• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biogeografi Global. 1 Dirangkum oleh Mega Atria. Hanya untuk digunakan di lingkungan UI. Return to Main Slide

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Biogeografi Global. 1 Dirangkum oleh Mega Atria. Hanya untuk digunakan di lingkungan UI. Return to Main Slide"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

Return to Main Slide

Biogeografi Global

1

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI Dirangkum oleh Mega Atria

(2)

Return to Main Slide

ISI BAB

1. VEGETASI ALAMI

2. Terrestrial Ecosystems—

The Biomes 3. Forest Biome

4. Savanna and Grassland Biomes

5. Desert and Tundra Biomes

6. Climate and Altitude Gradients

Click Section to go to content

2 Mapping Global Land Cover by Satellite

Low – Latitude Rainforest Ecosystem

EKOSISTEM DARATAN - BIOMA

BIOMA HUTAN

SAVANA DAN PADANG RUMPUT

GURUN DAN TUNDRA

IKLIM DAN GARIS LINTANG

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(3)

Return to Main Slide

Struktur dan life form Tumbuhan

3

1. Vegetasi Alami

Daratan bumi sangat dipengaruhi oleh aktifitas manusia, seperti kegiatan

pembukaan ladang untuk pertanian dan ladang penggembalaan, pengendalian kebakaran hutan, dan introduksi jenis tumbuhan dan hewan asing.

http://en.wikipedia.org/wiki/Raunki%C3%A6r_plant_life-form

Life form mengacu pada struktur fisik

tumbuhan, ukuran dan bentuk, termasuk

pojhon, semak, liana, herba dan liken.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(4)

Return to Main Slide

4

1. Vegetasi ALami

Ahli botani mengelompokkan tumbuhan berdasarkan jenisnya.

Ahli Biogeorafi – tertarik kepada tutupan suatu jenis tumbuhan (plant coverage)

Pohon – tumbuhan besar dengan satu batang utama, sedikit cabang di bagian bawah , bercabang di bagian atas membentuk kanopi

Semak – Batang bercabang mulai dari pangkal dekat tanah, mebetnuk suatu massa daun yang dekat dengan permukaan tanah

Liana – tumbuhan berkayu, batang bersandar pada pohon dan semak.

(English ivy, poison ivy or oak, and Virginia creeper)

semak - tumbuhan tidak berkayu, pendek, batang lunak, mempunyai banyak variasi bentuk dan tipe daun

Lichens – simbiosis antara algae dan kapang (fungi), membentuk satu struktur tumbuhan.

Tumbuhan annual, hidup hanya selama satu musim

Tumbuhan perennial - jaringan berkayu dapat bertahan setahun

(woody tissues endure annually)

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(5)

Return to Main Slide

1. Natural Vegetation

STRUKTUR DAN BENTUK KEHIDUPAN TUMBUHAN

5

Pertanian menyebabkan penurunan luas hutan

•13 juta hektar (32 million acres) setiap tahun

•50% di Amerika Selatan, Afrika dan Asia tropis

•Pembukaan hutan dengan pembakaran melepas CO2,

penurunan laju evapotranspirasi mengakibatkab menurunnya curah hujan dan meningkatkan suhu.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(6)

Return to Main Slide

1. Natural Vegetation

6

Pohon pinus yang mati karena peristiwa kebakaran besar di Yellowstone

Setelah 10 tahun,

regenerasi terjadi dan terbentuk hutan pinus

STRUKTUR DAN BENTUK KEHIDUPAN TUMBUHAN

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(7)

Return to Main Slide

BIOMA, FORMASI HUTAN , DAN IKLIM

7

2. Ekosistem Daratan

(terestrial ecosystems) — BIOMA

Liken adalah bentuk tumbuhan yang merupakan simbiosis antara alga dan kapang (fungi). Liken melimpah pada habitat boreal dan arktik.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(8)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

8

Ekosistem Daratan: didominasi oleh tumbuhan daratan yang luas tersebar luas di seluruh kontinen

Ekosistem daratan sevara langsung dipengaruhi oleh iklim, oleh sebab itu termasuk ke dalam wilayah bahasan geografi fisik.

