BAB 3
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan Dan Koordinasi
Peserta magang melakukan praktik kerja di bawah divisi kreatif dengan posisi copywriter. Selama 3 bulan menjadi copywriter intern di PT Fortuna Network Indonesia, peserta magang bertugas membuat berbagai bentuk tulisan berupa caption, copy image media sosial, copy ads, storyline dan script video ads, hingga melakukan proofread untuk beberapa brand, seperti Pertamina, Maybank, Gudang Garam (Signature Mild), Ultra, Lazada, BNB, dan Nazava.
Selama pelaksanaannya, peserta magang bertanggung jawab sekaligus diawasi oleh Debrina Rao selaku Associate Creative Director dan Nellia selaku Senior Copywriter. Namun, dalam beberapa kesempatan berada juga di bawah Wahyu Santoso selaku Creative Director, Dicky Chandra selaku Creative Group Head, dan Indra Fajar selaku Senior Copywriter.
Dalam alur kerja, posisi copywriter banyak bersinggungan dengan graphic designer, creative director, producer, media sosial planner, dan account executive.
Dalam pembuatan konten media sosial, copywriter bertugas membuat caption mengikuti panduan yang sudah diberikan oleh media sosial planner. Selain itu, copywriter juga melakukan proofread copy image konten baru setelah itu dapat diproses visualnya oleh graphic designer. Dalam pembuatan iklan, berdasarkan brief yang diberikan oleh account executive, tim kreatif akan melakukan brainstorming bersama terkait big idea, lalu storyline dan moodboard akan diproses oleh copywriter dan graphic designer di bawah pengawasan creative director.
Setelah rampung ide iklan akan dieksekusi oleh producer.
3.2 Tugas Dan Uraian Kerja Magang
Selama praktik kerja, peserta magang mengerjakan tugas copywriter dalam bidang Advertising dan Interactive Marketing. Hal-hal yang dilakukan dalam Advertising seperti pembuatan storyline dan script untuk video ads. Sedangkan
dalam Interactive Marketing peserta magang melakukan pembuatan caption untuk konten media sosial. Berikut adalah gambaran besar tugas yang dikerjakan oleh peserta magang selama periode kerja magang.
Tabel 3.2 Tugas Peserta Magang
3.2.1 Tugas Kerja Magang
Selama kurang lebih 3 bulan, tugas yang telah dilakukan oleh peserta magang meliputi:
1. Membuat caption untuk konten media sosial (BNB, Lazada, Maybank, dan Nazava)
2. Melakukan proofread copy image media sosial Nazava
No. Tugas
September Oktober November
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Membuat caption media sosial 2 Melakukan
proofread
3 Membuat copy untuk video ads
4 Membuat copy untuk iklan 5 Membuat deck
pitching
6 Pencarian ide iklan dan konten media sosial
7 Membuat deck production detail 8 Tugas lainnya
4. Membuat storyline dan script iklan Maybank dan BRI (Liga 1) 5. Membuat headline iklan Ultra
6. Mencari ide konten media sosial Maybank 7. Mencari ide konten Ultra
8. Mencari ide digital brand activation BNB
9. Mencari ide, copy, dan image reference untuk iklan Gudang Garam (Signature Mild)
10. Membuat detail production deck dengan mencari keyframes, audio, dan wadrobe
11. Membuat deck pitching Lazada dan Nazava 12. Membuat persona Lazada (Super Saver)
3.2.2 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Copywriter adalah sebuah profesi dimana bertugas untuk melakukan copywriting. Copywriter bertugas membuat konten berupa teks yang akan digunakan dalam iklan atau bentuk lainnya, seperti artikel, slogan, dan masih banyak lagi (Hanifah, 2021). Namun, copywriters sering kali dianggap hanya bertugas untuk menulis. Padahal sebenarnya melakukan lebih dari itu (Altstiel, Grow, & Jennings, 2018). Peserta magang selama praktik kerjanya juga tidak selalu melakukan kegiatan copywriting saja, tapi juga terlibat dalam proses kreatif bersama dengan tim kreatif. Altstiel, Grow, & Jennings (2018) dalam bukunya menuliskan beberapa tanggung jawab copywriter, selain menulis copy, yaitu:
1. Research
Meriset primer dan sekunder, dan selalu didorong oleh insight.
