PENGARUH PENERAPAN E-LEARNING BERBASIS WEBLOG DENGAN PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PENINGKATAN
HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA POKOK BAHASAN MATERI DAN PERUBAHANNYA DI SMK NEGERI I PERCUT SEI TUAN
Oleh: Masithah NIM 409331033
Program Studi Pendidikan Kimia
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
iv
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah Penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas segala
rahmat dan hidayah-Nya yang memberikan kesehatan kepada penulis sehingga
penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang
direncanakan.
Skripsi berjudul “Pengaruh Penerapan E-Learning Berbasis Weblog Dengan Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kimia Siswa Pada pokok Bahasan Materi dan Perubahannya Di SMK Percut Sei Tuan”, disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri
Medan.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada : Ibu Dra.
Anna Juniar, M.Si, sebagai Dosen Pembimbing Skripsi yang telah banyak
memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis sejak awal penyusunan
proposal sampai selesainya penulisan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga
disampaikan kepada Bapak Prof.Dr, Albinus Silalahi,M.S, Bapak Drs.Eddyanto,
Ph.D dan Ibu Junifa Layla Sihombing, S.Si,M.Sc, sebagai dosen penguji yang
telah memberikan masukkan dan saran-saran mulai dari rencana penelitian sampai
selesai penyusunan skripsi ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak
Agus Kembaren, S.Si, M.Si selaku dosen Pembimbing Akademik dan kepada
Bapak dan Ibu Dosen serta Staf Pegawai Jurusaan Kimia FMIPA Unimed yang
membantu penulis. Penghargaan juga disampaikan kepada Ibu Juliana, S.Pd
selaku guru Kimia SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan yang telah membantu penullis
selama penelitian di sekolah tersebut.
Teristimewa dengan rasa cinta dan bangga penulis sampaikan rasa terima
kasih kepada Ayahandaku H. Arifin Lubis dan Ibundaku Hj. Halimah Nasution
yang telah bekerja keras dan tidak pernah lelah memanjatkan doa, memberi
semangat dan motivasi demi selesainya studi penulis, serta Paman Drs. Rustam
Lubis dan Kakak-kakak saya Arjuna, Abbsas Arif, Zulhana, Nurmala, Goffar
v
luar biasa dan bantuan moril dam materil kepada penulis dalam menyelesaikan
studi di UNIMED.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada sahabat seperjuangan, Mia
Andryani Lubis, Dasmuliani Purba, Emma Syari Hasibuan, Nurhidayah Daulay,
Juandi Ikhwan, Reza Al Ghazali, Diky Z, Nurbaiti, Nurhamidah, Yusuf, dan
teman satu kontrakan penulis Yusni Karmida dan Nurazizah yang selalu
mengingatkan dan memotivasi penulis dari awal perkuliahan hingga akhir
perkuliahan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada teman-teman saya
Ardianti, Ika Trisna, Jelita, Fladilen, Nellius, dan teman – teman mahasiswa
Pendidikan Kimia Ekstensi 2009 serta rekan-rekan PPL SMK Karya Serdang
Lubuk Pakam 2012, dan kepada semua pihak yang telah memberi masukan
kepada penulis yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis berupaya dengan semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi
ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun
tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat
membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya skripsi ini
bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan.