BIOMA, FORMASI VEGETASI DAN IKLIM

Ekosistem dibagi menjadi dua kelompok utama : ekosistem perairan dan daratan

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(9)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

9

Desertification—

degradasi

daratan menjadi daerah kering, semi kering dan kering lembab sedang.

•Tidak memiliki lapisan humus

•Salinitas tanah meningkat

•damaged vegetation

•Perubahan iklim reional

•Biodiversitas menurun

BIOMA, FORMASI VEGETASI DAN IKLIM

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(10)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

10

BIOMA, FORMASI VEGETASI, IKLIM

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(11)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

11

Penebangan hutan tanpa

perencanaan penanaman yang lestari menyebabkan deforeatasi, erosi dan , and loss of habitat surface.

Hutan hujan tropis Amazon – diubah menjadi lahan pertanian dan ldang penggembalaan. Equatorial rainforest in the Amazon Basin – Penebangan hutan untuk kayu, pembakaran sisa kayu akan melepaskan nutrien.

Nutrien habis, tanah menjadi miskin hara dan tidak produktif.

BIOMA, FORMASI VEGETASI DAN IKLIM

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(12)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

12

Ketika persediaan bahan

bakar minyak menipis, praktik pengumpulan kayu bakar akan mengurangi tutupan vegetasi.

Menipisnya BBM dapat diganti oleh kotoran karena dapat

sekaligus meningkatkan produktifitas tanah.

Kegiatan penggembalaan yang berlebihan mengurangi tingkat evapotranspirasi ,

meningkatkan suhu dan

mengurangi tutupan tanah.

Degradasi lahan yang terjadi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pulih.

BIOMA, FORMASI VEGETASI, DAN IKLIM

http://www.nationalgeographic.com/eye/defo restation/effect.html

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(13)

Return to Main Slide

2. Terrestrial Ecosystems—The Biomes

13

Ahli Biogeografi mengenal 5 bioma utama:

hutan

Padang rumput

Savanna

gurun

Tundra

Formasi vegetasi adalah subdivisi dari bioma berdasarkan struktur vegetasi dan life-form.

BIOMA, FORMASI

VEGETASI, DAN IKLIM

http://www.ucmp.berkeley.edu/exhibits/biomes/

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(14)

Return to Main Slide

14

3. BIOMA HUTAN

HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH HUTAN MONSOON

HUTAN EVERGREEN SUBTROPIS

HUTAN GUGUR DAUN MIDLATITUDE HUTAN DAUN JARUM

HUTAN SKLEROFIL

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(15)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

15

HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH (LOW-LATITUDE RAINFOREST )

Hutan Hujan dataran rendah – terdapat di zona ekuator dan lintang tropis, terdiri dari pepohonan yang tinggi dan sangat rapat.

Kanopi (Tree crowns) – lapisan puncak semak – lapisan menengah

Herba – lapisan bawah

Lumut dan liken – dekat dengan tanah

http://rainforests.mongabay.com/amazon /rainforest_ecology.html

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(16)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

16

LOW-LATITUDE RAINFOREST

Bagian dalam hutan hujan-jajaran

kanopi menutupi lapisan di bawahnya.

Permukaan 2/3 bagian bawah pohon halus dan tidak nercabang dengan akar papan.

Caribbean National Forest, Puerto Rico, tumbuhan epifit berbunga merah hidup di pohon palem sierra

Low-latitude rainforest – banyak jenis tumbuhan dan hewan. Di dominasi oleh pohon berdaun lebar dan evergreen. Iklim basah sepanjang tahun atau

dengan musim kering yang singkat.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(17)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

17

• Lapisan teratas- kanopi tidak merata –

beberapa kanopi dapat mencapai 40 m (130 ft)

• Jenis pohon umumnya memiliki akar papan

• Lapisan kedua, lapisan pohon yang kontinu, dengan tinggi antara 15-30m (50-100 ft).

• Lapisan ketiga, pohon pendek dan ramping, tinggi 5-15 m dengan kanopi sempit m (15-50 ft).

HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH

(LOW-LATITUDE RAINFOREST)

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(18)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

18

HUTAN HUJAN DATARAN RENDAH (LOW-LATITUDE RAINFOREST)

Low-latitude rainforest – disebut juga hutan hujan ekuator dan tropis (lat.

