• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALUR ukm EP 4.2.3.3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ALUR ukm EP 4.2.3.3"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN UPT

UPT PUSKESMAS PUSKESMAS KUTUKANKUTUKAN Jl. Raya Rndublatung

Jl. Raya Rndublatung – – Cepu Km 8 58382 Cepu Km 8 58382 Email :

Email :[email protected] [email protected] 

TAHAPAN ATAU ALUR KEGIATAN PROGRAM UKM

TAHAPAN ATAU ALUR KEGIATAN PROGRAM UKM

No

No Program Program Kegiatan Kegiatan AlurAlur

1 PROMKES

1 PROMKES Pembinaan dan pendataanPembinaan dan pendataan  pelaku UK

 pelaku UKKK

 Mendatangi Mendatangi tempat tempat pelaku pelaku UKKUKK 

 Membina dan Membina dan mendata pelaku mendata pelaku UKKUKK 

 Meminta cap dan Meminta cap dan tanda tangan pelaku tanda tangan pelaku UKK di UKK di suratsurat tugas

tugas 

 Mengevaluasi kegiatan programMengevaluasi kegiatan program 

 Menyusun dan Menyusun dan membuat membuat laporanlaporan 

 Merencanakan tindak Merencanakan tindak lanjut lanjut kegiatan programkegiatan program apabila

apabila ada ada masalahmasalah 

 Melaksanakan tindak lanjut kegiatan programMelaksanakan tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 

 Mengevaluasi tindak lanjut kegiatan programMengevaluasi tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah Pemantauan jentik oleh

Pemantauan jentik oleh kader jumantik kader jumantik

 Melaksanakan pertemuan persiapan pemantauanMelaksanakan pertemuan persiapan pemantauan  jentik deng

 jentik dengan kader an kader jumantikjumantik 

 Memberikan format dan menerangkan caraMemberikan format dan menerangkan cara  pengisian fo

 pengisian format pemrmat pemantauan antauan jentik kejentik kepada kadepada kaderr 

 Memantau pelaksanaan pemantauan jentik olehMemantau pelaksanaan pemantauan jentik oleh kader

kader 

 Mengumpulkan hasil Mengumpulkan hasil pemantauan pemantauan jentik jentik sekaligussekaligus merekap dan menghitung ABJ

merekap dan menghitung ABJ 

 Mengevaluasi kegiatan programMengevaluasi kegiatan program 

 Menyusun dan membuat laporanMenyusun dan membuat laporan 

 Merencanakan tindak Merencanakan tindak lanjut lanjut kegiatan programkegiatan program apabila

apabila ada ada masalahmasalah 

 Melaksanakan tindak lanjut kegiatan programMelaksanakan tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 

 Mengevaluasi tindak lanjut kegiatan programMengevaluasi tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 2

2 KESLING KESLING Penyehatan Penyehatan Air Air Metode Metode Rapid Rapid Rural Rural Appraisal Appraisal (RRA) (RRA) atau atau penilaianpenilaian Desa/kelurahan

Desa/kelurahan

secara Partisiatif Merupakan teknik penilaian yang secara Partisiatif Merupakan teknik penilaian yang relative terbuka ,cepat dan bersih RRA menggabungkan relative terbuka ,cepat dan bersih RRA menggabungkan  beberap te

 beberap teknik yanknik yang terdiri dag terdiri dari :ri : 

 Review atau telaah data sekunder,termasuk petaReview atau telaah data sekunder,termasuk peta wilayah dan pengamatan

wilayah dan pengamatan 

 Observasi lapangan secara langsungObservasi lapangan secara langsung 

 Wawancara dengan pemilik/pengelolaWawancara dengan pemilik/pengelola 

 Pemetaan dan pembuatan diagram/grafikPemetaan dan pembuatan diagram/grafik 

 LokakaryaLokakarya 

 Pembuatan LaporanPembuatan Laporan

.Metode Partisipatory Rapid Appraisal (PRA). .Metode Partisipatory Rapid Appraisal (PRA).

Merupakan metode pengkajian penyehatan Merupakan metode pengkajian penyehatan

(2)

lingkungan yang lebih banyak melibatkan pihak dalam lingkungan yang lebih banyak melibatkan pihak dalam yang terdiri dari stakeholder( pemangku Kepetingan yang terdiri dari stakeholder( pemangku Kepetingan kegiatan ) dengan difasilitasi pihak luar yang berfungsi kegiatan ) dengan difasilitasi pihak luar yang berfungsi sebagai narasumber atau fasilitator.PRA merupkan sebagai narasumber atau fasilitator.PRA merupkan metode penilaian keaadaan secara partisipatif yang metode penilaian keaadaan secara partisipatif yang dilakukan pada tahap awal perencanan kegiatan. Adapun dilakukan pada tahap awal perencanan kegiatan. Adapun langkah langkah metode PRA meliputi:

langkah langkah metode PRA meliputi: 

