• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN. Gambar 3.1 Peta Lokasi (sumber : Google Map)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN. Gambar 3.1 Peta Lokasi (sumber : Google Map)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

18 BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian kali ini dilaksanakan pada ruas jalan Panglima Sudirman.

Gambar 3.1 Peta Lokasi (sumber : Google Map) Gambar 1 Peta Lokasi

(2)

Gambar 3.2 Lay Out Lokasi

Gambar 2 Lay Out Lokasi 3.2 Umum

Penelitian adalah suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. Metodologi adalah ilmu yang mempelajari cara–cara untuk melakukan sesuatu. Dapat disimpulkan bahwa metodologi penelitian adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari cara–cara untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan (Nugraheni,2012).

3.3 Jenis Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Jenis penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang sekarang berdasarkan data-data (Natsir, 2003).

Dalam penelitian ini ditinjau kelayakan kinerja terhadap suatu ruas jalan yaitu Jalan Panglima Sudirman Kota Madiun pada saat hari sibuk dan hari libur untuk mengetahui nilai kapasitas jalan dan kecepatan arus bebas terhadap

Lokasi Studi

(3)

hambatan samping di ruas jalan tersebut berdasarkan cara perhitungan pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997).

3.4 Tahapan Studi

Ya

Tidak

Gambar 3.4 Diagram Alir Penelitian Gambar 3 Diagram Alir Penelitian

Mulai

Studi Pendahuluan

Pengumpulan Data

Data Primer a. Data Geometrik Jalan b. Data Arus Lalu Lintas c. Data Hambatan Samping

Data Sekunder a. Peta Lokasi

b. Data Jumlah Penduduk

Kinerja Kondisi Eksisting

DS  0.8

Analisa Perbaikan

Kesimpulan dan Saran

Selesai

(4)

3.4.1 Studi Pendahuluan

Studi Pendahuluan adalah studi yang dilakukan untuk memperoleh informasi tentang penelitian yang akan dilakukan. Dalam tahapan ini literatur maupun internet bisa dijadikan sebagai sumber informasi terkait penelitian yang akan dilakukan.

3.4.2 Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.Langkah-langkah yang dilakukan dengan survei langsung di lapangan serta mencari data-data pendukung dari instansi terkait yang berada di lokasi studi dilakukan.

3.4.3 Data Primer

Data primer adalah sebuah data yang di dapatkan dari hasil survei langsung pada lokasi penelitian. (Natsir, 2003).

a. Data Geometrik Jalan

Pengumpulan data geometrik jalan dengan manual dan dilakukan langsung dilokasi survei dengan mengukur lebarj alan, tipe jalan, lebar kereb, dan panjang ruas jalan. Pengukuran dilakukan pada saat malam hari karena diperlukan keadaan yang tidak terlalu ramai untuk memudahkan pengukuran dan pengukuran menggunakan meteran.

b. Data Arus Lalu Lintas

Data arus lalu lintas adalah meliputi data penjumlahan kendaraan yang melintasi satu titik yaitu pada tempat lokasi pengamatan per satuan waktu, dan juga sesuai dengan pengelompokan jenis kendaraan yaitu kendaraan ringan (LV), kendaraan berat (HV), dan sepeda motor (MC).

c. Data Hambatan Samping

(5)

Data hambatan samping meliputi pejalan kaki, kendaraan berhenti di tepi jalan, kendaraan keluar atau masuk sisi jalan dan kendaraan lambat.

