BAB III
METODE PELAKSANAAN MANAJEMEN MEDIA ONLINE
3.1 Proses Kelahiran Portal Farenting.com
Setiap mahasiswa konsentrasi jurnalistik yang telah menjalani praktikum I dan II, maka dilanjutkan dengan praktikum III dengan materi manajemen media online. Dengan adanya praktikum ini, mahasiswa mempelajari dan merasakan bagaimana rasanya menjadi jurnalis media online. Tema yang didapat pun acak.
Baswara Media sendiri mendapatkan tema yang lumayan menantang, yaitu parenting dan keluarga.
Setelah mendapatkan tema, kami melakukan riset konten pra -produksi. Disini kami mendapatkan dukungan dari jurnalis profesional, akademisi, dan teman- teman mahasiswa. Di kota Malang, portal online dengan tema parenting dan keluarga belum ada. Walaupun portal media online ini dijalankan hanya sebagai tugas kuliah praktikum, namun tak ada salahnya untuk memaksimalkan usaha agar terlihat seperti profesional seperti media besar.
Proses pencarian nama portal yang akan menjadi “citra” dari portal media online sangatlah sulit. Pergantian nama beberapa kali dilakukan. Sebelum akhirnya tercetus nama “Farenting”, dengan pertimbangan agar mudah diingat.
Sebelumnya beberapa nama, seperti Familia dan Familiaku sempat terlintas untuk nama portal ini. Dan akhirnya, tim redaksi sepakat untuk memilih nama farenting.
Selanjutnya pembuatan tagline “Inspirasi Keluarga Indonesia”. Tagline tersebut dipilih dengan tujuan dan harapan agar menjadi inspirasi seluruh keluarga di Indonesia.
Secara resmi farenting.com melakukan publikasi pertamanya pada 7 April 2020 dengan judul, “Tingkatkan Imunitas Keluarga, Berikut Cara Jauhkan COVID-19 Versi WHO!”. Di awal pengoperasian manajemen media online ini, publikasi berita atau artikel belum terorganisir dengan baik. Sebab, di awal memulai masih pada tahap percobaan dan mengevaluasi semuanya. Selang 2 bulan kemudian, akhirnya farenting.com mulai mendapatkan ciri khas dari portalnya serta manajemen redaksi semakin membaik.
19
Untuk memperluas jaringan agar lebih mudah menjangkau pembaca, farenting.com membuat sosial media, seperti Instagram (@farenting), Twitter (@farenting), Facebook Page (Farenting - Portal Berita Keluarga dan Parenting), dan Youtube (farenting. com) dengan maksud ingin mendekatkan diri pada pembacanya. Media Sosial Instagram dan Facebook Page dibuat pada 28 Maret 2020 dengan unggahan pertamanya mengenai konten pengenalan portal farenting.com. Selanjutnya Twitter dibuat setelah Instagram dan Facebok, yaitu pada 2 April 2020 bertepatan dengan momen Hari Autisme Internasional. Dan terakhir, Youtube mengunggah video pertama pada 4 Juni 2020 dengan judul berita “Meski Bercerai, 3 Artis Ini Tetap Kompak Demi Anak” pada rubrik Inspiring. Dan video yang diunggah ke Youtube dibuat untuk menunjang kelengkapan informasi pada jenis berita liputan khusus agar lebih mudah dipahami pembaca.
Dari beberapa media sosial yang dipakai, Instagram yang paling berpengaruh dalam menjangkau audiens sebesar 6,25%. Akhirnya, farenting.com berfokus pada Instagram untuk membuat promosi konten. Twitter dan Facebook Page tetap dipakai untuk membagikan link setiap berita yang baru dipublikasi. Berbeda dari sosial media lainnya, Youtube hanya mengunggah beberapa video dari berita farenting.com. Dengan alasan Youtube bukan menjadi media publikasi utama.
Grafik 2: Google Analytics Sumber/Media Audiens Farenting.com
3.2 Susunan Redaksi
Portal online ini diinisiasi lima mahasiswa dengan susunan redaksi Agam Ray Waladi sebagai pimpinan redaksi, Adin Damayanti sebagai redaktur pelaksana, Muhammad Ridho Muttaqien sebagai editor grafis, Riza Purnomo Anggriawan sebagai social media specialist, dan Aulia Fitria sebagai editor naskah.