10° to 25° N and S) sepanjang monsoon and trade-wind coasts. Dataran tinggi, suhu lebih dingin, hujan orografis.

Hutan Pegunungan (Montane forest) – lebih terbuka, pohon lebih rendah, lebih kecil, curah hujan melimpah.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(19)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

19

MONSOON FOREST

Monsoon forest – Hutan Monsoon-hutan terbuka, seringkali bertahap menjadi woodland dengan area terbuka yang ditumbuhi semak dan

rerumputan.

Hutan monsoon-didominasi oleh pohon deciduous (menggugurkan daun saat musim kering) .

Zona Iklim tropis basah-kering 3 - America Selatan sampai Afrika dan Asia bagian selatan.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(20)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

20

HUTAN EVERGREEN SUBTROPICAL (SUBTROPICAL EVERGREEN FOREST)

Subtropical evergreen forest – pohon berdaun lebar dan berdaun jarum.

• Zona iklim subtropis lembap 6 (Amerika Utara dan Asia Tenggara)

Subtropical evergreen forest – musim dingin sedang dan curah hujan melimpah sepanjang tahun

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(21)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

21

HUTAN MONSOON (MONSOON FOREST)

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(22)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

22

HUTAN GUGUR DAUN

(MIDLATITUDE DECIDUOUS FOREST)

Pohon Berdaun Lebar – jenis pohon berdaun lebar mendominasi tumbuhan yang lebih kecil di lapisan bawah.

Contoh: di New South Wales, Australia, dan termasuk banyak jenis- jenis Eucalyptus.

Pohon berdaun jarum – hutan evergreen tumbuh di tanah kering dan berpasir, kadang kemarau, kadang terjadi kebakaran. Jenis Pinus merupakan vegetasi yang sangat adaptif dan stabil di daerah ini. Tidak ada lapisan semak dan herba berdaun lebar di bawah Pinus. Contoh: di Aiken, South Carolina

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(23)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

23

HUTAN KONIFER

(NEEDLELEAF FOREST)

Hutan Konifer

• Pohon konifer

• Batang lurus

• Pohon berarsitektur conus

• Cabang pendek dan kecil, berbentuk panah dan daun berbentuk jarum

• tidak menggugurkan daun

Hutan daun jarum-boreal & Hutan pantai.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(24)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

24

HUTAN KONIFER

Hutan Boreal- hutan konifer yang terdapat di daerah latitude tinggi, beriklim

dingin. Terdapat di Amerika Utara dan Eurasia

Hutan konifer- hutan boreal dan hutan pantai

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(25)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

25

HUTAN SCLEROPHYLL

Sclerophyll forest - di dominasi oleh pohon pendek dengan daun tebal dan keras, sangat adaptif terhadap musim panas yang lama pada iklim Mediterania 7 .

Contoh formasi hutan sklerofil adalah bioma chapparal di lembah pantai California Selatan (Southern California’s chaparral).

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(26)

Return to Main Slide

3. Forest Biome

26

SCLEROPHYLL FOREST

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(27)

Return to Main Slide

27

4. Bioma Savana dan Padang Rumput

BIOMA SAVANA

BIOMA PADANG RUMPUT

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(28)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

28

BIOMA SAVANA

Savanna biome – terdapat di daerah beriklim tropis basah-kering 3 di Afrika dan Amerika Selatan. Vegetasi – padang semak sampai rumput, pepohonan tidak

rapat karena kondisi tanah yang tidak lembab

sehingga kurang dapat mendukung pertumbuhan pohon yang rapat.

Savanna biome – teradaptasi terhadap siklus tahunan iklim basah-kering yang kuat.

Kegiatan merumput, kebakaran periodik di musim kering menjaga bioma ini teteap terbuka, dengan cara menekan

perkecambahan biji pohon.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(29)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

29

Bioma Savana - Vegetasi

Hutan kayu savana- pepohonan lebih rapat, setelah musim hujan tampak hijau. Contoh: gurun kalahari di Botswana.

