mengikuti Diklat Formal dan Bimtek PNS mencapai 30 Orang.

d) Prosentase Data PNS yang terhimpun dalam Database Kepegawaian Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan Sistem Manajemen Informasi Kepegawaian (SIMPEG) mencapai 100%.

e) Jumlah penyelesaian administrasi penanganan kasus-kasus pelanggaran disiplin kepegawaian mencapai 14 Kasus

f) Jumlah penyelesaian administrasi Kepegawaian, (KARIS, KARSU, KARPEG) dan penyelenggaraan sumpah PNS mencapai ... dokumen.

g) Jumlah PNS yang menerima penghargaan/reward mencapai 28 Orang.

h) Jumlah data pegawai pensiun dan kenaikan pangkat di proses tepat waktu mencapai ... berkas.

i) Jumlah PNS yang menduduki Jabatan Struktural dan Fungsional mencapai ...

orang.

j) Prosentase ketepatan waktu penyelesaian proses kenaikan pangkat PNS dan SK CPNS menjadi PNS mencapai 100%.

2. Meningkatnya kinerja Organisasi Perangkat Daerah;

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota Pontianak 96.

b) Penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tepat waktu.

c) Penyampaian LAKIP dan TAPKIN tepat waktu.

d) Jumlah laporan pelaksanaan tugas pemerintahan umum SKPD sesuai ketentuan yang berlaku mencapai 1 laporan.

e) Prosentase rata-rata indeks kepuasan masyarakat (IKM) unit pelayanan publik dalam kategori "baik" mencapai ...%.

f) Jumlah pengaduan yang ditindaklanjuti mencapai ... kasus.

(4)

39 g) Jumlah pelaksanaan kegiatan upacara-upacara dan seremonial mencapai ...

kali.

3. Meningkatkan keterbukaan dan transparansi informasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) jumlah berita yang dirilis mencapai ... berita.

b) Jumlah iklan dan baliho/spanduk/banner mencapai ... buah.

c) jumlah tayangan informasi SKPD pada live streaming mencapai 8 kali.

d) jumlah kerjasama publikasi danpemberitaan dengan media cetak dan elektronik (publikasi) mencapai 1 publikasi.

e) Jumlah penyampaian informasi melalui mobil keliling mencapai 2 kali.

f) Prosentase informasi digital tentang kegiatan SKPD mencapai 90%.

Tujuan Strategi 2 Yaitu: Menyiapkan satuan pendidikan pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai standar pelayanan minimal yang merata dan terjangkau, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Meningkatnya pemerataan mutu pendidikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI mencapai 117,36%

b) Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs mencapai 113.36%

c) Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA mencapai 103,55%

d) Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI mencapai 100%

e) Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs mencapai 100%

f) Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA mencapai 96,41%

2. Meningkatnya sarana dan prasarana pendidikan

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Persentase sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai standar mencapai 91%

Tujuan Strategi 3 Yaitu: Mewujudkan sistem tata kelola yang berkualitas dalam menjamin terselenggaranya layanan prima, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Meningkatnya mutu layanan pada semua jenis dan jenjang pendidikan

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Angka putus sekolah SD/MI mencapai 0,07%

(5)

40 b) Angka putus sekolah SMP/MTs mencapai 0,06%

c) Angka putus sekolah SMA/SMK/MTs mencapai 0,09%

d) Angka melanjutkan (AM) ke jenjang pendidikan selanjutnya mencapai 115,18%

e) Angka melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs mencapai 107,50%

f) Angka melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA mencapai 122,87%

g) Angka Kelulusan SD/MI mencapai 100%

h) Angka Kelulusan SMP/MTs mencapai 100%

i) Angka Kelulusan SMA/SMK/MA mencapai 100%

2. Tersedianya sarana ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai media belajar Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Jumlah ketersediaaan alat peraga pada pusat bahasa dan ilmu pengetahuan (Sains Center)

Tujuan Strategi 4 Yaitu: Tersedianya pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten dan profesional serta merata, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga kependidikan pada pada jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Rasio Guru terhadap murid (sekolah) mencapai 46,81%

b) Rasio Guru SD/MI terhadap murid (sekolah) mencapai 33%

c) Rasio Guru SMP/MTs terhadap murid (sekolah) mencapai 32%

d) Rasio Guru SMA/SMK/MA terhadap murid (sekolah) mencapai 32%

2. Meningkatnya mutu tenaga pendidik

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Persentase guru yang memiliki sertifikat pendidik mencapai 89,38%

Tujuan Strategi 5 Yaitu: Menyediakan layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Tersedianya pusat pendidikan yang murah dan representasif untuk anak didik dan anak putus sekolah

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Rasio ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia sekolah mencapai 349

2. Meningkatkan mutu pendidikan PAUDNI

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

(6)

41 a) Persentase anak yang mengikuti PAUDNI (TK/KB/TPA/SPS(0-6) mencapai

26,40%

b) Persentase sarana dan prasarana pendidikan untuk masyarakat yang berkebutuhan khusus dengan kondisi baik mencapai 77%

Tujuan Strategi 6 Yaitu: Mewujudkan layanan pembinaan mental dan spiritual, dicapai dengan menggunakan strategi sasaran sebagai berikut:

1. Meningkatnya motivasi masyarakat dalam meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi

Untuk menilai keberhasilan pencapaian sasaran ini dapat diukur dengan indikator:

a) Angka Melek Huruf mencapai 99.98%

b) Rata-rata lama sekolah mencapai 12,16%

Keterkaitan (interelasi) visi, misi, tujuan dan sasaran ditampilkan pada Tabel IV.1.