Medan, Pebruari 2014
Penulis,
Masithah
vi
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Pengesahan i
Riwayat Hidup ii
Abstrak iii
Kata Pengantar iv
Daftar Isi vi
Daftar Gambar viii
Daftar Tabel ix
Daftar Lampiran x
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah 1
1.2 Identifikasi Masalah 3
1.3 Batasan Masalah 3
1.4 Rumusan Masalah 4
1.5 Tujuan Penelitian 4
1.6 Manfaat Penelitian 4
1.7 Definisi Operasional 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1.Kerangka Teoritis 6
2.1.1 Pengertian Belajar 6
2.1.2 Mengajar 7
2.1.3Hasil Belajar Kimia 7
2.2. Media 7
2.2.1 Pembelajaran e-Learning 8
2.2.2 FungsiPembelajaran Elektronik (e-Learning) 9
2.2.3 Manfaat e-Learning 10
2.2.4 Kelebihan Dan Kelemahan Pembelajaran E-Learning 11 2.2.5 Pembelajaran Berbasis Weblog 12 2.2.6 Manfaat Blog Dalam Dunia Pendidikan 13 2.3 Pembelajaran Quantum Teaching 14 2.3.1 Prinsip – prinsip Quantum Teaching 14 2.3.2 Kerangka Rancangan Belajar Quantum Teaching 15 2.3.3 Strategi mengajar Quantum Teaching 16
2.4 Materi dan Perubahan 17
2.41 Materi 17
2.4.2 Klasifikasi Matei 18
2.4.3 Sifat materi 19
2.4.4 Perubahan materi 20
2.5 Kerangka Konseptual 27
vii
BAB III METODE PENELITIAN 30
3.1. Tempat Dan Waktu Penelitian 30
3.2. Populasi Dan Sampel 30
3.3. Variabel Dan Instrumen Penelitian 30
3.3.1.Variabel Penelitian 30
3.3.2.Instrumen Penelitian 31
3.4. Desain Penelitian 31
3.5 Prosedur Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data 32
3.5.1 Prosedur Penelitian 33
3.5.2.Teknik Pengumpulan Data 34
3.6. Teknik Analisis Data 36
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 39
4.1. Hasil Penelitian
394.1.1.Analisis Data Instrumen Penelitian 39
4.1.2. Validitas Test 39
4.1.3. Tingkat Kesukaran soal 39
4.1.4. Daya Beda Test 39
4.1.5 Reliabilitas Test 41
4.2. Analisis Data Hasil Penelitian 41 4.2.1. Data Instrument Test Hasil Penelitian 41
4.2.2. Uji Normalitas 41
4.2.3. Uji Homogenitas 42
4.2.4. Obsevasi 44
4.2.5 Uji Hipotesis 45
4.2.6 Peningkatan Hasil Belajar 46
4.3. Pembahasan 47
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 51
5.1. Kesimpulan 51
5.2. Saran 51
viii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Gula pasir tersusun dari karbon, oksigen, dan hidrogen 19
Gambar 2.2 Adonan Beton 21
Gambar 2.3 Bensin merupakan zat kimia yang mudah terbakar
oleh karena itu selalu ada peringatan “Dilarang Merokok” 22 Gambar 2.4 Besi adalah logam yang mudah bereaksi dengan
oksigen membentuk karat 23 Gambar 2.5 Ketika besi meleleh kemudian dingin lagi, perubahan 24
fisika
Gambar 2.6 Karbit jika dicampur dengan air akan menghasilkan 27 gas karbit digunakan untuk mengelas dan
mempercepat pemasakan buah
ix
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 31
Tabel 3.2 Tabel Penolong Untuk Uji Normalitas 36
Tabel 4.1 Tingkat kesukaran soal 40
Tabel 4.2 Rata-rata dan Standar Deviasi Data Pre-Test, Post Test,
dan Gain Kelas Eksperimen 1 dan Kelas Eksperimen II 42
Tabel 4.3 Uji Normalitas Data Pre-Test, Post-Test, dan Gain Kelas 43
Eksperimen 1 dan Kelas Eksperimen II
Tabel 4.4 Uji Homogenitas Data Pre-Test, Post-Test, dan Gain 44
Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II
Tabel 4.5 Rata-rata hasil aktivitas belajar siswa 45
Tabel 4.6 Uji Hipotesis Penelitian 46
x
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1: Silabus 54
Lampiran 2 : RPP 56
Lampiran 3: Soal Latihan 76
