• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATUS DAN KEDUDUKAN PRE-WEDDING MENURUT HUKUM ISLAM DIKAITKAN DENGAN HUKUM PERDATA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STATUS DAN KEDUDUKAN PRE-WEDDING MENURUT HUKUM ISLAM DIKAITKAN DENGAN HUKUM PERDATA."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Perkembangan pelaksanaan perkawinan di Indonesia saat ini telah berkembang sedemikian rupa sehingga pelaksaanaan acara-acara sebelum pernikahan menjadi salah satu acara yang sering dilakukan. Acara pre-wedding tersebut dilakukan bukan tanpa ada masalah. Perkembangan pre-wedding yang ada sekarang telah membuat posisi

pre-wedding dimata hukum menjadi tidak jelas sehingga perlu kejelasan

secara hukum mengenai tata cara pelaksanaan kegiatan pre-wedding tersebut serta akibat-akibat hukum yang mungkin muncul dari pelaksanaan pre-wedding tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat menganalisis bagaimana Status dan Kedudukan pre-wedding menurut hukum Islam dan hukum perdata serta bagaimana akibat hukum setelah pelaksanaan pre-wedding apabila terjadi ingkar janji kawin menurut hukum Islam dan hukum perdata.

Metode pendekatan yang digunakan untuk membahas permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini dilakukan secara yuridis normatif melalui penelaahan pada hukum positif, serta dengan mengumpulkan data, meneliti dan mengkaji berbagai bahan kepustakaan. Spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Analisisnya menggunakan metode normatif kualitatif dengan mengacu kepada norma-norma, asas-asas dan peraturan perundang-undangan yang ada sebagai norma hukum positif untuk mencapai kejelasan masalah yang dibahas.

Referensi

Dokumen terkait

Fajrul Wadi : Kedudukan Anak Dalam Kewarisan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Adat Di Kabupaten Agam, 2002 USU Repository © 2008... Fajrul Wadi : Kedudukan Anak Dalam Kewarisan

judul “ ASPEK HUKUM MEWARIS DIDASARKAN HIBAH WASIAT MENURUT HUKUM WARIS ISLAM ( FAROIDH ) DAN KITAB UNDANG-. UNDANG

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa harta bersama jika dilihat dari sistem hukum islam dan sistem hukum perdata dan untuk mengetahui cara

Notaris tentang kedudukan saksi dalam pembuatan Akta Notariil sesuai denganc. ketentuan Hukum Islam dan ketentuan dalam

BEBERAPA HAL YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEDUDUKAN HUKUM PERDATA SESEORANG MENURUT B W.. Per

Mengangkat anak menurut hukum perdata BW akan mempunyai akibat hukum yaitu anak angkat memiliki kedudukan yang sama seperti anak kandung dan juga mendapatkan bagian warisan dari orang

Persamaan Kedudukan ahli waris pengganti menurut Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sama-sama terjadi apabila seorang ahli waris telah lebih dahulu meninggal

Tulisan ini bertujuan untuk menemukan jawaban atas permasalahan utama, yakni bagaimana jenis-jenis alat bukti dalam hukum Islam dan hukum acara perdata dan bagaimana persamaan serta perbedaan alat bukti antara hukum Islam dan hukum acara