(7)

42 TABEL IV.1

KETERKAITAN (INTERELASI) VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015 – 2019

DINAS PENDIDIKAN KOTA PONTIANAK

VISI : MEWUJUDKAN INSAN YANG CERDAS DAN BERBUDI PEKERTI LUHUR

MISI 1 : Peningkatan pelayanan administrasi, akuntabilitas kinerja dan keuangan serta profesionalieme Sumber Daya Aparatur

Tujuan Sasaran Indikator

Data Capaian pada Awal

Tahun Perencanaan

TARGET KINERJA INDIKATOR SASARAN PADA TAHUN KE-

1 2 3 4 5

Meningkatkan Pelayanan Administrasi , Akuntabilitas, Kinerja &

Keuangan serta Profesional Sumber Daya Aparatur

Meningkatnya tata kelola pemerintahan yang

profesional, bersih,

transparan dan akuntabel

Persentase peningkatan Pelayanan aparatur dan kelancaran pelaksanaan tugas kantor

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan Jasa

Surat Menyurat 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan penyediaan sumber daya air, listrik dan jasa komunikasi

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan alat

tulis kantor 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan

cetakan dan penggandaan 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan

Instansi listrik / penerangan bangunan

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan bahan bacaan dan peraturan

perundang - undangan

100% 95% 97% 98% 99% 100%

(8)

43

Persentase pemenuhan

makanan dan minuman 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan rapat

- rapat koordinasi 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan Jasa

Teknis Administrasi Perkantoran

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase pemenuhan jasa kebersihan dan Pengamanan kantor

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Prosentase Meningkatnya

sarana dan prasarana kantor tugas kantor

100% 95% 97% 98% 99% 100%

a. Jumlah Kendaraan

Operasional Kantor dan mobil keliling

7 unit 7 unit 7 unit 7 unit 7 unit 7 unit

b. Persentase Peralatan Gedung Kantor yang harus dipelihara dan dirawat

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Tersedianya Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Operasional Kantor

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Tersedianya Pemeliharaan dan Perawatan Ritun/Berkala Peralatan Gedung Kantor

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Tersedianya Fasilitas

Pendukung operasional kantor 100% 95% 97% 98% 99% 100%

Persentase Pelayanan

Aparatur dan kelancaran tugas kantor

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Tersediannya Pengadaan

Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya

4.720 PNS 4.767 Pegawai

4.815 Pegawai

4.863 Pegawai

4.911 Pegawai

4.960 Pegawai

(9)

44

Meningkatnya Mutu dan

pengembangan SDM di bidang Pendidikan dan melaksanakan tugas pemerintahan umum SKPD sesuai ketentuan yang berlaku

96% 96% 97% 98% 99% 100%

a. Jumlah PNS yang mengikuti ujian dinas, penyesuaian ijazah

90% 90% 90% 90% 90% 90%

b. Prosentase jumlah PNS yang mengikuti pendidikan penjenjangan

20% 20% 20% 20% 20% 20%

c. Jumlah penyelesaian administrasi penanganan kasus-kasus pelanggaran disiplin kepegawaian

18 Kasus 18 Kasus 17 Kasus 16 Kasus 15 Kasus 14 Kasus

d. Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah

Kota Pontianak 92% 92% 93% 94% 95% 96%

Prosentase Pengangkatan dan mutasi serta pemberhentian PNS dilingkungan Dinas Pendidikan

186 Orang 188 Orang 190 Orang 192 Orang 194 Orang 196 Orang

Prosentase SDM yang

Terampil dan Memiliki

Kompetensi di Bidang Masing- Masing

100% 95% 97% 98% 99% 100%

Prosentase PNS yang

mengikuti Sosialisasi Peraturan tentang Sasaran Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pontianak

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase Ketepatan Waktu

Penyampaian Laporan 100% 100% 100% 100% 100% 100%

(10)

45

Tersedianya Dokumen

Rencana Kerja

6 Dokumen Tepat Waktu

6 Dokumen Tepat Waktu

6 Dokumen Tepat Waktu

6 Dokumen Tepat Waktu

6 Dokumen Tepat Waktu

6 Dokumen Tepat Waktu

Tersedianya Dokumen

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

5 Dokumen Tepat Waktu

5 Dokumen Tepat Waktu

5 Dokumen Tepat Waktu

5 Dokumen Tepat Waktu

5 Dokumen Tepat Waktu

5 Dokumen Tepat Waktu

Tersedianya dokumen laporan

keuangan Dokumen Dokumen Dokumen Dokumen Dokumen Dokumen

Tersedianya dokumen

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen

Tersedianya Dokumen

Catatan Atas Laporan Keuangan

1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen

Tersedianya Dokumen

Laporan Operasional (LO) Keuangan

1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen

Tersedianya Dokumen

Laporan Perubahan Ekuitas (LPE)

1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen

Persentase Indeks Kepuasan

Masyarakat 70% 73% 75% 78% 80% 85%

Tersediannya Dokumen

laporan IKM

2 Dokumen tepat waktu

2 Dokumen tepat waktu

2 Dokumen tepat waktu

2 Dokumen tepat waktu

2 Dokumen tepat waktu

2 Dokumen tepat waktu

Terlaksananya Penilaian

Mandiri Reformasi Birokrasi 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali

Tersedianya Unit Pelayanan

Pengaduan Masyarakat 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit

Memperoleh serifikat ISO 9001 : 2008 Sistim Manajemen Mutu

1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali

(11)

46

Jumlah Ketersediaan

Data/Informasi SKPD 2 Jenis Data 2 Jenis Data 2 Jenis Data 2 Jenis Data 2 Jenis Data 2 Jenis Data

Tersedianya Data dan

Dokumen Profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

1 Dokumen profil SKPD

Persentase Terlaksannya

Pengembangan Sistim Informasi

80% 83% 88% 95% 98% 100%

Terlaksananya Publikasi dengan Media Cetak Lokal atau Nasional

1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi

Terlaksananya Publikasi dengan Media Elektronik Lokal atau Nasional

1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi 1 Publikasi

Terlaksananya

Pengembangan ICT Dinas Pendidikan Kota Pontianak

90% 96% 97% 98% 99% 100%

Tersedianya Sarana dan

Prasarana Sistem Informasi Schoolmaping

1 database 1 database 1 database 1 database 1 database 1 database

Terlaksananya pengadaan

infrastrutur ICT Dinas Pendidikan Kota Pontiianak

1 paket 1 paket 1 paket 1 paket 1 paket 1 paket

Terselenggaranya Forum

SKPD Bidang Pendidikan Kota Pontianak

75 orang 75 orang 75 orang 75 orang 75 orang 75 orang

Jumlah PNS yang mengikuti Workshop/FGD gerakan anti korupsi Dinas Pendidikan Kota Pontianak

386 Orang 390 Orang 394 Orang 398 Orang 402 Orang 406 Orang

Meningkatnya Mutu dan

pengembangan SDM di bidang Pendidikan

100% 97% 98% 99% 99% 100%

(12)

47

a. Rasio Guru SD/MI terhadap

murid (sekolah) 25 25 24 23 22 21

b. Rasio Guru SMP/MTs

terhadap murid (sekolah) 21 21 21 20 21 20

c. Rasio Guru SMA terhadap

murid (sekolah) 25 25 24 23 22 21

d. Rasio Guru SMK terhadap

murid (sekolah) 19 19 19 18 17 16

e. Rasio Guru MA terhadap

murid (sekolah) 16 16 16 15 15 15

f. Jumlah PNS yang mengikuti

Diklat Formal dan Bimtek PNS 30 Orang 30 Orang 30 Orang 30 Orang 30 Orang 30 Orang

g. Prosentase ketepatan waktu penyelesaian

proses kenaikan pangkat PNS dan SK CPNS menjadi PNS

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Jumlah Pengurus barang yang mengikuti Bimtek Pengurus Barang di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pontianak

169 Orang 169 Orang 169 Orang 170 Orang 170 Orang 172 Orang

Jumlah Tenaga Laboratorium Biologi SMP dan SMA yang mengikuti Workshop Tenaga Laboratorium IPA di

Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pontianak

34 Orang 34 Orang 36 Orang 39 Orang 42 Orang 45 Orang

Jumlah Tenaga Pendidik yang mengikuti seleksi dan

pelatihan calon kepala sekolah

100 Orang 100 Orang 100 Orang 100 Orang 100 Orang 100 Orang

Tersusunnya Pemetaan

Kebutuhan Guru dan

Kebutuhan PNS di Lingkungan Dinas Pendidikan Pontianak

157 Sekolah Negeri

157 Sekolah Negeri

157 Sekolah Negeri

158 Sekolah Negeri

159 Sekolah Negeri

160 Sekolah Negeri

(13)

48

Jumlah Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang mengikuti seleksi pemilihan Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Berprestasi

63 orang 65 orang 67 orang 68 orang 69 orang 70 orang

Jumlah Tim Penetapan Angka Kredit Bagi Jabatan Guru Untuk Kenaikan Pangkat

1 tim 1 tim 1 tim 1 tim 1 tim 1 tim

MISI 2 : Peningkatan layanan pendidikan yang merata dan terjangkau Menyiapkan

satuan pendidikan pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai standar pelayanan minimal yang merata dan terjangkau