Lampiran 4 : Kunci Jawaban Soal 78
Lampiran 5 : Lembar Kerja Siswa 79
Lampiran 6 : Kisi-Kisi Soal Instrumen Tes (Sebelum di Validasi) 81 Lampiran 7 : Instrumen Penelitian (Sebelum di Validasi) 84
Lampiran8: Kunci Jawaban 93
Lampiran 9 : Kisi-Kisi Soal Instrumen Tes (Setelah di Validasi) 94
Lampiran10 : Instrumen Penelitian (Setelah di Validasi) 96
Lampiran11: Kunci Jawaban 99
Lampiran 12 : Perhitungan Validitas Test 100
Lampiran 13 : Tabel Data Validitas Instrumen Test 102
Lampiran 14 : Perhitungan Reliabilitas Test 103
Lampiran 15 : Tabel Data Reliabilitas Test 105
Lampiran 16 :Perhitungan Tingkat Kesukaran Tes 106
Lampiran 17 :Tabel Tingkat Kesukaran 108 Lampiran 18 :Perhitungan Daya Beda Butir Tes 109 Lampiran 19 :Tabel Daya Beda 111 Lampiran 20 :Data Penelitian 112 Lampiran 21 :Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi dan Varians Nilai Pre-test dan Pos- test 114
Lampiran22 : Uji Normalitas Data Penelitian 116
Lampiran 23 :Uji Homogenitas Data Penelitian 122 Lampiran 24:Data Gain Kelas Eksperimen I dan Eksperimen II 123
Lampiran 25 : Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi dan Varians Nilai Gain Pre-test dan Pos- test 125
Lampiran 26 :Uji Normalitas Data Gain Kelas Eksperimen I 126 dan Eksperimen II Lampiran 27 :Uji Homogenitas Data Gain Kelas Eksperimen I 128
dan Eksperimen II Lampiran 28:Pengujian Hipotesis 129 Lampiran29:Presentase Peningkatan Hasil Belajar 131 Lampiran 30 : Nilai Aktivitas Belajar Siswa 132
Lampiran 31 : Tabel Observasi Aktivitas Belajar Siswa 133
Lampiran 32 : Lembar Aktivitas Belajar Siswa 134
Lampiran 33 : Rata-rata Nilai Aktivitas Belajar Siswa 136
Lampiran 34 : Uji Analisis Korelasi 137
Lampiran 35 :Tabel r-Product Moment 140
Lampiran 36:Tabel Chi Kuadrat 141
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 31
Tabel 3.2 Tabel Penolong Untuk Uji Normalitas 36
Tabel 4.1 Tingkat kesukaran soal 40
Tabel 4.2 Rata-rata dan Standar Deviasi Data Pre-Test, Post Test,
dan Gain Kelas Eksperimen 1 dan Kelas Eksperimen II 42
Tabel 4.3 Uji Normalitas Data Pre-Test, Post-Test, dan Gain Kelas 43
Eksperimen 1 dan Kelas Eksperimen II
Tabel 4.4 Uji Homogenitas Data Pre-Test, Post-Test, dan Gain 44
Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II
Tabel 4.5 Rata-rata hasil aktivitas belajar siswa 45
Tabel 4.6 Uji Hipotesis Penelitian 46
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Gula pasir tersusun dari karbon, oksigen, dan hidrogen 19
Gambar 2.2 Adonan Beton 21
Gambar 2.3 Bensin merupakan zat kimia yang mudah terbakar
oleh karena itu selalu ada peringatan “Dilarang Merokok” 22 Gambar 2.4 Besi adalah logam yang mudah bereaksi dengan
oksigen membentuk karat 23 Gambar 2.5 Ketika besi meleleh kemudian dingin lagi, perubahan 24
fisika
Gambar 2.6 Karbit jika dicampur dengan air akan menghasilkan 27 gas karbit digunakan untuk mengelas dan
mempercepat pemasakan buah
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 : Silabus 54
Lampiran 2 : RPP 56
Lampiran 3 : Soal Latihan 76
Lampiran 4 : Kunci Jawaban Soal 78
Lampiran 5 : Lembar Kerja Siswa 79
Lampiran 6 : Kisi-Kisi Soal Instrumen Tes (Sebelum di Validasi) 81
Lampiran 7 : Instrumen Penelitian (Sebelum di Validasi) 84
Lampiran 8 : Kunci Jawaban 93
Lampiran 9 : Kisi-Kisi Soal Instrumen Tes (Setelah di Validasi) 94
Lampiran 10 : Instrumen Penelitian (Setelah di Validasi) 96
