• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESKRIPSI PEMELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESKRIPSI PEMELAJARAN"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

DESKRIPSI PEMELAJARAN

JARINGAN AKSES KABEL UTAMA

KOMPETENSI

: Melakukan pemasangan rumah kabel (RK)

KODE

:

ACS.CBL.INS.002.A

DURASI PEMELAJARAN :

40jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

1

1

2

2

1

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. Izin dari ototritas pemerintah lokal setempat

2. SOP yang berlaku di perusahaan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan persiapan

pemasangan RK

§ Lokasi tempat pemasangan rumah kabel diidentifikasi sesuai rencana

§ Sarana pengaman kerja dan lokasi disiapkan, bila diperlukan dipasang tenda

§ Peralatan dan material yang diperlukan disiapkan dan diperiksa

§ Prosedur persiapan pemasangan RK

§ Cermat dan teliti dalam mempersiapkan kegiatan pemasangan RK § Identifikasi lokasi tempat pemasangan RK § Sarana keselamatan kerja

§ Peralatan dan material pemasangan RK

§ Dapat melakukan persiapan pemasangan RK

(2)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan pembuatan

fondasi rumah kabel § Lubang untuk fondasi RKdengan dimensi dan kedalaman sesuai spesifikasi digali § Jika diperlukan dipasang tenda

dan penahan tanah pada lubang fondasi

§ Kerangka fondasi RK dibuat § Fondasi RK dibuat sesuai

spesifikasi

§ Prosedur pembuatan pondasi

RK § Cermat dan trampildalam pembuatan fondasi RK

§ Ketentuan dimensi dan kedalaman pondasi RK § Sarana keselamatan

kerja

§ Peralatan dan material fondasi RK

§ Proses pembuatan kerangka dan fondasi RK § Dapat membuat fondasi RK sesuai dengan SOP 3. Melakukan pemasangan

kabinet rumah kabel § Kabinet rumah kabel dipasangdi atas fondasi RK § Tiang-tiang/pilar-pilar pelindung

kabinet rumah kabel dipasang § Stub/cable riser disambungkan

dengan sistem pentanahan § Pelindung logam kabel (metallic

sheat) disambungkan dengan sistem pentanahan RK § Plat label LK dipasang

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur pemasangan kabinet rumah kabel (RK)

§ Administrasi RK

§ Cermat dan trampil dalam memasang kabinet rumah kabel

§ Ketentuan pemasangan RK

§ Prosedur pemasangan pelindung kabinet RK § Penyambungan

stub/cable riser dan metallic sheat dengan sistem pentanahan § Penamaan dan penomoran kabinet RK § Dapat memasang kabinet RK sesuai SOP

4. Memeriksa hasil instalasi § Penempatan lokasi RK diperiksa sesuai rencana

§ Dimensi fondasi diperiksa sesuai spesifikasi

§ Tinggi minimum fondasi RK di atas tanah diperiksa sesuai spesifikasi

§ Posisi fondasi RK terpasang tegak lurus dan kabinet RK terpasang kuat pada fondasinya diperiksa

§ Stub/Cable riser diperiksa sudah tersambung dengan sistem pentanahan

§ Pemberian label pada kabinet RK diperiksa sudah lengkap dan benar

§ Tiang-tiang/pilar pelindung diperiksa terpasang dengan

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur pemeriksaan hasil instalasi

§ Cermat dan teliti dalam pemeriksaan hasil instalasi

§ Penempatan lokasi RK § Dimensi dan posisi

fondasi RK § Penyambungan

stub/cable riser dan metallic sheat dengan sistem pentanahan § Penamaan dan penomoran kabinet RK § Dapat melakukan pemeriksaan hasil instalasi sesuai SOP

(3)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Melakukan perbaikan dan

pembersihan kembali lokasi kerja

§ Lubang bekas galian ditutup dan diperbaiki kembali § Dilakukan penutupan kedap air

pada lubang masuk kabel § Lubang/udara/ventilasi diberi

pelindung

§ Fasilitas yang rusak diperbaiki kembali

§ Lokasi kerja dibersihkan kembali dan sisa-sisa galian dibuang

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur perbaikan dan pembersihan kembali lokasi kerja

§ Cermat dan trampil dalam melakukan perbaikan dan pembersihan kembali lokasi kerja

§ Prosedur perbaikan dan

pembersihan § Dapatmelakukan perbaikan dan pembersihan kembali lokasi kerja sesuai dengan SOP

(4)

KOMPETENSI

: Melakukan pengujian sistem kabel di lokasi pelanggan

KODE

:

ACS.CBL.INS.006.A

DURASI PEMELAJARAN :

40 jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

2

2

1

2

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Standar industri/regulasi yang relevan yang berlaku

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan konfirmasi lokasi

dan akses untuk pengujian § Persetujuan untuk akses kelokasi dari pelanggan dikonfirmasi

§ Pengaturan keamanan lokasi diidentifikasi dan dipatuhi § Waktu dan metoda akses sesuai

dengan persyaratan pelanggan aturan yang relevan

dikonfirmasi

§ Ketersediaan layanan untuk diuji dikonfirmasi

§ Layanan diisolasi dan diputuskan dari penggunaan dan dari peralatan operator untuk mneghindari kerusakan peralatan yang dapat terjadi § Lokasi kerja dan sistem kabel

dikondisikan aman untuk pengujiann

§ Konfirmasi persetujuan, waktu, ketersediaan layanan untuk akses

§ Identifikasi pengaturan keamanan lokasi § Pengujian sistem kabel

§ Cermat dan teliti dalam mengkonfirmasikan lokasi dan akses untuk pengujian sistem kabel

§ Perijinan

§ Keamanan loaksi kerja § Macam-macam layanan

§ Dapat melakukan konfirmasi lokasi dan akses untuk pengujian sesuai dengan SOP

(5)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Menentukan jenis pengujian

yang akan dilakukan § Tujuan dan kinerja yang akandiuji diidentifikasi § Pengujian yang dipersyaratkan

diidentifikasi dari kondisi lokasi, dokumentai pelanggan dan spesifikasi pabrik

§ Pengujian yang relevan dengan sistem dan tipe kabel dilakukan

§ Identifikasi tujuan dan kinerja yang akan diuji

§ Identifikasi persyaratan pengujian

§ Sistem dan tipe kabel yang akan diuji

§ Cermat dan teliti dalam menentukan jenis pengujian sistem kabel di lokasi pelanggan

§ Jenis-jenis pengujian sistem kabel dilokasi pelanggan § Dapat menentukan jenis pengujian sistem kabel dilokasi pelanggan yang akan dilakukan 3. Mendapatkan dan menyiapkan peralatan pengujian

§ Peralatan yang sesuai untuk pengujian yang akan dilakukan dipilih

§ Peralatan pengujian di setup sesuai dengan spesifikasi pabrik § Penyetelan kesalahan

pembacaan pengujian dilakukan terhadap rujukan yang diketahui jika dimungkinkan

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur untuk persiapan peralatan pengujian

§ Cermat dan teliti dalam menyiapkan peralatan pengujian § Identifikasi macam-macam peralatan pengujian § Prosedur penggunaan peralatan pengujian § Pembacaan peralatan pengujian § Dapat melakukan persiapan peralatan pengujian

4. Melakukan interpretasi hasil pengujian dan menentukan tindakan selanjutnya

§ Perkakas dan peralatan digunakan sesuai dengan spesifikasi pabrik

§ Pekerjaan dilakukan secara hati-hati untuk menghilangkan resiko kecelakaan terhadap operator, pihak lain atau kerusakan peralatn

§ Pemeriksaan dan pengaturan (adjustment) dilakukan untuk menjamin lingkungan operasi untuk mendapatkan hasil test yang meyakinkan

§ Penggunaan perkakas dan peralatan

§ Minimalisir resiko kecelakaan §

§ Cermat dan teliti dalam menyiapkan peralatan pengujian § Identifikasi macam-macam peralatan pengujian § Prosedur penggunaan peralatan pengujian § Pembacaan peralatan pengujian § Dapat melakukan persiapan peralatan pengujian

(6)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Membuat dokumentasi hasil

pengujian § Hasil test dibaca secara akuratdan dibandingkan dengan spesifikasi pabrik atau pelanggan untuk kinerja kabel § Hasil test dievaluasi dengan

mempertimbangkan semua persyaratan parameter dan pengujian

§ Hasil test dinilai secara jujur dan akurat menggunakan data yang dapat diverivikasi § Hasil pengujian secara akurat

dan segera didokumentasikan untuk menjamin hasil test tetap mutakhir

§ Hasil pengujian diverifikasi dan diberikan ke pelanggan jika diperlukan

§ File lokasi dan instalasi dimutakhirkan (update) untuk menjamin informasi kinerja sistem dapat dilacak

§ Pekerjaan sipil §

§ Cermat dan teliti dalam menyiapkan peralatan pengujian § Identifikasi macam-macam peralatan pengujian § Prosedur penggunaan peralatan pengujian § Pembacaan peralatan pengujian § Dapat melakukan persiapan peralatan pengujian

(7)

KOMPETENSI

: Melakukan identifikasi dan pencarian lokasi kegagalan sistem perkabelan

KODE

:

ACS.CBL.INS.007.A

DURASI PEMELAJARAN :

40jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

2

2

1

2

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Standar industri/regulasi yang relevan yang berlaku

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan identifikasi dan

klarifikasi penyebab kegagalan

§ Masalah secara jelas diuraikan atau diidentifikasi dari data pengujian

§ Kemungkinan dari masalah sistem perkabelan eksisting dinilai

§ Keseriusan dan pengaruh kegagalan ditentukan dan respons kerangka waktu yang diperlukan diidentifikasi § Kegagalan dirujuk ke pihak lain

yang relevan jika penilaian awal yang dibuat menunjukan bahwa kegagalan bukan pada sistem perkabelan

§ Identifikasi masalah § Klarifikasi masalah

§ Cermat dan teliti dalam

menidentifikasi dan mengklarifikasi penyebab kegagalan

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § dapat melakukan identifikasi dan klarifikasi penyebab kegagalan

(8)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Mencari informasi tambahan

yang relevan § Bahaya dan resiko keselamatanyang berkaitan dengan lokasi dan instalasi diidentifikasi § Perubahan-perubahan kondisi

lingkungan ditentukan untuk memungkinkan penilaian yang menyeluruh dari kegagalan § Tipe sistem, kabel dan

perangkat keras serta fungsinya diidentifikasi secara akurat

§ Garansi dan kontrak pemeliharaan yang ada serta cakupannya dicari dan diidentifikasi

§ Keselamatan kerja § Tipe sistem kabel dan

perangkat keras § Perijinan

§ Cermat dan teliti dalam mencarii informasi tambahan yang relevan

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § dapat mengumpulkan informasi tambahan yang relevan

3. Mencari dan mengurutkan kemungkinan-kemungkinan penyebab kegagalan

§ Penyebab kegagalan yang paling mungkin ditentukan dari data dan kecenderungan historis jika tersedia

§ Penyebab kegagalan diurutkan berdasarkan kemungkinan (probabilitas) untuk

memungkinkan digunakannya pendekatan identifikasi kegagalan secara metodologis

§ Inventarisasi penyebab

kegagalan § Cermat dan telitidalam mencari dan mengurutkan kemungkinan-kemungkinan penyebab kegagalan

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant)

§ dasar telekomunikasi

§ dapat mencari dan mengurutkan kemungkinan – kemungkian penyebab kegagalan 4. Mengimplementasikan pemeriksaan dan pengujian sederhana

§ Masalah yang terus menerus muncul dikonfirmasi § Inspeksi visual dari

kemungkinan kerusakan dilakukan

§ Koneksi yang sederhana dan kontak-kontak diperiksa untuk operasi dan terhadap referensi

§ Implementasi pemeriksaan dan

pengujian § Cermat da telitidalam mengimplementasika n pemeriksaan dan pengujian sederhana

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § Dapat mengimplementasi kan pemeriksaan dan pengujian sederhana

(9)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Mendapatkan perkakas dan

peralatan yang sesuai untuk menguji kegagalan (jika diperlukan)

§ Perkakas dan peralatan pengujian yang relevan terhadap tipe sistem dan kegagalan disiapkan

§ Peralatan disetel sesuai dengan spesifikasi pabrik dan diperiksa ada dalam keadaan bekerja dan aman serta sesuai referensi dan terkalibrasi

§ Identifikasi perkakas dan

peralatan § Cermat dan telitidalam penetuan perkakas dan peralata yang sesuai

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § dapat menentukan perkakas dan peralatan yang sesuai untuk menguji kegagalan

6. Melakukan identifikasi dan

menemukan lokasi kegagalan § Pendekatan metodologi danidentifikasi kegagalan yang aman sesuai dengan sistem dan tipe masalah ditentukan § Kegagalan secara progresif

diisolasi untuk menghilangkan variabel-variabel dari penilaian § Keberadaan yang kontinyu dari

masalah diverifikasi secara reguler

§ Catatan instalasi di lokasi dan dokumentasi pabrik didapatkan dan dikaji untuk

mengidentifikasi kemungkinan solusi

§ Kegagalan diidentifikasi tanpa menyebabkan interupsi ke aktivitas

§ Prosedur pencarian lokasi

gangguan § Cermat dan telitidalam mengidentifikasi dan menemukan lokasi kegagalan

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § dapat melakukan identifikasi dan menemukan lokasi kegagalan

7. Membuat rekomendasi untuk

mengatasi kegagalan § Opsi untuk menghilangkankegagalan ditentukan dan dipresentasikan ke pelanggan untuk diambil keputusan § Metoda dan hasil pengujian

segera didokumentasikan dan diarsipkan dengan catatan instalasi yang lain § Jika diperlukan, kegagalan

dirujuk ke pihak lain untuk tindakan lebih lanjut

§ Rekomendasi mengatasi

kegagalan § Cermat dan telitidalam membuat rekomendasi untuk mengatasi kegagalan

§ pengetahuan dasar jaringan akses (oytside Plant) § dasar telekomunikasi § Dapat membuat rekomendasi untuk mengatasi kegagalan

(10)

KOMPETENSI

: Melakukan penggantian/ pemindahan (cutover) pada peralatan di lokasi pelanggan (CPE)

KODE

:

ACS.CBL.INS.008.A

DURASI PEMELAJARAN :

40jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

2

2

2

2

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Instruksi manual perangkat dan peralatan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini Tool kit, AVOmeter.

5. Material/bahan yang digunakan : kabel, konektor.

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Merencanakan pelaksanaan

pekerjaan cutover § Kesepakatan denganpelanggan tentang jadwal pelaksanaan cutover dilakukan sebelumnya.

§ Pelanggan diberi penjelasan tata cara pelaksanaan cutover. Pelanggan diberi informasi kalau ada tambahan biaya untuk pelaksanaan cutover di luar jam kerja.

§ Aturan-aturan, tat kerja dan prosedur perencanaan pelaksanaan pekerjaan cutover

§ Cermat dan teliti dalam merencanakan pelaksanaan pekerjaan cutover § prosedur penggantian /pemindahan § prosedur instalasi berikut memahami spesifikasi dan buku instruksi § prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. § Dapat merencanakan pelaksanaan pekerjaan cutover

2. Membuat kesepakatan dengan pelanggan untuk pelaksanaan cutover di luar jam kerja

§ Konfirmasi pelaksanaan cutover di luar jam kerja (kalau diperlukan) dinegosiasikan dengan pelanggan. § Prosedur keselamatan dan

keamanan pelaksanaan pekerjaan cutover di luar jam kerja diperhatikan dan diantisipasi

§ Etika pelayanan

§ Keselamat dan keamanan pelaksanaan pekerjaan cutover

§ Cermat dan teliti dalam membuat kesepakatan dengan pelanggan untuk pelaksanaan cutover di luar jam kerja

§ prosedur penggantian /pemindahan § prosedur instalasi

berikut memahami spesifikasi dan buku instruksi § prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. § Dapat membuat kesepakatan dengan pelanggan untuk pelaksanaan cutover di luar jam kerja

(11)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

3. Melakukan koordinasi dengan

pihak-pihak yang terlibat untuk pelaksanaan cutover

§ Segmen-segmen jaringan yang terlibat dengan pelaksanaan cutover dikordinasikan. § Kehadiran pelanggan atau

perwakilannya pada pelaksanaan cutover dinegosiasikan.

§ Aturan-aturan koordinasi

pelaksanaan cutover § Cermat dan teliti dalammelakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk pelaksanaan cutover

§ prosedur penggantian /pemindahan § prosedur instalasi

berikut memahami spesifikasi dan buku instruksi § prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. § Dapat melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk pelaksanaan cutover 4. Melaksanakan proses

pemindahan dari sisi jaringan ke sisi CPE pada titik distribusi di tempat pelanggan

§ Posisi jumper di sisi jaringan dipastikan sebelum proses cutover di sisi CPE dilakukan. § Proses jumper di sisi jaringan dipastikan untuk mendapatkan validasi.

§ Proses jumper di sisi CPE diperiksa untuk memastikan alokasi penomoran yang muncul di sisi pelanggan. § Alokasi jumper di sisi

jaringan dicatat di dalam logbook/logsheet/sistem informasi jaringan.

§ Aturan-aturan, tata kerja proses pemindahan dari sisi jaringan ke sisi CPE pada titik distribusi di tempat pelanggan

§ Cermat dan teliti dalam melaksanakan proses pemindahan dari sisi jaringan ke sisi CPE pada titik distribusi di tempat pelanggan

§ prosedur penggantian /pemindahan § prosedur instalasi

berikut memahami spesifikasi dan buku instruksi § prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. § Dapat melaksanakan proses pemindahan dari sisi jaringan ke sisi CPE pada titik distribusi di tempat pelanggan

(12)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Menyelesaikan kelengkapan

pelaksanaan cutover di sisi pelanggan

§ Proses cutover diselesaikan sesuai rencana.

§ Pengujian dilakukan sesuai dengan spesifikasi dan buku instruksi.

§ Jaringan dioperasikan dan CPE dipastikan bekerja dengan semestinya. § Semua perangkat beserta

fasilitasnya diuji dan dipastikan operasionalnya dengan pelanggan.

§ Aturan-aturan, tata kerja pelaksanaan cutover disisi pelanggan

§ Cermat dan teliti dalam menyelesaikan kelengkapan pelaksanaan cutover di sisi pelanggan § prosedur penggantian /pemindahan § prosedur instalasi berikut memahami spesifikasi dan buku instruksi § prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. § Dapat menyelesaikan kelengkapan pelaksanaan cutover di sisi pelanggan

(13)

KOMPETENSI

: Melakukan instalasi duct dengan sistem bor

KODE

:

ACS.CBL.INS.012.A

DURASI PEMELAJARAN :

40jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

1

1

2

1

1

2

1

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. Surat persetujuan dari otoritas pemerintah lokal

2. SOP yang berlaku yang berlaku di perusahaan

3. Persyaratan kedalaman minimum tempat pemboran sesuai rencana dan ketentuan PEMDA

4. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

5. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Mempersiapkan pekerjaan

pemboran

§ Tempat lubang pemboran dan tempat target pit diteliti § Sarana pengaman kerja dan

lokasi serta perlengkapan kerja disiapkan

§ Aturan-aturan tata kerja dan prosedur persiapan pekerjaan pengeboran

§ Cermat dan trampil dalam mempersiapkan pekerjaan pemboran § pengoperasian peralatan bor § Dapat melakukan persiapan pekerjaan pengeboran 2. Melakukan penggalian lubang

tempat pemboran § Lubang tempat pemboran ductdigali § Lubang tempat target pit

disiapkan

§ Aturan-aturan tata kerja dan prosedur penggalian lubang tempat pemboran

§ Cermat dan trampil dalam melakukan penggalian lubang tempat pemboran

§ pengoperasian

peralatan bor § Dapatmelakukan penggalian lubang tempat pemboran 3. Melakukan proses pemboran

duct § Lakukan instalasi peralatan bordengan benar dan lengkap dengan penyangganya § Lakukan proses pemboran

§ Aturan-aturan tata kerja dan

prosedur proses pemboran duct § Cermat dan trampildalam melakukan proses pemboran duct

§ pengoperasian

peralatan bor § Dapatmelakukan proses pemboran duct 4. Melakukan instalasi pipa baja

dan PVC

§ Lakukan instalasi pipa baja § Lakukan pengelasan

penyambungan pipa-pipa baja § Lakukan instalasi pipa PVC

§ Aturan-aturan tata kerja dan prosedur instalasi pipa baja dan PVC

§ Cermat dan trampil dalam melakukan instalasi pipa baja dan PVC § pengoperasian peralatan bor § Dapat memasang instalasi pipa baja dan PVC

(14)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Melakukan pembersihan dan

penutupan pipa duct § Pipa dibersihkan denganperalatan rodding yang sesuai § Lubang bekas tempat bor

ditutup kembali dengan tanah dan dipadatkan

§ Aturan-aturan dan tata kerja pembersihan dan penutupan pipa duct

§ Cermat dan trampil dalam melakukan pembersihan dan penutupan pipa duct

§ pembersihan dan

penutupan pipa duct § Dapatmelakukan pembersihan dan penutupan pipa duct 6. Memperbaiki dan

membersihkan kembali lokasi kerja

§ Fasilitas yang rusak diperbaikik § Lokasi kerja dan bekas-bekas

galian dibersihkan kembali

§ Perbaikan dan pembersihan

lokasi kerja § Cermat dan teliti dalammemperbaiki dan membersihkan kembali lokasi kerja § Perbaikan dan pembersihan lokasi kerja § Dapat memperbaiki dan membersihkan kembali lokasi kerja

(15)

KOMPETENSI

: Melakukan instalasi blok terminal pada rumah kabel (RK)

KODE

:

ACS.CBL.INS.021.A

DURASI PEMELAJARAN :

40 jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

1

1

2

1

1

2

1

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Instructional manual blok terminal

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan persiapan

pemasangan blok terminal § Rumah kabel tempatpemasangan blok terminal diidentifikasi sesuai rencana § Sarana pengaman kerja dan

lokasi disiapkan

§ Peralatan dan material yang diperlukan disiapkan dan diperiksa

§ Identifikasi RK § Sarana pengaman kerja § Peralatan dan material

persiapan pemasangan blok terminal

§ Cermat dan teliti dalam melakukan persiapan pemasangan blok terminal

§ Pengetahuan dasar pekerjaan sipil § Dasar jaringan akses

(Outside Plant) § Dapat melakukan persiapan pemasangan blok terminal

(16)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan instalasi blok

terminal § Blok terminal dipasang pada RKdengan susunan yang sudah direncanakan (terminal blok kabel sekunder dan primer ditempatkan pada tempatnya yang sesuai)

§ Kabel-kabel ditempatkan pada rak RK dan diikat dengan baik dengan pengaturan sesuai rencana

§ Ujung-ujung kabel diterminasi § Ujung kabel yang tidak

diterminasi (kabel stub) ditutup dengan baik (End Cap) § Lubang masuk kabel ditutup

supaya kedap air § Lokasi kerja dibersihkan

kembali

§ Aturan-aturan, tata kerja dan

prosedur instalasi blok terminal § Cermat dan trampildalam melakukan instalasi blok terminal

§ Pengetahuan dasar pekerjaan sipil § Dasar jaringan akses

(Outside Plant)

§ Dapat melakukan instalasi blok terminal

3. Memeriksa hasil instalasi § Semua blok terminal diperiksa terpasang sesuai rencana § Terminal blok terpasang dengan

kuat diperiksa

§ Pemasangan kabel-kabel dengan benar ke rak RK diperiksa

§ Ujung-ujung kabel diterminasi dengan benar diperiksa § Pengaturan instalasi kabel

sesuai rencana diperiksa

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur pemeriksaan hasil instalasi

§ Cermat dan teliti dalam melakukan pemeriksaan hasil instalasi

§ Pengetahuan dasar pekerjaan sipil § Dasar jaringan akses

(Outside Plant)

§ Dapat melaksanakan pemeriksaan hasil instalasi

(17)

KOMPETENSI

: Melakukan penutupan kabel cadangan/stub

KODE

:

ACS.CBL.INS.025.A

DURASI PEMELAJARAN :

40 jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

2

1

2

1

1

2

1

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Petunjuk/manual peralatan penutup kabel cadangan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan persiapan

penutupan kabel cadangan/stub

§ Lokasi ujung kabel cadangan diidentifikasi sesui rencana § Peralatan dan material yang

diperlukan disiapkan dan diperiksa

§ Aturan-aturan dan tata kerja persiapan penutupan kabel cadangan/stub

§ Peralatan dan material

penutupan kabel cadangan/stub

§ Cermat dan teliti dalam melakukan persiapan penutupan kabel cadangan/stub § Dasar jaringan akses (Outside Plant) § Saluran transmisi § Dapat melakukan persiapan penutupan kabel cadangan/stub

(18)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan penutupan kabel

cadangan/stub § Karakteristik listrik(kesinambungan hubungan, hubung singkat, tahanan isolasi, dll.) sebelum pemasangan selongsong penutup (capping) ditest

§ Hasil test sebelum penutupan dicatat

§ Jelly yang keluar dari kabel dibersihkan

§ Urat kabel dikelompokan dan dipisahkan sesuai warna dan urutan penomoran kabel (misalnya per unit quad) dengan gelang atau pengikat § Selongsong penutup

sambungan kabel dipasang per kelompok/per unit quad § Karakteristik listrik setelah

penutupan ditest § Hasil test setelah

penyambungan dicatat § Bersihkan kembali lokasi kerja

§ Aturan-aturan, tata kerja dan prosedur penutupan kabel cadangan/stub

§ Konstruksi kabel § Pengetesan/pengukuran

§ Cermat, teliti dan trampil dalam melakukan penutupan kabel cadangan/stub § Dasar jaringan akses (Outside Plant) § Saluran transmisi § Dapat melakukan penutupan kabel cadangan/stub

(19)

KOMPETENSI :

Melakukan penyambungan kabel serat optik tanpa dan dengan konektor

KODE :

TRA.CBL.INS.002.A

DURASI PEMELAJARAN :

40 jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

1

3

1

1

1

1

KONDISI KINERJA

Dalam melakukan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan/instansi tempat dimana penyambungan kabel serat optic dilakukan

2. Instruction Manual dari semua peralatan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan perusahaan/instansi

4. Keterampilan yang diperlukan : menggunakan splicer

5. Alat yang diperlukan : alat tool set untuk penyambungan kabel optik, splicer dan alat ukur

6. Bahan yang diperlukan : berbagai jenis kabel optik, konektor,penutup sambungan, gel, dll.

7. Aturan yang dirujuk : Regulasi kesehatan dan keselamatan standar kerja

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Menyiapkan penyambungan § Peralatan keselamatan

digunakan sesuai dengan pedoman perusahaan dan standar kesehatan dan keselamatan

§ Lokasi tempat penyambungan diidentifikasikan

§ Standar-standar prosedur yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut disiapkan dan dikuasai

§ Prosedure keselamatan kerja untuk penyambungan kabel. § Kebutuhan dan standart

penyambungan kabel

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik

§ Teori dasar transmisi, light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Dapat menyiapkan penyambungan kerja dengan mempertimbang kan keselamatan kerja dan teknik penymabungan kabel.

(20)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Memverifikasi penempatan kabel

serat optik § Instalasi kabel diverifikasisesuai dengan rencana § Kondisi visual kabel diperiksa

dari kemungkinan pelindungnya rusak

§ Standart instalasi kabel optik. § Kasus-kasus kabel optik.

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas.

1. Teori dan praktek dasar pengukuran 2. Hukum-hukum dasar

optik

3. Spesifikasi dan standar kabel serat optik 4. Teori dasar transmisi,

light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Mengevaluasi degradasi kinerja kabel optik akibat penempatan kabel.

3. Melindungi kabel serat optik § Ratio kelengkungan kabel dijaga sesuai dengan persyaratan regulasi dan manufaktur § Metoda pengamanan kabel dibuat untuk menghindari kerusakan kabel dan pelindungnya

§ Tenik propagasi gelombang di optik.

§ Pengukuran radius bending kabel optik sesuai dengan jenisnya.

§ Teknik pengamanan kabel optik.

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas.

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik § Teori dasar transmisi,

light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Membuat prosedure untuk melindungi kabel dengan pertimbangan bending dan konstruksi pelindungnya.

(21)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

4. Menyambungkan kabel serat

optik tanpa konektor § Setiap sumber optik diperiksasesuai dengan pedoman dan standar

§ Ujung kabel dikupas sesuai dengan metoda splicing yang dipakai

§ Kabel fiber optik ditangani dengan cara yang aman untuk menghindari risiko terluka

§ Serat optik yang telah terkupas dihindari dari kemungkinan terkontaminasi § Ujung-ujung koneksi

disiapkan di atas permukaan yang datar dan halus untuk memastikan tidak ada jalur optik yang salah arah dari penyatuan

§ Serat disambungkan dengan menggunakan alat fabrikan (splicer) sesuai dengan pedoman perusahaan § Sambungan diuji sesuai

dengan persyaratan disain dan manufaktur.

§ Teknik splicer pada serat optik.

§ Prosedure kerja pada teknik penayambunagan kabel. § Pengujian hasil

penyambungan

§ Prosedure keamanan kerja dengan fiber optik.

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas.

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik

§ Teori dasar transmisi, light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Mampu menyambung kabel optik tanpa menggunakan konektor. § Mampu mengukur hasil penyambunga n tersebut.

(22)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

5. Memasang konektor fiber optik § Setiap sumber optik diperiksa

sesuai dengan pedoman dan standar

§ Ujung kabel dikupas sesuai dengan metoda splicing yang dipakai

§ Kabel fiber optik ditangani dengan cara yang aman untuk menghindari risiko terluka

§ Pelindung (protection boots) digunakan untuk

memproteksi konektor dan fiber dari kontaminasi dan tempat yang tidak terlindung § Konektor dipilih sesuai

dengan spesifikasi disain § Konektor dipasang tanpa menimbulkan kerusakan, sesuai dengan spesifikasi manufaktur

§ Ujung koneksi disiapkan pada permukaan datar dan halus untuk memastikan tidak ada jalur optik yang salah arah setelah hubungan dibuat § Serat optik dipasangkan pada

konektor

§ Sambungan kabel dengan konektor diuji sesuai dengan

§ Teknik pengupasan kabel optik. § Keselamatan kerja pada

penyambungan kabel. § Konektor dan metoda

pemasangannya.

§ Teknik penyambungan kabel optik dengan konektor. § Penggunaan protection boots

pada penyambungan optik. § Pengujian sambungan kabel

optik dengan konektor.

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas.

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik

§ Teori dasar transmisi, light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Mampu memasang konektor optik dan mengujinya sesuai dengan standart kerja yang dipergunakan.

(23)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

6. Merapikan dan membersihkan

tempat kerja § Sampah dan sisa kotorandibersihkan dari tempat kerja sesuai dengan persyaratan lingkungan dan untuk menjaga kondisi aman tempat kerja

§ Peralatan dan material disimpan kembali sesuai dengan pedoman perusahaan.

§ Penanganan limbah optik. § Pembersihan peralatan

penyambungan.

§ Persyaratan tempat untuk penyimpanan peralatan.

§ Cermat dan teliti dalam mengolah dan menganalisa data statistik melalui bimbingan pengawas.

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik

§ Teori dasar transmisi, light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Mampu merapikan dan membersihakan temapat kerja sesuai dengan standar yang berlaku.

7. Melengkapi administrasi instalasi § Laporan dilengkapi sesuai dengan kebijakan perusahaan § Catatan perubahan dibuat

pada rencana dengan menggunakan simbol yang sesuai

§ Kelengkapan administrasi

instalasi § Cermat dan telitidalam . melengkapi administrasi instalasi

§ Teori dan praktek dasar pengukuran § Hukum-hukum dasar

optik

§ Spesifikasi dan standar kabel serat optik

§ Teori dasar transmisi, light & laser, hirarki transmisi

§ Pemakaian peralatan splicer dan alat ukur

§ Mampu . melengkapi administrasi instalasi

(24)

KOMPETENSI

: Mengelola ketersediaan material instalasi telekomunikasi

KODE

:

ANC.TEC.INS.002.A

DURASI PEMELAJARAN :

30jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

2

1

2

2

1

1

2

KONDISI KINERJA

Ÿ

Dalam melakukan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. Tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi , perangkat dan sumber dayanya. Dukungan dari supervisor kompetensi

atau mentor. Atau berupa simulasi lingkungan dengan situasi menyerupai tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi

ini.

2. Pelatihan dan Pengetahuan Tambahan yang diperlukan : Komunikasi; Pemrograman komputer; Hubungan Pelanggan;

Matematika; Perangkat lunak perencanaan; Kebijakan pembiayaan perusahaan; Negosiasi; Teknik Prakiraan suku cadang;

Peraturan perpajakan; Teori Daya Listrik; Prinsip manajemen; Nilai Tukar uang; Kesehatan dan

Keselamatan pegawai; Perhitungan suku cadang; Hukum kebijakan pemerintah pusat dan daerah; Manajemen sumber

daya; Prinsip teleponi serta Industri telekomunikasi

3. Peraturan perundangan , regulasi dan standar yang harus diacu ketika kompetensi ini dijalankan: Rekomendasi ITU; Standar

Internasional ISO 9000 dan ISO 9001; Peraturan mengenai kesehatan dan keselamatan; Peraturan mengenai perpajakan;

Peraturan perdagangan serta Penghargaan dan kondisi Industri

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Menentukan kebutuhan

material § Perencanaan desain dipelajaridan diuraikan menjadi kebutuhan material.

§ Kebutuhan material dibandingkan dengan stok yang tersedia.

§ Material dicari ketersediaannya. § Penjadwalan pemasokan

material untuk keperluan

§ Perencanaan desain untuk kebutuhan material § Perbandingan stok yang ada

dengan kebutuhan material § Pencarian material § Penjadwalan pemasokan

material

§ § jenis-jenis material yang diperlukan

§ cara pencarian material dan membandingkan stok yang ada

§ mampu mengetahui jenis-jenis material yang diperlukan

§ mampu mencari material dan membandingkan stok yang ada

(25)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Mengorganisasikan

pemasok bila stok tidak mencukupi

§ Dokumen tender untuk pengadaan material disiapkan.

§ Pemasok material

diidentifikasikan dan diundang dalam tender.

§ Hasil tender dievaluasi. § Harga penawaran dan

persyaratan administrasi pemasok dinegosiasikan. § Kontrak dengan pemasok

dinegosiasikan

§ Persiapan tender dalam pengadaan material § hasil akhir tender

§ Cermat dan teliti dalam mengorganisasi pemasok

§ dokumen tender § identifikasi pemasok

material

§ evaluasi hasil tender § negoisasi dengan pemasok § mampu menyiapkan dokumentasi tender § mampu mengidentifikasi pemasok material § mampu mengevaluasi hasil tender § mampu melakukan negoisasi dengan pemasok 3. Mengorganisasikan pemasokan perangkat dan material ke lapangan

§ Jenis dan kuantitas perangkat yang tersedia dalam stok , diidentifikasikan ,diambil dan dikemas serta dikirim ke lapangan.

§ Perangkat dan material dikirim ke lokasi sesuai jadwalnya.

§ Pemasok diorganisasikan dan disesuaikan dengan jadwalnya

§ Jenis-jenis dan kuantitas perangkat

§ Pengiriman perangkat dan material

§ Organisir pemasok

§ Cermat dan teliti dalam § jenis-jenis dan kuantitas perangkat

§ cara pengiriman perangkat dan material § cara – cara

mengorganisir pemasok

§ mengetahui jenis- jenis dan kuantitas perangkat § mampu mengirim

perangkat dan material ke lokasi

§ mampu mengorganisir pemasok

4. Menyusun tugas

administrasi § Surat jaminan dari pemasokdisimpan. § Dokumen finansial relevan

yang sesuai kebijakan perusahaan dipelajari. § Biaya material dianalisis dan

dibandingkan dengan keseluruhan perhitungan biaya proyek..