2. Strategy
Mengambil riset dan bekerja bersama dengan tim lainnya. Membuat arah strategi yang dapat mengambil perhatian target dan membangun ROI.
3. Ideation
Mengambil strategi untuk membuat konsep yang menjadi dasar dari penulisan.
4. Client Contact
Mendapatkan fakta secara langsung dari sumbernya, daripada sudah melalui filter dari account executive, mempresentasikan ide, dan mempertahankannya.
5. Online Content
Lebih menulis konten digital daripada copy iklan tradisional, yaitu termasuk website, banner, artikel, video, blog, postingan sosial media, dan masih banyak lagi.
6. Broadcaster Producer
Menemukan director yang tepat, talent, musik, dan rumah produksi untuk membuat visi kreatif menjadi nyata.
7. New Business
Mengumpulkan data, mengorganisasikan ide kreatif, mengerjakan pitch, dan mempresentasikannya.
8. Public Relation
Menulis news release, merencanakan acara promosi, dan menghubungi editor.
9. Creative management
Banyak telah tertulis bahwa entah seorang copywriter atau art director dapat menjadi creative director terbaik.
Selain hal-hal yang telah disebutkan, copywriter juga melakukan proofread sebagai salah satu tugasnya (Articulate, 2019). Peserta magang selama menjadi copywriter di PT Fortuna Network Indonesia telah melakukan beberapa tanggung jawab yang telah disebutkan di atas.
A Writing Copy
Sebagai copywriter, peserta magang punya tugas utama untuk menulis pesan atau copy. Sebelum menulis copy, profiling akan dilakukan terlebih dahulu oleh peserta magang. Profiling merupakan kegiatan membangun profil audiens untuk mendapatkan pemahaman tentang seperti apa mereka dan apa situasi mereka, sehingga nantinya bisa diputuskan gaya bahasa seperti apa yang bisa digunakan (Shaw, 2012, p.13). Jika profiling sudah dilakukan, maka peserta magang bisa mendapatkan tone of voice yang tepat untuk audiens. Hal ini akan membuat copy menjadi sesuai dengan identitas brand, tapi juga relevan dengan target audiens (p.16). Selanjutnya peserta magang melakukan pencarian di berbagai platform untuk mencari permainan kata, frasa, atau kata kunci yang ada dalam brief (p.33) agar nantinya dapat dikembangkan menjadi copy yang tidak hanya dapat menampilkan kegunaan produk, tapi juga menarik bagi audiens (p.15).
Di PT Fortuna Network Indonesia, peserta magang terlibat dalam banyak pembuatan copy iklan. Pembahasan terkait copy yang dibuat untuk konten digital akan dibahas lebih lanjut di poin Online Content. Di bagian ini akan lebih membahas pembuatan copy untuk iklan tradisional, secara khusus pada media cetak. Peserta magang terlibat pada pembuatan copy untuk iklan Gudang Garam (Signature Mild). Iklan ini nantinya tidak akan berupa iklan tradisional, tapi juga digital. Iklan tradisional yang dipilih adalah lewat billboard dan POP.
Proses pembuatannya, dimulai dari peserta magang yang ditugaskan untuk menulis sebanyak mungkin copy singkat semacam tagline yang sesuai dengan produk yang diangkat dalam iklan. Tagline adalah tulisan atau frasa singkat yang berkaitan dengan produk atau individu. Tagline ini nantinya akan didiskusikan lebih lanjut oleh tim kreatif untuk memilih mana yang akan dipakai. Pesan iklan saat ini mulai berfokus pada gaya hidup dan harga diri dari audiens, hal ini untuk memicu peningkatan permintaan dengan menjanjikan pemenuhan impian (Shaw, 2012, p.69). Target dari Gudang Garam (Signature Mild) adalah pemuda tongkrongan. Maka dari itu peserta magang membuat tagline menggunakan bahasa anak muda dan mengangkat kegiatan yang
mewakili gaya hidup mereka, seperti suka bermain bersama, hangout, dan lainnya.