Meningkatnya pemerataan mutu pendidikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

Prosentase Meningkatnya pemerataan mutu pendidikan pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs

100% 98% 98% 99% 99% 100%

a. Angka Partisipasi Kasar

(APK) SD/MI 114,47 115.04 115.62 116.20 116.78 117.36

b. Angka Partisipasi Kasar

(APK) SMP/MTs 111,12 111.68 112.23 112.80 113.36 113.93

Jumlah Peserta Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) SD

420 siswa 420 siswa 430 siswa 440 siswa 450 siswa 460 siswa

Jumlah bidang Lomba Mata Pelajaran dan Olimpiade Sains Tingkat SD/MI Kota Pontianak

3 lomba 3 lomba 3 lomba 3 lomba 3 lomba 3 lomba

Jumlah Peserta Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) SMP

1.200 siswa 1.200 siswa 1.220 siswa 1.240 siswa 1.260 siswa 1.280 siswa

Jumlah Peserta Lomba

Cerdas Cermat Mata Pelajaran Tingkat SMP/MTs

150 orang 150 orang 155 orang 160 orang 165 orang 170 orang

(14)

49 Jumlah Peserta Olimpiade

Sains Nasional (OSN) SMP 1.000 siswa 1.000 siswa 1.050 siswa 1.100 siswa 1.150 siswa 1.200 siswa

Prosentase Meningkatnya

pemerataan mutu pendidikan pada jenjang SMA/SMK/MA

100% 97% 98% 99% 99% 100%

a. Angka Partisipasi Kasar

(APK) SMA/SMK/MA 101% 101.51 102.01 102.52 103.04 103.55

b. Angka Partisipasi Murni

(APM) SMA/SMK/MA 94.04 94.51 94.98 95.46 95.93 96.41

c. Persentase Jumlah Lulusan SMK yang masuk ke Pasar Kerja

50% 55% 60% 65% 70% 75%

d. Persentase Jumlah Guru

dan Siswa SMK yang lulus dan memiliki sertifikat kompetensi

20% 25% 30% 35% 40% 45%

Jumlah Cabang Lomba Dalam

Pembinaan Tim O2SN dan FL2SN SMK Kota Pontianak

2 Cabang OR dan 2 Bidang

Seni

2 Cabang OR dan 2 Bidang

Seni

2 Cabang OR dan 2 Bidang

Seni

2 Cabang OR dan 2 Bidang

Seni

2 Cabang OR dan 2 Bidang

Seni

2 Cabang OR dan 2 Bidang Seni

Jumlah Cabang Lomba Dalam

Pembinaan Tim O2SN dan FL2SN SMA Kota Pontianak

9 cabang olahraga dan 5

cabang seni

9 cabang olahraga dan

5 cabang seni

9 cabang olahraga dan

5 cabang seni

9 cabang olahraga dan

5 cabang seni

9 cabang olahraga dan

5 cabang seni

9 cabang olahraga dan 5 cabang seni

Jumlah cabang dalam FLS2N

SMA Tingkat Kota Pontianak 5 cabang seni 5 cabang seni

5 cabang seni

5 cabang seni

5 cabang seni

5 cabang seni

Jumlah Sekolah SMK dan

Dunia Usaha yang mengikuti Pameran Lomba Hasil Karya SMK

30 Stand SMK dan Dunia

Usaha

32 Stand SMK dan Dunia Usaha

34 Stand SMK dan Dunia Usaha

36 Stand SMK dan Dunia Usaha

38 Stand SMK dan Dunia Usaha

40 Stand SMK dan Dunia Usaha

Jumlah Siswa yang mengikuti seleksi OSN dan Pembinaan OPSI SMA/MA Tingkat Kota

450 siswa 460 siswa 470 siswa 480 siswa 490 siswa 500 siswa

Jumlah Peserta Lomba

Cerdas Cermat UUD NKRI 410 siswa 420 siswa 430 siswa 440 siswa 450 siswa 460 siswa

(15)

50 1945 Bhineka Tunggal Ika dan

TAP MPR RI Tingkat SMA se- Kota Pontianak

Jumlah Siswa yang

berprestasi dalam Bidang Sains Terapan

39 siswa 42 siswa 45 siswa 47 siswa 50 siswa 52 siswa

Jumlah Peserta Lomba

Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Kota Pontianak

46 peserta 48 peserta 50 peserta 52 peserta 54 peserta 56 peserta

Jumlah Peserta Lomba Debat Bahasa Inggris dan seminar exhibition SMA/ MA se-Kota Pontianak

58 orang 60 orang 62 orang 64 orang 66 orang 68 orang

Jumlah Peserta Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Bidang Bahasa Tingkat SMK Kota Pontianak

