JURNAL ILMIAH SIMANTEK ISSN Vol. 4 No. 3 Agustus 2020
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan (1) Sanksi terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan dengan pemberatan yang diatur dalam pasal 339 Kitab Undang-undang Hukum
Pelaku tindak pidana korupsi secara ideal seharusnya dipidana secara maksimal sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Bagaimana Penerapan Pidana dan Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengedaran Uang Palsu,
Secara umum penipuan itu telah diatur sebagai tindak pidana oleh pasal 378 KUHP yang berbunyi: “Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan dirinya diri sendiri
Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana penipuan dengan menggunakan identitas palsu sebagai polisi dilakukan dengan terpenuhi syarat-syarat dalam
Penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perjudian ditinjau dari hukum pidana positif Indonesia diatur dalam Pasal 2 ayat (4) dan Pasal 1 Undang-Undang
Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 (enam) orang yang terdiri dari petugas yang terlibat dalam manajemen pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah
Adapun undang-undang yang mengatur sanksi pidana tambahan tindak pidana korupsi diatur pada pasal 18 ayat 1 huruf d Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang