• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMAS (16)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMAS (16)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI STOK ROTI PADA NONI BAKERY

Novi Handayani Yuni Artanti

[email protected] [email protected]

1. Pendahuluan

1.1. Latar Belakang

Dalam menjalankan kegiatan sebuah toko sangat memerlukan adanya sebuah informasi yang jelas untuk pengolahan datanya. Karena banyaknya transaksi yang di proses setiap harinya serta jenis jenis roti yang berbeda-beda yang di jual pada toko Noni Bakery, sehingga ada banyak data yang harus di kelola. Adapun data yang harus dikelola antara lain adalah data stok roti. Permasalahannya adalah pada sistem pengelolaan data pada toko Noni Bakery masih ditangani secara manual yang mana setiap data diarsip menggunakan buku besar dan sistem microsoft office.

Kelemahan yang terjadi adalah lamanya proses dan ketidak sesuaian dengan stok yang dibutuhkan. Dalam melakukan aktivitas stok roti pada toko Noni Bakery memerlukan keakuratan data dan efesiensi waktu demi kepuasan konsumen. Oleh karena itu sangat di perukan suatu sistem informasi guna meminimalisir kesalah yang terjadi. Sehingga diambilah judul pernacangan

sistem informasi stok roti pada Noni Bakery.

1.2. Rumusan masalah

1. Dalam penyusunan data stok rotii pada toko noni Bakery masih dilakukan secara manual.

2. Bagaimana menganalisis dan merancang sistem informasi stok roti di Toko Noni Bakery tepat waktu dan akurat ?

1.3. Batasan Masalah

1. Penlitian ini terbatas pada stok roti, pembelian dan penjualan roti pada Toko Noni Bakery

2. Perancangan sistem informasi untuk mempermudah dan mengefisensikan waktu

1.4. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan prancangan sistem informasi stok roti pada Toko Noni Bakery.

1.5. Manfaat Penelitian

(2)

mempermudah dan meng-efesiensikan kinerja karyawan.

2. Landasan Teori 2.1. Analisis

Menurut Jogiyanto dalam Sukadi (2013) Analisis dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.

2.2. Perancangan

Perancangan merupakan langkah pertama di dalam fase pengembangan rekayasa suatu produk atau sistem. Tujuan perancangan adalah membuat suatu perangkat lunak yang dapat memberikan informasi. Program ini dirancang menggunakan database, sehingga penggunaannya lebih murah dan mudah dioperasikan.

2.3. Sistem

Sistem adalah Suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersamasama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu saasaran tertentu (Jogiyanto,2001) Sedangkan menurut

Mardi (2011), sistem adalah sekelompok, dua atau lebih komponen yang saling berkaitan yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama. Pada dasarnya rangkaian unsur dalam suatu sistem meliputi:

2.4. Informasi

informasi adalah data yang telah diatur dan diproses memberikan arti, (Romney, 2006 :11). Menurut Krismiaji (2010 : 15), informasi adalah data yang telah diorganisasi, dan telah memiliki kegunaandan manfaat.

2.5. Sistem Informasi

sistem informasi adalah kombinasi yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan

(3)

pihak luar dengan laporan-laporan yang diperlukannya.

2.6. Stok

Pengertian dari stok atau persediaan menurut Raymond McLeod, Jr dalam sukadi (2013) adalah sebagai suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam periode usaha yang normal.

3. Perancangan

Perancangan sistem adalah sebagai penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.

Berikut gambaran sistem yang akan disulkan :

3.1. Use Case

Menurut Widodo dan Herlawati (2011 : 16), Komponen pembentuk diagram use case adalah :

a. Aktor (actor), menggambarkan pihak-pihak yang berperan dalam sistem.

b. Use Case, aktifitas/saran yang

disiapkan oleh bisnis/sistem. c. Hubungan (link), aktor mana

saja yang terlibat dalam use case ini.

Gambar 3.1 3.2. Activity Diagram

Menurut Widodo dan Herlawati (2011 : 143) diagram aktifitas lebih memfokuskan diri pada eksekusi dan alur sistem dari pada bagaiman sistem itu dirakit. Diagram ini tidak hanya memodelkan software

melainkan memodelkan model bisnis juga.

Gambar 3.2

(4)

3.3. Squence Diagram

Menurut Widodo dan Herlawati (2011 : 174) diagram squence

dimaksudkan untuk

mengembangkan komunikasi antara objek, bukan memanipulasi data saat berkomunikasi.

Gambar 3.4

3.4. Class Diagram

Diagram kelas adalah inti dari proses pemodelan objek. Baik

fordward engineering maupun

reverse engineering memanfaatkan

diagram ini. Forward engineering

adalah proses perubahan model menjadi kode program sedangakan

reverse engineering sebaliknya,

merubah kode program menjadi model.(Widodo,Herlawati,2011:37).

Gambar 3.5

4. Desain Sistem

Gambar 4.1 Login

Gambar 4.2 Menu Utama

Gambar 4.3 Menu Jenis Roti

(5)

Gambar 4.5 Menu Laporan

Daftar pustaka

Sukadi, Hanik Mujiati. 2013. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Stok Obat Pada Apotek Arjowinangun. Indonesian Jurnal on Computer Science - Speed (IJCSS) FTI UNSA - ijcss.unsa.ac.id ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online) - 2088-0162 (CDROM)

Masykur, Atmaja. 2015. Sistem Administrasi Pengelolaan Arsip Surat

Masuk Dan Surat Keluar Berbasis Web.

IJNS Indonesian Journal on Networking

and Security - Volume 4 No 3 Juli 2015

ijns.org ISSN: 2302-5700

Krismiaji. 2010, Sistem Informasi

Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu

Manajemen YKPN : Yogyakarta.

Romney. B.Marshall 2006, Sistem

Informasi Akuntansi, Buku I, Salemba

Empat : Jakarta.

Mardi 2011, Sistem Informasi Akuntansi,

Ghalia Indonesia : Bogor.

Jogiyanto, HM, 2001, Analisis dan Desain

Sistem Informasi, Andi Offset :

Yogyakarta.

Sutabri, T. 2004, “Analisis Sistem

Gambar

Gambar 4.4 Menu Stok
Gambar 4.5 Menu Laporan

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis kali ini mencoba untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap keputusan menggunakan Internet Banking

Retribusi Daerah, yang selanjutnya disebut Retribusi adalah Pungutan Daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian ijin termasuk pengesahan tertentu yang

Karena itu perusahaan memerlukan sebuah mekanisme untuk mengelola pengetahuan atau Knowledge Management, sehingga pengetahuan-pengetahuan tersebut dapat

Dari data tabel di atas dapat diketahui capaian target pendapatan dana perimbangan yang berasal dari bagi hasil pajak/bukan pajak sebesar 96,09%, dana alokasi umum 100% dan

Untuk mengetahui pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan 7RELQ·V 4 pada perusahaan pada subsektor semen,keramik, plastik, dan kimia,

Saya mengesahkan bahawa satu Jawatankuasa Peperiksaan Tesis telah berjumpa pada 11 Julai 2012 untuk menjalankan peperiksaan akhir bagi Abdul Raub bin Abdurahman bagi menilai

Oleh karena itu, pihak manajemen perlu mengetahui kesenjangan yang terjadi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang

Seorang pasien ♀ usia 3 bulan, datang ke posyandu dengan keluhan batuk sejak 1 minggu yang lalu disertai dahak, dahak kental.. Pilek sejak 1 minggu yang lalu dengan ingus encer