Selanjutnya, peserta magang juga melakukan pembuatan copy untuk kalender Pertamina 2022. Pada setiap bulan, akan memiliki copy masing- masing yang membahas tentang nilai, visi, dan misi dari Pertamina. Peserta magang di sini bertugas untuk membuat versi bahasa inggris dari copy bahasa Indonesia yang sudah ada. Namun, pengerjaannya tidak bisa dengan langsung memasukkannya pada Google Translate karena akan menghasilkan copy yang aneh. Maka dari itu perlu melakukan pencarian kata serta merangkainya menjadi sebuah kesatuan kalimat utuh yang baru, seakan-akan adalah copy yang baru.
B Ideation
Peserta magang sebagai copywriter, beberapa kali terlibat dalam proses pencarian ide. Mulai dari pencari ide untuk iklan Gudang Garam (Signature Mild), ide konten media sosial Maybank, dan pembuatan konsep persona Lala untuk Lazada (Super Saver). Dalam pencarian ide untuk iklan Gudang Garam (Signature Mild), peserta magang bertugas untuk mencari referensi foto untuk visual iklan. Lalu untuk pencarian konten media sosial Maybank, peserta magang terlebih dahulu menelusuri media sosial dari Maybank, yaitu akun instagramnya untuk melihat contoh konten-konten yang sudah pernah dipublikasikan. Hal ini untuk menghindari adanya pengulangan konten yang sama. Dalam membuat konten media sosial yang menarik, terdapat 12 hal yang harus diperhatikan (Bartee, 2017), yaitu:
1. Create High-Quality Content
Konten yang dibuat harus berkualitas dengan tidak mengangkat topik yang dangkal.
2. Use Smart Structuring
Konten perlu disusun secara efektif, bisa dengan menggunakan urutan angka, poin, maupun headers yang mengandung key information dari konten yang ingin disampaikan.
3. Add Value to User’s Live
Konten dapat membantu menyelesaikan masalah dan menambah nilai ke dalam hidup audiens.
4. Keep Your Audience in Mind
Berpikir lewat sudut pandang audiens dalam melihat konten yang dibuat, kira-kira konten seperti apa yang ingin mereka lihat dan bagikan.
5. Create Infographics
Konten berbentu infografis dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dipahami dengan adanya gambar.
6. Trigger Emotions
Membangun emosi audiens, dengan itu mereka akan terdorong untuk membagikan konten dan marketing campaign pun akan sukses.
7. Remember the Good Old Times
Secara umum, konten bertopik nostalgia atau memori adalah hal yang disukai oleh audiens. Namun, perlu analisa terlebih dahulu untuk menemukan konten nostalgia yang tepat.
8. Offer Incentives
Semua orang suka hal yang gratis. Konten-konten seperti giveaway atau reward akan selalu jadi konten yang menarik bagi audiens.
9. Exploit Trendy Topics
Konten dibuat dengan mengikuti topik yang sedang banyak dibicarakan atau sedang tren.
10. Organize Contests
Sebuah kontes dapat membangunkan jiwa kompetitif audiens yang berdampak pada meningkatkan audience engagement.
11. Be Funny
Konten yang lucu akan selalu mendapat perhatian dari audiens.
12. Use Video Content
Konten daring sekarang sangat didominasi oleh video. Maka dari itu dapat menjadi strategi konten yang menarik.
Dalam pencarian ide konten media sosial Maybank ini, peserta magang mempertimbangkan beberapa hal di atas. Ide konten perlu membahas tentang topik finansial, tapi perlu relevan dengan isu-isu yang dipentingkan oleh kalangan muda, seperti belanja online. Setelah ide didapatkan, selanjutnya akan dimasukkan ke dalam deck beserta dengan sumbernya, hal ini untuk membantu digital content dalam memproses konten tersebut.