3.4.4 Data Sekunder

Data sekunder merupakan data penunjang yang diperoleh dari survei pendahuluan dan instansi terkait dalam hal ini pemerintah daerah. Data sekunder dalam penelitian ini antara lain:

a. Peta Lokasi b. Jumlah Penduduk

3.4.5 Teknik Pengumpulan Data

Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode survei, yaitu metode menggunakan penelitian langsung di lapangan dengan tujuan untuk membuat gambaran secara sistematis, aktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antar penomena yang diselidiki (Natsir, 2003). Dengan metode ini peneliti mengadakan pengamatan langsung di lapangan, serta mencari data-data yang diperlukan seperti:

a. Survei Geometrik

Pada survei geometrik dilakukan dengan cara pengukuran langsung dilapangan, antara lain panjang dan lebar ruas jalan untuk kendaraan melintas, panjang dan lebar lahan yang digunakan parkir di Jalan Panglima Sudirman.

b. Survei Arus Lalu Lintas Kendaraan

Survei ini dilakukan untuk mendapatkan data jumlah kendaraan, yaitu mencatat setiap kendaraan yang melewati Jalan Panglima Sudirman dan pengelompokan jenis kendaraan yang dilakukan bersamaan dengan survei kendaraan parkir dan survei hambatan samping. Perhitungan menggunakan Hand Tallies Counter untuk memudahkan perhitungan.

c. Survei Hambatan Samping

Survei ini dilakukan dengan menempatkan surveyor dikedua sisi Jalan Panglima Sudirman untuk mengamati frekuensi kejadian dan dikelompokkan menurut tipe kejadian.Survei ini dilakukan bersamaan

(6)

dengan survei lalu lintas dan survei kendaraan parkir, untuk mengetahui kelas hambatan samping. Dimana untuk penentuan kelas hambatan samping disesuaikan berdasarkan MKJI 1997.

3.4.6 Peralatan yang Diperlukan

Untuk melakukan penelitian ini diperlukan berbagai alat yaitu:

a. Kertas untuk mencatat hasil survei b. Alat tulis

c. Alat ukur panjang

d. Stopwatch dan Handy tally counter

3.4.7 Waktu dan Lokasi Survei

Pengumpulan data dalam studi kasus atau penelitian ini diambil dari kegiatan lalu lintasdan hambatan samping yang terjadi di ruas jalan Panglima Sudirman dengan panjang segmen jalan dalam penelitian yang diambil adalah 370 meter. Pelaksanaan survei parkir atau hambatan samping pada badan jalan dan arus lalu lintas dilakukan pada hari Minggu dan Senin pada jam 06.00 – 12.00 dan 13.00 – 17.00 dalam kondisi cuaca cerah dan tidak ada gangguan.

3.4.8 Teknik Pengolahan Data

Setelah semua data yang diperlukan telah diperoleh, maka untuk pengolahan data yang dilakukan secara umum dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

1. Pengolahan data kinerja ruas jalan

2. Pengolahan data yang berkaitan dengan hambatan samping 3.4.9 Analisis dan Pembahasan

Dalammelakukananalisisdanpembahasanmetodeperhitunganyang

digunakan berdasarakan pada metode Manual Kapasitas JalanIndonesia(MKJI, 1997).

1. Analisis besar nilai arus lalu lintas dapat dihitung dengan persamaan 3.1.

Q = ( LV x emp ) + ( HV x emp ) + ( MC x emp ). ...(3.1)

(7)

Dalam pengolahan data digunakan cara dengan mengkonversi setiap jenis kendaraan (kend/jam) dengan ekivalensi mobil penumpang (emp) berdasarkan MKJI 1997 yaitu :

 Kendaraan berat (HV) = 1,30

 Kendaraan ringan (LV) = 1,00

 Sepeda motor (MC) = 0,40

2. Analisis hambatan samping yang terjadi pada ruas jalan Panglima Sudirman dengan menggunakan faktor bobotkelas hambatan samping yang digunakan sesuai dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) dimana :

 Pejalan kaki (PED) = 0,5

 Kendaraan berhenti/parkir (PSV) = 1,0

 Kendaraan keluar/masuk (EEV) = 0,7

 Kendaraan lambat (SMV) = 0,4

3. Perhitungan besarnya kapasitas jalan dapat digunakan persaman 3.2.

C = Co x FCw x FCsp x FCsf x FCcs (smp/jam)...(3.2) Dimana :

C = Kapasitas jalan perkotaan

Co = kapasitas Dasar untuk kondisi tertentu / ideal (smp/jam) FCw = faktor penyesuaian lebar jalur lalu lintas

FCsp = faktor penyesuaian pemisahan arah FCsf = faktor penyesuaian hambatan samping FCcs = faktor penyesuaian ukuran kota

4. Perhitungan kecepatan arus bebas dapat digunakan persamaan 3.3.

FV = (FV0 + FVw) x FFVsF x FFVCS………...…………(3.3) Dimana :

FV (Free Velocity) = Kecepatan arus bebas kendaraan ringan (Km/jam).