Tugas Pimpinan Redaksi dalam portal farenting.com adalah bertanggung jawab terhadap mekanisme dan seluruh aktivitas keredaksiaan. Ia juga harus mengawasi seluruh berita dan isi rubrik. Pimpinan Redaksi juga bertugas sebagai pemimpin rapat redaksi. Dan ia harus bertanggung jawab pada isi kualitas produk dan memberi arahan kepada seluruh tim terkait pemberitaan yang akan dimuat.
Redaktur pelaksana bertanggung jawab pada hal-hal yang bersifat teknis. Ia membuat perencanaan isi untuk penerbitan berita setiap harinya. Membantu kinerja pimpinan redaksi juga salah satu tugas dari redaktur pelaksana. Seorang redaktur pelaksana harus bisa mengkoordinasikan kinerja reporter dan editornya.
Editor Grafis dalam farenting.com bertanggung jawab pada pembuatan desain pada website, konten untuk sosial media, infografis, serta multimedia. Setiap harinya ia harus membuat desain untuk di posting di sosial media. Dan membuat infografis sebagai penunjang setiap berita. Selanjutnya, tugas seorang Social Media Specialist adalah bertanggung jawab untuk mengelola seluruh media sosial farenting.com. Fungsinya untuk membangun branding dan personal connection dengan para pembaca.
Terakhir, tugas penulis sebagai editor naskah adalah memeriksa, menyunting, menyempurnakan, dan memastikan kredibilitas setiap artikel farenting.com sebelum dipublikasi. Dalam menjalankan tugas, seorang editor harus teliti dan harus menghafal semua ketentuan dan gaya penulisan yang telah disepakati.
Editor selalu berusaha menyamakan atau penyelarasan gaya penulisan. Walaupun setiap reporter memiliki kekhasan tersendiri dalam menulis sebuah berita.
3.3 Target Audiens
Hasil riset target audiens menggunakan google form, yang dilakukan mulai tanggal 21 – 27 Februari 2020 dengan total 102 orang, mendapatkan hasil:
3.3.1 Demografis
a. Profesi : Ibu rumah tangga, Mahasiswa dan Wiraswasta
Grafik 3: Hasil Riset Target Profesi
Untuk hasil riset profesi penulis simpulkan menjadi Ibu rumah tangga dan wiraswasta. Terlihat dari riset tersebut hasil dengan profesi Ibu rumah tangga paling tinggi dengan hasil 21,4%, Mahasiswa 20,4%, dan 13,6% wiraswasta. Dalam artian orangtua yang bekerja, dan ibu yang di rumah saja.
b. Jenis Kelamin : Pria dan Wanita
Grafik 4: Hasil Riset Gender
Mayoritas responden yang menjawab adalah wanita dengan pesentase 65,9% dan pria 34,1%. Walaupun hasil wanita lebih tinggi dibanding pria, penulis menyimpulkan pembaca farenting.com adalah semua gender.
c. Usia : 21-27 tahun
Grafik 5: Hasil Riset Target Usia
Mengacu pada hasil riset yang kami dapatkan, disimpulkan target usia untuk portal berita kami berusia 21-27 tahun. Dengan persentase profesi didominasi oleh Ibu rumah tangga dan Wiraswasta. Cara kami memilih target tersebut dengan kriteria, sudah menikah dan memiliki anak.
3.3.2 Psikografis
a. SES : B
Hasil ini disimpulkan dari riset demografis dengan profesi ibu rumah tangga dan wiraswata. Mengacu pada orang tua baru di usia 21 -27 yang masih membutuhkan ilmu-ilmu parenting.
b. Personalitas : Memiliki ketertarikan pada topik keluarga parenting
c. Gaya Hidup : Pengguna aktif internet dan sosial media 3.3.2 Geografis
a. Geografis : Malang Raya
dan
Grafik 6: Hasil Riset Domisi Audiens
Walaupun kota Malang menjadi target utama geografis kami, tidak menutup kemungkinan untuk kota-kota domisili anggota. Kami akan membagikan terkait artikel kami langsung ke pembaca kami melalui grup-grup keluarga dan komunitas parenting. Salah satu komunitas parenting yang kami ikuti adalah Kounitas Parenting Keluarga (KAPULAGA).
3.4 Rubrikasi
Banyak konten yang menarik untuk diangkat pada pemberitaan dengan tema parenting dan keluarga. Kami melakukan riset untuk mengetahui konten seperti apa ayng disukai pembaca sebagai acuan untuk menentukan rubrikasi apa saja yang harus ada dalam farenting.com. Dalam riset ini menghasilkan pembahasan tentang tumbuh kembang anak, bayi, pra menikah, hamil, melahirkan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan, dan wisata edukasi. Dengan total 103 responden, sebanyak 63,1% memilih konten kesehatan, konten pra menikah 56,3%, dan tumbuh kembang anak 51,5%.
