ASKEP MELANOMA MALIGNA
ASKEP MELANOMA MALIGNA
BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
1.1
1.1 Latar BelakangLatar Belakang
Kanker kulit ialah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang Kanker kulit ialah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali, dapat merusak aringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh tidak terkendali, dapat merusak aringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain! Karena kulit terdiri atas beberapa enis sel, maka kanker kulit uga berma"am-ma"am yang lain! Karena kulit terdiri atas beberapa enis sel, maka kanker kulit uga berma"am-ma"am sesuai dengan enis sel yang terkena, akan tetapi yang paling sering terdapat adalah karsin#masel sesuai dengan enis sel yang terkena, akan tetapi yang paling sering terdapat adalah karsin#masel basal
basal $K%B&, $K%B&, karsin#ma karsin#ma sel sel skuam#sa skuam#sa $K%%& $K%%& dan dan melan#ma melan#ma maligna maligna $''&!$''&! Karsi
Karsin#masel n#masel basal basal dan dan karsikarsin#ma n#ma sel sel skuam#skuam#sa sa seriseringkali dig#l#ngkan ke ngkali dig#l#ngkan ke dalam kanker dalam kanker kulitkulit n#n melan#ma! Penyebab sebenarnya kanker kulit tidak diketahui se"ara pasti, namun (akt#r n#n melan#ma! Penyebab sebenarnya kanker kulit tidak diketahui se"ara pasti, namun (akt#r lingkungan dan sinar U) serta kebersihan diri dan lingkungan merupakan (akt#r utama penyebab lingkungan dan sinar U) serta kebersihan diri dan lingkungan merupakan (akt#r utama penyebab kanker kulit!Angka keadian kanker kulit lebih banyak terdapat pada #rang dengan p#la hidup kanker kulit!Angka keadian kanker kulit lebih banyak terdapat pada #rang dengan p#la hidup yang tidak bersih dan sering terpaan
yang tidak bersih dan sering terpaan sinar matahari!sinar matahari! Ka
Kankenker r kulkulit it n#n#n n mamalelen#mn#ma a adadalalah ah kankankeker r yanyang g tetersrsererining g diditetemumukan kan di di AmAmerierikaka %erikat,dengan perkiraan insidensi setiap tahunnya lebih dari *++!+++ kasus! Diantara beberapa %erikat,dengan perkiraan insidensi setiap tahunnya lebih dari *++!+++ kasus! Diantara beberapa enis
enis kanker kanker di di Ind#nesia, Ind#nesia, saat saat ini ini kanker kanker kulit kulit merupakan merupakan salah salah satu satu enis enis kanker kanker yangyang menunukkan angka keadian yang meningkat dari tahun ke tahun! Prealensi keadian kanker menunukkan angka keadian yang meningkat dari tahun ke tahun! Prealensi keadian kanker ku
kulilit t padpada a tatahun hun ++++. . didipeperkirkirarakakan n didibaba/a/ah h 0!0!+++++ + kakasusus! s! KaKarsrsinin#m#ma a %e%el l BaBasasal l $K$K%B%B&& merupakan 1+ 2 .+3 dari semua kanker kulit n#n malen#ma!Karsin#ma %el %kuam#sa $K%%& merupakan 1+ 2 .+3 dari semua kanker kulit n#n malen#ma!Karsin#ma %el %kuam#sa $K%%& /alaupun hanya merupakan +3 dari semua kanker kulit n#n malen#ma, namun lebih bermakna /alaupun hanya merupakan +3 dari semua kanker kulit n#n malen#ma, namun lebih bermakna karena kemampuan metastasinya!
karena kemampuan metastasinya!
'elan#ma maligna ialah ne#plasma maligna yang berasal dari sel melan#sit, melan#ma 'elan#ma maligna ialah ne#plasma maligna yang berasal dari sel melan#sit, melan#ma ter
termasmasuk uk kankanker ker kulkulit it yanyang g sansangat gat ganganas, as, bisbisa a terteradadi i metmetastastasiasis s lualuas s daldalam am /ak/aktu tu sinsingkagkatt melalui aliran lim(e dan darah ke alat-alat dalam selain di kulit dapat pula teradi pada muk#sa! melalui aliran lim(e dan darah ke alat-alat dalam selain di kulit dapat pula teradi pada muk#sa! Di Amerika %erikat melan#ma maligna merupakan tum#r ganas n#m#r * atau 1 terbanyak! Di Amerika %erikat melan#ma maligna merupakan tum#r ganas n#m#r * atau 1 terbanyak! 'elan#ma maligna dapat teradi pada semua usia dan paling banyak pada usia 40-00 tahun, 'elan#ma maligna dapat teradi pada semua usia dan paling banyak pada usia 40-00 tahun, insidensi pada pria sama dengan /anita, (akt#r risik# yang diketahui untuk teradinya melan#ma insidensi pada pria sama dengan /anita, (akt#r risik# yang diketahui untuk teradinya melan#ma antara lain 5 6#ngenital nei703 dari luas permukaan tubuh, ri/ayat melan#ma sebelumnya, antara lain 5 6#ngenital nei703 dari luas permukaan tubuh, ri/ayat melan#ma sebelumnya,
(akt#r keturunan, dysplasti" nei syndr#me, terdapat 0 nei berdiameter 70mm, terdapat 0+ nei (akt#r keturunan, dysplasti" nei syndr#me, terdapat 0 nei berdiameter 70mm, terdapat 0+ nei berdiameter
berdiameter 7mm, 7mm, ri/ayat paparan8terbakar ri/ayat paparan8terbakar sinar matahari sinar matahari terutama terutama pada pada masa masa anak-anak, anak-anak, rasras kulit putih, hereditas, tinggal di daerah tr#pis!
1.2. Rumusan Masalah
Apa k#nsep te#ri dari melan#ma mligna dan bagaimana asuhan kepera/atan pada klien dengan melan#ma maligna 9
1.3. Tuuan
:!4!: ;uuan Umum
Adapun tuuan umumnya adalah untuk memenuhi ;ugas bl#k integumen pada kasus melan#ma maligna serta untuk memberikan pengetahuan kepada mahasis/a mengenai melan#ma maligna!
:!4! ;uuan Khusus
:! 'ahasis/a mampu memahami de(inisi dari melanoma maligna! ! 'ahasis/a mampu memahami eti#l#gi dari melanoma maligna.
4! 'ahasis/a mampu memahami 'ani(estasi klinis dari melanoma maligna.
<! 'ahasis/a mampu memahami pemeriksaan diagn#sti" yang dibutuhkan untuk melanoma maligna.
0! 'ahasis/a mampu memahami penatalaksanaan dari melanoma maligna.
*! 'ahasis/a mampu memahami k#mplikasi dari melanoma maligna. 1! 'ahasis/a mampu memahami pat#(isi#l#gi dari melanoma maligna.
.! 'ahasis/a mampu memahami =>6 dari melanoma maligna.
?! 'ahasis/a mampu memahami asuhan kepera/atan dari melanoma maligna
1.!. Man"aat Penul#san
Penulis berharap dari adanya penulisan makalah ini dapat memberikan man(aat kebanyak pihak diantaranya sbb 5
:! Bagi penulis, memberikan gambaran mengenai 'ELAN>'A 'ALI@NA se"ara umum dan terperin"i!
! Bagi mahasis/a, dapat di man(aatkan dan digunakan #leh teman-teman sebagai bahan re(erensi terkait masalah 'ELAN>'A 'ALI@NA dan penerapannya pada bidang ilmu Kesehatan, selain itu uga dapat berman(aat sebagai bahan re(erensi untuk penelitian lebih lanut
4! Pihak umum, sebagai bahan ba"aan, sumber in(#rmasi dan re(erensi terkait masalah penyakit 'ELAN>'A 'ALI@NA!
BAB II
;INAUAN PU%;AKA
2.1. $e"#n#s#
'elan#ma adalah keganasan sel yang menghasilkan pigmen $melan#sit& yang terletak terutama di kulit, tetapi uga ditemukan dimata, telinga, saluran pen"ernaan, lept#meninges, serta membrane muk#sa #ral dan kelamin! 'elan#ma hanya <3 dari semua kanker kulit, namun hal itu menyebabkan umlah terbesar kematian terkait kanker kulit di seluruh dunia! Deteksi dini melan#ma kulit adalah "ara terbaik untuk mengurangi kematian! $Ari( 'utain, +:&!
'elan#ma maligna adalah tahi lalat atau ber"ak ke"#klatan kulit yang ganas dan merupakan kanker kulit yang paling berbahaya! Kanker ini berkaitan dengan paanan yang berlebihan terhadap radiasi ultra i#let paling sering menyerang indiidu berkulit terang dan berambut pirang atau merah! Penyakit ini ditandai perubahan dalam /arna, bentuk dan ukuran tahi lalat atau tahi lalat yang berdarah atau gatal! Pr#gn#sis bergantung pada ketebalan bresl#/ penetapan stadium yang melibatkan penetuan status kelenar lim(e dengan bi#psi kelenar
sentinel! Karsin#ma sel basal atau ulkus r#dens merupakan kanker kulit yang paling sering penyakit ini umum nya terkalit dengan paanan terhadap sinar matahari yang berlansung bertahun-tahun! 'isalnya indiidu yang bekera di luar $pekera bangunan& atau mereka yang berkulit terang dan tinggal di dekat khatulisti/a meskipun menyebabkan kerusakan l#kal yang luas namaun kanker ini tidak pernah bermetatastis! Karsin#ma sel skuam#sa adalah sel kanker inasit yang ika di biarkan dapat bermetastatis! ;erapi kanker ini mungkin eksisi yang luas! $Ekskl#pedia kepera/atan5 ++? hal 44< C 440&!
