• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Air Pada Sediaan Sabun Mandi Pemutih Padat Secara Gravimetri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Air Pada Sediaan Sabun Mandi Pemutih Padat Secara Gravimetri"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PENETAPAN KADAR AIR

PADA SEDIAAN SABUN MANDI PEMUTIH PADAT

SECARA GRAVIMETRI

TUGAS AKHIR

OLEH:

DINDA NADYA

NIM 102410039

PROGRAM STUDI DIPLOMA III

ANALIS FARMASI DAN MAKANAN

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan

karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini yang berjudul

Penetapan Kadar Air pada Sediaan Sabun Mandi Pemutih Padat Secara Gravimetri.

Adapun tujuan penulisan tugas akhir ini sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh gelar Ahli Madia Analis Farmasi dan Makanan di Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara. Tugas Akhir ini disusun berdasarkan apa yang

penulis lakukan pada Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Balai Besar Pengawas

Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan.

Pada kesempatan ini, penulis berterima kasih kepada: Bapak Prof. Dr.

Sumadio Hadisahputra, Apt., sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas

Sumatera Utara, Ibu Dra. Nazliniwaty, M.Si., Apt., sebagai Dosen Pembimbing

yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dalam penulisan Tugas Akhir

ini, Bapak Prof. Dr. Karsono, Apt., sebagai Dosen Pembimbing Akademik penulis

selama melaksanakan pendidikan pada Program Studi Diploma III Analis Farmasi

dan Makanan di Fakultas Farmasi USU, Bapak Prof. Dr. Jansen Silalahi,

M.App.Sc., Apt., sebagai Ketua Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan

Makanan, Bapak. Drs. Rasmadin, M.S., Apt., sebagai Sekretaris Program Studi

Diploma III Analis Farmasi dan Makanan, Bapak dan ibu Dosen beserta seluruh

staff Program Studi Diploma III Analisis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara, Seluruh staf dan karyawan BBPOM di Medan yang

(3)

telah membantu selama melaksanakan PKL, Ayahanda Basaruddin dan Ibunda Sri

Hidayati, kedua adik penulis Popo Mogana Abdi dan Mifta Hujannah beserta

keluarga besar yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil

sehingga Tugas Akhir ini dapat diselesaikan dan Teman-teman mahasiswa dan

mahasiswi Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan angkatan

2010, yang telah banyak membantu penulis selama menjalani Program Studi

Analis Farmasi dan Makanan di Universitas Sumatera Utara.

Dalam menulis Tugas Akhir ini penulis menyadari bahwa tulisan ini tidak

luput dari kekurangan dan kelemahan. Harapan kritik dan saran yang bersifat

membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tulisan ini. Akhirnya

penulis berharap semoga Tugas Akhir ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Juni 2013

Penulis,

(4)

DETERMINATION OF WATER

WHITENING BATH SOAP ON SOLID PREPARATION BY GRAVIMETRIC

Abstract

Soap is the oldest cosmetics known to man. Soap works to clear and her body. With the increasing market demand for the type of soap is also increasingly diverse. One kind is whitening soap. As in the case of soap, bath soap bleach should also meet quality soap. One of the conditions that must be met is the water. This study aimed to determine the water content in whitening bath soap on solid preparation. Determination of water whitening bath soap on solid preparation done by gravimetric. Results obtained are 8.45%. From the results of the inspection of whitening bath soap on solid preparation fulfill the water. The water show that there is abundance of water content in a soap bath. According to SNI 06-3532-1994, water in bath soaps maximum of 15%. When the water content in the soap bath is larger than 15% of the produced soap will become mushy and easily soluble in water. So it is not efficients in the application.

Keywords: soap, whitening soap, water, gravimetri

PENETAPAN KADAR AIR

PADA SEDIAAN SABUN MANDI PEMUTIH PADAT SECARA GRAVIMETRI

Abstrak

Sabun adalah kosmetika tertua yang dikenal manusia. Sabun berfungsi untuk membersihkan dan mengharumkan badan. Dengan semakin meningkatnya permintaan pasar maka jenis sabun juga semakin beragam. Salah satu jenisnya adalah sabun mandi pemutih. Sama halnya seperti sabun mandi, sabun mandi pemutih juga harus memenuhi syarat mutu sabun. Salah satu syarat yang harus terpenuhi adalah kadar air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air pada sediaan sabun mandi pemutih padat. Penetapan kadar air pada sediaan sabun mandi pemutih padat dilakukan secara gravimetri. Hasil yang diperoleh adalah 8,45%. Dari hasil pemeriksaan sediaan sabun mandi pemutih padat ini memenuhi syarat kadar air. Kadar air menunjukkan banyaknya kandungan air yang terdapat dalam suatu sabun mandi. Menurut SNI 06-3532-1994, kadar air dalam sabun mandi maksimum 15%. Apabila kandungan air dalam sabun mandi lebih besar dari 15% maka sabun yang dihasilkan akan menjadi lembek dan mudah larut dalam air. Sehingga tidak efisien dalam pemakaian.

Kata kunci: sabun , sabun mandi pemutih, kadar air, gravimetri

(5)
(6)

2.2.1 Pengertian Sabun Mandi ... 10

2.1.2 Syarat Mutu Sabun Mandi ……… 10

2.3 Sabun Mandi Pemutih ... 13

2.4 Penetapan Kadar Air ... 13

2.5 Gravimetri ... 15

BAB III METODE PERCOBAAN ... 18

3.1 Waktu dan Tempat Pengujian ... 18

3.2 Alat dan Bahan ... 18

3.3 Pengambilan Sampel ... 18

3.4 Prosedur ... 18

3.5 Interpretasi Hasil ... 19

3.6 Persyaratan ... 19

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 20

4.1 Hasil ... 20

4.2 Pembahasan ... 20

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 22

5.1 Kesimpulan ... 22

5.2 Saran ... 22

DAFTAR PUSTAKA ... 23

LAMPIRAN ... 25

(7)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1 Syarat Mutu Sabun ... 10

Tabel 2 Data Penimbangan ... 26

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Identitas Sampel ... 25

Lampiran 2 Data Penimbangan dan Perhitungan Kadar Air ... 26

Lampiran 3 Gambar alat-alat ... 28

Referensi

Dokumen terkait

With the constraints required a system that is able to provide information about: The process of booking users of tour and travel services, the calculation of cost

Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi.Balita merupakan indikataor status gizi masyarakat dan merupakan kelompok yang rawan

Pengaruh Proses Forging Terhadap Sifat Ketangguhan Retak dan Kekerasan Material Perunggu Sebagai Bahan Gamelan.. Fakultas Teknik

 Guru tulis lagu dari “Tepuk Tambah” di papan  Guru ajar lagu “Tepuk Tambah” ke anak-anak  Minta satu anak maju jadi teman guru untuk main  Guru kasih

Pustu Nagori Perdagangan II mengatakan bahwa ibu yang memiliki balita kurang. antusias untuk membawa anaknya ke posyandu setiap bulan dan

The degraded forest lands are of concern of rehabilitation programs, as they are usually the centre areas of poverty, natural disaster (flood-drought) and climate

bahwa tindakan dilakukan untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan. tingkat

Metoda ini dilakukan pada kolam yang didesain sedemikian rupa sehingga setelah pemijahan selesai dapat dipisahkan antara induk jantan, induk betina, dan larva ikan dalam kolam