Thorntree-tall-grass savanna – kondisi musim kering yang panjang di daerah iklim basah-kering 3 membatasi jenis

vegetasi yaitu rerumputan dan pohon dengan kanopi terbuka yang tahan terhadap kekeringan.

Gambar Zebra yang sedang merumput di bioma savana

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(30)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

30

BIOMA SAVANA

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(31)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

31

BIOMA SAVANA

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(32)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

Bioma Savana Indonesia 1. taman nasional Baluran

2. taman nasional Alas Purwo

keduanya di Banyuwangi Jawa Timur

32 Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(33)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

33

BIOMA SAVANA- HEWAN

Wildebeest – sejenis antelope. Banyak kerabat antelope yang merumput di savana. Masing-masing memiliki

preferensi, seperti daun, upih atau batang. Kegiatan merumput ini memicu rumput untuk tumbuh, jadi ekosistem menjadi lebih produktif karena kegiatan merumput.

Singa – termasuk hewan besar pemangsa

herbivor. Gambar menunjukkan singan di padang rumput TN Masai Mara Kenya.

Hyena – hewan ini tidak menyerang mangsanya, tapi mengejarnya hingga kelelahan. Perburuan dilakukan secara berkelompok, masing-masing memiliki strategi berbeda untuk tiap mangasa.

Hyena hanya takut kepada kelompok kucing besar seperti singa.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(34)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

34

BIOMA PADANG RUMPUT (grassland biome)

Grassland biome – termasuk padang rumput tinggi (prairie) dan padang rumput rendah (stepa)

• prairie merupakan lahan pertanian yang sangat cocok untuk kegiatan kultivasi dan peladangan.

• stepa terdapat luas di daerah semigurun dan sesuai untuk ladang penggembalaan

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(35)

Return to Main Slide

4. Savanna and Grassland Biomes

35

BIOMA PADANG RUMPUT

Padang stepa di Amerika dicirikan dengan tumbuhnya rumput kerbau, bunga matahari dan gulma , diselingi dengan semak dan

pohon rendah. Karena tutupan vegetasi tidka rapat, sebagian besar tanah akan terbuka.

Vegetasi Prairie (Tall-grass prairie vegetation) – jenis-jenis rumput termasuk tumbuhan liar (wildflowers). Akar

sangat dalam dan membentuk rhizome.

Padang rumput Stepa di Indonesia dapat

dijumpai di Pulau Sumba, Sumbawa dan Flores

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(36)

Return to Main Slide

BIOMA GURUN

BIOMA TUNDRA

36

5. BIOMA GURUN DAN TUNDRA

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(37)

Return to Main Slide

5. Desert and Tundra Biomes

BIOMA GURUN (DESERT BIOME)

37

Desert biome – merupakan bioma transisi antara padang rumput dan savana dengan vegetasi gurun yang kering. Dua formasi utama bioma gurun:

semidesert (semigurun)

dry desert (gurun kering)

Desert biome – terdiri dari semigurun (semidesert) dan gurun kering (dry desert), terletak di zona iklim kering tropis, subtropis dan ioccupies the tropical, subtropical, dan lintang sedang ( 4, 5, and 9).

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(38)

Return to Main Slide

5. Desert and Tundra Biomes

BIOMA GURUN

38

Thorntree semidesert – didominasi oleh pohon xerofit dan semak yang teradaptasi terhadap iklim dengan musim kering yang panjang dan panas; dan musim penghujan yang pendek namun intens.

Dry desert adalah formasi vegetasi yang tersebar luas pada bagian kecil saja dari tanah. Tumbuhan khas : tumbuhan sukulen, semak kecil berdaun keras atau semak berduri dan rumput (hard grasses)

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(39)

Return to Main Slide

5. Desert and Tundra Biomes

BIOMA GURUN

39

Thorntree semidesert - didominasi oleh pohon xerofit dan semak yang teradaptasi terhadap iklim dengan musim kering yang panjang dan panas; dan musim penghujan yang pendek namun intens.