2.2. E%#&em'l'g#
'elan#ma maligna predileksi pada #rang kulit putih,/ilayah ueensland Australia merupakan daerah insiden tinggi yang terkenal! Pada tahun :?. insidennya pada pria :.8:++!+++, pada /anita :1,*8:++!+++, angka itu masih terus meningkat! Amerika %erikat dalam *+ tahun silam memiliki pertumbuhan insiden melan#ma maligna yang ter"epat, pada tahun :?40 dari :0++ #rang Amerika %erikat ada : #rang menderita melan#ma maligna, tahun :?.1 dari :40 #rang ada : #rang, pada tahun +++ sudah berkembang menadi dari 10 #rang ada : menderita tum#r ini, di kalangan kulit ber/arna keadian melan#ma maligna lebih rendah! Di
Amerika, didapatkan data enam dari tuuh penderita kanker ini meninggal dunia dan umlah #rang yang terserang meningkat dari tahun ke tahun angka keadian dan kematian penyakit ini se"ara elas lebih tinggi dari penduduk yang auh dari Katulisti/a! 'elan#ma 'aligna bisa berkembang dari tahi lalat timbul yang sudah ada atau yang baru mun"ul!
Asia ;enggara termasuk ka/asan Katulisti/a, insiden melan#ma maligna belum terdata se"ara tepat, tapi dalam beberapa kesempatan bakti s#sial sudah menemukan * kasus, tampaknya penyakit ini tidak arang teradi di /ilayah ini! Insiden diantara kulit pria kulit putih meningkat 0,:3 setiap tahun,?4,43 se"ara keseluruhan, sedangkan pada /anita peningkatan hanya sebesar 4,.3 pertahun,*,1 se"ara keseluruhan! 'elan#ma maligma lebih sering teradi kulit putih! ;empat yang paling sering terkena pada kulit gelap dalah telapak tangan, telapak kaki, ari tangan dan kaki, dan membare muk#sa! 'elan#ma dapat teradi pada usia remaa dan a/al dua puluh tahun dan tiga puluh tahun! Bukti epidemi#l#gis yang melibatkan pamparan matahari dalam menyebabkan melan#ma didukung #leh bukti bi#l#gis bah/a kerusakan yang disebabkan #leh radiasi ultrai#let khusunya kerusakan DNA,memaikan peran inti dalam pat#genesis tum#r ini!
2.3. Anat'm# ( )#s'l'g#
:! 6iri-"iri Kulit
a! Pembungkus yang elastis yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan! b! Alat tubuh yang terberat 5 :0 3 dari berat badan!
"! Luas 5 :,0+ C :,10 m! d! ;ebal rata C rata 5 :,mm!
e! Daerah yang paling tebal 5 ** mm, pada telapak tangan dan t! kaki dan paling tipis 5 +,0 mm ! Anat#mi isi#l#gi
Bagian dan Lapisan Kulit 5 a! Epidermis
;erbagi atas < lapisan5
:! Lapisan basal 8 stratum germinatium ! Lapisan 'alpighi8 stratum spin#sum! 4! Lapisan epidermis yang paling tebal! <! Lapisan @ranular 8 s! granul#sum! 0! Lapisan tanduk 8 k#rneum!
%etiap kulit yang mati akan terganti tiap 4- < minggu! Dalam epidermis terdapat sel yaitu5 :! %el merkel!
b! Dermis
;erdiri dari aringan ikat yang terdiri dari lapisan5 pars papilaris $terdiri dari sel (ibr#blast yang mempr#duksi k#lagen dan retikularis yang terdapat banyak darah dan akar rambut, kelenar keringat dan k! sebaseus!
"! %ubkutis
Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel lip#sit yang menghasilkan banyak lemak, merupakn aringan adip#se sebagai bantalan antara kulit dan setruktur internal seperti #t#t dan tulang sebagai m#bilitas kulit, perubahan k#ntur tubuh dan penyekatan panas, sebagai bantalan terhadap trauma, sebagai tempat penumpukan energi!
2.!. ETIOLOGI
:! %inar 'atahari!
%inar matahari yang bersi(at karsin#genik adalah sinar U)B! Lapisan #F#n yang berada di atas bumi yang dianggap sebagai penahan sinar U)B sampai ke bumi! 'eningkatnya pemakaian bahan-bahan kimia tertentu dapat menyebabkan lapisan #F#n tersebut pe"ah sehingga mengakibatkan pan"aran sinar U)B langsung mengenai bumi! Hal ini akan meningkatkan keadian kanker kulit! %elain sinar matahari sinar pengi#n yang dipakai untuk peng#batan $radiasi atau radi#terapi& uga dapat menimbulkan kanker kulit!
! Hereditas!
@eneti" $ada seak lahir& apabila #rangtua mempunyai ri/ayat kanker kulit sehingga resik# penurunan penyakit kepada anak lebih besar!
4! Umur!
=anita tidak sama dengan laki-laki dengan (rekuensi tertinggi ditemukan pada umur 4+-*+ tahun, arang pada anak!
<! Iklim!
Perubahan iklim dan penipisan lapisan #F#n dapat memungkinkan lebih banyak sinar ultrai#let atau U) untuk men"apai permukaan bumi! Hal ini dapat menyebabkan kanker kulit!
0! Gas Kulit!
%ese#rang yang berkulit "erah dan kurang berpigmen mempunyai resik# tinggi mendapat tum#r melan#ma maligna!