Grafik 7: Riset Konten
Setelah hasil riset rampung maka diambil kesimpulan dengan kesepatan redaksi membuat rubrik Parentalk, Mamapedia, Health, Inspiring, Edukids dan Events. Rubrik Parentalk berisi informasi dan edukasi seputar parenting dan keluaga. Dalam rubrik ini mencakup pembahasan tentang orang tua, yaitu Ibu dan Ayah dalam mengasuh buah hati. Rubrik Mamapedia yang membahas informasi unik dan informatif yang mengulik seputar hoax dan fakta parenting. Rubrik Inspiring berisikan tokoh inspiratif yang membagikan kisahnya dalam mengasuh anak dan keluarga. Rubrik Health berisi informasi bidang kesehatan keluarga (Ayah, Ibu dan Anak). Edukids berisi informasi wisata dan pemanfaatan teknologi yang ramah anak. Dan terakhir, rubrik Events yang berisi berita terbaru seputar kegiatan atau seminar parenting. Rubrik ini baru beberapa bulan dibuat setelah berjalannya farenting.com, dengan tujuan sebagai pembeda berita straight news dan features.
3.5 Lini Masa dan Target Liputan
Dalam manajemen media online, perencanaan dimulai dengan membuat media online yang resmi agar kredibilitasnya terjamin, termasuk memilih nama media. Dalam perencanaan, menentukan elemen manajemen media online, seperti desain, konten, dan bentuk publikasi serta promosi. Desain media online yang ringan, ramah pengguna, ramah seluler, responsif, dan search engine optimizitation (SEO) atau ramah mesin pencari. Pada farenting.com tugas ini dirangkap oleh Agam Ray Waladi yang sekaligus bertanggung jawab sebagai pimpinan redaksi.
Pada perencanaan awal, tim redaksi memulai rancangan awal atau gambaran dari portal online farenting.com ini. Dimulai dari rapat redaksi pada bulan Februari-April. Perencanaan ini bersamaan dengan berjalannya konsep praktikum manajemen media online. Di bulan April, farenting.com tidak lagi membuat lini masa perencanaan, karena publikasi berita yang belum terjadwal dan saling bergantian antar penulis.
Grafik 8: Lini Masa Perencanaan 1
Selain itu, untuk penjadwalan publikasi berita dan rubrik apa saja ditiap harinya, baru terlaksana pada 27 Juli 2020. Hal itu terjadi setelah pertukaran susunan redaksi. Sebelumnya, Redaktur Pelaksana diisi oleh Riza Purnomo Anggriawan dan di bulan Juli diganti menjadi Adin Damayanti. Perubahan sistem
kinerja dirasakan, karena publikasi menjadi lebih jelas dan terarah.
Grafik 9: Jadwal Publikasi Penulisan farenting.com
Bentuk publikasi yang digunakan farenting.com adalah memanfaatkan sosial media untuk memperluas jangkauan audiens atau pembaca. Kegiatan mempromosikan dan menyebarkan konten media ke berbagai akun media sosial, seperti Instagram, Twitter, Facebook Page dan Youtube. Jadwal unggahan Instagram setiap harinya pada pukul 19:00 WIB, dengan pertimbangan pengguna dari farenting kebanyakan aktif pada jam tersebut. Untuk Twitter dan Facebook Page menyesuaikan setelah proses unggahan di Instagram selesai. Untuk Youtube tidak ada jadwal pasti mengenai unggahan dikarenakan hanya beberapa berita yang dibuat konten video. Di era media sosial, social media specialist sangat dibutuhkan untuk mengelola media sosial (social media strategy) untuk meraih jumlah pengunjung (traffic) atau jumlah kunjungan halaman (page views).
Pembagian konten setiap Senin-Jumat selalu dilakukan rolling atau pergantian pada rubrik Parentalk, Mamapedia, dan Health. Konten khusus akhir pekan diisi dengan rubrik Edukids dan Inspiring. Pembagian penulisan ini hanya untuk kewajiban publikasi 1 artikel per harinya. Apabila reporter ingin melakukan peliputan straight news di luar jadwal yang telah ada, maka reporter boleh mengirim langsung pada editor. Dan publikasi pada hari yang sama dengan waktu pengiriman, agar unsur kebaruan dan kecepatan informasi tetap terjaga.
