• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak Perempuan di Keluarga Batak Toba (Studi tentang Kerentanan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hak Perempuan di Keluarga Batak Toba (Studi tentang Kerentanan)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

111 DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Irwan

2006 Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baiduri, Ratih

2015 Makna Kerja Di Kalangan Pedagang Perempuan Batak Toba (Inang-Inang) Di Kota Medan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Fakih, Mansour

1996 Analis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Haviland,William.A.

1985 Antropologi. Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga. Terjemahan.

Hutabarat, Rainy.

1999 Perempuan dalam Budaya Batak: Boru ni Raja, Inang Soripada dan Pembuka Hubungan Baru, Gema Duta Wacana, Edisi 55:77-88.

Irianto, S

2003 Perempuan di antara berbagai pilihan hukum: studi mengenai strategi perempuan Batak Toba untuk mendapatkan akses kepada harta waris melalui proses penyelesaian sengketa. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ihromi, T. O.

1995 Kajian wanita dalam pembangunan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia

Koentjaraningrat

1970 Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan. 1985 Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

1989 Sejarah Teori Antropologi I. Jakarta: Universitas Indonesia. 1990 Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Listiani,dkk

2002 Gender dan Komunitas Perempuan Pedesaan. Medan: BITRA Indonesia.

Luhulima, Achie Sudiarti (Editor).

2007. Bahan Ajar Tentang Hak Perempuan: UU No. 7 Tahun 1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Moore, Henrietta L

1998 Feminisme dan Antropologi. Jakarta: Penerbit Obor

(2)

112 Panggabean dan Ricard Sinaga,

2004 Hukum Adat Dalihan Na Tolu Tentang Hak Waris. Jakarta: Dian Utama.

Savitri, Niken.

2008. HAM Perempuan: Kritik Teori Hukum Feminis Terhadap KUHP. Bandung: Refika Aditama.

Simanjuntak, B. A.

2001. Konflik Status dan Kekuasaan Orang Batak Toba. Yogyakarta: Jendela.

Spradley, James.P

2007 Metode Etnografi. Yogyakarta: PT.Tiara Wacana.

Vergouwen. J.C.

1986 Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba. Jakarta: Pustaka Azert.

Jurnal & Majalah

Nanang Hasan Susanto, “Tantangan Mewujudkan Kesetaraan Gender Dalam

Budaya Patriarki”. MUWAZAH, Volume 7, Nomor 2, Desember 2015

Ratih Baiduri, “Paradoks Perempuan Batak Toba: Suatu penafsiran Hermeunetik terhadap Karya Sastra Ende Siboru Tombaga”. MIMBAR, Vol. 31, No. 1 (Juni

-2015) 51-60

Antropologi Visual FISIP USU ’07, “Inang-Inang Sambu: Potret Wanita-Wanita Perkasa Dari Pajak Sambu”. FOLKS (Hal. 7-13)

Sumber Internet :

Hukumonline.com/klinik/detail/cl1553/hak-menantu (diakses pada 19 Juni 2016)

Referensi

Dokumen terkait

Terbentuknya Konflik dan Integrasi Anggota Lima kEluarga Luas Batak Toba yang Menganut Agama Berbeda di Jalan Galang Kecamatan Lubuk Pakam dalam Kehidupan Sehar-hari ....

(4) Untuk mengetahui bagaimana peran perempuan Batak Toba sebagai rentenir dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Kelurahan Parapat Kabupaten Simalungun.. Penelitian ini

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna anak perempuan pada ayah Batak Toba yang tidak memiliki anak laki-laki dengan menggunakan metode fenomenologi dan melibatkan

Kenyataan yang konkret dalam masyarakat Batak, yaitujika perempuan tidak memiliki suami karena kematian maupun cerai hidup, perempuan sebagai orangtua tunggal tidak

Misalkan saja jika seorang lelaki Toba ( Paranak ) ingin menikah dengan etnis lain atau perempuan dari suku lain selain Batak, maka penting untuk perempuan yang berlain etnis

terjadi konflik runtuhnya sistem kekerabatan pada masyarakat Batak Toba yang. terletak di Ajibata Kabupaten

Berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada kelima informan, ditemukan bahwa konsep diri perempuan batak toba yang diberi gelar “Boru Ni Raja” di kecamtan Sianjur Mulamula

( Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Perempuan Batak Toba Yang Diberi Gelar “Boru Ni Raja” Di Kecamatan Sianjur Mulamula,