2.*. Pat'"#s#'l'g#
'elan#ma bisa bera/al sebagai pertumbuhan kulit baru yang ke"il dan berpigmen pada kulit yang n#rmal paling sering tumbuh pada kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi hampir
separuh kasus tumbuh dari tahi lalat yang berpigmen! 'elan#ma mudah menyebar kebagian tubuh yang auh $metastase&, dimana akan terus tumbuh dan menghan"urkan aringan! %emakin sedikit pertumbuhan melan#ma ke dalam kulit, maka semakin besar peluang untuk menyembuhkannya, ika melan#ma telah tumbuh auh ke dalam kulit akan lebih mungkin menyebar melalui pembuluh getah bening dan pembuluh darah dan bisa menyebabkan kematian dalam beberapa bulan atau tahun! Peralanan penyakit melan#ma berariasi dan tampaknya dipengaruhi #leh kekuatan pertahanan sistem kekebalan tubuh! Beberapa penderita yang keadaan kesehatannya baik bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun meskipun melan#manya telah menyebar!
;anda-tanda peringatan akan terbentuknya melan#ma
• bintik atau tahi lalat berpigmen $terutama yang ber/arna hitam atau biru tua& yang
semakin membesar
• Perubahan /arna pada tahi lalat, terutama pigmentasi merah, putih dan biru di kulit
sekelilingnya
• Perubahan pada kulit diatas bintik yang berpigmen, misalnya perubahan k#nsistensi atau
bentuk
• ;anda- tanda peradangan pada kulit di sekitar tahi lalat
'elan#ma berasal dari melan#sit yang timbul dari pun"ak sara( dan bermigrasi ke epidermis, uea, meninges, dan muk#sa e"t#dermal! 'elan#sit berada di kulit dan menghasilkan melanin pelindung yang terkandung dalam lapisan basal epidermis di antara dermis dan epidermis! 'elan#ma dapat berkembang di atau dekat lesi yang sudah ada sebelumnya atau di kulit yang tampak sehat! %ebuah melan#ma ganas yang berkembang dalam kulit yang sehat dapat dikatakan timbul de n##, tanpa bukti adanya lesi sebelumnya! Banyak dari melan#ma yang diinduksi #leh radiasi matahari risik# terbesar yang disebabkan paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan melan#ma dikaitkan dengan terbakar #leh sinar matahari se"ara akut, intens, dan berselang! Gisik# ini berbeda dibandingkan dengan kanker sel skuam#sa dan basal kulit, yang terkait dengan lama, paparan sinar matahari angka panang! 'elan#ma uga dapat teradi
didaerah tidak terbakar kulit termasuk telapak tangan, telapak kaki, dan perineum! Lesi tertentu dianggap prekurs#r lesi melan#m termasuk neus diper#leh se"ara biasa neus displastik, neus k#ngenital, dan neus biru selular! 'elan#ma memiliki (ase pertumbuhan, radial dan ertikal! %elama (ase pertumbuhan radial sel-sel ganas tumbuh dalam m#de radial pada epidermis dengan /aktu berlangsung, sebagian besar melan#ma ke (ase pertumbuhan ertikal,di mana sel-sel ganas menginasi dermis dan mengembangkan kemampuan untuk bermetastasis!
2.+. Man#"estas# kl#n#s
'elan#ma bisa bera/al sebagai pertumbuhan kulit baru yang ke"il dan berpigmen pada kulit yang n#rmal! Paling sering tumbuh pada kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi hampir separuh kasus tumbuh dari tahi lalat yang berpigmen! 'elan#ma mudah menyebar ke bagian tubuh yang auh $metastase&, dimana akan terus tumbuh dan menghan"urkan aringan! $@raham, G! ++0&!
%emakin sedikit pertumbuhan melan#ma ke dalam kulit, maka semakin besar peluang untuk menyembuhkannya! ika melan#ma telah tumbuh auh ke dalam kulit, akan lebih mungkin menyebar melalui pembuluh getah bening dan pembuluh darah dan bisa menyebabkan kematian dalam beberapa bulan atau tahun! $@raham, G! ++0&
Peralanan penyakit melan#ma berariasi dan tampaknya dipengaruhi #leh kekuatan pertahanan #leh sistem kekebalan tubuh! $%uriadireda, ++*&! Beberapa penderita yang keadaan kesehatannya baik, bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun meskipun melan#manya telah menyebar! $%uriadireda, ++*&
;anda-tanda terbentuknya melan#ma5
• Bintik atau tahi lalat berpigmen $terutama yang ber/arna hitam atau biru tua& yang semakin
membesar
• Perubahan /arna pada tahi lalat, terutama pigmentasi merah, putih dan biru di kulit
sekelilingnya
•Perubahan pada kulit diatas bintik yang berpigmen, misalnya perubahan k#nsistensi atau bentuk • ;anda-tanda peradangan pada kulit di sekitar tahi lalat! $@raham, G! ++0&
@eala atau tanda yang patut di "urigai sebagai tanda keganasan suatu lesi adalah perubahan /arna seperti lebih terang atau lebih gelap, gatal, perubahan bentuk menadi tidak
teratur atau neus bertambah luas serta bertambah tebal, pertumbuhan h#riF#ntal dan ertikal, permukaan tidak rata, dan akhirnya pembentukan tukak! Pendarahan menandakan pr#ses sudah
sangat lanut!
