ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pengumuman right issue terhadap likuiditas, volume perdagangan dan return saham. Target sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan go public sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah dipilih, terdapat 8 perusahaan yang dapat dijadikan sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa dan 3 model analisis regresi sederhana, yaitu: 1. untuk menguji pengaruh pengumuman right
issue terhadap likuiditas saham, 2. untuk menguji pengumuman right issue terhadap
volume perdagangan saham, dan 3. untuk menguji pengumuman right issue terhadap
return saham. penelitian ini juga menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil dari
penelitian ini mengatakan bahwa pengumuman right issue tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas, volume perdagangan dan return saham serta tidak ada perbedaan signifikan likuiditas, volume perdagangan dan return saham sebelum dan sesudah pengumuman right issue.
vii
ABSTRACT
The purpose of this study is to examine the effect of the announcement of the rights issue on liquidity, trading volume and stock returns. Target sample in this study is go public financial sector company that listed in Indonesia Stock Exchange (BEI). Once selected, there are eight companies that can be sampled in this study. This study uses an event study method and 3 models of simple regression analysis, namely: 1. to examine the effect of the announcement of the rights issue to stock liquidity, 2. to test the announcement of the rights issue on stock trading volume, and 3. to test the announcement of the rights issue on stock returns, This study is also using Paired Samples T-Test. The results of this study say that the announcement of the rights issue does not affect significantly to stock’s liquidity, the trading volume activity and stock’s return and no significant differences in stock’s liquidity, trading volume activity and stock’s return before and after the announcement of the rights issue.
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR ... iii
SURAT PERNYATAAN LAPORAN PENELITIAN ... iv
KATA PENGANTAR ... v
1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 7
1.3 Tujuan Penelitian... 7
1.4 Manfaat Penelitian... 8
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9
2.1 Tinjauan Pustaka ... 9
2.1.1 Signalling Theory ... 9
2.1.2 Studi Peristiwa... 10
2.1.3 Corporate Action ... 11
2.1.4 Right Issue ... 12
2.1.5 Likuiditas Saham ... 14
2.1.6 Volume Perdagangan Saham ... 14
2.1.7 Return Saham ... 15
2.1.8 Abnormal Return ... 15
2.1.9 Penelitian Terdahulu ... 17
2.2 Rerangka Pemikiran ... 20
2.3 Pengembangan Hipotesis ... 23
BAB III METODE PENELITIAN ... 26
3.1 Objek Penelitian ... 26
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian ... 26
3.3 Metode Penelitian ... 27
3.4 Jenis dan Sumber Data ... 28
ix
3.6.2 Uji Hipotesis ... 32
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 34
4.1 Hasil Penelitian ... 34
4.1.1 Deskriptif Data Penelitian ... 34
4.1.2 Uji Perbandingan/Beda ... 38
4.1.2.1 Perbandingan Spread Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right Issue ... 38
4.1.2.2 Perbandingan TVA Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right Issue ... 41
4.1.2.3 Perbandingan Abnormal Return Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right Issue ... 44
4.1.3 Uji Regresi Linear Sederhana ... 47
4.1.3.1 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Likuiditas Saham ... 47
4.1.3.2 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Volume Perdagangan Saham ... 51
4.1.3.3 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Return Saham ... 56
4.2 Pembahasan ... 60
4.2.1 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Likuiditas Saham ... 60
4.2.2 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Volume Perdagangan Saham ... 60
4.2.2 Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Return Saham ... 61
BAB V PENUTUP ... 63
5.1 Simpulan... 63