 Penelusuran sejarah di wilayahPenelusuran sejarah di wilayah 

 Pembuatan Bagan kecenderungan dan perubahanPembuatan Bagan kecenderungan dan perubahan 

 Analisis Penggunaan waktuAnalisis Penggunaan waktu 

 Observasi langsung terhadap dinamika socialObservasi langsung terhadap dinamika social 

 Transect Transect (Penelusuran (Penelusuran wilayah wilayah Desa) Desa) dandan  pembuata

 pembuatan n gamabagamabar r lingkungalingkungan n ( ( PemetaPemetaanan  prasarana,

 prasarana,bangunan,bangunan,ruangan ruangan ,sumber ,sumber daya daya alamalam dan lokasi )

dan lokasi ) 

 Pembuatan Pembuatan bagan alur bagan alur input dan input dan outputoutput 

 Mengkaji mata pencaharian di masyarakatMengkaji mata pencaharian di masyarakat 

 Membuat matrik dan peringkat permasalahanMembuat matrik dan peringkat permasalahan yang dihadapi dan ditemukan masyarakat

yang dihadapi dan ditemukan masyarakat 

 Diskusi TerarahDiskusi Terarah 

 Analisis pola KeputusanAnalisis pola Keputusan 

 Studi kasus ,peta mobilisasi masyarakatStudi kasus ,peta mobilisasi masyarakat 

 Pengurutan potensiPengurutan potensi 

 Pengorganisasian Masalah.Pengorganisasian Masalah. LANGKAH LANGKAH

LANGKAH LANGKAH

 PersiapanPersiapan

a.

a. Desiminasi informasi penyehatan lingkunganDesiminasi informasi penyehatan lingkungan

 bidang ke

 bidang kesehatan di sehatan di tingkattingkat rt,rw,kelu

rt,rw,kelurahan rahan kecamatan kecamatan dan dan pihak pihak lainlain yang terkait

yang terkait

b.

b. PerencanaanPerencanaan

1.

1. Merencanakan Merencanakan teknis teknis kegiatankegiatan Penyehatan Lingkungan dengan Penyehatan Lingkungan dengan lintassekto

lintassektor r terkaitterkait 2.

2. Anggaran untuk kegiatan penyehatanAnggaran untuk kegiatan penyehatan lingkungan bidang kesehatanyang lingkungan bidang kesehatanyang  bersumber

 bersumber dari dari dana dana penyehatapenyehatann Lingkungan dari masing masing sekor Lingkungan dari masing masing sekor untuk kegiatan terintegrasi

untuk kegiatan terintegrasi 3.

3. PelaksanananPelaksananan

Menentukan ekanisme koordinasi Menentukan ekanisme koordinasi antar sektor terakit dengan leading antar sektor terakit dengan leading sektor daripuskesmas (Penanggung sektor daripuskesmas (Penanggung  jawab Pe

(3)

 Melaksanakan kegiatan Penyeahatan lingkunganMelaksanakan kegiatan Penyeahatan lingkungan sesuai dengan jadwal yang telah disusun

sesuai dengan jadwal yang telah disusun

 Monitoring EvaluasiMonitoring Evaluasi 1.

1. Monitoring pelaksananan kegiatan penyehatanMonitoring pelaksananan kegiatan penyehatan lingkungan

lingkungan 2.

2. Melaporkan pelaksanaan kegiatan penyehatanMelaporkan pelaksanaan kegiatan penyehatan lingkungan.

lingkungan. 3

3 KESGA-ZI KESGA-ZI Kelas Kelas ibu ibu hamilhamil  melakukan identifikasi/mendaftar semua ibu hamilmelakukan identifikasi/mendaftar semua ibu hamil yang ada di wilayah binaan

yang ada di wilayah binaan 

 mempersiapkan tempat dan sarana pelaksanaanmempersiapkan tempat dan sarana pelaksanaan kelas ibu hamil

kelas ibu hamil 

 mempersiapkan materi, alat bantu penyuluhan danmempersiapkan materi, alat bantu penyuluhan dan  jadwal pe

 jadwal pelaksanaan laksanaan kelas ibkelas ibu hamil seu hamil sertarta mempelajari materi yang akan di sampaikan mempelajari materi yang akan di sampaikan 

 mempersiapkan peserta kelas ibu hamil,mempersiapkan peserta kelas ibu hamil,

mengundang ibu hamil dengan umur kehamilan mengundang ibu hamil dengan umur kehamilan 4-36 migggu

36 migggu 

 mempersiapkan tim pelaksana kelas ibu hamilmempersiapkan tim pelaksana kelas ibu hamil Pertemuan promosi ASI

Pertemuan promosi ASI eksklusif dan MP-ASI eksklusif dan MP-ASI

1.

