IInnffrraarreedd 11
Spektrofotometri Infra Merah
Spektrofotometri Infra Merah
•• Radiasi IR :Radiasi IR : λ =λ = 0,78 – 1000 µm atau0,78 – 1000 µm atau
Bilangan gelomang : 1!"800 – 10 #m Bilangan gelomang : 1!"800 – 10 #m$1$1
•• Sinar Infra merah diedakan men%adi :Sinar Infra merah diedakan men%adi :
Daerah Daerah IR IR Range Range Panjang Panjang Gelombang Gelombang (λ), µm (λ), µm Range Range Bilangan Bilangan Gelombang Gelombang ( ΰ ), cm ( ΰ ), cm-1-1 Range Range Freken!i ("), #$ Freken!i ("), #$ D
Deekkaa%% &&,,'' **,,++ 11**&&& & - - &&&&&& ,,& & . . 11&&1+1+-1,* .1&-1,* .1&11
/
/eennggaahh **,,+ + ++&&,,&& &&&&& & **&&&& 11,,* * ..11&&11-0,& .1&-0,& .1&1*1*
aahh ++&&,,& & - - 11&&&&&& **&&& & 11&& 00,,& & ..11&&1*1*-1,* .1&-1,* .1&1111
2
2nnaallii!!ii!! **,,+ + - - **++ &&&&& & &&&& 1,,*1 *..11&&11-1,*.1&-1,*.1&1*1*
Bilangan Gelombang, cm Bilangan Gelombang, cm-1-1
1&
1&++ 1&1& 11&&&&&& 11&&&& 11&& 11
3-Ra4 Ra4 5 5 6 6 6 6ii!! IIR R Deka% Deka% IR IR 6ibra!i 6ibra!i IR IR ah ah Glb Glb Ra7i Ra7i o o 1&
1&-+-+ 1&1&-- &&,,&&&&11 &&,,&&11 &&,,11 11
Panjang Gelombang, cm Panjang Gelombang, cm
IInnffrraarreedd !!
••
Spektroskopi IR :
Spektroskopi IR :
metode analisis erdasarkanmetode analisis erdasarkanpada interaksi radiasi IR pada daerah Bilangan pada interaksi radiasi IR pada daerah Bilangan gelomang
gelomang &000 &000 – – &00 &00 #m#m$1$1 'pada daerah (irasi) 'pada daerah (irasi)
dengan molekul dengan molekul
""
•• *enis interaksi : +sorpsi*enis interaksi : +sorpsi
•• ertama kali ditemukan oleh -illiam -" .olent/"ertama kali ditemukan oleh -illiam -" .olent/"
11""
eeoorri
i +
+ssoorrppssi
i IIR
R
.
. Molekul Se#ara alamiah : Molekul Se#ara alamiah : erakan 2irasionaerakan 2irasional danl dan
Rotasional Rotasional
Berinteraksi dengan radiasi IR 3 ransisiBerinteraksi dengan radiasi IR 3 ransisi
rotasional atau transisi
rotasional atau transisi 2irasio2irasionalnal
as : ransisi rotasional 44 (irasional 3 arisas : ransisi rotasional 44 (irasional 3 aris
adat, adat, .air, .air, 5arutan: 5arutan: ransisi ransisi 2irasional 2irasional 4444
Rotasional Rotasional
.
. 6rekuensi 2irasi molekul frekuensi radiasi IR6rekuensi 2irasi molekul frekuensi radiasi IR
daerah (irasi daerah (irasi
.
