• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Antagonisme Jamur Endofit Dari Tanaman Padi Terhadap Cercospora oryzae Miyake dan Curvularia lunata (Wakk) Boed. di Laboratorium

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Antagonisme Jamur Endofit Dari Tanaman Padi Terhadap Cercospora oryzae Miyake dan Curvularia lunata (Wakk) Boed. di Laboratorium"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Ida Rumia Manurung. 2014. “Uji Antagonisme Jamur Endofit Dari Tanaman Padi Terhadap Cercospora oryzae Miyake dan Curvularia lunata

(Wakk) Boed. di Laboratorium”, dibimbing oleh Mukhtar Iskandar Pinem dan Lahmuddin Lubis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antagonisme

jamur endofit dalam mengendalikan C. oryzae dan C. lunata di laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ±25 m dpl mulai bulan November 2013 sampai Februari 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dalam 3 ulangan. Faktor pertama yakni jenis patogen (C. oryzae dan

C. lunata) dan faktor kedua yakni jenis jamur endofit (Penicillium sp., Trichoderma spp., Aspergillus sp1., Trichocladium sp., Aspergillus sp2. dan Nigrospora sp.).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis patogen, jenis jamur endofit serta interaksi keduanya berpengaruh sangat nyata terhadap daerah hambatan, luas daerah hambatan, diameter koloni dan luas pertumbuhan. Hasil terbaik ditunjukkan pada E2 (Trichoderma sp.) untuk mengendalikan C. oryzae dengan 55.27% dan E1 (Penicillium sp.) untuk mengendalikan C. lunata dengan 56.85% pada daerah hambatan.

Kata kunci: jamur endofit, C. oryzae, C. lunata, padi

(2)

ABSTRACT

Ida Rumia Manurung. 2014. “Antagonism Test Between Endophytic

Fungi From Rice Against Cercospora oryzae Miyake and Curvularia lunata (Wakk) Boed. in Laboratory”, supervised by Mukhtar Iskandar Pinem and

Lahmuddin Lubis. This research aimed to know antagonism ability of endophytic fungi to control C. oryzae and C. lunata in laboratory. This research was held at Plant Disease Laboratory, Agroecotechnology Program Study, Faculty of Agriculture, University of Sumatera Utara with altitude ±25 m asl from November 2013 until February 2014. The method used Randomized Complete Design with

two factor in 3 replications. First factor was kind of pathogen (C. oryzae and C. lunata) and the second factor was kind of endophytic fungi (Penicillium sp.,

Trichoderma spp., Aspergillus sp1., Trichocladium sp., Aspergillus sp2. and Nigrospora sp.).

The results of this research showed that kind of pathogen, kind of endophytic fungi and interaction between them so significantly effect to inhibiting zone, wide of inhibiting zone, diameter of colony and growth width of colony. The best result was showed on E2 (Trichoderma sp.) to control C. oryzae with 55.27% and E1(Penicillium sp.) to control C. lunata with 56.85% in inhibiting zone.

Keywords: endophytic fungi, C. oryzae, C. lunata, rice

Referensi

Dokumen terkait

Pengukuran luas pertumbuhan koloni isolat patogen dan jamur antagonis dilakukan dengan cara menggambar pola luas pertumbuhan jamur keduanya pada plastik transparan, digunting

Rahmad Lingga : Uji Nematisidal Jamur Endofit Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Terhadap Nematoda Puru Akar (Meloidogyne SPP.), 2010. tanaman, panjang akar) nilai terendah

Jamur endofit dari TCDC-2 telah diketahui mampu menghasilkan senyawa bioaktif atau metabolit sekunder yang mampu menghambat pertumbuhan beberapa jenis mikroba

Lamanya periode inkubasi yaitu 11 hari setelah inokulasi jamur patogen disebabkan karena jamur endofit asal akar ( Penicillium sp.) yang diaplikasikan melalui

Hal ini sesuai dengan Tan & Zou (2001) yang menyatakan bahwa pada umumnya jamur endofit memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga dapat digunakan sebagai

Uji Antagonisme Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit Busuk Daun dan Umbi Tanaman Kentang Dengan Menggunakan Trichoderma spp..

Biji padi yang terdapat pada tiap malai padi belum tentu mengandung jenis jamur endofit yang sama di seluruh bagian tanaman padi, jadi keberadaan jamur endofit bersifat acak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat jamur endofit dari tanaman padi gogo terbaik dalam menghambat pertumbuhan patogen Pyricularia oryzae serta