1. Membuat surat pemberitahuan keMembuat surat pemberitahuan ke

Kades,mengundang ketua kelompok kader Kades,mengundang ketua kelompok kader  posyandu un

 posyandu untuk metuk mengikuti pertemngikuti pertemuanuan 2.

2. mempersiapkan alat audio visual dan tempatmempersiapkan alat audio visual dan tempat  pertemua

 pertemuann 3.

3. Melaksanakan pertemuan kegiatan di aulaMelaksanakan pertemuan kegiatan di aula  puskesm

 puskesmas Kragan Ias Kragan I 4.

4. Meminta bukti Stempel pada surat TugasMeminta bukti Stempel pada surat Tugas 5.

5. Mengevaluasi kegiatanMengevaluasi kegiatan 6.

6. menyusun dan membuat laporanmenyusun dan membuat laporan 7.

7. Merencanakan tindak lanjut kegiatan apabila adaMerencanakan tindak lanjut kegiatan apabila ada masalah

masalah 8.

8. Melaksanakan tindak lanjut kegiatan apabila adaMelaksanakan tindak lanjut kegiatan apabila ada masalah

masalah 9.

9. Mengevaluasi tindak lanjut kegiatan apabila adaMengevaluasi tindak lanjut kegiatan apabila ada masalah

masalah Kunjungan Balita Gizi

Kunjungan Balita Gizi kurang/Buruk kurang/Buruk

1.

1. Mengunjungi balita Gizi kurang/burukMengunjungi balita Gizi kurang/buruk 2.

2. Melakukan pengukuran antropometri pada BalitaMelakukan pengukuran antropometri pada Balita Gizi kurang/buruk

Gizi kurang/buruk 3.

3. Mengisi Kuesioner Balita Gizi kurang/burukMengisi Kuesioner Balita Gizi kurang/buruk 4.

4. Mengevaluasi kegiatan programMengevaluasi kegiatan program 5.

5. Menyusun dan membuat laporanMenyusun dan membuat laporan 6.

6. Merencanakan tindak lanjut kegiatan programMerencanakan tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 7.

7. Melaksanakan tindak lanjut kegiatan programMelaksanakan tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 8.

8. Mengevaluasi tindak lanjut kegiatan programMengevaluasi tindak lanjut kegiatan program apabila ada masalah

apabila ada masalah 4

4 P3M P3M PenjaringaPenjaringan n TB TB paruparu  PersiapanPersiapan 1.

1. Koordinasi dengan dokter di BP Umum, bidanKoordinasi dengan dokter di BP Umum, bidan desa untuk dapat menjaring suspek TB paru desa untuk dapat menjaring suspek TB paru dengan gejala batuk > 2 minggu

dengan gejala batuk > 2 minggu 2.

2. Pengobatan OAT pada pasien yang positif TBPengobatan OAT pada pasien yang positif TB Paru selama 6

Paru selama 6

 – 

 – 

 7 bulan. 7 bulan. 3.

3. Koordinasi dengan lintas program dan lintasKoordinasi dengan lintas program dan lintas sektor lainnya dalam kegiatan sosialisasi dan sektor lainnya dalam kegiatan sosialisasi dan  penjaringa

 penjaringan suspek TB n suspek TB ParuParu 

 Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan penjaringan TBPelaksanaan kegiatan sosialisasi dan penjaringan TB Paru

(4)

1.

1. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dilakukan diPelaksanaan kegiatan sosialisasi dilakukan di dalam gedung bekerjasama dengan kader, dalam gedung bekerjasama dengan kader,  bidan des

 bidan desa dan doka dan dokterter 2.

2. Pelaksanaan penjaringan suspek TB Paru dapatPelaksanaan penjaringan suspek TB Paru dapat dilakukan di BP Umum dan juga di desa dilakukan di BP Umum dan juga di desa

 – 

 – 

desa

desa 3.

3. Penjaringan suspek TB Paru dapat diakukanPenjaringan suspek TB Paru dapat diakukan dengan

dengan cara cara screning screning sesuai sesuai dengan dengan formatformat yang ada

yang ada 4.

4. Penjaringan TB Paru dapat dilakukan BidanPenjaringan TB Paru dapat dilakukan Bidan desa, kader dan petugas P2

desa, kader dan petugas P2 Imunisasi

Imunisasi Pemberian Pemberian imunisasi imunisasi HB HB UnijeckUnijeck 1.

1. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan

2.

2. Petugas menjelaskan kepada ibu anak tersebut,Petugas menjelaskan kepada ibu anak tersebut,

umur anak (0-7 hari) mendapatkan imunisasi

umur anak (0-7 hari) mendapatkan imunisasi

Hepatitis

Hepatitis dosis 0.5 mdosis 0.5 ml dalam l dalam kemasan PIDkemasan PID

3.

3. Petugas Petugas mengambil mengambil vaksin vaksin Hepatitis Hepatitis B B dalamdalam

Kemasan dalam Previl Injection Device (PID)

Kemasan dalam Previl Injection Device (PID)

4.

4. Petugas membuka Kantong aluminium /plasticPetugas membuka Kantong aluminium /plastic

dan keluarkan Uniject

dan keluarkan Uniject

5.

5. Petugas memegang Uniject pada leher dan tutupPetugas memegang Uniject pada leher dan tutup

 jarum

 jarum dengan dengan memegmemegang ang keduanya keduanya diantara diantara jarijari

telunjuk dan jempol

telunjuk dan jempol

6.

6. Petugas mendorong tutup jarum kearah leherPetugas mendorong tutup jarum kearah leher

7.

7. Petugas meneruskan mendorong sampai tidak adaPetugas meneruskan mendorong sampai tidak ada

 jarak an

 jarak antara tutup tara tutup jarum dan lejarum dan leherher

8.

8. Petugas membuka tutup jarumPetugas membuka tutup jarum

9.

9. Petugas menyuntikkan jarum pada pasien, UntukPetugas menyuntikkan jarum pada pasien, Untuk

imunisasi ini aspirasi tidak perlu dilakukan

imunisasi ini aspirasi tidak perlu dilakukan

10.

10. Petugas memijit reservoir dengan kuat untukPetugas memijit reservoir dengan kuat untuk

menyuntik. Setelah reservoir kempis mencabut

menyuntik. Setelah reservoir kempis mencabut

uniject

uniject

11.

11. Petugas membuang uniject yang telah dipakaiPetugas membuang uniject yang telah dipakai

kedalam wadah alat suntik bekas sesuai

kedalam wadah alat suntik bekas sesuai

 persyarata

 persyaratan yang bn yang berlakuerlaku

12.

12. Petugas menerangkan kepada ibu anak tersebut,Petugas menerangkan kepada ibu anak tersebut,

tentang reaksi local seperti rasa sakit, kemerahan

tentang reaksi local seperti rasa sakit, kemerahan

dan pembengkakan disekitar tempat penyuntikan

dan pembengkakan disekitar tempat penyuntikan

13.

13. Petugas merapikan alat-alatPetugas merapikan alat-alat

14.

14. Petugas mencatat dalam buku KIA / KMS AnakPetugas mencatat dalam buku KIA / KMS Anak

dan buku kunjungan / Regester

dan buku kunjungan / Regester

15.

15. PetugasPetugas mencuci tangan mencuci tangan Pemberian Imunisasi BCG Pemberian Imunisasi BCG

1.

1. Petugas Mencuci tanganPetugas Mencuci tangan

2.

2. Petugas memastikan anak belum pernah di BCGPetugas memastikan anak belum pernah di BCG

dengan menanyakan pada orang tua anak

dengan menanyakan pada orang tua anak

tersebut

tersebut

3.

3. Petugas menyiapkan vaksin dan spuit yang akanPetugas menyiapkan vaksin dan spuit yang akan

di gunakan

di gunakan

4.

4. Petugas melarutkan vaksin dengan cairan pelarutPetugas melarutkan vaksin dengan cairan pelarut

BCG 1

BCG 1 ampul ampul atau 1 vial atau 1 vial dengan pelarut BCGdengan pelarut BCG

5.

5. Petugas mengambil 0.05 cc vaksin BCG yangPetugas mengambil 0.05 cc vaksin BCG yang

telah kita larutkan tadi

telah kita larutkan tadi

6.

(5)

yang telah dibasahi air bersih

yang telah dibasahi air bersih

7.

7. Petugas menyuntikan vaksin tersebut sepertigaPetugas menyuntikan vaksin tersebut sepertiga

 bagian lengan

 bagian lengan kanan atas kanan atas (tepatnya pada (tepatnya pada insertioinsertio

musculus deltoideus) secara intrakutan (ic) /

musculus deltoideus) secara intrakutan (ic) /

dibawah kulit

dibawah kulit

8.

8. Petugas merapikan alat-alatPetugas merapikan alat-alat

9.

9. Petugas mencatat dalam bukuPetugas mencatat dalam buku

10.

10. Petugas mencuciPetugas mencuci tangan tangan Pemberian imunisasi Polio Pemberian imunisasi Polio

1.

1. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan

2.

2. Petugas memastikan vaksin polio dalam keadaanPetugas memastikan vaksin polio dalam keadaan

 baik

 baik (perhatikan nomor (perhatikan nomor , , kadaluarskadaluarsa a dan dan VVM VVM //

vaksin vial monitor)

vaksin vial monitor)

3.

3. Petugas Petugas membuka membuka tutup tutup vaksin vaksin dengandengan

menggunakan

menggunakan pinset / pinset / gunting kecilgunting kecil

4.

4. Petugas memasang pipet diatas botol vaksinPetugas memasang pipet diatas botol vaksin

5.

5. Petugas Petugas mengatur mengatur anak anak pada pada posisi posisi yangyang

senyaman mungkin

senyaman mungkin

6.

6. Petugas membuka mulut anak dan teteskanPetugas membuka mulut anak dan teteskan

vaksin polio sebanyak 2 tetes

vaksin polio sebanyak 2 tetes

7.

7. Petugas memastikan vaksin yang telah diberikanPetugas memastikan vaksin yang telah diberikan

ditelan oleh anak yang di imunisasi

ditelan oleh anak yang di imunisasi

8.

8. Petugas mengulang lagi penetesan polio ,jika diPetugas mengulang lagi penetesan polio ,jika di

muntahkan atau di keluarkan oleh anak.

muntahkan atau di keluarkan oleh anak.

9.

9. Petugas menjaga agar vaksin tetap steril saatPetugas menjaga agar vaksin tetap steril saat

meneteskan vaksin ke mulut.

meneteskan vaksin ke mulut.

10.

10. Petugas merapikan alatPetugas merapikan alat

11.

11. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan

Pemberian imunisasi DPT/HB/Hib Pemberian imunisasi DPT/HB/Hib

1.

1. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan

2.

2. Petugas memastikan vaksin yang akan di gunakanPetugas memastikan vaksin yang akan di gunakan

3.

3. Petugas menjelaskan kepada ibu anak tersebut,Petugas menjelaskan kepada ibu anak tersebut,

umur anak (2-11 bulan) jumlah suntikan 3x untuk

umur anak (2-11 bulan) jumlah suntikan 3x untuk

imunisasi DPT

imunisasi DPT

 – 

 – 

 HB- Hib ini HB- Hib ini

4.

4. Petugas mengambil 0,5 cc vaksin DPTPetugas mengambil 0,5 cc vaksin DPT

 – 

 – 

 HB- Hib HB- Hib

5.

5. Petugas membersihkan 1/3 paha bagian luarPetugas membersihkan 1/3 paha bagian luar

dengan kapas yang telah di basahi air bersih

dengan kapas yang telah di basahi air bersih

6.

6. Petugas menyuntikan secara intra muskuler (im)Petugas menyuntikan secara intra muskuler (im)

atau sub kutan (sc)dalam.

atau sub kutan (sc)dalam.

7.

7. Petugas menerangkan kepada ibu anak tersebut,Petugas menerangkan kepada ibu anak tersebut,

tentang panas akibat DPT

tentang panas akibat DPT

 – 

 – 

 HB- Hib HB- Hib

8.

8. Petugas memberikan resep obat penurun panas /Petugas memberikan resep obat penurun panas /

antipiretik kepada ibu anak tersebut bila anak

antipiretik kepada ibu anak tersebut bila anak

 panas tin

 panas tinggi .ggi .

9.

9. Petugas merapikan alat-alatPetugas merapikan alat-alat

10.

10. Petugas mencatat dalam buku KIA dan bukuPetugas mencatat dalam buku KIA dan buku

kunjungan / Regester

kunjungan / Regester

11.

11. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan

Pemberian imunisasi campak  Pemberian imunisasi campak 

1.

(6)

2.

2. Petugas memastikan vaksin dalam keadaan baikPetugas memastikan vaksin dalam keadaan baik

(no batch / exp / vvm)

(no batch / exp / vvm)

3.

3. Petugas Petugas membuka membuka tutup tutup vaksin vaksin dengandengan

menggunakan Pinset

menggunakan Pinset

4.

4. Petugas melarutkan dengan cairan pelarutPetugas melarutkan dengan cairan pelarut

campak yang sudah ada (5 cc)

campak yang sudah ada (5 cc)

5.

5. Petugas memastikan umur anak tepat untuk diPetugas memastikan umur anak tepat untuk di

imunisasi campak (9 bulan)

imunisasi campak (9 bulan)

6.

6. Petugas mengambil 0,5 cc vaksin campak yangPetugas mengambil 0,5 cc vaksin campak yang

telah dilarutkan tadi

telah dilarutkan tadi

7.

7. Petugas membersihkan lengan kiri bagian atasPetugas membersihkan lengan kiri bagian atas

anak dengan kapas yang telah di basahi air bersih

anak dengan kapas yang telah di basahi air bersih

8.

8. Petugas menyuntikan secara subcutan (sc)Petugas menyuntikan secara subcutan (sc)

9.

9. Petugas merapikan alatPetugas merapikan alat

10.

10. Petugas cuci tanganPetugas cuci tangan

Pemberian imunisasi TT Pemberian imunisasi TT

1.