Peserta magang juga terlibat dalam pembuatan persona icon Lala untuk Lazada (Super Saver). Pembuatan persona Lala ini melatih kreatifitas peserta magang karena perlu menciptakan seorang manusia fikif. Persona Lala dibuat seakan-akan dia adalah seorang muda yang up to trend, sangat memperhatikan penampilannya, suka fashion dan main media sosial. Nantinya Lala akan menjadi tokoh fiktif yang rutin mengpublikasikan kehidupannya di media sosialnya, yaitu di media sosial Lazada (Super Saver).
C Client Contact
Peserta magang selama melakukan praktik kerja di PT Fortuna Network Indonesia, mendapat beberapa kali kesempatan untuk ikut dalam pertemuan dengan klien. Pertemuan yang dilakukan secara online ini memiliki agenda presentasi ide dan cukup rutin dilakukan. Dalam pertemuan ini, creative director akan mempresentasikan ide dan nantinya di akhir presentasi, klien akan memberikan beberapa feedback. Feedback dari klien tidak selalu diterima secara mentah-mentah karena tidak jarang creative director akan mempertahankan ide yang ada dengan argumentasi yang berdasar. Pada akhirnya akan terjadi diskusi antara tim kreatif dan klien terkait
ide yang dibawa. Semua prosesnya terjadi dengan positif karena baik tim kreatif dan klien punya tujuan yang sama, yaitu agar tercapainya objective yang diinginkan.
D Online Content
Peserta magang selama melakukan praktik kerja, memiliki tugas untuk menulis copy iklan digital. Tugas tersebut, yaitu menulis copy untuk banner, video, dan postingan sosial media.
D.1 Postingan Sosial Media
Seiring berkembangnya zaman, caption menjadi sesuatu yang sangat lekat dengan media sosial. Rosdiana (2019) mendefinisikan caption sebagai tulisan singkat yang berfungsi sebagai penerang suatu hal pada gambar atau foto. Caption dapat berupa penjelasan sebuah produk, ajakan untuk membeli, pertanyaan dan masih banyak lagi yang dapat dibuat sekreatif mungkin selama masih menjelaskan foto, video, atau ilustrasi yang mengikutinya.
Membuat caption untuk media sosial suatu brand adalah tugas pertama yang dilaksanakan oleh peserta magang. Di PT Fortuna Network Indonesia, pembuatan caption biasanya dilakukan dengan mengikuti guide dari digital content. Hal ini bertujuan agar pesan dari konten yang dibuat oleh digital content dapat tersampaikan dengan baik di caption yang dikembangkan oleh copywriter. Guide biasanya berisi tentang garis besar informasi yang perlu dibahas di caption.
Caption perlu sesuai dengan cerminan kepribadian dari merek atau image yang ingin ditampilkan oleh perusahaan (Macarthy, 2015, p.175-177). Maka dari itu sebelum membuat caption, peserta magang biasanya terlebih dahulu melakukan pencarian untuk menemukan gaya bahasa yang cocok dengan audiens brand yang sedang dikerjakan. Sehingga nantinya kata-kata yang digunakan maupun rangkaian kalimat yang dibuat dapat sesuai dengan yang
diinginkan perusahaan, tapi juga tepat bagi audiens. Selama 3 bulan, peserta magang melakukan pembuatan caption Instagram untuk beberapa brand, yaitu BNB, Maybank, Nazava, dan Lazada.
Dalam membuat caption terdapat beberapa pedoman yang perlu diikuti (Hall, Fromm, & Manfull, 2015), antara lain:
1. Menghindari pernyataan yang sudah jelas. Informasi yang telah disampaikan lewat foto tidak perlu ditulis kembali dalam caption.
2. Caption harus dapat menjawab sebanyak mungkin 5W & 1H. Jika tidak terjawab atau dijelaskan dalam foto, maka caption perlu dijabarkan kembali dengan sejelas mungkin.
