• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertanian Karet Rakyat Di Desa Simangumban Jae Kecamatan Pahae Jae 1969-1995

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertanian Karet Rakyat Di Desa Simangumban Jae Kecamatan Pahae Jae 1969-1995"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

62 DAFTAR PUSTAKA

BPS Tapanuli Utara, Tapanuli Utara Dalam Angka 1995, Tarutung: BPS Tapanuli Utara, 1996.

Departemen Pendidikan Nasional RI, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi 3, Jakarta: Balai Pustaka, 1999.

Gootschalk, Louis, Understanding History, Mengerti Sejarah, (Terj) Nugroho Notosusanto, Jakarta: UI Press, 1985.

J. Spillane, James, Komoditi Karet: Peranannya dalam Perekonomian Indonesia. Yogyakarta: Kanisius, 1989.

Kamaluddin, Rustian, Bunga Rampai Pembangunan Nasional dan Pembangunan Daerah, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI, 1992.

Koentjaraningrat, Masyarakat Desa di Indonesia, Jakarta: Fakultas Ekonomi UI, 1984.

Mubyarto, Pengantar Ekonomi Pertanian, Jakarta: LP3ES, 1977.

Mustain, Petani VS Negara: Gerakan Sosial Petani Melawan Hegemoni Negara, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2007.

Pelzer, Karl J, Toean Keboen dan Petani: Politik Kolonial dan Perjuangan Agraria, Jakarta: Sinar Harapan, 1985.

Rahardjo, Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, Yogyakarta: UGM Press, 1999.

Rahmanta, Ekonomi Pertanian, Medan: USU Press, 2014.

Scott, James, Moral Ekonomi Petani: Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara, Jakarta: LP3ES, 1994.

Setyamidjaja, Djoehana, Karet: Budidaya dan Pengolahan, Yogyakarta: Kanisius, 1993.

Silaen, Sarma Juliana, Strategi Pengembangan Bisnis Karet Alam Olahan: PT Adei Crumb Rubber Industry, Tebing Tinggi, Sumatera Utara, skripsi, belum diterbitkan, Bogor: Fukultas Ekonomi dan Manajemen IPB, 2010.

Silitonga, Chrisman dkk, Perkembangan Ekonomi Pertanian Nasional 1969-1994, Jakarta: PERHEPI, 1995.

(2)

63 Soesilowidagdo, Soebakdi, Melaksanakan Repelita, Yogyakarta: Balai Pembinaan

Administrasi UGM, 1969.

Statistik Harga Produsen Sektor Pertanian Di Indonesia: Producer Price Statistics of Agiculture Sector in Indonesia 1996-2000, Jakarta: BPS, 2005.

Suharso, Pujo, Tanah, Petani, Politik Pedesaan, Solo: Pondok Edukasi, 2002

Sumarno, Edi, Pertanian Karet Rakyat Sumatera Timur (1863-1942), Tesis, belum diterbitkan, Yogyakarta: Program Pascasarjana UGM, 1998.

Suprayitno, Mencoba (Lagi) Menjadi Indonesia, Dari Federalisme ke Unitarisme: Studi Tentang Negara Sumatera Timur 1947-1950, Yogyakarta: Yayasan Untuk Indonesia, 2001.

Suyitro, Sri Widodo, Pemberdayaan Pertanian Menuju Pemulihan Ekonomi Indonesia, Yogyakarta: Aditya Media, 1999.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui harga pokok ( Cost Price) getah karet rakyat, kontribusi masing-masing komponen biaya produksi karet rakyat terhadap harga

Dari hasil penelitian yang telah diuraikan di setiap babnya dapat diambil beberapa kesimpulan adalah pertanian karet di Desa Rumah Sumbul awal masuknya dibawa oleh Kolonial

Skripsi ini diajukan kepada panitia ujian Fakultas Ilmu Budaya USU Medan, untuk1. melengkapi salah satu syarat ujian Sarjana Sastra dalam Bidang

sah pada suatu masyarakat sebagai pembatas lahan pertanian yang satu dengan yang.. lainya, tetapi lambat laun karet berubah dan dijadikan masyarakat

Rumah Sumbul terdiri dari simantek kuta (pendiri kampung), ginemgem (masyarakat , posisi desa yang berdekatan dengan.. sumber mata air dijadikan pemukiman tetap yang diberi nama

Karet Menjadi Kelapa Sawit di Kabupaten Asahan”, dalam Tesis S2,

Pemanenan Kelapa Sawit Membutuhkan Waktu Lebih Sedikit Sehingga Lebih Menguntungkan Daripada Karet. Sumber: Koleksi Pribadi, Desa Rumah Sumbul, 12

Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik—BPS), National Population and Family Planning Board (BKKBN), and Kementerian Kesehatan (Kemenkes—MOH), and ICF International..