ABSTRAK Oris Meiditus Hulu*
M. Hamdan** Alwan***
Perjudian merupakan salah satu bentuk penyakit masyarakat, satu bentuk patologi sosial. Oleh karena itu praktek perjudian harus dihapuskan. Penegakan hukum pidana dalam menanggulangi perjudian memiliki perjalanan yang panjang. Hal ini dikarenakan perjudian telah dianggap sebagai hal yang biasa dan wajar walaupun di dalam masyarakat itu sendiri ada yang merasakan dampak negatif serta memberikan ancaman terhadap keamanan mereka. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa perjudian membentuk karakter manusia yang pemalas, yang menggantungkan hidupnya pada harapan-harapan yang belum pasti. Oleh karena itu hukum pidana yang salah satu fungsinya merupakan kontrol sosial harus mampu memberikan kontrol terhadap anggota masyarakat untuk patuh terhadap norma-norma hukum yang berlaku.Berdasarkan kenyataan tersebut di atas, maka dalam rangka menanggulangi masalah perjudian diperlukan adanya kebijakan hukum pidana (penal policy). Kebijakan tersebut harus dikonsentrasikan pada dua arah yaitu kebijakan bagaimana memaksimalkan peraturan perundang-undangan yang telah ada saat ini dan kebijakan untuk memperbaharui hukum pidana khususnya dalam rangka mengatasi perjudian di masa yang akan datang.
Permasalahan yang dibahas di dalam skripsi ini adalah bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku permainan judi dadu guling (samkwan) berdasarkan Putusan No. 141/Pid.B/2013/PN.KBJ. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah permainan dadu guling dapat dikatgorikan perjudian dengan melihat unsur-unsurnya dan bagaimana sanksi yang dijatuhkan kepada para pelaku permainan dadu guling tersebut sebagai pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa studi kepustakaan. Analisis data dalam penulisan ini menggunakan analisis data kualitatif kemudian disimpulkan secara deskriptif.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1) permainan judi dadu guling (samkwan) berdasarkan unsur-unsurnya telah memenuhi kategori sebagai perjudian. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 303 ayat (3) KUHPidana. 2) berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kabanjahe No. 141/Pid.B/2013/PN.KBJ, para terdakwa di dalam Putusan tersebut dijatuhi hukuman pidana dikarenakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan permainan judi jenis dadu guling (samkwan).
Kata kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Perjudian Dadu Guling (Samkwan)
*Mahasiwa Fakultas Hukum USU ** Dosen Pembimbing I
*** Dosen Pembimbing II