1. Petugas cuci tanganPetugas cuci tangan 2.

2. Petugas melakukan identifikasi dan anamnesaPetugas melakukan identifikasi dan anamnesa dengan

dengan menanyakan menanyakan pada pada pasien pasien : : Nama, Nama, UmurUmur dan

dan alamat, alamat, Apakah Apakah ada ada alergi alergi terhadap obat-terhadap obat-obatan

obatan 3.

3. Petugas memastikan kondisi pasien dalamPetugas memastikan kondisi pasien dalam keadaan sehat

keadaan sehat 4.

4. Petugas menyiapkan bahan dan alat suntikPetugas menyiapkan bahan dan alat suntik 5.

5. Petugas mengambil vaksin dengan jarum danPetugas mengambil vaksin dengan jarum dan semprit disposible sebanyak 0,5 ml

semprit disposible sebanyak 0,5 ml 6.

6. Petugas mempersilahkan pasien dudukPetugas mempersilahkan pasien duduk 7.

7. Petugas mengoleskan kapas basah pada lenganPetugas mengoleskan kapas basah pada lengan kiri bagian atas

kiri bagian atas 8.

8. Petugas menyuntik pada lengan kiri bagian atasPetugas menyuntik pada lengan kiri bagian atas secara intra muscular

secara intra muscular 9.

9. Petugas mengolesi bekas suntikan dengan kapasPetugas mengolesi bekas suntikan dengan kapas 10.

10. Petugas membuang jarum bekas suntikan kePetugas membuang jarum bekas suntikan ke dalam kotak / Safety box.

dalam kotak / Safety box. 11.

11. Petugas mempersilahkan pasien menunggu 15Petugas mempersilahkan pasien menunggu 15 menit dan jika tidak terjadi efek samping pasien menit dan jika tidak terjadi efek samping pasien  boleh pula

 boleh pulangng 12.

12. Petugas mencatat Petugas mencatat pada kpada kartu artu TT atau TT atau buku ibubuku ibu hamil / buku KIA

hamil / buku KIA 13.

13. PetugasPetugas cuci tangan cuci tangan

BIAS (Bulan Imunisasi anak Sekolah) BIAS (Bulan Imunisasi anak Sekolah)

1.

1. Petugas memastikan jumlah sasaran BIASPetugas memastikan jumlah sasaran BIAS 2.

2. Petugas Petugas mengambil mengambil vaksin vaksin , , logistic logistic imunisasiimunisasi sesuai Sasaran BIAS

sesuai Sasaran BIAS 3.

3. Petugas membawa Surat TugasPetugas membawa Surat Tugas 4.

4. Petugas membawa Buku Register BIAS, SafetyPetugas membawa Buku Register BIAS, Safety Box & Alat KIPI Set

Box & Alat KIPI Set 5.

5. Petugas melaksanaan prosedur Imunisasi sesuaiPetugas melaksanaan prosedur Imunisasi sesuai  jenis Vak

 jenis Vaksinnyasinnya 6.

6. Petugas menunggu 2 Jam Post Imunisasi di UKSPetugas menunggu 2 Jam Post Imunisasi di UKS Sekolah

(7)

Pemberian

Pemberian imunisasi imunisasi DT/TDDT/TD 1.

1. Petugas cuci tanganPetugas cuci tangan 2.

2. Petugas melakukan identifikasi dan anamnesaPetugas melakukan identifikasi dan anamnesa dengan

dengan menanyakan menanyakan pada pada pasien pasien : : Nama, Nama, UmurUmur dan

dan alamat, alamat, Apakah Apakah ada ada alergi alergi terhadap obat-terhadap obat-obatan

obatan 3.

3. Petugas memastikan kondisi anak dalam keadaanPetugas memastikan kondisi anak dalam keadaan sehat

sehat 4.

4. Petugas menyiapkan bahan dan alat suntikPetugas menyiapkan bahan dan alat suntik 5.

5. Petugas mengambil vaksin dengan jarum danPetugas mengambil vaksin dengan jarum dan semprit disposible 0,5 ml

semprit disposible 0,5 ml 6.

6. Petugas mempersilahkan anak dudukPetugas mempersilahkan anak duduk 7.

7. Petugas mengoleskan kapas steril pada lenganPetugas mengoleskan kapas steril pada lengan kiri bagian atas

kiri bagian atas 8.

8. Petugas menyuntik pada lengan kiri bagian atasPetugas menyuntik pada lengan kiri bagian atas secara intra muscular

secara intra muscular 9.

9. Petugas mengolesi bekas suntikan dengan kapasPetugas mengolesi bekas suntikan dengan kapas steril

steril 10.

10. Petugas membuang jarum bekas suntikan kePetugas membuang jarum bekas suntikan ke dalam kotak / Safety box.

dalam kotak / Safety box. 11.