. +sorpsi radiasi IR ter% +sorpsi radiasi IR ter%adi ila :adi ila :
(irasi molekul atau gugus atom menghasilkan(irasi molekul atau gugus atom menghasilkan
momen dipole netto, dimana momen dipole netto momen dipole netto, dimana momen dipole netto ini dapat erinteraksi dengan agian medan listrik ini dapat erinteraksi dengan agian medan listrik dari radiasi IR
dari radiasi IR
6rekuensi radiasi IR 6rekuensi radiasi IR sesuai dengan frekuensisesuai dengan frekuensi
(irasi molekul atau gugus atom (irasi molekul atau gugus atom
IInnffrraarreedd
6rekuensi 2irasional
6rekuensi 2irasional
Model mekanik (irasional
Model mekanik (irasional
9ntuk memahami konsep dasar tentang
9ntuk memahami konsep dasar tentang
spektra (irasi, akan ditin%au ikatan ko(alen
spektra (irasi, akan ditin%au ikatan ko(alen
sederhana
sederhana dari
dari dua
dua atom
atom seagai
seagai suatu
suatu per
per
'pegas) ang menghuungkan ! atom dengan
'pegas) ang menghuungkan ! atom dengan
massa m1 dan m! :
massa m1 dan m! :
m1
m1
k
k
m!
m!
-2 -2 & & 82 82 m m && -2-2 Pemin7ahan, 4Pemin7ahan, 4 8282
; ; n n e e r r g g i i o o t t e n e n s s i i a a l l , , ; ;
IInnffrraarreedd &&
••
*ika massa dipindahkan se%auh dari posisi
*ika massa dipindahkan se%auh dari posisi
setimang dengan penerapan gaa sepan%ang
setimang dengan penerapan gaa sepan%ang
pegas, maka gaa pemulihanna seanding
pegas, maka gaa pemulihanna seanding
dengan perpindahanna 'hukum <ooke=s), aitu
dengan perpindahanna 'hukum <ooke=s), aitu
6 >
6 > $ k
$ k """
""""""""
"""""""""""
""""""""""""
"""""""""""
""""""""
""" '1)
'1)
dimana, 6 adalah gaa pemulihan, dan k adalah
dimana, 6 adalah gaa pemulihan, dan k adalah
konstanta pegas , ang esarna tergantung
konstanta pegas , ang esarna tergantung
pada kekakuan pegas" anda negatif
pada kekakuan pegas" anda negatif
menandakan ah?a 6 adalah gaa pemulihan"
menandakan ah?a 6 adalah gaa pemulihan"
••
6rekuensi 2irasional,
6rekuensi 2irasional,
" "m m
–
–
eergantung pad
rgantung pada konstanta
a konstanta pegas @
pegas @ massa
massa
enda
enda
–
–
emerian energi hana menamah
emerian energi hana menamah
+mplitudo, tidak mempengaruhi frekuensi
+mplitudo, tidak mempengaruhi frekuensi
(irasi
(irasi
6rekuensi (irasina :
6rekuensi (irasina :
µ µ π π υ υ k k m m * * 1 1 = = * * 1 1 1 1 1 1 1 1 m m m m ++ = = µ µ )) (( 99 * * 1 1 * * 1 1 M M M M M M M M + + = = µ µ )) (( 99 ** 11 ** 11 m m m m m m m m + + = = µ µ µ µ υ υ k k x x1&1&1111 * * ,, 1 1 = =Infrared A
.ontoh :
<itunglah frekuensi dan ilangan gelomang dari (irasi ikatan $< , %ika diketahui konstanta gaa ikatan terseut 7,7 C 10A DD *a?a : m< > 1, m > 1E, maka ) ( 9 * 1 * 1 M M M M + = µ
>
10 1 10 9 1 +6rekuensi,
µ υ k x1&11 * , 1 =:1*
,
&
1&
'
,
'
1&
*
,
1
+ 11 x x = υ> 1,!& C 10
11C F0&,0F > 1,1! C 10
1&</"
Bilangan gelomang,
µ υ k 1* , = −:1*
,
&
1&
'
,
'
1*
,
+ x = − υ> 0,F&1!