3. Membuat kalimat pembuka yang bervariasi dengan menghindari penggunaan kata yang sama atau monoton. Hal ini agar pembaca tidak bosan.
4. Caption harus berisi kejujuran. Informasi yang ada di dalam caption harus bersifat faktual.
5. Caption tidak menggunakan kalimat yang sifatnya adalah sebuah opini atau komentar.
Pembuatan caption yang dilakukan oleh peserta magang secara keseluruhan telah mengikuti pedoman di atas, selain poin 1 dan 5. Untuk beberapa brand seperti BNB, Maybank, dan Nazava, caption masih berisi informasi yang sudah ada di foto postingan. Lalu, untuk brand BNB, caption memang menggunakan pendekatan yang membuat brand seakan-akan adalah seorang teman akrab dari para audiens. Caption dibuat seakan curhatan seorang teman atau juga perbincangan, sehingga banyak tulisan adalah berupa opini dan komentar. Setelah caption selesai dibuat oleh peserta magang, caption akan diperiksa oleh senior copywriter, jika approved maka akan diserahkan kepada klien untuk dipublikasikan ke media sosial.
D.2 Video
Video diperkirakan akan meyumbang lebih dari 85% ke traffic konsumen internet dalam beberapa tahun ke depan (Krishnan & Sitaraman, 2013).
Sehingga tidak heran, saat ini banyak perusahaan yang menggunakan video sebagai media untuk upaya pemasaran brand mereka. Proses pembuatan video terdiri dari pencarian ide, pemembuatan sinopsis dan script, lalu dilanjutkan ke shooting, produksi dan pasca produksi (Rosyad, 2019). Namun, peserta magang sebagai seorang copywriter hanya terlibat dalam pencarian ide hingga pembuatan script saja.
Dalam pembuatan storyline dan script video ads, peserta magang berangkat dari creative brief yang diberikan oleh account. Dari creative brief tersebut, selanjutnya peserta magang bersama dengan creative director akan berdiskusi terkait ide video ads yang hendak diangkat. Setelah ide sudah ada, copywriter akan segera memulai proses pembuatan storyline dan script. Pada kesempatan ini, peserta magang mendapat kesempatan untuk membuat storyline dan script untuk video ads BRI (Liga 1) dan Maybank.
Agustrijanto (2006) menjelaskan jika ingin script iklan menghasilkan efek visual dan audio yang baik, terdapat ketentuan-ketentuan yang perlu dimiliki (Rosyad, 2019), yaitu:
1. Script harus memperlihatkan aspek-aspek komersial yang melekat dalam produk/jasa yang ditawarkan dengan mendekatkannya pada simbol tertentu, seperti monumen, manusia, peristiwa, atau kejadian yang berkesan.
2. Teks harus menciptakan sisi romansa atau hal-hal yang mendekatkan audiens kepada hal-hal yang dicintai/disayanginya.
3. Teks harus memberikan nilai keuntungan. Sangat dianjurkan agar narasi copywriting mengandung hal terbaru yang up to date.