5.2 Keterbatasan Penelitian ... 63
5.3 Saran ... 64
DAFTAR PUSTAKA ... 65
LAMPIRAN ... 67
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Model Penelitian ... 23 Gambar 4.1 Data Likuiditas Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 35
Gambar 4.2 Data Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah
Pengumuman Right Issue ... 36 Gambar 4.2 Data Return Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu ... 17 Tabel 3.1 Hasil Seleksi Sampel Penelitian ... 27 Tabel 4.1 Data Likuiditas Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 34
Tabel 4.2 Data Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman
Right Issue ... 35
Tabel 4.3 Data Return Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 37
Tabel 4.4 Uji Normalitas Data SPREAD Sebelum dan Sesudah Pengumuman
Right Issue ... 38
Tabel 4.5 Uji Homogenitas Data SPREAD Sebelum dan Sesudah Pengumuman
Right Issue ... 39
Tabel 4.6 Uji Beda Rata-rata SPREAD Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 40
Tabel 4.7 Uji Normalitas Data TVA Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 41
Tabel 4.8 Uji Homogenitas Data TVA Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 42
Tabel 4.9 Uji Beda Rata-rata TVA Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right
Issue ... 43
Tabel 4.10 Uji Normalitas Data Abnormal Return Sebelum dan Sesudah Pengumuman Right Issue ... 44 Tabel 4.11 Uji Homogenitas Data Abnormal Return Sebelum dan Sesudah
Pengumuman Right Issue ... 45 Tabel 4.12 Uji Beda Rata-rata Abnormal Return Sebelum dan Sesudah
Pengumuman Right Issue ... 46 Tabel 4.13 Uji Korelasi antara Pengumuman Right Issue terhadap Likuiditas
Saham ... 48 Tabel 4.14 Analisis Persamaan Regresi Linear Sederhana untuk Pengaruh
Pengumuman Right issue terhadap Likuiditas Saham ... 48 Tabel 4.15 Analisis Koefisien Determinasi untuk Pengaruh Pengumuman Right
issue terhadap Likuiditas Saham ... 50
Tabel 4.16 Uji Hipotesis (Uji-t) untuk Pengumuman Right Issue terhadap Likuiditas Saham ... 51 Tabel 4.17 Uji Korelasi antara Pengumuman Right Issue terhadap Volume
Perdagangan Saham ... 52 Tabel 4.18 Analisis Persamaan Regresi Linear Sederhana untuk Pengaruh
Tabel 4.19 Analisis Koefisien Determinasi untuk Pengaruh Pengumuman Right
issue terhadap Volume Perdagangan Saham ... 54
Tabel 4.20 Uji Hipotesis (Uji-t) untuk Pengumuman Right Issue terhadap Volume Perdagangan Saham ... 55 Tabel 4.21 Uji Korelasi antara Pengumuman Right Issue terhadap Return
Saham ... 56 Tabel 4.22 Analisis Persamaan Regresi Linear Sederhana untuk Pengaruh
Pengumuman Right issue terhadap Return Saham ... 57 Tabel 4.23 Analisis Koefisien Determinasi untuk Pengaruh Pengumuman Right
issue terhadap Return Saham ... 58
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Beberapa perusahaan publik memilih melakukan corporate action untuk
mendapatkan dana dari investor, salah satunya adalah Right Issue. Seperti
yang terlansir di www.metrotvnews.com pada tanggal 23 Agustus 2016 oleh
Dian Ihsan Siregar, Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) PT. PP (Persero) Tbk (PTPP) menyetujui adanya peningkatan
disetor perseroan melalui Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) dengan
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Direktur utama PTPP, Tumiyana mengakui dana sebesar Rp 4,41 triliun dari
aksi right issue akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja dan
mempercepat program infrastruktur nasional.
Tidak hanya PT. PP yang merencanakan melakukan right issue,
namun masih banyak perusahaan lain yang merencanakan right issue pada
tahun 2016 ini. Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan komisi VI DPR RI
menggantikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (Rini Soemarno) juga
merencanakan melakukan right issue pada 3 BUMN lainya selain PT. PP,
yaitu PT. Wijaya Karya (WIKA), PT. Krakatau Steel (KRAS) dan PT. Jasa
Marga (JSMR). (www.metrotvnews.com, diungguh tanggal 24 Agustus 2016
oleh Suci Sedya Utami).
Right Issue merupakan salah satu jenis corporate action yang
dilakukan perusahaan dengan melakukan penawaran umum terbatas atas
BAB I PENDAHULUAN 2
ini paling diminati perusahaan sebab untuk melakukan right issue perusahaan
tidak perlu menanggung biaya penjamin emisi efek seperti halnya penawaran
umum perdana. Perusahaan akan cenderung melakukan right issue sebab
manfaat yang akan didapat lebih besar daripada biaya yang harus dikeluarkan
(Frijins dkk, 2006) dalam (Dewi & Putra, 2013). Right Issue menjadi salah
satu aksi yang sering dilakukan oleh perusahaan.
Para investor memerlukan informasi yang tepat untuk bertransaksi di
lantai bursa sehingga dapat memilih investasi yang akan memaksimalkan
keuntungannya, baik berupa dividen dan atau capital gain. Informasi tersebut
didapat dengan melakukan analisis fundamental melalui laporan keuangan dan
akuntansi perusahaan atau dengan analisis teknikal yaitu menggunakan data
masa lalu melalui indikator-indikator teknis dan grafik (Sunariyah, 2006)
dalam (Rusliati & Farida, 2010). Informasi tersebut dapat juga berupa
pengumuman emiten tentang kebijakan yang diberlakukan seperti publikasi
laporan keuangan, pembagian dividen, share split dan right issue (Rusliati &
Farida, 2010)
Investor berharap dengan dilakukannya right issue kinerja perusahaan
akan membaik dikarenakan ada dana baru yang akan masuk ke perusahaan,
akan tetapi hal ini belum tentu menjadi kenyataan. Apabila kinerja perusahaan
tidak membaik setelah melakukan right issue, tentu saja akan mengurangi
kepercayaan terhadap perusahaan tersebut, bahkan secara luas bisa
menghilangkan kepercayaan terhadap pasar modal sehingga investor lebih
tertarik untuk melakukan investasi pada sektor perbankan, yakni deposito
BAB I PENDAHULUAN 3
informasi yang berkualitas terkait dengan keputusan investasi para investor
sangat diperlukan di dalam pasar modal.
Right issue merupakan kebijakan perusahaan untuk menambah jumlah
saham yang beredar. Right issue memberi hak kepada pemegang saham lama
untuk membeli saham baru. Perusahaan mengeluarkan right issue di samping
untuk menghemat biaya emisi, juga dimaksudkan untuk menambah jumlah
lembar saham yang diperdagangkan. Diharapkan dengan penambahan jumlah
lembar saham di bursa akan meningkatkan frekuensi perdagangan saham
tersebut atau meningkatkan likuiditas saham (Hariyanto, 1998) dalam
(Mulatsih, 2009)
Likuiditas saham merupakan salah satu informasi yang dibutuhkan
oleh investor dalam pengambilan keputusan berinvestasi. Likuiditas saham
yang baik ditunjukkan oleh frekuensi transaksi semakin tinggi. Likuiditas
adalah seberapa mudah (dan cepat) suatu aset dapat dijual dan berada dekat
dengan nilai wajarnya. Likuiditas adalah hubungan antara dimensi waktu
(berapa lama dibutuhkan waktu untuk melepaskan) serta dimensi harga
(diskon dari harga wajarnya) dari aset yang diinvestasikan (Rusliati & Farida,
2010).
Susanto (2002) dalam (Rusdi & Avianto, 2009) menyatakan bahwa
likuiditas saham meningkat secara signifikan setelah pengumuman right issue.
Peningkatan volume perdagangan saham tersebut ditemukan mempunyai
korelasi dengan perubahaan struktur kepemilikan saham, dimana right issue
lebih diutamakan untuk tujuan konsentrasi kepemilikan daripada perluasan
BAB I PENDAHULUAN 4
right. Pertama adalah untuk menghemat biaya emisi, karena right issue
biasanya tidak menggunakan jasa penjamin. Kedua untuk menambah jumlah
lembar saham yang diperdagangkan.