Infrared E Pa!angan a%om ;on!%an%a ga4a, k ( . 1&+ ) <a!!a %ere7k!i µ - ,+ 0 = :,0 0 > 1+,0 0 - ? +,& 0,+ = ? 1*,1 0,+ - # +,1 &,:* ? - # ',' &,:1 - @ +, 0,0 @ # 0, &,: - @ 1',' 0,0
Spektroskopi IR dapat memedakan kominasi
dari ! atom ang sama ang terikat dengan
Infrared 7
Faktor-Faktor yang mempengaruhi frekuensi vibrasi : enggaungan 2irasi, Ikatan <idrogen, ;fek eklektronik, Sudut ikatan, dan pengaruh Medan
Penggabungan Vibrasi
9ntuk –. – < terisolasi 'tidak mengikat atom lain) mempunai frekuensi (irasi asorpsi stre#t#hing hana pada satu tempat"
Bila (irasi dari ikatan$ikatan –. – < dalam gugus .<! ergaung ersama$sama untuk menghasilkan ! (irasi gaungan aitu frekuensi ereda dari
asimetri '(asim) dan simetri '(sim)"
enggaungan (irasi mungkin ter%adi antara ! (irasi pokok dengan o(ertone dari (irasi lain"
enggaungan ini diseut Gresonansi 6ermiH efek fermi" *adi penggaungan (irasi dapat erupa :
J Penggabungan 2 vibrasi pokok
J 1 vibrasi pokok dengan 1 vibrasi overtone #ontoh :
+nhidrida asam karoksilat"
Resonansi asam karoksilat
R R R R R R
Infrared 8 Penggabungan Vibrasi
Resonansi asam karoksilat
disini memerikan ! serapan .> str, asimetri dan simetri
' sekitar 1800$1F00 #m$1)" Seelum menggaung .>
puna 1 asorpsi '1800$1F00 #m$1) dan setelah
ergaung ada ! asorpsi ' erselisih K EA #m$1)ipe
frekuensi stre#t#hing asimetri dan simetri untuk gugus
dengan rumus +L! : R R R R R R
gg! Frek a!ime%ri (cm-1) Frek !ime%ri (cm-1)
- #* &&& *:&&
- @#* && &&
- @?* 1++& 1&&
- A?* 1+& 11+&
Infrared F Pengaruh Ikatan Hidrogen
Ikatan hidrogen pada sena?a ang mempunai –< dan –< akan memerikan pengaruh pada spektrum IR"
+dana ikatan hidrogen pada molekul meneakan
pergeseran pita serapan ke kanan ' ke arah ilangan gelomang leih ke#il )"
.ontoh: +lkohol
+lkohol ang eas memerikan pita ang ta%am
pada EA0 #m$1 'alkohol murni)
+lkohol ang mempunai ikatan hidrogen mempunai
serapan pada A0 #m$1 'alkohol dalam larutan)
< < < < < < R < < R I;2/2@ #IDR?G@
Infrared 10
Pengaruh Efek Elketronik
Susunan elektron dalam suatu molekul erpengaruh pada kekuatan ikatan" +dana sistem konugasi akan menurunkan frekuensi " .ontoh –.> strt
17!0 #m$1 7!0 #m$1 1EA0 #m$1 < . . <
Pengaruh Sudut Ikatan
Sudut ikatan adalah sudut ang terentuk antara atom satu dengan atom lainna" Sudut ikatan erpengaruh tehadap frekuensi (inrasi" Bila sudut menge#il ,
frekuensu (irasi naik" Sudut memesar, frekuensi serapan turun"
Infrared 11
Pengaruh Efek Medan
.l aksial serapanna leih esar dari .l eNuatorial" <al ini diseakan karena non onding dan onding dari
elektron B .l .l (ak!ial) eCa%orial
Infrared 1!
S;OR+ 2IBR+SI M5;O95 5P+M
+tom atau ikatan ko(alen dalam molekul tidak
terikat terhuungkan se#ara kaku, sehingga
dapat mengalami (irasi dari posisi dasarna
relatif terhadap atom lainna"
2irasi ini dapat erupa :
.
eruahan pan%ang ikatan, atau
.
eruahan sudut ikat antara dua atom atau
antara suatu gugus atom dengan sisa atom
dalam molekul"
iap$tiap %enis ikatan dalam molekul mempunai
konstanta kekuatan ikat sendiri$sendiri, maka
%ika suatu sinar IR dengan frekuensi ang
erurutan ' kontinu) dikenakan pada molekul,
akan terekam suatu seri pita$pita asorpsi ,
Infrared 1
O
< < < <
Isolated oupled Symetri! oupled "nsymetri!