Tak hanya menyunting setiap artikel yang ada, namun editor juga membantu tugas redaktur pelaksana dalam pembagian konten dan jadwal publikasi setiap artikel yang ditulis reporter selama sebulan ke depannya. Pada perencanaan manajemen media online, tim farenting.com melakukan rapat redaksi 1x dalam seminggu. Hal ini bertujuan untuk melakukan evaluasi di tiap minggunya.
3.6 Standar Kerja
Standar kerja yang dijadikan acuan dalam menjalankan manajemen media online dalam portal farenting.com dengan menentukan standar penulisan, reportase, penulisan judul, deadline, editing naskah, penentuan kata sapaan, standar dan media sosial.
3.6.1 Standar Penulisan
Akurasi penulisan dan tata bahasa, ketelitian menjadi sebuah keharusan yang harus ditekankan bagi seorang editor. Ia harus mengecek setiap artikel yang telah diserahkan oleh reporter. Setiap penulisan juga diwajibkan memiliki 3 narasumber dengan memuat data primer dan sekunder di dalamnya. Data tersebut didapatkan pada data primer berupa hasil turun lapangan yang diperkuat dengan data sekunder berupa jurnal, buku, atau kutipan dari media lain dengan syarat harus menyertakan sumber dan hyperlink yang didapat.
Walaupun dengan kondisi terbatas, wawancara langsung tetap bisa dilakukan dengan melaksanakan wawancara online melalui aplikasi. Bisa dengan berhubungan langsung melalui telepon atau chat kepada narasumber dan melalui aplikasi dokter online untuk pencarian informasi yang lebih valid dan terpercaya. Jika keadaan tidak memungkinkan, maka proses wawancara ini bisa diganti dengan mencari data melalui jurnal kesehatan atau kedokteran serta buku-buku terkait.
Dalam ketentuan praktik manajemen media online ini mewajibkan menghasilkan 50 karya, termasuk artikel straight news, features, opini, photo story, infografis, multimedia, advertorial dan liputan khusus. Setiap penulisan straight news minimal 300 kata dengan narasumber minimal 2. Untuk
features minimal 600 kata, termasuk data primer dan dikuatkan dengan data sekunder. Memuat 3 narasumber yang kredibel, jika mengutip dari media lain wajib menuliskan hyperlink.
Untuk ketentuan penulisan opini minimal sebanyak 800 kata. Memuat data sekunder berupa referensi akademik dan hasil pemikiran yang orisinil.
Photo story memuat minimal 12 foto (jpeg high resolutions). Cara penulisan bisa bertutur seperti foto essay atau foto series dengan maksimal 4 paragraf.
Selanjutnya infografis yang dibuat sesuai dengan artikel yang telah ditulis atau dengan data baru. Terakhir, untuk penulisan liputan khusus minimal 1500 kata ditulis secara berkelompok. Liputan khusus mengulas suatu isu secara mendalam yang di dalamnya berisi perpaduan akurat antara data primer dan sekunder. Di dalamnya memuat karya infografis, multimedia dan foto pada penulisan liputan khusus.
3.6.2 Standar Reportase
Reportase atau liputan khusus adalah pemberitaan atau isu yang diulas secara mendalam. Memiliki magnitude atau dampak yang lebih luas daripada tulisan features dan straight news. Penulisan liputan khusus pada farenting.com ini merupakan perpaduan akurat antara data primer dan sekunder. Data primer yang didapat dari liputan langsung atau turun lapang sedangkan sekunder bisa diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dokumen- dokumen, data statistik, data survei dan data polling.
Penulisan ini ditulis secara berkelompok dengan minimal 1500 kata.
Dengan dilengkapi infografis, foto dan video (multimedia). Sebelum peliputan, redaksi melakukan brainstorming dan membuat outline pertanyaan. Setelah itu, langsung turun lapang dan mengolah data yang telah didapat dan ditulis menjadi artikel. Jika semua data telah rampung, tugas editor yang menyatukan tulisan dan melakukan penyuntingan agar dapat menarik pembacanya, seperti pembuatan judul yang menjadi tugas seorang editor.