Lampiran 11 : Kunci Jawaban 99
Lampiran 12 : Perhitungan Validitas Test 100
Lampiran 13 : Tabel Data Validitas Instrumen Test 102
Lampiran 14 : Perhitungan Reliabilitas Test 103
Lampiran 15 : Tabel Data Reliabilitas Test 105
Lampiran 16 :Perhitungan Tingkat Kesukaran Tes 106
Lampiran 17 :Tabel Tingkat Kesukaran 108
Lampiran 18 :Perhitungan Daya Beda Butir Tes 109
Lampiran 19 :Tabel Daya Beda 111
Lampiran 20 :Data Penelitian 112
Lampiran 21 :Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi dan Varians Nilai Pre-test dan Pos- test 114
Lampiran 22 : Uji Normalitas Data Penelitian 116
Lampiran 23 :Uji Homogenitas Data Penelitian 122
Lampiran 24 :Data Gain Kelas Eksperimen I dan Eksperimen II 123
Lampiran 25 : Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi dan Varians Nilai Gain Pre-test dan Pos- test 125
Lampiran 26 :Uji Normalitas Data Gain Kelas Eksperimen I 126
dan Eksperimen II Lampiran 27 :Uji Homogenitas Data Gain Kelas Eksperimen I 128
dan Eksperimen II Lampiran 28 :Pengujian Hipotesis 129
Lampiran 29 :Presentase Peningkatan Hasil Belajar 131
Lampiran 30 : Nilai Aktivitas Belajar Siswa 132
Lampiran 31 : Tabel Observasi Aktivitas Belajar Siswa 133
Lampiran 32 : Lembar Aktivitas Belajar Siswa 134
Lampiran 33 : Rata-rata Nilai Aktivitas Belajar Siswa 136
Lampiran 34 : Uji Analisis Korelasi 137
Lampiran 35 :Tabel r-Product Moment 140
Lampiran 36 :Tabel Chi Kuadrat 141
Lampiran 37 :Tabel Distribusi Nilai F 142
Lampiran 38 :Tabel Distribusi Nilai t 146
1
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pengamatan peneliti di sekolah kejuruan para siswa menganggap pelajaran
kimia itu membosankan dan minat siswa belajar kimia rendah sehingga hasil
belajar kimia siswa rendah. Pelajaran kimia dan fisika banyak hitungan dan
pemahaman tetapi bukan berarti tidak ada hapalan. Pertayaan yang perlu dicari
jawabannya ialah bagaimana mempelajari dan bagaimana pelajaran itu mudah,
menyenangkan, dan menantang (membuat pelajaran ingin dipelajari anak didik).
Pada materi – materi pelajaran kimia yang banyak berisi hapalan dan pemahaman,
membuat siswa selalu merasa kesulitan memahami isi pelajaran tersebut.
Akhirnya siswa akan menganggap kimia adalah mata pelajaran yang tidak
menyenangkan dan membosankan (Tambunan,M.M, 2010).
Pembelajaran quantum teaching merupakan salah satu metode
pembelajaran yang dapat dipilih oleh peneliti agar pembelajaran menjadi efektif,
efisien, dan menyenangkan. Metode quantum teaching membantu dalam
menciptakan lingkungan belajar yang efektif dengan cara memanfaatkan
unsur-unsur yang ada pada siswa. Model ini mempunyai kerangka berupa TANDUR
(Tumbuhkan, Alami, Namai (pemberian kata kunci), Demonstrasikan, Ulangi, dan
Rayakan) (Muliani.S, 2011).
Dan dari hal ini yang menjadi dasar bagi peneliti untuk memilih model
pembelajaran quantum teaching pada pokok bahasan Materi dan perubahannya
dalam proses pembelajaran siswa di kelas. Sebab materi dan perubahannya
merupakan pokok bahasan yang memerlukan pemahaman konsep pada sifat –
sifat, perubahan materi, dan penggolongan materi.
Dalam era globalisasi ini kemajuan IPTEK membawa pengaruh positif
bagi kemajuan dunia pendidikan. Khususnya teknologi komputer dan internet,
baik dalam hal perangkat keras maupun perangkat lunak, memberikan banyak
tawaran dan pilihan bagi dunia pendidikan untuk menunjang proses pembelajaran
(Sa`ud, 2009 ).