•
(irasi stret#hing : energi leih tinggi
•
simol nu '
"), diikuti dengan gugus kimia
ang mengalami (irasi ' ditulis dalam tanda
kurung )"
• "
'.>) > 1E00 #m$1 artina (irasi
stret#hing
dasar dari gugus karonil teramati pada
ilangan gelomang 1E00 #m$1"
*enis (irasi dapat dikelompokkan men%adi :
#$ Vibrasi %entangan &
Stretching'
,
(irasi dimana dua atom ang terikat
erosilasi se#ara terus menerus, dengan
%arak ikat antara kedua atom terseut
terus$menerus eruah, tetapi sudut
ikat
sumu ikatna tidak eruah"
2irasi stret#hing :
•
terisolasi 'isolated)
•
terkoplingkan '#oupled) : Simetris,
+simetris
OInfrared 1&
($
Vibrasi )ending & )engkokan'
•
Qi#irikan oleh peruahan sudut ikat ang terus
menerus antara dua ikatan"
•
Misal : (irasi ending gugus . – < aromatis"
2irasi ang ter%adi pada idang gugus fenil
dieri simol
delta,
*
'.$<) 'in the plane),
keluar idang 'out plane) dieri simol
gamma,
γ'.$<)" enamaan ini %uga erlaku untuk
alkena dan ang lain"
+$ Vibrasi ,agging
er%adi apaila suatu unit non linier ang
terdiri dari tiga atom erosilasi ke depan
dan ke elakang dalam suatu idang ang
terentuk antara tiga atom terseut dan
dua ikatanna 'lihat gamar)" 2irasi ini
dieri simol
omega,
'.<
!)"
.$ Vibrasi %o!king
er%adi apaila suatu unit atom seperti no"
, erosilasi ke depan dan ke elakang
keluar idang eNualirasi ang terentuk
antara ketiga atom dan dua ikatanna
Infrared 1A
0$
Vibrasi 12isting
er%adi apaila unit atom seperti no", erotasi
sepan%ang ikatan ang menghuungkan unit
atom terseut dengan sisa molekul 'lihat
gamar) dieri simol
tau,
τ'.<
!)
3$
Vibrasi s!issoring
er%adi apaila dua atom terikat pada atom
ang sama ergerak men%auh dan mendekat
ke arah ang sama 'lihat gamar)" Qieri
simol s#issoring,
s
'.<
!)
$ $ ?% o Plane In-Plane?% o Plane Ben7ing
Eagging #* Rocking #* /Hi!%ing #* Aci!!oring !#*
: pergerakan keluar idang ' ke depan ) kertas
$ : pergerakan ke dalam idang ' ke elakang )
kertas
Qera%at Oeeasan
•
*umlah dera%at keeasan molekul: n
*umlah atom
1" Rotasi
!" 2irasi
" translasi
•
2irasi dasar molekul non linier : n – E
.ontoh: erapa %umlah dera%at
keeasan translasi
rotasi, dan (irasi .
!*a?a: %umlah d"k n > F
translasi>
rotasi
> !
%adi (irasi > n – A
> &
erapa %umlah dera%at
keeasan translasi
rotasi, dan (irasi <
!
*a?a: %umlah d"k n > F
translasi>
rotasi
>
%adi (irasi > n – E
>
ita +sorpsi IR ampak untuk
iap Qera%at Oeeasan
•
ter%adi peruahan momen
d?ikutu molekul selama
(irasi
•
6rekuensi pita tidak erimpit
dengan getaran utama
•
+sorpsi ter%adi didaerah IR
•
Intensitas asorpsi #ukup
*umlah ita +sorpsi idak
Sesuai *umlah 2irasi
•
Meleihi %umlah (irasi dasar
o(ertone
#omination tone
•
Ourang dari %umlah (irasi dasar
frekuensi dasar terletak diluar
&000$&00 #m
$1 pita dasar terlalu lemah utk
diamati
(irasi dasar terletak sangat
erdekatan shg
resolusi kurang
+dana pita degenerate dr rp
asorpsi dgn
frekuensi sama: mlkl simetri
↑
kggln get" dasar utk mun#ul dlm
IR krn '$)
•
osisi pita$pita serapan :
daerah serapan
Qaerah Serapan:
&000 – 1A00 #m
$1> Qaerah
ugus 6ungsi 'stret#hing)
1A00 $ 800 #m
$1> Qaerah
Sidik *ari 'ending)
Qigunakan untuk menidik molekul
ang sama "
+nalisis kualitatif dengan
DAERAH GUGUS
FUNGSI
800 – !700 #m
$1: ikt dgn < : .$<, $
<, $<
!00 – !000 #m
$1: ikt rangkap : .
