STANDAR PENGUJIAN DAN MUTU BENIH TANAMAN HUTAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan data pada Tabel 5, dapat disimpulkan bahwa seluruh media dengan metode penanaman apapun baik digunakan untuk pengujian benih kecipir lot Pesawaran,
Menurut Bonner et al (1994), kelebihan metode eksisi adalah peralatan pengujian cukup sederhana, hasil uji merupakan kondisi benih sebenarnya, mudah dievaluasi dan memiliki
Hasil dari pengujian alat jumlah benih rusak pada pengujian tugal semi mekanis penanam benih jagung pada pengulangan ke 1 berjumlah 15 benih dari 84 benih keseluruhan yang
Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa pengujian kadar air dari tiga kali pengulangan didapatkan hasil kandungan air pada ulangan pertama sebesar 13%, pada ulangan kedua
Hasil analisis varian rerata jumlah biji per polong dapat dilihat pada tabel 5 Rerata jumlah biji per polong untuk tiga aksesi kacang merah tidak menunjukkan perbedaan
Dari pengujian terhadap DUT pertama ini maka dibuat tabel hasil pengujian yang berdasarkan hasil pengujian yang didapat nilai frekuensi saat terjadi nya emisi serta
Menurut Bonner et al (1994), kelebihan metode eksisi adalah peralatan pengujian cukup sederhana, hasil uji merupakan kondisi benih sebenarnya, mudah dievaluasi dan memiliki
Pengamatan Daya Kecambah Komoditas Kacang Tanah Tabel 1.3 Pengamatan Daya Kecambah Kacang Tanah Perlakuan Kecambah Normal Kecambah Abnormal Benih yang Tidak Berkecambah Nilai Daya