2
Peneliti meyakini kemajuan IPTEK ini dapat dimanfaatkan untuk
mendukung metode atau pun strategi para pengajar dan kegiatan pembelajaran,
dan efektif untuk mengatasi masalah – masalah yang ada antara guru dan peserta
didik dalam kegiatan pembelajaran bahan pelajaran. Aplikasi e-learning berbasis
weblog diharapkan bisa menjadi media/sarana yang digunakan untuk membantu
menyediakan waktu dan tempat yang lebih luas, serta menjadi inovasi media
pembelajaran yang menarik. Perkembangan weblog ini diharapkan sebagai hal
yang menguntungkan karena sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai media
penyampaian bahan pengajaran. Menurut hasil penelitian yang sudah dilakukan
oleh Psikolog Ebbinghans dalam Serisa (2010) diperoleh hasil bahwa materi
pembelajaran di dalam ingatan siswa yang dirangsang dengan media tepat guna
dapat bertahan lama karena sifat media mempunyai daya stimulus yang kuat.
Beberapa penelitian mengenai pembelajaran yang menggunakan media
e-learning telah dilakukan diantaranya oleh (Tambunan.E, 2009) pada pokok
bahasan struktur atom dengan penerapan e-learning menyatakan nilai rata-rata
selisih nilai (pre-test ke post-test) pada pengajaran menggunakan media
e-learning sebesar 3,72 sedangkan pada pengajaran tanpa media e-learning nilai
rata-rata selisih nilai (pre-test ke post-test) sebesar 2,11, ada juga penelitian oleh
Harahap R.K.A, (2009) menggunakan media berbasis web dengan pembelajaran
inquiri lebih tinggi dari pada tanpa menggunakan media berbasis web, yang
ditunjukkan dari nilai rata-rata media web 99,12 sedangkan tanpa menggunakan
media web 91,36 dan 90,64 pada pokok bahasan ikatan kimia. Kemudian dari
hasil penelitian pembelajaran quantum teaching oleh Muliani, S, (2011) pada
pokok bahasan Hidrokarbon dapat meningkatkan hasil belajar siswa diperoleh
84,23 %. Demikian juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Ernawati, (2011)
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai post test kelas eksperimen adalah
81,38 dengan ketuntasan klasikal 95,0% dan kelas kontrol adalah 74,38 dengan
ketuntasan klasikal 89,7% pada pokok bahasan reaksi oksidasi reduksi.
Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan merupakan
sekolah yang memiliki fasilitas yang memadai, diantaranya sekolah telah
3
dengan siswa sudah banyak yang memiliki laptop atau netbook. Akan tetapi,
teknologi internet tersebut belum optimal digunakan untuk pembelajaran kimia
kecuali pada pelajaran komputer. Pembelajaran elektronik (e-learning) untuk
meningkatkan hasil belajar siswa yang dapat digunakan sebagai sarana penunjang
proses belajar dengan mengimplementasikan materi ajar pada weblog, untuk
mengundang keterlibatan peserta didik secara aktif dan konstruktif dalam proses
belajar (Hasbullah, 2008).
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut penulis tertarik mengadakan
penelitian dengan mengkombinasikan antara belajar menyenangkan dengan
pembelajaran e-.learning dimana penyampaian materinya dikemas melalui
weblog dengan judul “ Pengaruh Penerapan e-Learning Berbasis Weblog
Dengan Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kimia Pada Pokok Bahasan Materi Dan Perubahannya di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan”.
1.2Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Siswa masih
menganggap bahwa belajar kimia itu sulit dan membosankan sehingga hasil
belajar kimia siswa tidak optimal. (2) Teknologi internet belum digunakan secara
optimal di sekolah sebagai sumber belajar dan informasi bagi siswa dan guru. (3)
Guru masih mendominasi metode ceramah sehingga variasi metode yang
digunakan belum maksimal
1.3Batasan masalah
Batasan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Media pembelajaran
yang digunakan adalah e–learning berbasis weblog. (2) Model pembelajaran yang
diterapkan adalah quantum teaching memiliki kerangka berupa TANDUR
(Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, dan Rayakan). (3) Pokok bahasan yang
akan dibawakan adalah materi dan perubahannya, yang meliputi sifat materi,
perubahan materi, dan penggolongan materi. (4) Penelitian hanya akan dilakukan
4
1.4Rumusan masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah peningkatan hasil
belajar kimia siswa dengan menerapkan model quantum teaching dengan
menggunakan media e-learning berbasis weblog lebih tinggi daripada tidak
menggunakan e-learning berbasis weblog pada pokok bahasan materi dan
perubahannya?
1.5 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
peningkatan hasil belajar kimia siswa yang diajarkan dengan e-learning berbasis
weblog dengan pembelajaran quantum teaching terhadap peningkatan hasil belajar
siswa SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan pada pokok bahasan materi dan
perubahannya.
1.5Manfaat Penelitian
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat
sebagai berikut : (1) Manfaat bagi siswa, memberikan efek yang menyenangkan
bagi siswa untuk mempelajari pelajaran kimia yang dianggap sulit dan
membosankan sehingga belajar lebih menarik dan pada akhirnya dapat
meningkatkan hasil belajar. (2) Manfaat bagi guru, sebagai informasi dan bahan
pertimbangan bagi tenaga pengajar dalam penerapan model pembelajaran
Quantum Teaching dengan menggunakan media e-Learning berbasis weblog yang
mengacu pada efektifitas, efisien, dan memiliki daya tarik dalam usaha
meningkatkan hasil belajar siswa. (3) Manfaat bagi sekolah, memberikan referensi
pengajaran untuk perbaikan kondisi pembelajaran kimia dan sebagai masukan
kepada sekolah agar lebih memfungsikan laboratorium Teknologi Informatika dan
Komunikasi (TIK) dan jaringan Wi-Fi untuk pembelajaran kimia. (4) Manfaat
bagi peneliti, sebagai acuan dalam merancang media pembelajaran untuk
meningkatkan mutu pendidikan di sekolah sehingga bermanfaat bagi peneliti guna
meningkatkan profesionalisme di bidang penelitian. (5) Sebagai bahan masukan,
5
1.6Defenisi Operasional
Operasional yang digunakan dalam penelitian sebagai berikut : (1) Model
pembelajaran Quantum Teaching berarti menciptakan lingkungan belajar yang
efektif dengan cara memanfaatkan unsur – unsur yang ada pada siswa. Model ini
mempunyai kerangka berupa TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai,
Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan) pada pokok bahasan materi dan
perubahannya. (2) e-Learning merupakan suatu proses pembelajaran yang
memanfaatkan teknologi informasi berupa laptop/netbook yang dilengkapi dengan
sarana telekomunikasi internet dan multimedia sebagai media dalam penyampaian
pokok bahasan materi dan perubahannya dan sebagai interaksi antara guru dan
siswa SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. (3) Weblog merupakan bentuk aplikasi web
yang menyerupai tulisan yang di-posting pada sebuah halaman web umum.
Weblog memiliki banyak jenis, salah satunya adalah weblog pendidikan yang
biasanya ditulis oleh pelajar atau guru. Weblog dirancang sendiri oleh peneliti
pada pokok bahasan materi dan perubahannya dan akan diakses siswa Kelas X
SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. (3) Hasil belajar adalah sesuatu yang diperoleh
setelah siswa melakukan kegiatan belajar. Dalam penelitian ini hasil belajar siswa
diperoleh berupa nilai yang diukur setelah melakukan proses pembelajaran
dengan penerapan model pembelajaran quantum teaching dengan menggunakan
media e-learning berbasis weblog. (4) Materi dan perubahannya merupakan
pelajaran kimia yang dipelajari di kelas X SMK semester ganjil dalam pokok
39
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil
kesimpulan yaitu : Peningkatan hasil belajar kimia siswa untuk kelas eksperimen
I dengan menggunakan e-learning berbasis weblog dengan pembelajaran quantum
teaching sebesar 60,2 % lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar kimia
siswa kelas eksperimen II yang diajar dengan pembelajaran quantum teaching
sebesar 51,3 %.
5.2. Saran
Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah dikemukakan di
atas maka peneliti menyarankan hal-hal berikut :
1. Bagi guru dan calon guru, diharapkan dapat menerapakan e-learning
bebasis weblog dengan pembelajaran quantum teaching dalam upaya
peningkatan hasil belajar kimia siswa.
2. Bagi mahasiswa dan peneliti selanjutnya yang ingin meneliti lebih lanjut
mengenai metode e-learning berbasis weblog , agar lebih memperhatikan
kelemahan-kelemahan dalam pembelajaran ini sehingga dapat diperoleh
hasil yang lebih baik.
52
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S., (2009), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta.
Arsyad, A., (2002), Media Pembelajaran, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Aunurrahman, (2011), Belajar dan Pembelajaran, Penerbit Alfa Beta, Bandung
Chang, R., 2005, Kimia inti, Penerbit Erlannga, Jakarta
Darsono, M., (2000), Belajar dan Pembelajaran, IKIP Semarang Press, Semarang
Dimyati, dan Mudjiono, (2002), Belajar dan Pembelajaran, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta
Effendi, E., (2005), E-learning Konsep dan Aplikasi, Penerbit C.V Andi Offset, Yogyakarta.
Ernawati., (2011),Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbasis Deep Dialogue/Critical Thinking terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Materi Pokok Reaksi Oksidasi Reduksi di SMA Negeri 1 Karangkobar. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/13031/. (di akses pada tanggal 25 Januari 2014)
Harahap, R.K.A., (2009) Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Web Dalam Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Ikatan Kimia. http://digilib.unimed.ac.id/UNIMED-Master-1090/1090. (di akses pada tanggal 25 Januari 2014)
Hasbullah, (2008), Perancangan Dan Implementasi Model Pembelajaran E-Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di JPTE FPTK Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jurnal Pendidikan
http://directory.umm.ac.id/Hasbullah_perancangan_implementasi_model_ pembelajaran_e-learning.pdf (di akses pada tanggal 04 Februari 2013).
Jasmansyah, (2010), Mengoptimalkan Fungsi Blog Sebagai Media Belajar Di Era Digital.http://klubgurusmi.wordpress.com/2010/06/09/mengoptimalka n-fungsi-blog sebagai-media-belajar-di-era-digital/ (Diakses pada tanggal 19 Februari 2013).
Muliani, S., (2011). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching
53
Munir, M.IT., (2008), Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi, Penerbit Alfabeta, Bandung.
Sa’ud, U.S., (2009), Inovasi Pendidikan, Penerbit Alfa Beta, Bandung.
Serisa, W., (2010), Hubungan Antara Pemanfaatan E-Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Biologi di Kelas X SMA N 13 Medan Tahun
Ajaran 2009/2010, Skripsi FMIPA, Unimed, Medan
Silitonga, P.M., (2011), Statistik Teori dan Aplikasi Dalam Penelitian, FMIPA, Universitas Negeri Medan, Medan.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor – faktor yang mempengaruhinya. PT Rineka Cifta. Jakarta
Sudjana, N., (2005), Metode Statistik, Penerbit Tarsito, Jakarta
Sudjana, N., (2005), Penelitian Hasil Proses Mengajar, PT Rosdakarya, Bandung
Tambunan, E. J., (2009), Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berbasis E-learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Bahasan Struktur Atom
di Kelas XI SMA N 1 Percut Sei Tuan, Skripsi FMIPA, Unimed, Medan
Tambunan, M., dan Simanjuntak, A., (2010), Strategi Belajar Mengajar, Jurusan KimiaFMIPA Unimed, Medan
Tarigan, S., (2010), Pengantar Metode Penelitian Ilmiah, FMIPA, Unimed, Medan.
Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
Wahono, R.S., (2008), Meluruskan Salah Kaprah Tentang e-Learning
http://romisatriawahono.net/ 2008/01/23/ meluruskan salah
kaprahtentangelearning/ (diakses pada tanggal 10 Februari 2013)
Wena, M., (2011), Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.