Bentuk dini sangat sulit dibedakan dengan tum#r lainnya! Karena melan#ma maligna merupakan penyakit yang (atal bila telah metastasis auh, maka kemampuan untuk mengenali keganasan dini perlu diperdalam! L#kalisasi dilap#rkan terbanyak di ekstremitas ba/ah, kemudian didaerah badan, kepala8leher, ektremitas atas, kuku! Kun"i penyembuhan melan#ma maligna adalah penemuan dini, sehingga diagn#sis melan#ma harus ditingkatkan bila penderita melap#rkan adanya lesi berpigmen baru atau adanya tahi lalat yang berubah, seperti5 berpigmen, yaitu5
:! perubahan dalam /arna
! perubahan dalam ukuran $terutama pertumbuhan yang "epat&
4! timbulnya geala $gatal, rasa terbakar, atau rasa sakit&
<! teradi peninggian pada lesi yang sebelumnya datar
0! perubahan pada permukaan atau perubahan pada k#nsistensi lesi berpigmen
*! berkembangnya lesi satelit
1! Akademi dermat#l#gi Amerika menekankan pentingnya AB6D saat mengealuasi setiap lesi berpigmen, yaitu Asimetri, B#rder irregularity, 6#l#r ariegati#n, Diameter yang lebih dari * mm
2.,. K'm%l#kas#
:! Hipertensi!
'etastasis dalam /aktu singkat tidak hanya melalui kelenar lim(e regi#nal tetapi uga melalui aliran darah sehingga menyebabkan hipertensi!
! Hyper"h#lester#lemia!
'enderita kanker kulit karena kelainan pada genetikanya!
2.-. Pemer#ksaan Penunang
%elain bi#psi dari dugaan lesi, lab#rat#ri dan tes diagn#stik digunakan menentukan keadaan tum#r apakah telah metastase! Karena malignan melan#ma dapat metastase pada beberapa #rgan atau aringan dari tubuh, dilakukan ma"am-ma"am tes!
a! ;es lab#rat#rium
:! ;es (ungsi lier untuk menentukan keadaan tum#r yang telah metastasis pada lier! K#mbinasi dari eleasi LDH, alkaline ph#sphatase, dan %@>; mempengaruhi lier!
! 'enghitung umlah darah yang dilakukan untuk menentukan abn#rmalitas hemat#l#gi! 4! ;es serum darah dilakukan untuk mengindenti(ikasi elektr#lit mineral yang abn#rmal&! b! ;es diagn#stik dapat meliputi uga seperti ini5
:! Bi#psi lesi adalah hanya met#de de(initi( pada diagn#sa malignan melan#ma! Eksisi bi#psy adalah pr#sedur diagn#stik dari pilihan karena diba/ah ini lebih k#mplit hist#l#gi" ealuasi dan tingkat mikr#sk#p! Bi#psi tidak harus dilakukan ika terduga melan#ma, karena ketebalan dan dalamnya lesi tidak dapat di kai, membuat keputusan tentang pr#gn#sis dan peng#batan sangat sulit!
! 6;Cs"an lier menentukan ika enFim hati abn#rmal dan menentukan luasnya metastasis dari hati lebih akurat!
4! -ray dada dilakukan ika klien sulit berna(as atau hem#ptisis, dimana rangsangan paru-paru menadi metastasis!
<! %"an tulang dilakukan untuk menentukan metastatik karena tidak dapat menentukan nyeri tulang!
0! 6; s"an atau 'I dari #tak yaitu menentukan pengkaian dari metastasis ika klien sakit kepala, seiFure, atau de(isit neur#l#gy!
*! Bi#psi aringan dari limpa tulang belakang atau lesi kulit lain dilakukan untuk mengidenti(ikasi metastasis!
2.1. Penatalaksanaan
a! Pembedahan
Eksisi dilakukan seluas : "m di luar tum#r! Eksisi dengan menyertakan (asia pr#(unda tidak mempengaruhi pr#gn#sis, demikian uga di seksi getah bening regi#nal pada tum#r yang belum menunukkan tanda metastasis auh!
b! Per(usi
%etelah eksisi melan#ma di ekstremitas, dapat di lakukan per(usi untuk pembertian sit#statik auan! Per(usi merupakan tindakan bedah yang agak besar sebab ekstremitas harus di k#s#ngkan dari peredaran darah sehingga harus di kerakan dengan p#mpa pengatur suhu dan #ksigenat#r $mesin antung paru&!