Selain likuiditas yang menjadi salah satu informasi investor dalam
pengambilan keputusan, return saham juga menjadi informasi yang
dibutuhkan oleh investor. Tujuan investor dalam berinvestasi adalah ingin
memperoleh return yang maksimal, tanpa melupakan faktor risiko investasi
yang harus dihadapinya. Return saham merupakan imbalan keberanian
investor menanggung risiko atas investasi yang dilakukannya (Tandelilin,
2001) dalam (Rusliati & Farida, 2010). Return merupakan hasil yang
diperoleh dari investasi, dapat berupa return realisasi yang sudah terjadi atau
return ekspetasi yang belum terjadi tetapi diharapkan akan terjadi dimasa
mendatang. Selisih antara return sesungguhnya terjadi dengan return
ekspetasi disebut dengan return tidak normal (abnormal return) (Jogiyanto,
2008) dalam (Rusliati & Farida, 2010).
Teori sinyal dalam Mulatsih, dkk (2009) mengasumsikan bahwa
manajemen mempunyai informasi yang akurat tentang nilai perusahaan yang
tidak diketahui oleh investor luar sehingga apabila semua informasi-informasi
dapat mempengaruhi perusahaan tidak disampaikan ke publik oleh
manajemen, maka saat manajemen menyampaikan informasi itu ke publik,
informasi tersebut akan dianggap sebagai suatu sinyal dan akan membuat
pasar bereaksi.
Beberapa penelitian tentang pengumuman right issue sudah dilakukan
BAB I PENDAHULUAN 5
konsisten dengan teori sinyal seperti penelitian Hartono (2009) dan Gajewski
&Glinglinger (2002) dalam Dewi & Putra (2013) menemukan bahwa adanya
perbedaan abnormal return secara signifikan di sekitar pengumuman right
issue. Namun berbeda dengan Rusdi dan Avianto (2009) yang meneliti
pengaruh right issue terhadap tingkat keuntungan dan likuiditas saham emiten
di Bursa Efek Jakarta dengan hasil penelitian tersebut tidak ada perbedaan
return dan volume saham yang signifikan sebelum, sesudah atau pada saat
pengumuman right issue, itu berarti right issue tidak memiliki konten
informasi. Penelitian Dewi & Putra (2013) menunjukkan pengumuman right
issue tidak berpengaruh signifikan terhadap abnormal return, namun
berpengaruh signifikan terhadap volume perdagangan saham. Penelitian
serupa dilakukan oleh Mulatsih, dkk (2009), Lasmanah & Bagja (2014)
memberikan hasil penelitian yang menunjukkan tidak ada perbedaan
signifikan pada abnormal return sebelum maupun sesudah pengumuman right
issue.
Pengumuman right issue merupakan salah satu pengumuman yang
dapat digunakan untuk melihat reaksi pasar (Yusuf, dkk., 2009) dalam (Dewi
& Putra, 2013). Jika suatu pengumuman mempunyai kandungan informasi,
diharapkan akan terjadi reaksi ketika pasar menerima pengumuman tersebut
(Ratnawati dan Triyuwono, 2009) dalam (Dewi & Putra, 2013). Reaksi pasar
tersebut dapat diukur dengan perubahan likuiditas, volume perdagangan
saham dan abnormal return.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi studi
BAB I PENDAHULUAN 6
digunakan untuk mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa yang
informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman (Jogiyanto,
2010:555). Event study bermaksud untuk mengetahui kandungan informasi
dari pengumuman right issue yang membuat pasar bereaksi terhadap peristiwa
tersebut.