Dry desert – formasi vegetasi yang

tersebar luas pada bagian kecil saja dari tanah. Tumbuhan khas : tumbuhan

sukulen (kaktus), semak kecil berdaun keras atau semak berduri dan rumput (hard grasses)

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(40)

Return to Main Slide

5. Desert and Tundra Biomes

40

BIOMA TUNDRA

Tundra biome – tumbuhan kecil, beradaptasi terhadap musim dingin yang ekstrim. Tumbuhan tersebut tumbuh, bersemi dan berbiji selama masa musim panas yang singkat

Arctic tundra – iklim tundra 12.

Tumbuhan tumbuh selama musim panas yang singkat dengan waktu siang yang panjang dan malam yang pendek (atau tidak ada). Suhu udara meningkat diatas titik nol, dan lapisan es di tanah yang tipis mencair.

Alpine tundra – terdapat di daerah pegunungan tinggi, diatas zona batas pohon dapat tumbuh dan di bawah zona bebatuan dan salju abadi.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(41)

Return to Main Slide

5. Desert and Tundra Biomes

41

Sandpiper – burung kecil migran yg datang kembali ke tundra untuk bertelur dan memebesarkan anaknya.

Lingkungan tundra yang hangat pada saat musim panas sangat sesuai bagi kebanyakan burung-burung migran.

BIOMA TUNDRA

Caribou migrasi ke tundra, memakan liken dan tumbuhan lain di tundra dan zona

boreal. Hewan ini bermigrasi antara tempat memelihara anakny dan tempat mencari makan.

Musk oxen – herbivor tundra berbulu tebal, berkerabat dengan kambing. Memakan rumput, sedges, dan tumbuhan kecil lainnya. Hampir punah karena perburuan, saat ini statusnya dilindungi.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(42)

Return to Main Slide

42

6. Iklim dan Altitude

IKLIM DAN TIPE BIOMA

GRADIEN KETINGGIAN

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(43)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

43

IKLIM dan TIPE BIOMA

Faktor iklim seperti suhu dan presipitasi bervariasi sesuai ketinggian dan over space.

Pola vegetasi seringkali menunjukkan zonasi sesuai ketinggian dan variasi yang sistematis sepanjang transek.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(44)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

44

Daerah dari ekuator sampai topic of cancer di

afrika. Terdapat Empat iklim lintang rendah (Four low-latitude climates):

• Ekuator basah 1

• Monsoon dan trade-wind coastal 2

• Tropis basah kering 3

• Topis kering 4

GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA

Contoh 1

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(45)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

45

Daerah tropic of cancer sampai arctic circle di Afrika dan Eurasia. Iklim lintang menengah- tinggi (Mid and high-latitude climate):

Subtropis kering 5 Mediterranean 7 Kontinen lembab 10 hutan boreal 11 Tundra 12

GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA

Contoh 2

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(46)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

46

United States, Nevada to Ohio.

• dry midlatitude 9

• moist continental 10

Vegetation changes from midlatitude desert and steppe to short-grass prairie,

GRADIEN IKLIM DAN TIPE BIOMA

Contoh 3

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(47)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

47

GRADIEN KETINGGIAN

Iklim bervariasi sesuai level ketinggian / elevasi di bumi. Pada daerah dengan

tingkat elevasi lebih tinggi , suhu menjadi lebih dingin dan curah hujan biasanya lebih banyak. Hal tersebut menyebabkan

terbentuknya zonasi ekosistem yang

menyerupai zonasi berdasarkan lintang bumi.

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(48)

Return to Main Slide

6. Climate and Altitude Gradients

48

GRADIEN KETINGGIAN

Tipe ekosistem berdasarkan ketinggian

• Gurun semak Douglas fir forest

• Padang rumput Engelmann spruce forest

• Woodland Alpine meadows

• Hutan pinus

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(49)

Return to Main Slide

49

Masyarakat lokal mengubah hutan hujan dataran

rendah menjadi lahan pertanian menggunakan metode

‘tebang-bakar” (slash-and-burn)

Suplai nutrien dari tutupan vegetasi sebelumnya sedikit.

Proses pemanenan akan menurunkan kandungan nutrien secara cepat.

Pertanian intensif modern memerlukan lahan yang luas, dan tidak sesuai dengan ekosistem hutan hujan.

Lahan luas ditinggalkan, sumber biji jauh, sehingga hutan asli tidak dapat bertahan.