49 siswa 49 siswa 49 siswa 49 siswa 49 siswa 49 siswa

Persentase Meningkatnya

pemerataan mutu pendidikan Non Formal

100% 97% 98% 99% 99% 100%

a.Angka Partisipasi Murni

(APM) SD/MI 106,49% 107.02 107.56 108.10 108.64 109.18

b. Angka Partisipasi Murni

(APM) SMP/MTs 103,38% 103.90 104.42 104.94 105.46 105.99

Jumlah Penyelenggaraan

Paket A Setara SD 14 Kelompok 14 Kelompok 15 Kelompok 16 Kelompok 17 Kelompok 18 Kelompok

Jumlah Penyelenggaraan

Paket B Setara SMP 16 Kelompok 16 Kelompok 17 Kelompok 18 Kelompok 19 Kelompok 20 Kelompok

Porsentase Sekolah yang

telah diakreditasi 40% 60% 70% 80% 90% 100%

Jumlah Sekolah SD/MI dan

SMP/MTs yang Mengikuti 70 sekolah 80 sekolah 90 sekolah 100 sekolah 110 sekolah 120 sekolah

(16)

51 Akreditasi Sekolah di Kota

Pontianak

Meningkatnya Manajemen

Mutu Pelayanan Pendidikan 100% 80% 85% 90% 90% 100%

a. Setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS)

75% 80% 83% 85% 87% 90%

Jumlah Sekolah sehat terbaik tingkat kota pontianak jenjang PAUD/SD/SMP/SMA/SMK

15 sekolah 15 sekolah 15 sekolah 15 sekolah 15 sekolah 15 sekolah

Jumlah Kantin Sehat Sekolah

yang Terbina Dengan Baik 24 sekolah 28 sekolah 32 sekolah 36 sekolah 40 sekolah 44 sekolah

Jumlah pelajar yang menjadi pelopor kamtipmas di

lingkungan sekolah SMP,dan SMA/SMK

423 siswa 425 siswa 427 siswa 430 siswa 433 siswa 435 siswa

Meningkatnya sarana dan prasarana pendidikan

Meningkatnya Sarana dan

Prasarana Pendidikan Dasar 100% 97% 98% 98% 99% 100%

a. Rasio murid terhadap

sekolah SD/MI 388 390 394 398 402 406.02

b. Rasio murid terhadap

sekolah SMP/MTs 331 334 337 340 344 347.44

c. Rasio murid terhadap ruang

kelas SD/MI 32 32 32 32 33 33.33

d. Rasio murid terhadap ruang

kelas SMP/MTs 34 34 34 34 35 35.35

e. Rasio kelas terhadap ruang

kelas SD/MI 1.21 1.22 1.2 1.2 1.2 1.212

(17)

52

f. Rasio kelas terhadap ruang

kelas SMP/MTs 1.33 1.34 1.3 1.3 1.3 1.313

g. Persentase satuan pendidikan yang memiliki laboratorium Tingkat SMP/MTs

28.39 28.67 28.96 29.25 29.54 29.84

h. Persentase satuan pendidikan yang memiliki Perpustakaan Tingkat SD/MI

82.37% 83.19% 84.03% 84.87% 85.71% 86.57%

i. Persentase satuan pendidikan yang memiliki Perpustakaan Tingkat SMP/MTs

55.43 55.98 56.54 57.11 57.68 58.26

Persentase pembangunan USB, RKB dan Renovasi USB, RKB

100% 87% 90% 93% 95% 97%

Jumlah Renovasi Pagar/Halaman/Sanitasi Lingkungan Sekolah

59 paket 61 paket 63 paket 65 paket 67 paket 69 paket

Terlaksananya Renovasi Pagar/Halaman/Sanitasi Lingkungan Sekolah

100% 90% 93% 95% 97% 100%

Meningkatnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah Universal

100% 85% 87% 88% 98% 100%

a. Rasio murid terhadap

sekolah SMA/MA/SMK 347 350 354 358 361 365

b. Rasio murid terhadap ruang

kelas SMA/MA/SMK 32 32 33 33 33 34

c. Rasio kelas terhadap ruang

kelas SMA/MA/SMK 1.03 1.04 1.05 1.06 1.07 1.08

d. Persentase satuan pendidikan yang memiliki laboratorium Tingkat

115.77% 116.93% 118.10% 119.28% 120.47% 121.68%

(18)

53 SMA/MA/SMK (lab 1 sekolah

lebih dari 1)

e. Persentase satuan pendidikan yang memiliki Perpustakaan Tingkat SMA/MA/SMK

68.90% 69.59% 70.28% 70.99% 71.70% 72.41%

Persentase pembangunan USB, RKB dan Renovasi USB, RKB

100% 87% 90% 93% 95% 97%

Persentase terselenggaranya peningkatan mutu sekolah dikdasmen melalui DAK Bidang Pendidikan

100% 90% 93% 94% 95% 97%

terselenggaranya peningkatan mutu sekolah dikdasmen melalui DAK Bidang Pendidikan

100% 90% 93% 94% 95% 97%

Persentase Renovasi Pagar/Halaman/Sanitasi Lingkungan Sekolah

75% 80% 83% 80% 83% 85%

Terlaksananya Renovasi Pagar/Halaman/Sanitasi Lingkungan Sekolah

75% 80% 83% 80% 83% 85%

Persentase peningkatan pengadaan prasarana pendidikan dalam upaya peningkatan manajemen pelayanan pendidikan