FVo (Free Velocity o) = Kecepatan arus bebas kendaraan ringan (Km/jam).

(8)

FVW (Free Velocity Width) = Penyesuaian lebar jalur lalu-lintas efektif (Km/jam).

FFVSF (Faktor Free Velocity Side Friction) = Faktor penyesuaian untuk hambatan samping side friction dan lebar bahu atau jarak kerb penghalang.

FFVcs (FaktorFree Velocity City Size) = Faktor penyesuaian kecepatan untuk ukuran kota.

5. Analisis nilai DS dapat dihitung dengan persamaan 3.4.

DS = Q / C …………...……….(3.4) Dimana: DS (Degree Of Satisfied) = Derajat kejenuhan

Q (Quantity) = Nilai arus lalu lintas (smp/jam) C (Capacity) = Kapasitas (smp/jam)

6. Dalam menghitung level of service (LOS) atau tingkat pelayanan dapat digunakan persamaan 3.5.

LOS = V/C………(3.5) Dimana : V = volume lalu lintas (smp/jam)

C = kapasitas dasar jalan

7. Analisis waktu tempuh dapat dihitung menggunakan persamaan 3.6.

………(3.6) Keterangan:

V =Kecepatan rata-rata ruang LV (km/jam) L =Panjang segmen (km)

TT =Waktu tempuh rata-rata LV sepanjang segmen (jam) 3.4.10 Kesimpulan

Pada tahap ini, setelah dilakukan analisis dan pembahasan terhadap data- data yang ada, dapat dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh akan dicoba memberikan suatu saran maupun masukan bagi pihak terkait dengan harapan dapat mengatasi masalah yang terjadi pada lokasi penelitian.

Gambar

Gambar 3.1 Peta Lokasi  (sumber : Google Map)  Gambar 1 Peta Lokasi
Gambar 3.2  Lay Out Lokasi
Gambar 3.4 Diagram Alir Penelitian  Gambar 3 Diagram Alir Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Tahapan kegiatan magang mengikuti prosedur pelaksanaan yang ada pada perusahaan, dimana mahasiswa mulai bergabung ketika proyek GPR berada pada tahap konsep desain dan

Pengumpulan data volume lalu lintas dilakukan dengan metode manual count yaitu perhitungan volume lalu lintas dengan cara sederhana, menghitung setiap kendaraan yang

Prosedur penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu proses pengumpulan data ta, yang akan digunakan berupa data suhu dan DMI yang dikorelasikan dengan data Tuna

Pengujian terhadap hubungan faktor produktivitas dengan produktivitas unit penangkapan jaring insang yang dihasilkan dalam persamaan regresi linear dilakukan dengan dua uji

Selain itu, dilakukan pula studi pustaka mengenai teori yang terkait dengan taman sebagai media terapi/penyembuhan (healing garden), kriteria desain fungsional

Data suhu dan salinitas yang telah didapat akan diolah dan dipetakan dalam bentuk peta kontur menggunakan software surfer sebagai data pendukung dalam

Studi kasus dimaksud untuk melakukan pengumpulan data secara lengkap dan mendalam berdasarkan prosedur pengumpulan data yang digunakan.4 Penelitian kualitatif menggunakan desain

Pengumpulan Data Metode pengumpulan data adalah suatu cara yang digunakan oleh studi kasus untuk melakukan pendekatan kepada subjek dan proses pengumpulan karakteristik subjek yang