11. Petugas mempersilahkan anak menunggu 15Petugas mempersilahkan anak menunggu 15 menit

menit 12.

12. Petugas mencatat pada buku Regester BIASPetugas mencatat pada buku Regester BIAS 13.

13. Petugas cuciPetugas cuci tangan tangan

Pendistribusian vaksin ke puskesmas/ posyandu Pendistribusian vaksin ke puskesmas/ posyandu

1.

1. Petugas mengisi formulir permintaan vaksinPetugas mengisi formulir permintaan vaksin sesuai sasaran imunisasi

sesuai sasaran imunisasi 2.

2. Petugas menyiapkan cold Box / Vaksin CarrierPetugas menyiapkan cold Box / Vaksin Carrier  berisi 2 bua

 berisi 2 buah cool Ph cool Packack 3.

3. Petugas memastikan jenis dan jumlah VaksinPetugas memastikan jenis dan jumlah Vaksin dengan menggunakan VVM

dengan menggunakan VVM 4.

4. Petugas mencatat Jenis & Jumlah, No Batch,Petugas mencatat Jenis & Jumlah, No Batch, tanggal kadaluarsa vaksin yang diterima

tanggal kadaluarsa vaksin yang diterima 5.

5. Petugas memasukkan vaksin kedalam Cool boxPetugas memasukkan vaksin kedalam Cool box 6.

6. Petugas tanda Petugas tanda tangan tangan SBBK SBBK vaksinvaksin 7.

7. Petugas mendistribusi ke Posyandu / PelayananPetugas mendistribusi ke Posyandu / Pelayanan Imunisasi

Imunisasi PIN

PIN POLIO POLIO 1.1. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan 2.

2. Petugas memastikan vaksin polio dalam keadaanPetugas memastikan vaksin polio dalam keadaan  baik (perha

 baik (perhatikan nomotikan nomorr 3.

3. kadaluarsa dan VVM / vaksin vialkadaluarsa dan VVM / vaksin vial monitor)

monitor) 4.

4. Petugas Petugas membuka membuka tutup tutup vaksin vaksin dengandengan menggunakan

menggunakan pinset / pinset / gunting kecilgunting kecil 5.

5. Petugas memasang pipet diatas botol vaksinPetugas memasang pipet diatas botol vaksin 6.

6. Petugas Petugas mengatur mengatur anak anak pada pada posisi posisi yangyang senyaman mungkin

senyaman mungkin 7.

7. Petugas membuka mulut anak dan teteskanPetugas membuka mulut anak dan teteskan vaksin polio sebanyak 2 tetes

vaksin polio sebanyak 2 tetes 8.

8. Petugas memastikan vaksin yang telah diberikanPetugas memastikan vaksin yang telah diberikan ditelan oleh anak yang di

ditelan oleh anak yang di 9.

9. imunisasiimunisasi 10.

10. Petugas mengulang lagi penetesan polio ,jika diPetugas mengulang lagi penetesan polio ,jika di muntahkan atau di keluarkan

muntahkan atau di keluarkan 11.

11. oleh anak.oleh anak. 12.

12. Petugas menjaga agar vaksin tetap steril saatPetugas menjaga agar vaksin tetap steril saat meneteskan vaksin ke mulut.

meneteskan vaksin ke mulut. 13.

13. Petugas merapikan alatPetugas merapikan alat 14.

14. Petugas mencuci tanganPetugas mencuci tangan 6

6 PTM PTM Pelatihan Pelatihan dokter dokter kecil. kecil. Dilakukan Dilakukan melalui melalui pertemuan pertemuan dengan dengan menyampaikanmenyampaikan materi melalui LCD dengan metode ceramah, tanya jawab materi melalui LCD dengan metode ceramah, tanya jawab

(8)

dan diskusi. dan diskusi. Penjaringan

Penjaringan kesehatan kesehatan Penjaringan Penjaringan dilakukan dilakukan 1 1 tahun tahun sekali sekali pada pada awal awal tahuntahun  pelajaran

 pelajaran ( Agustus( Agustus

 – 

 – 

september) Pada murid SD/MI,september) Pada murid SD/MI, kelas VII SMP/MTS dan kelas X SMA/MA negeri dan kelas VII SMP/MTS dan kelas X SMA/MA negeri dan swasta.

swasta.

Penjaringan peserta didik meliputi : Penjaringan peserta didik meliputi :

1.

1. Pemeriksaan keadaan umumPemeriksaan keadaan umum 2.

2. Pengukuran tekanan darah dan denyut nadiPengukuran tekanan darah dan denyut nadi 3.

3. Penilaian status giziPenilaian status gizi 4.

4. Pemeriksaan gigi dan mulutPemeriksaan gigi dan mulut 5.

5. Pemeriksaan indera (penglihatan, pendengaran)Pemeriksaan indera (penglihatan, pendengaran) 6.

6. Pemeriksaan laboratoriumPemeriksaan laboratorium 7.

7. Pengukuran kesegaran jasmaniPengukuran kesegaran jasmani 8.

8. Deteksi dini penyimpangan mental emosionalDeteksi dini penyimpangan mental emosional Pemeriksaan Berkala peserta didik meliputi :

Pemeriksaan Berkala peserta didik meliputi : 1.