97% 97% 98% 98% 99% 100%

Jumlah LKS Kelas Akhir Tingkat SD, SMP, SMA, SMK'

34.434 eksemplar

34.450 eksemplar

34.500 eksemplar

34.600 eksemplar

34.700 eksemplar

34.800 eksemplar

MISI 3 : Peningkatan kepastian/keterjaminan dalam memperoleh layanan pendidikan

(19)

54 Mewujudkan

54ahasa tata kelola yang berkualitas dalam menjamin terselenggaran ya layanan prima

Meningkatnya mutu layanan pada semua jenis dan jenjang pendidikan

Persentase berkurangnya

Angka putus sekolah 100% 98% 99% 99% 99% 100%

a. Angka putus sekolah SD/MI 0.10 0.10 0.09 0.09 0.08 0.07

b. Angka putus sekolah

SMP/MTs 0.08 0.08 0.07 0.07 0.07 0.06

c. Angka putus sekolah

SMA/SMK/MA 0.12 0.11 0.11 0.10 0.10 0.09

Jumlah Peserta Ujian Paket A

dan Paket B Periode I 269 orang 272 orang 274 orang 277 orang 283 orang 269 orang Jumlah Peserta Ujian Paket A

dan Paket B Periode II 93 orang 94 orang 95 orang 96 orang 97 orang 98 orang

Jumlah Peserta Ujian Paket C

Periode I 389 orang 393 orang 397 orang 401 orang 405 orang 409 orang

Jumlah Peserta Ujian Paket C

Periode II 160 orang 162 orang 163 orang 165 orang 166 orang 168 orang

Persentase meningkatnya Angka melanjutkan (AM) ke jenjang pendidikan selanjutnya

100% 98% 98% 99% 99% 100%

a. Angka melanjutkan (AM)

dari SD/MI ke SMP/MTs 104.85 105.37 105.90 106.43 106.96 107.50

b. Angka melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke

SMA/SMK/MA

119.84 120.44 121.04 121.65 122.25 122.87

Jumlah Sekolah Penerima Bantuan Operasional Kegiatan Belajar Mengajar

157 Sekolah Negeri

158 Sekolah Negeri

159 Sekolah Negeri

159 Sekolah Negeri

160 Sekolah Negeri

160 Sekolah Negeri

Jumlah sekolah menggunakan Sistem Penerimaan Siswa Baru SMP Negeri, SMA

44 sekolah negeri

45 sekolah negeri

46 sekolah negeri

46 sekolah negeri

47 sekolah negeri

47 sekolah negeri

(20)

55 Negeri, dan SMK Negeri Kota

Pontianak

Jumlah Siswa Penerima Bantuan Perlengkapan Masuk Sekolah Bagi Siswa Miskin

9.330 siswa 9.423 siswa 9.518 siswa 9.613 siswa 9.709 siswa 9.806 siswa

Prosentase meningkatnya Angka Lulusan dan nilai rata- rata ujian

100% 99% 100% 100% 100% 100%

a. Angka Kelulusan SD/MI 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

b. Angka Kelulusan SMP/MTs 99.79 99.84 99.89 99.94 99.99 100.00

c. Angka Kelulusan

SMA/SMK/MA 99.90 99.95 100.00 100.00 100.00 100.00

d. Nilai rata – rata ujian SD/MI 7.17 7.24 7.31 7.39 7.46 7.54

e. Nilai rata – rata ujian

SMP/MTs 7.35 7.42 7.50 7.57 7.65 7.72

f. Nilai rata – rata ujian

SMA/SMK/MA 7.16 7.23 7.30 7.38 7.45 7.53

Pelaksanaan Tambahan Pelajaran Bagi Siswa yang Berprestasi pada Jenjang SMP/SMA/SMK

4 bulan 4 bulan 4 bulan 4 bulan 4 bulan 4 bulan

Jumlah Siswa Kelas Akhir yang Mengikuti Tryout

Persiapan Ujian Akhir Sekolah

30.779 siswa 31.087 siswa 31.398 siswa 31.712 siswa 32.029 siswa 32.349 siswa

Jumlah Pe-serta Ujian Akhir Seko-lah/Nasional Tingkat SD / MI / SDLB Kota

11.451 siswa 11.566 siswa 11.681 siswa 11.798 siswa 11.916 siswa 12.035 siswa

(21)

56

Jumlah Peserta Ujian Akhir Sekolah/Na- sional Ting-kat SMP/ MTs /SMPLB Kota Pontianak

9.771 siswa 9.869 siswa 9.967 siswa 10.067 siswa 10.168 siswa 10.269 siswa

Jumlah Peserta Ujian Akhir sekolah/Na- sional ting-kat SMA/ MA/SMALB / SMK Kota Pontianak