≡
.T
.
≡
.>.>T .>.>
1F00 – A00 #m
$1: ikt rangkap !: .>T
.>.T .>T >
100 $ 800 #m
$1:ikt tunggal: .$.T .$T
.$
Qata posisi pita '#m
$1) terkait dgn
kemungkinan gugus fungsi ikatan:
ael D
'+& -&&& J regang ? #K @ #
&& - *:&&J
#K
#K 2r #
&&& - *'&& J #
K -#
*-K
# K
#
?
*&& - *1&& J regang K @
1:&& -10+& J regang
10'+ - 1+&& J regang = (aliDa%ik L aroma%ik)
? (a!am, al7ehi7, ke%on
ami7a, e!%er)
@
1'+ -1&& J len%r
1&&& - 0+& J len%r
#
=
= #
=
= #
#
=
#
=
#
?
Jenis H
(cm
-1)
Intensitas
regang ?-# beba!
'&& - +&&
ren7ah
regang ?-# %erika%
+&& - *&&
ka% L lebar
regang =-#
&& - *'&&
2r
M &&&
&+
!e7ang
&&
%inggi
&,&
!e7ang
=#
=#
*N &&&
*'&
ren7ah
*:0& L *'&
%inggi
*+&
%inggi
DAERAH REGANG SIMETRI IKATAN RANGKAP TIGA
Jenis Ikatan Rangka Tiga
(cm
-1)
Intensitas Pita
# = = R
*1,& - *1&&
ka%
R = = RO
R = = R
R = @
**0& - *1:&
bermacam
-
-**0& - **,&
ka%
Ikatan Rangka D!a
= =
= @
@ @
@ ?
10(& - 10*&
beragam
10:& - 10,&
beragam
10& - 1+'+
beragam
1,&& - 1&&
beragam
AH "ENT#R $-H (1%%% - &'% cm
-1
)
kena
(cm
-1
)
Int
::& L :1&
k
0,&
!
:'&
!
,&
!
P AiDa% kha! alkena
P Qo!i!i !b!%i%en Qa7a cincin aroma%ik
=#
*
=R# (ci!)
=R# (%ran!)
=#
*
EN*ENA TERS#STIT#SI
Jenis S!+stit!si (cm-1) Intensitas
2r-mono!b!%i%!i '+& L '&& !e7ang - ka% (+# ber7amQingan)
2r-or%o '+& !e7ang - ka%
2r-me%a '& - 1& !e7ang - ka%
2r-Qara +& - && !e7ang - ka%
SEN,AA AR.MATIK
(cm-1) Kete/angan Intensitas
1&& - &&& regang =-# lemah L !e7ang *&&& - 10+& Qncak !eraQ kombi lemah L !e7ang
na!i L oer%one
10&& -1++ regang cincin aroma%ik !e7ang 1+&& - 1,&& regang cincin aroma%ik !e7ang
1&& - 1&&& len%r =-# 7lm bi7ang !e7ang ,&& - 0'+ len%r =-# kelar bi7ang ka%
•
Intensitas Pita Absorpsi
ransmitans ') atau
+soransi '+)
9ntuk IR la/im dipakai ,
Intensitas iasa dilaporkan dlm
istilah
semi kuantitatif:
(s > (er strong '4 7AU)
s > strong
'A0 – 7AU)
m > medium '!A – A0U)
? > ?eak
'V !AU)
$H
0($H
)
&$
2&%cm-1 20%cm-1 13&4cm-1 105%cm-1.ontoh: Spektra IR
•
+nalisis Spektra IR:
Bilanga
n
Gelomb
ang
(cm
-1)
Bentu
k
Pita
Intens
itas
Penempata
n Gugus
Terkait
Informasi dari spektra IR 'analsis kualitatif)
$ gugus fungsi
$ identifikasi sen g sama 'daerah
sidik %ari)
→
utk sen! g telah diketahui
$ u%i kemurnian 'diandingkan standar)
Infrared 0
•
OM; S;OR6M;;R IR
–
mirip dengan spektrofotometer 92$2is
MOR '!) SM5 ') SR '1) QOR '&) R.QR 'A) 1" Sumer Radiasi IR
adatan innert ang dipanaskan se#ara elektrik
sampai temperatur antara 1A00 dan !000 oO
Intensitas radian maksimum pada temperatur
terseut ter%adi antara 1,7$! µm atau AF00$A000 #m$1
a. Glower Nernst
Bahan : oksida$oksida tanah %arang,
Bentuk : silinder dengan diameter 1$! mm dan
pan%ang sekitar !0 mm" Qiungkus dengan platina untuk mele?atkan arus listrik, sehingga dihasilkan temperatur 1!00$!000 oO"
Ooefisien temperatur resisten elektrik : sangat negatif