3.6.3 Standar Penulisan Judul
Penulisan judul sama seperti standar penulisan jurnalistik pada umumnya. Judul dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul berita
diusahakan tidak lebih dari 7 kata tanpa titik. Dalam portal farenting.com hal itu tentu diterapkan. Judul yang digunakan tentu harus relevan dengan isi berita. Biasanya farenting.com menyelipkan sapaan untuk pembacanya di beberapa judul berita. Contohnya saja pada pemberian judul berita, “ Fams, Kenali Penyebab Disharmoni pada Anak” atau “Superfood untuk Supermoms”. Kata sapaan
“Fams, Dads, Moms”, dipilih agar hubungan pembaca dengan artikel menjadi dekat dan akrab.
3.6.4 Standar Deadline
Dalam farenting.com, setiap reporter wajib menuliskan satu artikel di tiap jadwal yang telah ditentukan oleh redaktur pelaksana. Khusus untuk jadwal akhir pekan dilakukan pemilihan secara acak. Setiap reporter wajib mengirimkan tulisannya kepada editor selambat-lambatnya pukul 09:00 WIB melalui personal email atau chat. Jika lebih dari waktu yang ditentukan maka akan mengirimkan satu artikel sebagai hukuman. Satu artikel wajib dan satu artikel pengganti karena keterlambatan dalam mengirimkan tulisannya.
3.6.5 Proses Penyuntingan Berita
Jika artikel yang hendak disunting memiliki kekurangan seperti ketentuan yang telah disebutkan di atas, maka artikel tersebut dikembalikan kepada reporter. Setelah itu, proses penyuntingan dilanjutkan agar isi keseluruhan sesuai dengan ciri khas portal farenting.com. Apabila proses editing artikel tersebut sudah selesai, dilanjutkan pengiriman artikel secara langsung melalui grup WhatsApp redaksi, agar semuanya dapat melihat dan mengoreksi kembali.
Grafik 10 : Proses Penyuntingan Berita
Setelah disunting, dilanjutkan pembuatan infografis atau konten untuk unggahan Instagram oleh editor grafis. Kegiatan ini berulang dilakukan hingga di akhir karya atau artikel kami terhitung tanggal 21 Oktober 2020.
Selama berjalannya proses manajemen media online ini, editor telah melakukan editing dengan total 152 artikel.
3.6.6 Kata Sapaan
Farenting.com menggunakan kata sapaan agar terkesan akrab dan dekat dengan para pembacanya. Kata sapaan yang dipilih farenting.com adalah
“Moms, Dads, Fams” yang mencirikan orang tua dan keluarga. Tujuan adanya kata sapaan ini juga agar pembacanya merasa lebih dekat, bukan hanya terhadap tulisannya saja tetapi juga dengan portal juga.
Beberapa portal lain juga menggunakan kata sapaan ini guna mencirikan portal onlinenya agar berbeda dengan yang lain. Salah satu contohnya pada portal id.theasianparent.com memilih kata “Parents” sebagai sapaan untuk pembacanya. Orangtua yang membaca artikel id.theasianparent.com pasti akan merasa lebih dekat dan menambah ketertarikan untuk sering membaca pada portal tersebut.
3.6.7 Standar Media Sosial
Penulisan caption untuk semua media sosial farenting (Instagram, Twitter, Facebook Page) menggunakan standar penulisan dengan memasukan lead berita yang ditambahkan kata ajakan atau pengajuan pertanyaan pada
audiens atau pembaca. Dan menyisipkan rubrik dari artikel tersebut. Untuk desain template yang digunakan untuk konten adalah warna-warna cerah dan ceria seperti warna pink, biru, kuning dan ungu. Contoh salah satu caption dan template desain konten untuk media sosial:
Caption: [PARENTALK] “Halo Fams! Tak sedikit orang yang masih beranggapan kalau tugas seorang Dads hanya mencari nafkah, sedangkan Moms bertanggung jawab untuk mengurus seisi rumah. Padahal mengurus rumah tangga bukanlah pekerjaan yang mudah. Perlu kolaborasi yang seimbang antara Dads dan Moms agar roda kehidupan berumah tangga bisa memberikan dampak luar biasa bagi anak. Seiring dengan perkembangan zaman, terjadilah perubahan sosial dan budaya dalam mengurus rumah tangga. Peran Dads tak lagi dipandang sebelah mata dalam hal mengurus anak. Sosoknya harus terus ada meski di sela-sela kesibukan. Bagaimana pentingnya sosok Ayah di Keluarga untuk tumbuh kembang anak? Simak artikel lengkapnya di www.farenting.com atau langsung klik link yang ada di bio ya, Fams.”