"! Imun#l#gi
'elan#ma memperlihatkan reaksi yang tidak di mengerti yang di duga berdasarkan pengaruh imun#l#gik! Penggunaan aksin sebagai terapi seperti aksin B6@ kadang menyebabkan regresi parsial untuk /aktu terbatas tetapi tidak mempengaruhi prign#sis! %etelah pembedahan perlu ditekankan pentingnya penga/asan berkala karena /alaupun di temukan pada deraat satu, kemungkinan kambuh "ukup besar!
d! >perasi Eksisi
+!10 mm #r less : "m +!1* t# <!+ mm "m <!+ mm and greater 4 t# 0 "m
e! Diseksi lim(#n#di
• Lymph#s"intigraphy untuk mengidenti(ikasi "airan n#dus!
(! Kem#terapi
• ;#pi"al atau sistemik!
• 0-(lu#r#ura"il, d##rubi"in, atau "isplatin!
• 'en"egah penyebaran tum#r dan terkadang mengurangi geala! • ;idak dapat meng#bati melan#ma yang sudah metastasis!
• E(ek samping 5 imun#de(isiensi!
g! Gadi#terapi
• 'enggunakan energy tinggi dengan d#sis rendah untuk melan#ma dengan kedalaman yang
berariasi!
• ;eletherapy $eternal s#ur"e&, untuk terapi angka panan g dan e(ekti( sebagai paliati(! • %ebagai terapi aduant!
h! Imun#terapi
• N#n-spesi(ik stimulan 5
B6@, 6#ryneba"terium parum, leimas#le!
• Inter(er#n a-b gies a <3 impr#ement in 0 J%G • )a""ines5
- )iral #n"#sylates - @angli#sides
2.11. Asuhan Ke%era/atan Te'r#t#s 1. Pengka#an
Pengkaian terhadap pasien melan#ma maligna dilakukan berdasarkan ri/ayat pasien dan gealanya! Pasien ditanya khusus mengenai geala pruritus, nyeri tekan, dan rasa sakit yang
pada neus yang sudah ada sebelumnya atau pertumbuhan lesi baru yang berpigmen! >rang-#rang yang beresik# harus diperiksa dengan "ermat!
%meltFer $++& memberikan panduan tentang teknik dalam melakukan inspeksi kulit untuk menemukan iregularitas dan perubahan pada neus! ;anda-tanda yang menunukkan perubahan malignan men"akup berikut ini5
:! =arna yang berariasi
a& =arna yang terdapat menunukkan keganasan pada lesi yang "#klat atau hitam adalah bayangan /arna merah, putih dan biru! Bayangan /arna biru dianggap bisa mengkha/atirkan!
b& Daerah-daerah putih dalam lesi yang berpigmen perlu di"urigai!
"& %ebagian melan#ma maligna tidak memiliki /arna yang berariasi, tapi sebaliknya mempunyai /arna yang seragam $hitam kebiruan, kelabu kebiruan, merah kebiruan&
! ;epi yang ireguler! Indentasi atau lekukan yang menyudut pada bagian tepi neus harus di"atat! 4! Permukaan yang ireguler
a& ;#n#lan permukaan yang tidak merata $t#p#gra(i ireguler& dapat teraba atau terlihat! Perubahan pada permukaan bisa li"in hingga seperti sisik!
b& %ebagian melan#ma n#duler memiliki permukaan yang li"in!
2. NP
N# Diagn#sa Kepera/atan
;uuan dan Kriteria Hasil Interensi Gasi#nal :! Nyeri b!d
tindakan eksisi dan gra( kulit
;uuan 5
Dalam /aktu : < am nyeri berkurang atau hilang atau teradaptasi! Kriteria hasil 5
- %e"ara subekti( melap#rkan nyeri berkurang atau dapat
diadaptasi,skala nyeri +-: $+ C <&! - Dapat mengidenti(ikasi aktiitas yang meningkatkan atau menurunkan nyeri! - Pasien tidak gelisah
- Kai nyeri dengan pendekatan PG%;!
- Kai (akt#r yang meningkatkan dan menurunkan resp#ns nyeri pada melan#ma!
- 'enadi parameter dasar untuk mengetahui seauh mana interensi yang diperlukan dan sebagai ealuasi keberhasilan dari interensi manaemen nyeri kepera/atan! - Pengangkatan melan#ma dengan pembedahan pada berbagai tempat yang berbeda-beda $kepala
serta leher, mata,
batang tubuh, abd#men, eksremitas, system sara( pusat& akan
- elaskan dan bantu pasien dengan
tindakan pereda nyeri n#n (armak#l#gi dan n#ninasi(!
- Lakukan maneemen kepera/atan 5
• Atur p#sisi (isi#l#gis
dan im#bilisasi eksremitas yang mengalami selulitis!
• 'aneemen
lingkungan 5
lingkungan tenang dan batasi pengunung!
• Aarkan teknik
distraksi pada saat nyeri! tantangan dengan mempertimbangkan pengangkatan melan#ma primer! - Pendekatan dengan menggunakan relaksasi dan n#n (armak#l#gi lainnya telah menunukkan kee(ekti(an dalam mengurangi nyeri!