b. Sumber Globar
Bentuk : atangan karida silikon, pan%ang A0 mm dan diameter A mm"
emanasan : se#ara elektrik sampai 100$1A00 oO
Infrared 1
#"
Sumer Oa?at i%ar '
Incadescent Wire Source)
–
Spiral ka?at ikrom ang sangat rapat,
dipanaskan men#apai 1100
oO dengan arus
listrik
–
Intensitas leih rendah tetapi umur pakai
ang leih pan%ang daripada loar atau
lo?er ernst"
d"
Bunga +pi 5istrik Merkuri '
The Mercury Arc)
–
9ntuk spektrum daerah IR %auh ' W 4 A0 µm),
–
Sumer : unga api listrik '+r#) merkuri
tekanan tinggi ang dile?ati muatan listrik"
e"
5ampu 6ilamen ungsten '
The TungstenFilament Lam
)
–
Sumer IR dekat 0,78$!,A µm atau 1!800 $
&000 #m
$1f"
Sumer 5aser Oaron Qioksida '
The !arbon"io#ide Laser Source
)
–
5aser karon dioksida menghasilkan pita
radiasi pada range F $ 11µm atau 1100$F00
#m
$1), ang mengandung 100 garis$garis
diskret erdekatan"
–
Salah satu dari garis terseut dapat dipilih
dengan
tuning menetel laser, untuk
Infrared !
!"
Monokromator dan 6ilter
a"
6ilter interferensi
–
9ntuk analisis kuantitatif sena?a$sena?a
spesifik dapat diperoleh se#ara komersial"
–
6ilter dengan transmisi maksimum F,0 µm
digunakan untuk penentuan asetaldehid,
filter dengan 1,& µm untuk penentuan o$
dikloroen/ena, dan filter dengan pun#ak
transmisi maksimum &,A µm digunakan
untuk penentuan oksida nitrous"
"
6ilter -edges 'filter iris)
–
6ilter ini mena?arkan (ariael pita radiasi
infra merah sempit dan #ontinu oleh tiga
filter ?edge erentuk segmen lingkaran"
–
Range ketiga segmen adalah !,A $ &,A T
&,A – 8,0 T dan 8,0 – 1&,A µm"
–
-edge$?edge terseut diletakkan pada
suatu roda ang dapat diputar untuk
memerikan pan%ang gelomang pada
#elah"
–
5ear pita 'and?idth) efektif alat ini sekitar
1,AU dari pan%ang gelomang ang
ditransmisikan pada #elah"
Infrared
#"
risma
– Ouarsa, untuk daerah IR$dekat '0,8 $ µm),
karakteristik dispersina %auh dari ideal"
Serapanna leih kuat, sekitar & µm '!A00 #m$1)"
– Oristal a.l, ahan umum untuk memuat
prisma, dispersina tinggi pada daerah antara A dan 1A µm '!000 dan E70 #m$1) dan memadai sampai !,A µm '&000 #m$1)" 4!0 µm 'A00 #m$1), kristal a.l menerap dengan kuat dan tidak dapat digunakan"
– risma kristal OBr dan .eBr #o#ok untuk daerah
infra merah %auh '1A$&0 µm atau E70$!A0 #m$1)
– risma 5i6 erguna pada daerah infra merah
dekat '1$A µm)"
– Oe#uali kuarsa, semua material mudah tergores
dan larut dalam air, diperlukan desikan dan
pemanas untuk melindungina dari kondensasi uap air"
d"
emantul rating
– Resolusi leih aik, karena kehilangan radian
energi ang menertai penggunaanna leih sedikit ' less loss of radiant energ), sehingga lear #elah ang leih sempit dapat
direalisasikan"
– Oeuntungan lainna adalah dispersina
mendekati leih linier dan tahan terhadap serangan oleh air"