Ekosistem hutan hujan, merupakan

ekosistem yang memiliki keragaman hewan dan tumbuhan terbesar di dunia, terancam oleh deforestasi dan konversi hutan menjadi ladang dan pertanian.

Ekosistem hutan hujan dataran rendah

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(50)

Return to Main Slide

50

Konversi hutan hujan:

Kegiatan pertanian – pembukaan hutan dengan cara penebangan, pembakaran, clearing and bulldozing vegetasi untuk ladang penggembalaan atau

pertanian komersial.

Pembuatan jalan –pembukaan hutan untuk pembutaan jalan utama dan jalan penunjang menggunakan alat berat.

Hutan hujan dengan vegetasi daun lebar dikonversi menjadi hutan produksi.

United Nations Food and Agriculture Organization - 0.6 % world’s rainforest lost annually

Asia - 2.2 million hectares (about 8500 mi2), annually Latin America, Caribbean - 1.9 million hectares (about 7300 mi2) are converted every year

Africa - 470,000 hectares per year (1800 mi2)

Ekosistem hutan hujan dataran rendah

http://www.eoearth.org/article/Land-use_and_land- cover_change Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(51)

Return to Main Slide

Mapping Global Land Cover by Satellite

51

MODIS map constructed from both color

(spectral) and timebased (temporal) information using a process called classification.

Computer program is presented with images of each land-cover type. It “learns” examples and classifies pixels depending on spectral and

temporal pattern.

MODIS global landcover map shown prepared with over 2500 examples of 17 land-cover

types. 75 to 80 % accurate.

• Pemetaan tutupan lahan adalah aplikasi umum dari penginderaan jauh (remote sensing).

Pemetaan Tutupan Lahan Global dengan satelit

51 Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

(52)

Return to Main Slide Mapping Global

Land Cover by Satellite

52

Pemetaan Tutupan Lahan Global dengan satelit

https://www.clarku.edu/departments/geography/pdfs/Rogan%20&

%20Chen%202004.pdf Hanya untuk digunakan di lingkungan UI 52

(53)

Return to Main Slide

Kesimpulan

1. Natural Vegetation

2. Terrestrial Ecosystems—

The Biomes 3. Forest Biome

4. Savanna and Grassland Biomes

5. Desert and Tundra Biomes

6. Climate and Altitude Gradients Bioma Hutan

Iklim dan Gradien Ketinggian

Ekosistem daratan - Bioma

Click Section to go to content

53 Mapping Global Land Cover by Satellite

Low – Latitude Rainforest Ecosystem

Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

Vegetasi Alami

Bioma Savana dan Padang rumput

Bioma Tundra dan Gurun

(54)

Return to Main Slide

Daftar acuan

Strahler, A. 2010. Introduction Physical

Geography. John Wiley & Sons, Inc., Boston:

xx + 632 hlm.

http://www.radford.edu/~swoodwar/CLASSE S/GEOG235/biomes/intro.html

Materi animasi:

http://bcs.whfreeman.com/thelifewire/content/chp56/5602 002.html

54 Hanya untuk digunakan di lingkungan UI

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu juga terlihat permukaan serat kenaf mempunyai ikatan sempurna pada matriks polypropylene , diindikasikan dengan tidak adanya gap yang terlihat (lihat

The Boy in the Striped Pyjamas is interesting to discuss because Bruno, as one of the main characters in the novel who has developed friendship, faithfulness, touches

edit yang ada pada sudut kiri pada tabel nama rumah sakit yang mau diedit, akan muncul gambar berikut :... Selanjutnya lakukan editing pada data yang ingin

Berdasarkan Dokumen Perjanjian Kinerja antara Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan laut (BPSPL) Pontianak dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang

Sedangkan metode kombinasi elektrokoagulasi dan adsorbsi karbon aktif ini dikatakan sangat efektif untuk mengurangi konsentrasi polutan pada lindi pada rapat arus

Seksio sesarea dapat dilakukan sebagai prosedur elektif ketika adanya risiko yang dapat diprediksi terhadap ibu maupun janin selama persalinan atau adanya indikasi yang terdeteksi

Ruang lingkup materi penelitian ini merupakan bagian Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil meliputi : Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Konsep dasar kehamilan, Perubahan