Pengumuman right issue merupakan salah satu informasi yang
dibutuhkan oleh investor sebagai dasar untuk membuat keputusan
investasinya, maka penelitian ini akan menguji apakah pengumuman right
issue mempunyai kandungan informasi yang cukup untuk membuat pasar
bereaksi terhadap pengumuman tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian
kembali yang dilakukan oleh (Dewi & Putra, 2013) dengan judul “Pengaruh
Pengumuman Right Issue Pada Abnormal Return Dan Volume Perdagangan
Saham” dengan menggunakan sampel sebanyak 41 perusahaan dari tahun
2009 sampai dengan tahun 2011 serta hasil penelitiannya adalah tidak ada
perbedaan signifikan terhadap abnormal return perusahaan-perusahaan yang
melakukan right issue namun berpengaruh signifikan terhadap volume
perdagangan saham. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu
adalah tahun penelitian, sampel yang digunakan serta adanya penambahan
satu variabel terikat yaitu likuiditas saham. Penulis menggunakan perusahaan
go public sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai
sampel penelitian.
Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis tertarik untuk
BAB I PENDAHULUAN 7
likuiditas, volume dan return saham (Studi pada perusahaan sektor keuangan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia).
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis mengidentifikasikan masalah
sebagai berikut :
1. Apakah ada pengaruh positif antara pengumuman right issue terhadap
likuiditas saham pada perusahaan go public (sektor keuangan) yang
terdaftar di bursa efek indonesia?
2. Apakah ada pengaruh positif antara pengumuman right issue terhadap
volume perdagangan saham pada perusahaan go public (sektor keuangan)
yang terdaftar di bursa efek indonesia?
3. Apakah ada pengaruh positif antara pengumuman right issue terhadap
return saham pada perusahaan go public (sektor keuangan) yang terdaftar
di bursa efek indonesia?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah:
1. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengumuman right issue
terhadap likuiditas sahampada perusahaan go public (sektor keuangan)
yang terdaftar di bursa efek Indonesia
2. Untuk menguji dan menganalisispengaruh pengumuman right issue
terhadap volume perdagangan sahampada perusahaan go public (sektor
BAB I PENDAHULUAN 8
3. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengumuman right issue
terhadap return sahampada perusahaan go public (sektor keuangan) yang
terdaftar di bursa efek Indonesia
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat berguna baik secara langsung maupun tidak
langsung bagi pihak-pihak yang berkepentingan, antara lain :
1. Bagi Akademisi, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
pengetahuan dan pemahaman tentang seberapa besar pengaruh
pengumuman right issue terhadap likuiditas, volume dan return saham
pada perusahaan go public (sektor keuangan) yang terdaftar di bursa efek
indonesia
2. Bagi Investor, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi
yang berkualitas dan relevan, sehingga bisa menjadi salah satu dasar
pengambilan keputusan oleh investor.
3. Bagi Perusahaan yang diteliti, penelitian ini diharapkan dapat
memberikan sumbangan pemikiran mengenai bagaimana pengaruh
pengumuman right issue terhadap likuiditas, volume dan return saham,
sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan perusahaan ketika ingin
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Dari hasil analisa dan pengolahan data pada bab sebelumnya, maka
diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengumuman right
issue terhadap likuiditas saham pada perusahaan go public (sektor
keuangan) yang terdaftar di bursa efek Indonesia;
2. Tidak terdapat pengaruh signifikan antara pengumuman right issue
terhadap volume perdagangan saham pada perusahaan go public (sektor
keuangan) yang terdaftar di bursa efek Indonesia;
3. Tidak terdapat pengaruh signifikan antara pengumuman right issue
terhadap return saham pada perusahaan go public (sektor keuangan)
yang terdaftar di bursa efek Indonesia.
5.2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, yaitu:
1. Perusahaan yang dipilih menjadi sampel dalam penelitian ini hanya
sejumlah 8 perusahaan sektor keuangan dan perioda waktu yang
digunakan hanya dari januari 2015 – oktober 2016.
2. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini hanya mengukur
pengumuman right issue saja sebagai variabel independen, padahal
mungkin ada variabel lain yang mungkin dapat memengaruhi likuiditas,
BAB V PENUTUP 64
5.3 Saran
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini merupakan jauh dari
sempurna, sehingga berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik beberapa
saran bagi peneliti selanjutnya agar dapat dijadikan sebagai masukan antara
lain sebagai berikut:
1. Penelitian ini hanya menggunakan sampel sebanyak 8 perusahaan
sektor keuangan dan hanya meneliti data yang tersedia pada januari
2015 – oktober 2016. Saran peneliti bagi peneliti selanjutnya yang ingin
melakukan penelitian yang serupa adalah menambah jumlah sampel
yang digunakan serta menambah perioda waktu yang digunakan untuk
dianalisis. Hal ini mungkin dapat memengaruhi hasil dari penelitian ini.
2. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini hanya sebatas
pengumuman right issue, likuiditas saham, volume perdagangan saham
serta return saham. Saran bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti
dengan topik yang serupa adalah menambah jumlah variabel
independen atau meneliti lebih lanjut tentang apa saja faktor-faktor
yang mungkin dipengaruhi oleh adanya pengumuman right issue dalam
PENGARUH PENGUMUMAN RIGHT ISSUE TERHADAP
LIKUIDITAS, VOLUME PERDAGANGAN DAN RETURN
SAHAM (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN
GO PUBLIC SEKTOR KEUANGAN YANG
TERDAFTAR DI BEI)
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh
Sidang Sarjana Strata 1 (S-1)
Oleh
JULY SARTIKA
1351150
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala berkat dan rahmat-Nya Penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Likuiditas, Volume Perdagangan dan
Return Saham (Studi Kasus pada Perusahaan Go Public Sektor Keuangan yang
Terdaftar di BEI)” denganbaik.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tugas akhir ini jauh dari sempurna dan masih terdapat banyak kekurangan. Penulis akan menerima segala kritik dan saran dengan besar hati sebagai bahan perbaikan dan untuk menambah wawasan di masa yang akan datang.
Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas akhir ini:
1. Yth. Bapak Dr.Mathius Tandiontong S.E., M.M., Ak., CA. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.
2. Yth. Ibu Elyzabet Indrawati Marpaung, S.E., M.Si., Ak., CA. selaku Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Maranatha.
3. Yth. Ibu Lidya Agustina, S.E., M.Si., Ak., CA. selaku dosen pembimbing dalam menyusun tugas akhir ini, yang senantiasa membimbing dengan penuh kesabaran, memberikan dukungan, motivasi, dan waktu sepenuhnya untuk memberikan masukandan perbaikandalam penyusunan tugas akhir ini.
4. Para dosen Fakultas Ekonomi beserta seluruh staf TU Fakultas Ekonomi yang telah memberikan dukungan, saran, dan motivasi kepada penulis.
5. Papa Tian Tjan, Mama Asni, Cici Ellywati, Cici Ernita, Cici Meilina, Koko Willy Gunawan, Fery Wirawan dan seluruh keluarga besar yang dengan setia selalu memberikan dukungan berupa doa, semangat, dan motivasi kepada penulis. 6. Teman-teman terdekat, khususnyaYenni Kristina, Agustina, Hery Adrianto, Stella
Briliyan, Steven, Ricardo, Sherly Fransiska, Aprillia Harly, Fani Yunita, Juliana, Frenando, Willy Tanadi, Kenny Jingga, Randiyanto, Andreas Steven, Erliana, Dean Nigel dll yang telah banyak memberikan semangat, dukungan, doa, motivasi dan hiburan yang sangat berarti bagi penulis.
7. Teman-teman seperjuangan dalam tim lomba, khususnya, Claudia Yohana, Kevin Aris, Netty Herawati, Penny Lane.
8. Pihak-pihak lain yang tidak dapat peneliti sebutkan secara satu per satu.
Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati, membimbing dan melimpahkan kasih-Nya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini. Semoga tugas akhir ini dapat berguna dan dapat member nilai tambah bagi semua pihak yang membacanya.