9.557 siswa 9.653 siswa 9.749 siswa 9.847 siswa 9.945 siswa 10.045 siswa

Tersedianya sarana ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai media belajar

Jumlah ketersediaaan alat peraga pada pusat 56ahasa dan ilmu pengetahuan (Science Center)

1 2 3 4 5 6

Terlaksananya Pengelolaan Laboratorium Pusat Bahasa/

Perpustakaan / Sains Kota Pontianak

0 40% 50% 60% 70% 80%

Persentase peralatan science

centre Kota Pontianak 100% 75% 80% 85% 90% 95%

MISI 4 : Peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas Mewujudkan

pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten dan profesional serta merata

Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga kependidikan pada pada jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

Persentase meningkatnya Mutu pendidik dan tenaga kependidikan

100% 97% 98% 98% 99% 100%

a.Persentase pelaksanaan supervisi Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru

80% 83% 85% 87% 90% 95%

Jumlah Terbinanya Kelompok Kerja / Musyawarah Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah

173 kelompok 173 kelompok

173 kelompok

173 kelompok

173 kelompok

173 kelompok Jumlah Guru yang mengikuti

workshop pembuatan bahan ajar berbasis TIK bagi Guru Sekolah Dikdasmen

300 orang 300 orang 300 orang 300 orang 300 orang 300 orang

(22)

57

Satuan Pendidikan

menerapkan kurikulum sesuai ketentuan yang berlaku

100% 95% 97% 97% 98% 100%

a. Persentase penerapan

kurikulum sesuai ketentuan yang berlaku

70% 75% 80% 85% 90% 95%

Jumlah sekolah SMA dan

SMK yang dilakukan pembinaan dan pendampingan secara kontinyu oleh Tim Pengembang Kurikulum

74 sekolah 75 sekolah 76 sekolah 77 sekolah 78 sekolah 79 sekolah

Meningkatnya

mutu tenaga pendidik

Prosentase meningkatnya

mutu Tenaga Pendidik 60% 65% 68% 75% 77% 80%

a. Persentase guru yang

memiliki sertifikat pendidik 58,14 61,05 67,15 73.87 74.61 75.36

b. Prosentase Guru yang

memenuhi kualifikasi S1/D-IV 69.81 71.21 72.63 74.08 76.31 77.07

Jumlah Guru yang akan Mengikuti Sertifikasi Kompetensi Guru

725 orang 732 orang 740 orang 747 orang 754 orang 762 orang

Jumlah Guru Non PNS yang

Memperoleh Kesejahteraan 1.338 orang 1.351 orang 1.365 orang 1.379 orang 1.392 orang 1.406 orang

Jumlah Guru SD dan Guru Mata Pelajaran SMP / SMA yang mengikuti lomba

255 orang 258 orang 260 orang 263 orang 265 orang 268 orang

Jumlah guru yang mengikuti porseni Guru Tingkat Kota Pontianak

100 orang 101 orang 102 orang 103 orang 104 orang 105 orang

Jumlah guru yang mengikuti Bimbingan Karya Tulis Ilmiah pada jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK di wilayah kota

100 org guru 101 org guru 102 org guru 103 org guru 104 org guru 105 org guru

(23)

58 Pontianak

MISI 5 : Peningkatan kesetaraan dalam memperoleh layanan pendidikan Menyediakan

layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas

Tersedianya pusat

pendidikan yang murah dan representasif untuk anak didik dan anak putus sekolah

Prosentase meningkatnya anak yang mengikuti Paket A, B dan C

100% 87% 90% 93% 94% 95%

a. Rasio peserta kejar Paket

A, B, dan C terhadap tutor 1 / 17 1 / 17 1 / 18 1 / 18 1 / 19 1 / 19

b. Persentase pemenuhan kebutuhan peralatan Kelompok Belajar (Kejar) Paket A, B dan C dan Kejar Usaha

80% 85% 87% 90% 92% 95%

Jumlah Peserta Pengolah Data Kelembagaan Berbasis Online (Web) Komputer

200 peserta 200 peserta 210 peserta 215 peserta 217 peserta 220 peserta Persentase pendataan

keaksaraan di 328 RW dan 2.000 RT di 4 kecamatan kota pontianak

80% 83% 85% 90% 93% 95%

Tersedianya Buku Modul

Keaksaraan Dasar 1.200 eks 1.200 eks 1.200 eks 1.200 eks 1.200 eks 1.200 eks

Jumlah lembaga yang

melakukan evaluasi

pembelajaran buta aksara dan kesetaraan

12 lembaga 12 lembaga 12 lembaga 12 lembaga 12 lembaga 12 lembaga

Jumlah Kelompok Keaksaraan Fungsional (KF) Dasar

(SUKMA I) yang dibina

50 kelompok 50 kelompok 50 kelompok 50 kelompok 50 kelompok 50 kelompok

Jumlah cabang perlombaan bidang PNFI yang diikuti pada jambore (Apresiasi) Tingkat Kota dan Propinsi