• P#sisi (isi#l#gis akan
meningkatkan asupan >ke aringan yang mengalami peradangan subkutan! • Lingkungan tenang akan menurunkan
stimulus nyeri eksternal dan pembatasan pengunung akan membantu peningkatan k#ndisi >! • Distraksi $pengalihan perhatian& dapat menurunkan stimulus internal dan mekanisme peningkatan pr#dukdi
end#(in dan enke(alin yang dapat membl#k resept#r nyeri untuk tidak dikirim kan ke k#rteks serebri
sehingga menurunkan persepsi nyeri!
- Analgetik membl#k lintasan nyeri sehingga nyeri akan berkurang!
- K#lab#rasi dengan d#kter, pemberian analgetik ! Ke"emasan dan depresi b!d melan#ma yang dapat memba/a kematian dan menimbulka n "a"at! ;uuan 5
Dalam /aktu : < am ke"emasan pasien berkurang! Kriteria hasil 5 Pasien mengatakan ke"emasan berkurang mengenal perasaannya, dapat mengidenti(ikasi penyebab atau (akt#r
yang memengaruhinya, k##perati( terhadap tindakan, dan /aah rileks!
- Kai tanda erbal dan n#nerbal ke"emasan, dampingi pasien dan lakukan tindakan bila menunukkan perilaku merusak! - Hindari k#n(r#ntasi! - Beri dukungan psik#l#gis! - Geaksi erbal 8 n#nerbal dapat menunukkan rasa agitasi, marah dan gelisah!
- K#n(r#ntasi dapat meningkatkan rasa marah, menurunkan kera sama, dan mungkin
memperkambat penyembuhan!
- Dukungan psik#l#gis sangat penting ika akan dilakukan pembedahan yang menimbulkan "a"at! Dukungan ini men"akup upaya membiarkan pasien untuk mengekspresikan perasaannya tentang keseriusan ne#plasma kulit, pengertian terhadap kekesalan serta depresi yang diperlihatkan pasien, dan penyampaian kesan bah/a pera/at dapat
memahami semua perasaan ini!
- Bina hubungan saling per"aya!
- Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan ansietasnya!
- Berikan priasi untuk pasien dan #rang
terdekat!
- K#lab#rasi 5 Berikan anti "emas sesuai indikasi, "#nt#hnya 5 diaFepam!
- 'ereka harus did#r#ng untuk mengekspresikan perasaan terhadap
sese#rang yang mereka per"ayai untuk
mendengarkan
keprihatinan mereka dan selalu siap untuk memberikan pera/atan yang terampil, serta penuh kehangatan
merupakan interensi yang penting untuk mengurangi ansietas! - Dapat menghilangkan ketegangan terhadap kekha/atiran yang tidak diekspresikan! - 'emberikan /aktu untuk mengekspresikan, menghilangkan "emas dan perilaku adaptasi! Adanya keluarga dan teman-teman yang dipilih pasien melayani aktiitas dan penglihatan $misalnya 5 memba"a& akan menurunkan perasaan teris#lasi! - 'eningkatkan relaksasi dan menurunkan ke"emasan!
4! Kurangnya pengetahuan tentang tanda-tanda melan#ma ;uuan 5 ;erpenuhinya pengetahuan pasien tentang k#ndisi penyakit!
Kriteria Hasil 5
- 'engungkapkan pengertian tentang pr#ses in(eksi, tindakan
yang dibutuhkan dengan kemungkinan
k#mplikasi!
- 'engenal perubahan gaya hidup 8 tingkah laku untuk men"egah teradinya k#mplikasi!
- Beri penekanan akan pentingnya
pengenalan dini tanda-tanda melan#ma! - Identi(ikasi sumber C sumber pendukung yang memungkinkan untuk mempertahankan pera/atan dirumah yang dibutuhkan! - Aarkan tentang tanda
tanda bahaya melan#ma!
- Harapan yang terbesar untuk mengendalikan penyakit terletak pada pendidikan pasien
mengenai pengenalan tanda C tanda dini
melan#ma! Pasien yang beresik# harus
diaarkan untuk memeriksa kulit dan data mereka sebulan sekali dengan "ara yang sistematis!
- Keterlibatan keluarga terhadap "ara C "ara untuk mendeteksi melan#ma akan meningkatkan resik# metastasis yang lebih berat!
- ;anda bahaya
melan#ma berikut ini 5 perubahan pada ukuran,
/arna, bentuk, atau garis bentuk neus, permukaan neus atau
kulit disekitar neus!