1. Pemeriksaan keadaan umumPemeriksaan keadaan umum 2.

2. Pengukuran tekanan darah dan denyut nadiPengukuran tekanan darah dan denyut nadi 3.

3. Penilaian status giziPenilaian status gizi 4.

4. Pemeriksaan gigi dan mulutPemeriksaan gigi dan mulut 5.

5. Pemeriksaan indera (penglihatan, pendengaran)Pemeriksaan indera (penglihatan, pendengaran) 6.

6. Pemeriksaan laboratoriumPemeriksaan laboratorium 7.

7. Pengukuran kesegaran jasmaniPengukuran kesegaran jasmani 8.

8. Deteksi dini penyimpangan mental emosionalDeteksi dini penyimpangan mental emosional 7 Lansia

7 Lansia

Posyandu lansia

Posyandu lansia

1.1. Kegiatan posyandu lansia dilaksanakan 1 kaliKegiatan posyandu lansia dilaksanakan 1 kali dalam sebulan sepanjang tahun di semua desa dalam sebulan sepanjang tahun di semua desa wilayah puskesmas Kragan I.

wilayah puskesmas Kragan I. 2.

2. Kegiatan posyandu lansia meliputi pemeriksaanKegiatan posyandu lansia meliputi pemeriksaan satus gizi lansia dengan melakukan penimbangan satus gizi lansia dengan melakukan penimbangan  berat bada

 berat badan dan mn dan mengisi KMS engisi KMS Lansia.Lansia. 3.

3. Pemeriksaan status kesehatan lansia meliputiPemeriksaan status kesehatan lansia meliputi  pemeriksa

 pemeriksaan tekanaan tekanan darah dn darah dan pemerikan pemeriksan labsan lab sederhana jika perlu .

sederhana jika perlu .

4.

4.

Konslutasi kesehatan dilakukan untukKonslutasi kesehatan dilakukan untuk

memberikan konseling tentang penyakit yang memberikan konseling tentang penyakit yang diderita

(9)

Penyuluhan

Penyuluhan

1.1. Kegiatan penyuluhan pada lansia adalah upayaKegiatan penyuluhan pada lansia adalah upaya memberikan informasi kepada lansia dan keluarga memberikan informasi kepada lansia dan keluarga dalam upya peningkatan kemampuan dan

dalam upya peningkatan kemampuan dan

kemandirian mereka dalam memelihara kesehatan kemandirian mereka dalam memelihara kesehatan lansia.

lansia. 2.

2. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan caraKegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara menyampaikan informasi melalui metode menyampaikan informasi melalui metode ceramah, diskusi atau tanya jawab

ceramah, diskusi atau tanya jawab

3.

3.

Kegiatan penyuluhan dilakukan pada saatKegiatan penyuluhan dilakukan pada saat  pelaksana

 pelaksanaan kegiaan kegiatan posyantan posyandudu

 lansia.

 lansia.

Senam sehat

Senam sehat

Indonesia

Indonesia

1.

1. Senam dilakukan setiap hari rabu dan sabtu diSenam dilakukan setiap hari rabu dan sabtu di halaman Puskesmas Kragan I jam 06.00 WIB halaman Puskesmas Kragan I jam 06.00 WIB sampai selesai

sampai selesai

2.

2.

Setelah senam dilakukan pemeriksaanSetelah senam dilakukan pemeriksaan

 tekanan

 tekanan

darah

Referensi

Dokumen terkait

Tundaan dilokasi penelitian kendaraan dan sepeda motor yang dipengaruhi beberapa kondisi seperti akubat jumlah lajur, akibat lebar bukaan median, dan akibat

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian yang ber judul ”Hubungan antara Self-care

Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-20 yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2016, maka pada Ibadah Hari Minggu, tanggal 29 Mei 2016 pukul 09.00 WIB di gedung Gereja

Imunisasi yang dikenal saat ini ialah imunisasi dasar lengkap yakni pemberian 5 vaksin imunisasi (vaksin BCG, polio, DPT, hepatitis B, dan campak) sesuai jadwal yang

Ucapan terimakasih juga saya ucapkan kepada seluruh teman-teman sejawat Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, para

SUIIARDJON0

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Pedoman Kerjasama Antar Daerah

Pendekatan data pasar mempertimbangkan penjualan dari properti sejenis atau pengganti dan  data  pasar  yang  terkait,  serta  menghasilkan  estimasi  nilai