14 cabang 14 cabang 14 cabang 14 cabang 14 cabang 14 cabang

(24)

59

Jumlah Lembaga Kursus dan PKBM yang memperoleh bantuan

10 kelompok 10 kelompok 10 kelompok 10 kelompok 10 kelompok 10 kelompok

Meningkatnya mutu pendidikan PAUDNI

Prosentase meningkatnya anak yang mengikuti PAUDNI (TK/KB/TPA/SPS)

60% 50% 53% 57% 60% 65%

Prosentase meningkatnya

APK/TK/RA/PAUD 37,52% 37,90 38,28 38,66 39,05 39,44

Prosentase meningkatnya

APK (TK/KB/TPA/SPS) 16,39% 18,03 19,84 21,82 24.00 26,40

Tersedianya Biaya Operasional SKB TK dan PAUD Percontohan

3TK/1 PAUD Percontohan

3TK/1 PAUD Percontohan

3TK/1 PAUD Percontohan

3TK/1 PAUD Percontohan

3TK/1 PAUD Percontohan `

Jumlah Peserta Diklat Pengembangan Kurikulum PAUD

80 orang tutor 82 orang tutor

84 orang tutor

86 orang tutor

88 orang tutor

90 orang tutor

Jumlah Kelompok PAUD yang Dibina dalam Upaya

Peningkatan Mutu

40 kelompok 40 kelompok 40 kelompok 40 kelompok 40 kelompok 40 kelompok

Jumlah lomba cabang yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga dan Seni bagi Anak Didik PAUD (TK, KB, TPA, SPS)

15 Cb Pertandingan

OR dan Seni serta Pentas Seni 5.000

Anak

15 Cb Pertandingan

OR dan Seni serta Pentas Seni 5.000

Anak

15 Cb Pertandingan

OR dan Seni serta Pentas Seni 5.000

Anak

15 Cb Pertandingan

OR dan Seni serta Pentas Seni 5.000

Anak

15 Cb Pertandingan

OR dan Seni serta Pentas Seni 5.000

Anak

15 Cb Pertandinga

n OR dan Seni serta Pentas Seni

5.000 Anak

Tersedianya Sarana dan Prasarana untuk masyarakat berkebutuhan khusus

Persentase sarana dan prasarana pendidikan untuk masyarakat yang

berkebutuhan khusus dengan kondisi baik

50% 55% 60% 60% 65% 70%

Tersedianya biaya operasional

autis centre 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan

(25)

60 MISI 6 : Peningkatan pendidikan dan pelatihan pembentukan akhlak mulia

Mewujudkan layanan pembinaan mental dan spiritual

Meningkatnya motivasi masyarakat dalam meraih jenjang

pendidikan yang lebih tinggi

Prosentase Meningkatnya motivasi masyarakat dalam meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi

100% 97% 97% 98% 99% 100%

a. Angka Melek Huruf

99.83 99.86 99.89 99.92 99.95 99.98

b. Rata-rata lama sekolah

9.85 10.00 10.75 11.30 11.87 12.00

Jumlah Siswa yang Mengikuti Kegiatan Mental dan Spiritual SMP dan SMA

694 orang 694 orang 700 orang 710 orang 720 orang 730 orang Jumlah sis-wa yang mengikuti

pelatihan motivasi ujian nasional SMA/MA/SMK

9.669 siswa kelas XII

9.700 siswa kelas XII

9.720 siswa kelas XII

9.740 siswa kelas XII

9.760 siswa kelas XII

9.780 siswa kelas XII

Jumlah Sekolah Piloting Daerah Pelaksana Pendidikan Karakter

50 sekolah 50 sekolah 52 sekolah 54 sekolah 56 sekolah 58 sekolah

Referensi

Dokumen terkait

Sasaran Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Timur dalam rangka peningkatan produksi pangan asal hewan khususnya daging maka sasaran tahun 2013 – 2018 adalah

Jumlah program dalam RKPD tahun bersangkutan dibagi dengan jumlah program dalam RPJMD yang harus dilaksanakan pada tahun bersangkutan x 100% Bidang Penelitian dan Pengembangan

Untuk mewujudkan / merealisasikan / menjabarkan visi sebagaimana diatas yang berupa pelayanan dan pembangunan di Kecamatan Tegalombo, maka tindak lanjutnya adalah

Fasilitator pembangunan daerah berarti bahwa aparatur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Semarang diharapkan mempunyai kemampuan dalam menganalisa secara

Meningkatkan peran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah sebagai pusat perumusan kebijakan ekonomi kerakyatan dan memberdayakan Koperasi dan UMKM untuk

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun mendatang. Tujuan Strategis ditetapkan dengan mengacu

b) Kurangnya alat mesin pertanian, peternakan dan perikanan. c) Sistem produksi benih/bibit tanaman dan hewan belum berjalan dengan baik. d) Produksi dan Produktivitas

Sebelum menginjak pada penetapan cara yang akan ditempuh guna tercapainya sasaran untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan, maka terlebih dahulu akan