4. Copywriting harus menyertakan solusi atau masalah yang dihadapi oleh target audiens.
5. Copywriting dapat menyertakan tokoh/ orang-orang selebritis untuk memperkuat produk.
6. Copywriting tidak boleh berisi kata-kata yang terkesan berbohong.
7. Copywriting harus memiliki daya saing. Kata-kata yang digunakan bukan yang datar saja, tapi harus membangun emosi.
8. Teks iklan harus berhasil menciptakan sikap empati atau menyimbolisasikan kekuatan produk/jasa tersebut.
Storyline dan script yang telah dibuat peserta magang untuk video ads BRI (Liga 1) dan Maybank (Bancassurance & BOD) telah memiliki sebagian besar ketentuan-ketentuan yang telah disebutkan di atas. Tidak semua kententuan ada karena perlu mengikuti brief dan keinginan dari klien. Ini terjadi pada storyline dan script untuk video ads Maybank BOD yang tidak mengandung poin 2 dan 3. Hal ini dikarenakan Maybank tidak hendak membuat video ads yang menonjolkan produk, tapi lebih mau mengangkat keseharian dan hobi dari petinggi perusahaan mereka, sehingga bagi audiens akan sedikit kurang relevan. Walaupun begitu karena merupakan video ads, produk dari Maybank tetap diselipkan dalam video. Sebelumnya Maybank sudah pernah membuat video yang sejenis, sehingga dalam pembuatan storyline dan script video ads ini, peserta magang mengambil referensi dari sana.
Selain membuat storyline dan script untuk video ads, peserta magang juga membuat copy berupa headline untuk video ads Ultra. Headline adalah adalah tulisan kreatif yang punya kekuatan untuk mendapat perhatian dan mempengaruhi minat (Shaw, 2012, p.19). Di sini Ultra sedang ingin membuat sebuah video yang bertemakan love yourself sehingga pendekatan headline yang di ambil adalah bahasa yang lebih ke arah formal dan rangkaian bahasa yang indah, tapi tetap menarik.
D.3 Banner
Melanjutkan pembahasan poin Writing Copy, copy yang dibuat oleh peserta magang untuk iklan Gudang Garam (Signature Mild) juga
Banner adalah bentuk iklan digital yang sering dipertimbangkan apabila ingin meningkatkan brand awareness dan engagement (Wibowo, 2021). Biasanya banner terletak pada header, footer, atau sidebar situs web. Proses pembuatan copy yang dilakukan masih sama dengan copy yang dibuat untuk iklan media cetak karena memakai hendak membawa pesan yang sama.
E Broadcast Producer
Visi kreatif tidak bisa menjadi nyata lewat usaha tim kreatif saja. Perlu adanya bantuan dari pihak lain, seperti director, talent, musik, dan rumah produksi. Sebelumnya, peserta magang terlibat dalam pembuatan storyline dan script dari video ads Maybank. Selanjutnya, peserta magang juga membantu dalam pembuatan deck untuk detail production dimana berisi keyframes, lokasi, audio, dan wadrobe. Peserta magang membantu art director dan juga creative director mencari keyframes, audio, dan referensi wadrobe. Keyframes dan audio dicari lewat website seperti storyblocks.com dan artlist.io, sedangkan wadrobe dicari lewat situs pencarian Google.
F New Business
Selain menulis untuk iklan, peserta magang dilibatkan juga pada pembuatan deck pitching. Di PT Fortuna Network Indonesia, pembuatan deck pitching melibatkan hampir semua divisi yang ada. Namun, pengerjaannya dilakukan secara internal oleh masing-masing divisi terlebih dahulu, baru setelah itu digabungkan dalam satu deck. Dalam pembuatan deck divisi kreatif, peserta magang bekerja bersama dengan intern copywriter dan art director yang lain, tapi tetap dibawah pengawasan creative director. Para pekerja magang terlebih dahulu di brief oleh creative director tentang ide yang ingin dibawa untuk brand, Lazada Singapore dan Nazava. Lalu setelah itu peserta magang dan intern yang lain memproses ide dan membuatnya menjadi sebuah copy dan visual. Copy yang dibuat di sini berupa penjelasan tentang ide yang
dibawa dan contoh caption untuk media sosial. Setelah deck selesai dibuat, isinya di review bersama dengan creative director. Selain membuat deck pitching, peserta magang juga diajak untuk menyaksikan proses pitching, yaitu presentasi langsung di depan klien.
G Proofread
Dalam melakukan copywriting, proofread adalah hal yang penting untuk dilakukan. Proofreading merupakan aktivitas untuk memeriksa kesalahan dalam tulisan sebelum dipublikasikan. Kegiatan ini dilakukan sebagai tahap akhir untuk memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, dan lainnya.