2.12. Asuhan Ke%era/atan Kasus
6A%E %KENAGI> II
;n! K umur 00 tahun, pekeraan petani, dan sering k#ntak dengan sinar ultrai#let! Pada tanggal :0 maret +:< datang ke puskesmas putrid ayu dengan keluhan-keluhan kulit terasa gatal, nyeri seperti terbakar didaerah abd#men kanan atas, tampak adanya lesi, bersisik dan hiperpigmentasi yaitu ber"ak kehitaman dengan diameter *"m! Pada tanggal + maret +:< pasien diruuk ke rumah sakit Abdul 'anap! Dari hasil pemeriksaan inspeksi terlihat adanya peningkatan melan#sin di super(i"ial kulit abd#men, pal(ebra kehitaman, dan /aah terlihat pu"at, pemeriksaan palpasi abd#men kuadran kanan atas teraba keras massa sekitar "m! pasien menelaskan sering merasakan mual, tidak na(su makan, sehingga berat badan menurun 4kg! Pemeriksaan penunang bi#psy lesi pada tanggal : maret menunukkan teradinya lentig# maligna! Dari hasil lab#rat#rium didapatkan hasil Hb5 :: gr8dl, leuk#sit 5 ?:+4 8l, %@P; 00 u8l,
%@>; 40 u8l! dari pemeriksaan ital sign 5 tekanan darah :0+8.+ mmHg, suhu 4*# 6, N ::+ 8
menit, GG 18menit! Pasien menelaskan bah/a selama di rumah sakit tidak bisa tidur karena lingkungannya sangat ramai, tidur malam hanya sekitar <am dan tidak pernah tidur siang! Pasien mengatakan mudah lelah saat melakukan aktiitasnya sehingga tidak dapat melakukan aktiitas bertani lagi! Pasien terpasang in(use GL dengan 4+ ;P'!
ASKEP MELANOMA MALIGNA 1. PENGKAIAN A! Identitas Klien Nama 5 ;n! K Umur 5 00 tahun Pekeraan 5 Petani B! Gi/ayat Penyakit
- Keluhan Utama 5 @atal dan Nyeri di daerah abd#men kanan atas!
- Gi/ayat Penyakit %ekarang 5 Klien menelaskan sering merasakan mual, tidak na(su makan, dan tidak bisa tidur selama di rumah sakit!
6! Data Dasar Pengkaian Pasien - Aktiitas dan istirahat
• Akitiitas 5 Pasien menyatakan mudah lelah saat melakukan aktiitas sehingga tidak dapat
melakukan aktiitas bertani lagi! Hb5 :: gr8dl!
• Istirahat 5 pasien menelaskan bah/a selama rumah sakit tidak bias tidur karena lingkungan
sangat ramai, tidur malam hanya sekitar < am dan tidak pernah tidur siang! Palpebra kehitaman! - Kenyamanan
• Pasien mengeluh terasa gatal, nyeri seperti terbakar di daerah abd#men kanan atas!
- %irkulasi
• =aah pasien terlihat pu"at dengan tekanan darah :0+8.+ mmHg
- Perna(asan
• GG pasien meningkat yaitu 1 8i
- 'akanan8 "airan
• Pasien menelaskan sering mual, tidak na(su makan sehingga berat badan menurun 4 kg! Pasien
terpasang in(use GL dengan 4+ ;P'! D! Pemeriksann isik
- Pemeriksaan inspeksi terlihat adanya peningkatan melan#sin di super(i"ial kulit abd#men, palpebra kehitaman, dan /aah terlihat pu"at!
- Pemeriksaan palpasi abd#men kuadran kanan atas teraba keras massa sekitar "m! E! )ital %ign
;D n#rmal $::+81+-:408?+ mmHg& Nadi n#rmal $*+-:++ 8i& GG n#rmal $:*-< 8i& %uhu $4*,0-41,0#6& :0+8.+ mmHg ::+ 8i 1 8i 4*#6 ! Pemeriksaan Penunang
- : maret +:< 5 Bi#psy lesi menunukkan teradinya lentig# maligna - Hasil lab#rat#rium :4 maret +:< 5
Hb n#rmal pria $:<-:.
gr8dl&
Leuk#sit n#rmalde/asa
$<+++-:+!+++8mm4& %@P; n#rmal $0-<: u8l & %@>; n#rmal $ 0-<+ u8l& :: gr8dl ?:+4 8l 00 u8l 40 u8l
! ANALISA $ATA
N> DA;A E;I>L>@I 'A%ALAH
:! D%5
Klien mengatakan kulit terasa gatal dan seperti terbakar di daerah abd#men atas!
D> 5 Lesi Pu"at
Kerusakan kulit atau aringan
Nyeri
! D%5
Klien mengatakan sering merasa mual
;idak na(su makan D>5
BB turun 4kg Pu"at
Asupan nutrisi kurang adekuat Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 4! D%5 -D>5 Bersisik Hiperpigmentasi Adanya lesi
Destruksi lapisan kulit Kerusakan integritas kulit
<! D%5
Klien mengatakan selama dirumah sakit tidak bias tidur
Klien mengatakan tidur malam hanya < am
Klien mengatakan tidak pernah tidur siang
Klien tidak bias melakukan aktiitas bertani
Klien menyatakan mudah lelah saat beraktiitas
D>5 Pu"at
Hb5 :: gr8dl
@angguan p#la tidur Int#leransi aktiitas
0 D%5
Pasien tidak biasa tidur dirumah sakit, tidur malam hanya < am dan tidak pernah tidur siang
D>5
Pu"at
Palpebra kehitaman
3. $IAGNOSA KEPERAATAN
a! Nyeri berhubungan dengan kerusakan kulit atau aringan !
b! Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan nutrisi kurang adekuat
"! Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan destruksi lapisan kulit d! Int#letansi aktiitas yang berhubungan dengan gangguan p#la tidur e! P#la tidur yang berhubungan dengan perubahan lingkungan