– rating infra merah teruat dari glass atau plastik
Infrared &
• Oekuranganna : hamuran radiasi dan menampakkan orde lain spektra radiasi" • 9ntuk meminimalkan pengaruh terseut,
– grating diran#ang untuk mengkonsentrasikan radiasai pada orde tunggal"
– 6ilter ' kadang$kadang risma) dihuungkan dengan grating untuk meminimalkan prolem itu"
" Qetektor
– 4etektor 1hermal & 1hermal dete!tors'
• Qetektor thermal adalah detektor ang responna ergantung pada efek pemanasan dari radiasi, • Qigunakan untuk deteksi pada hampir semua
pan%ang gelomang radiasi infra merah
• Berupa GBla#k BodH ang menerap radiasi IR dan resultan temperatur ditransduksi 3 signal
• Oekurangan : oise atau per#ampuran temperatur dari sekelilingna
• Solusi : detektor ditaruh ditempat (akum dan
terlindung dari sinar luarT erkas sinar dari sumer di G #hoppedH dg sirkuit tertentu signal dpt
dipisahkan dari signal noise
– 4etektor 1hermokopel &1hermo!ouples' • erdiri dari dua logam tak se%enis ang
dihuungkan u%ungna dengan suatu %ematan, ila dikenai radiasi akan ter%adi eda potensial ang timul akiat eda temperatur"
Infrared A
– )olometer
• *enis termometer resistan disusun dari potongan
logam, seperti t, atau i, atau suatu semikonduktor, peralatan paling akhir sering diseut termistor
• eruahan resistan seagai fungsi temperatur relatif
esar dan ditransduksi men%adi signal
– Piroelektrik
• Berupa kapasitor, g erupa kristal 'litium tantalat,
arium titanat, dan triglisin sulfat) ang memiliki momen dipole ang sensitif terhadap temperatur, ditempatkan diantara plat logam"
• Oapasitansi ditransduksi men%adi signal"
– 4etektor 5olay
• Berupa termometer gas :ang mana gas Cenon diisikan
dalam #hamer silinderis, ang mengandung memran hitam"
• 6raksi erkas #ahaa ang dipantulkan ang mengenai
permukaan aktif dari phototue eruah, sehingga menghasilkan peruahan arus photo ang erkaitan dengan tenaga erkas #ahaa infra merah dan
Infrared E &" R;+R+SI S+M;5
. Sampel Padat 6
Spektra dalam entuk padatan :
•. 9kuran partikel padatan harus leih ke#il dari
pan%ang gelomang radiasi IR '1 µm), kalau tidak, ter%adi hamuran 's#attering) pada sinar ang
masuk"
•. artikel harus erada dalam medium dengan indeks
ias ang sama, iasana diuat suspensi dalam Gu%olH 'se%enis parafin) sehingga diperoleh GmullH" Mull ang diperoleh kemudian diletakkan di antara dua elah plat a.l sehingga diperoleh film tipis ' hin 6ilm)"
•. Metoda lain, dengan memuat suspensi padatan
dengan OBr, kemudian suspensi padatan ang
diperoleh dipress sehingga diperoleh pelet 'dis#) OBr
Spektra dalam entuk larutan :
•. Sampel padatan dilarutkan dalam sol(en ang
sesuai, spektra dari larutan diukur dalam sel dengan ketealan 0,1 – 0,A mm"
•. emilihan sol(en ergantung pada daerah pan%ang
gelomang erapa ang ingin diamil spektrana"
• ..l& eas spektra pada &000$100 #m$1" • .S! eas spektra pada 100$ EE0 #m$1"
• 9ntuk spektrofotometer IR doule eam, asorpsi dari
Infrared 7
Sampel air
• Spektra dari #airan murni dapat diukur aik seagai thin film ang dipress diantara dua plat a.l atau dalam sel dengan teal sel antara 0,01$0,1 mm"
• Spektra #airan murni sering memperlihatkan adana efek ikatan hidrogen antar molekul dan efek
assosiasi"
Sampel 5as
• Sampel gas iasana diukur dalam sel dengan ketealan 10 #m" 9ntuk gas$gas ang
kandunganna dalam le(el Gtra#eH, digunakan sel ang sangat pan%ang, dan diagian akhir sel
dipasang #ermin sedemikian rupa sehingga diperoleh efek refleksi ang erlipat"
A" ;P+*I+ Q++ +BSRSI IR S;OR9M
I6R+M;R+<
.
+lat : Spektrofotometer
.
Spektrum IR : gamar ang melukiskan
huungan antara intersitas serapan dan
ilangan gelomang
.
Qaerah spektrum IR iasana diedakan
men%adi dua, aitu : Qaerah frekuensi gugus
fungsional dan Qaerah sidik %ari '6ingerprint)
Infrared 8
1"
Qaerah frekuensi gugus fungsional
• erletak pada daerah radiasi &000$1&00 #m$1" ita$
pita asorpsi pada daerah ini utamana diseakan oleh vibrasi dua atom, sedangkan frekuensi
(irasina karakteristik terhadap massa atom ang erikatan dan konstanta kekuatan ikatan"
!"
Qaerah 6ingerprint 'sidik %ari)
• Paitu daerah ang terletak pada 1&00$&00 #m$1"
ita$pita asorpsi pada daerah ini erhuungan
dengan $ibrasi mole%ul secara %eseluruhan" Setiap
atom dalam molekul akan saling memengaruhi
sehingga dihasilkan pita$pita asorpsi ang khas
untuk setiap molekul" leh karenana pita$pita pada daerah ini dapat di%adikan sarana identifikasi
Infrared &0
6 IR
• 6ourier ransform Infra Merah : 6 IR
• *ean Baptiste Fourier ' ahli matematika) • Menggunakan proses matematika : 6ourier
ransformasi untuk menampilkan signal
• ;misi #ahaa ang di#atat seagai fungsi kosinus
diuah dari domain ?aktu men%adi domain frekuensi
• Qalam spektroskopi IR, interaksi radiasina : +sorpsi,
sulit untuk menerapkan fungsi kosinusna, karena itu dimodifikasi dengan %alan menghitung %arak per%alanan #ermin, ang selan%utna dapat diter%emahkan men%adi domain frekuensi"
• Oeunggulan 6 IR :
– Oeseluruhan spektra dalam range frekuensi pengukuran
dapat diperoleh sekaligus, sedangkan pada IR dispersi(e perlu penguahan grating pendispersi karena suatu
grating tidak dapat erfungsi aik untuk range frekuensi pengukuran tertentu"
– otal ?aktu s#anning 6 IR V IR dispersi(e, pada
sensiti(itas dan resolusi ang sama"
IR dispersive, otal ?aktu s#an :
-aktu untuk men#atat 1 elemen resolusi : t > n T n adalah %umlah elemen resolusi
FT IR, total ?aktu s#an keseluruhan range frekuensi :
Rasio signal$noise : S
-aktu untuk memperoleh signal 'S) proporsional dg : t,
sedangkan untuk memperoleh noise proporsional dg : Xt S Y t T YXt , maka : S YXt