Proofreading didefinisikan sebagai proses membaca suatu teks dengan saksama dan menyeluruh keseluruhan komponen pada saat yang bersamaan untuk menemukan apabila terdapat kesalahan, yang akan ditandai lalu dikoreksi (Webster, 2017). Proofreading biasa dilakukan pada tulisan yang bertujuan untuk dipublikasikan, seperti pada tulisan artikel, caption, image media sosial, kalender, dan masih banyak lagi. Dalam kegiatan proofreading, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan (Webster, 2017), yaitu:
13. Ejaan kata
14. Jenis dan ukuran huruf 15. Keefektifan kalimat 16. Huruf capital 17. Tanda baca
Selama melakukan praktik kerja di PT Fortuna Network Indonesia, peserta magang melakukan proofread pada tulisan caption dan image media sosial serta kalender. Proofreading meliputi pemeriksaan ejaan kata, keefektifan kalimat, huruf capital, tanda baca, dan pemenggalan.
Proofread dilakukan pada copy buatan peserta magang maupun buatan copywriter lainnya. Pada caption, proofread dilakukan pada caption yang dibuat oleh peserta magang sendiri, yaitu pada brand BNB, Maybank, Nazava,
copywriter untuk di approved. Selanjutnya, yaitu pada copy image media sosial. Copy image adalah copy yang melengkapi penjelasan konten pada gambar dan menjadi satu bagian dari konten visual. Pada sosial media, copy image menjadi salah satu hal yang dapat memikat perhatian target audiens pada pandangan pertama, sehingga peranannya sangat penting (Macarthy, 2015). Di PT Fortuna Network Indonesia, copy image yang telah dibuat digital content akan di proofread terlebih dahulu oleh copywriter sebelum dibuat visualnya oleh art director. Ini supaya tidak terjadi banyak revisi di pihak art director.
Tidak jarang copy image juga akan diganti oleh peserta magang, apabila dirasa tidak sesuai dengan kepribadian dan image dari brand. Berbeda dengan saat proofread caption, peserta magang hanya melakukan proofreading copy image media sosial brand Nazava saja.
Terakhir, peserta magang melakukan proofread pada copy kalender Pertamina 2022. Kali ini copy sudah ada dan telah melalui beberapa kali revisi klien, sehingga peserta magang lebih banyak melakukan pemeriksaan pada pemenggalan copy dan tulisan angka pada tanggal. Namun, apabila terdapat revisi terbaru dari klien, perserta magang bertugas untuk mengganti dan menyesuaikan kembali copy yang ada. Proofreading pada kalender ini dilakukan oleh peserta magang secara berkali-kali untuk benar-benar memastikan tidak ada kesalahan pada copy yang tercantum karena nantinya kalender akan dicetak dalam jumlah yang banyak.
3.2.3 Tugas Lainnya
Selama pelaksanaan 3 bulan praktik kerja, peserta magang melakukan beberapa tugas lain diluar tanggung jawab copywriter, yaitu:
1. Melakukan perekaman jingle intro untuk video Ultra 2. Melakukan perekaman VO Ultra dan FV Fortuna
3. Melakukan perekaman video guide untuk konten dance challenge brand Asimor
3.2.4 Kendala Yang Ditemukan
Selama pelaksanaan praktik kerja selama 3 bulan, peserta magang menghadapi beberapa kendala. Salah satunya karena copywriting bukanlah sesuatu yang diajarkan secara mendalam di bangku perkuliahan, sehingga pengetahuan peserta magang dalam bidang ini sangat kurang. Tugas apa yang dilakukan oleh copywriter dan bagaimana membuat copy untuk berbagai bentuk promosi, dipelajari oleh peserta magang secara mandiri seiring dengan dilaksanakannya praktik kerja magang. Selain itu bimbingan dan pelatihan skill secara khusus dari pihak Fortuna juga masih kurang.
3.2.5 Solusi Atas Kendala Yang Ditemukan
Solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kendala yang ada adalah dengan mandiri mencari tahu ataupun bertanya seputar copywriting entah dari internet, buku, ataupun orang di bidangnya.