Bandung, Januari 2017
July Sartika
65
DAFTAR PUSTAKA
Bodie, dkk. (2005). Investment. Edisi Keenam. Jakarta: Salemba Empat.
Budiarto, Arif., Zaki Baridwan. (1999). Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Tingkat Keuntungan dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Jakarta Periode 1994-1996. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol.2, No.1, Hal 91-116.
Darmadji, Tjiptono., Hendy M. Fakhruddin. (2001). Pasar Modal Di Indonesia:
Pendekatan Tanya Jawab. Jakarta: Salemba Empat.
Dewi, Ni Putu Sentia., I Nyoman Wijana Asmara Putra. (2013). Pengaruh Pengumuman Right Issue Pada Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 3,
No.3, Hal:163-178.
Ghozali, I. (2008). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi Ketiga. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hartono. (2009). Pengaruh Pengumuman Right Issue terhadap Kinerja Saham dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akmenika, Vol.4,
Oktober 2009.
Jogiyanto.(2010). Metode Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan
Pengalaman-Pengalaman. Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.
Jogiyanto. (2013). Teori Portofolio dan Analisis Investasi (Edisi Kedelapan). Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Kamalsah, Maria Gladys Jessica., Yunita Panjaitan, SE., MM. (2012). Analisis Pengaruh Pengumuman Right Issue Terhadap Abnormal Return Dan Volume Perdagangan Saham Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2009 – Kuartal 3 Tahun 2012. Jurnal Akuntansi, Vol. 8, No.2, Hal: 116 – 148.
Lasmanah., Bambang Bagja. (2014). Abnormal Return and Stock Trading Volume
Analysis on the Company Taking Stock Split at Indonesia Stock Exchange Period 2010-2013. International Journal of Science and Research (IJSR), Vol. 2, No.4, April 2014.
Martalena & Malinda, Maya. (2011). Pengantar Pasar Modal. Yogyakarta: Andi.
66
Purnamasari, A.A Sagung Intan. (2013). Pengaruh Stock Split Terhadap Likuiditas Perdagangan Saham Di BEI 2007-2012 . E-Jurnal Akuntansi
Universitas Udayana, Vol. 3, No.2, Hal:258-276.
Rusdi, Dedi., Angga Avianto. (2009). Pengaruh Right Issue Terhadap Tingkat Keuntungan dan Likuiditas Saham Emiten di Bursa Efek Jakarta. Sultan
Agung, Vol. XLIV, No. 118, Agustus 2009.
Rusliati, Ellen., Esti Nur Farida. (2010). Pemecahan Saham terhadap Likuiditas dan Return Saham. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol. 12, No. 3, Desember
2010, Hal:161-174.
Situmorang, M. Paulus. (2008). Pengantar Pasar Modal. Jakarta : Mitra Wacana Media
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,
dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suliyanto. (2005). Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta: Bandung
Sopiyudin, D. (2013). Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Tandelilin, E. (2001). Analisis Investasi dan Manajemen Portfolio. Edisi pertama.Yogyakarta: BPFE.
Yokubus, Aryono dan Sri Isworo Ediningsih. 2009. Pengaruh Right Issue
Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesaia. Fakultas Ekonomi Universitas Veteran.
Yusuf, Sri Dewi., dkk. (2009). Analisis Reaksi Investor Terhadap Pengumuman
Right Issue Di Bursa Efek Jakarta (Suatu Pengamatan Pada Return, Abnormal Return, Aktivitas Volume Perdagangan Dan Bid-Ask Spread
Saham). Wacana, Vol. 12, No. 4, Oktober 2009.
Ziobrowski, Alan J. James W. Boyd. Ping Cheng and Brigitte J. Ziobrowski. (2011). Abnormal Returns From the Common Stock Investments of
Members of the U.S. House of Representatives. Business and Politics, Vol. 13, Issue 1