§ Penyimpanan surat – surat jaminan

§ Analisa biaya material

§ Cermat dan teliti dalam § jenis-jenis surat jaminan § dokumentasi finansial § cara menganalisa biaya

material

§ mampu menyimpan jenis – jenis surat jaminan § mampu membuat

dokumen finansial yang sesuai kebijakan perusahaan

§ mampu menganalisa dan membandingkan biaya material

(26)

KOMPETENSI

: Melakukan uji terima instalasi peralatan telekomunikasi

KODE

:

ANC.TEC.INS.007.A

DURASI PEMELAJARAN :

20jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

2

1

2

3

3

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ

Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Instruction manual dari masing-masing peralatan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Menerima catatan

penyelesaian instalasi § Sertifikat yang berhubungandengan penyelesaian pekerjaan diterima untuk kelengkapan

§ Dokumentasi diterima dan diperiksa

§ Penerimaan dan pemeriksaan

dokumentasi hasil instalasi § Cermat dan teliti dalam § sertifikat yangberhubungan penyelesaian pekerjaan § cara penerimaan dan

pemeriksaan dokumentasi § memahami sertifikasi yang berhubungan dengan penyelesaian pekerjaan

§ mampu menerima dan memeriksa dokumentasi

(27)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan pemeriksaan

secara visual pada instalasi baru

§ Lokasi instalasi fisik diperiksa sesuai spesifikasi desain untuk meyakinkan ada pada tempat yang tepat dan diberi label § Peralatan pengkabelan dan

rangka distribusi kabel diperiksa untuk meyakinkan memenuhi standar yang diakui dan diberi label yang benar

§ Peralatan listrik diperiksa baik untuk operasi maupun keamanan

§ Instalasi keseluruhan dilihat untuk keselamatan dan pengamanan lingkungan § Ketersediaan suku cadang

yang sesuai diperiksa untuk kepentingan pemeliharaan

§ Pemeriksaan lokasi, peralatan pengkabelan, peralatan listrik dan suku cadang

§ Instalasi dengan

memperhatikan keselamatan dan pengaman lingkungan

§ Cermat dan teliti dalam § lokasi instalasi fisik § standart pemeriksaan

peralatan pengkabelan dan peralatan listrik § keselamatan dan

pengamanan lingkungan

§ mampu menentukan lokasi instalasi fisik § memahami standart

pemeriksaan peralatan pengkabelan dan peralatan listrik § mampu menerapkan

keselatan dan pengaman lingkungan

(28)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

3. Melakukan pengujian

kinerja § Pengujian dilakukan untukmelihat tingkat kesalahan § Mekanisme proteksi diperiksa

untuk meyakinkan kriteria kinerja dipenuhi pada standar yang berlaku

§ Pengukuran kinerja dilakukan untuk meyakinkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dan memenuhi batas-batas operasi yang disetujui

§ Alarm diperiksa untuk melihat bahwa operasi berjalan normal

§ Masalah yang teridentifikasi dicatat untuk diperbaiki oleh staf instalasi

§ Catatan, database dan pelabelan diperiksa dan kesalahan yang teridentifikasi dicatat untuk diperbaiki oleh staf instalasi

§ Cara – cara pengujian kinerja

yang memenuhi standart § Cermat dan teliti dalam § pengujian tingkatkesalahan § mekanisme proteksi § pengukuran kinerja § jenis – jenis alarm dan

masalah yang timbul § catatan dan database

serta pelabelan § mampu melakukan pengujian tingkat kesalahan § mampu memeriksa mekanisme proteksi § mengetahui jenis-jenis

alarm dan masalah yang timbul

§ mampu memeriksa catatan, database dan pelabelan

(29)

KOMPETENSI

:

Membuat jadwal pemeliharaan customer premise equipment (CPE)

KODE :

ANC.TEC.INS.012.A

DURASI PEMELAJARAN :

20 jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

1

3

1

1

1

1

KONDISI KINERJA

Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya : 1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Instruction manual dari masing-masing peralatan

3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Mengidentifikasi pelanggan

dengan program pemeliharaan pencegahan

§ Rincian sistem dan peralatan diperiksa

§ Tipe dan lingkup

pemeliharaan diidentifikasi § Titik kontak pelanggan

ditentukan

§ Perjanjian dengan pelanggan mengenai waktu

pemeliharaan ditentukan

§ Prosedur identifikasi program pemelihaaan CPE

§ Cermat dan teliti dalam mengidentifikasi pelanggan dengan program pemeliharaan pencegahan

§ Pemeliharaan CPE § Daat

mengidentifikasi pelanggan dengan program pemeliharaan pencegahan 2. Merencanakan kegiatan

pemeliharaan § Rincian jaminan danpersetujuan layanan diverifikasi

§ Pelanggan diberitahu rincian tagihan jika jaminan atau perjanjian tidak ada § Komitmen dinegosiasi dan

disetujui dengan pelanggan § Prioritas kerja diorganisasikan

sehingga staf pemeliharaan tersedia untuk memenuhi komitmen

§ Perencanaan kegiatan

pemeliharaan § Cermat dan telitidalam merencanakan kegiatan

pemeliharaan

§ Perencanaan

pemeliharaan CPE § Daparmerencanakan kegiatan pemeliharaan

(30)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

3. Mempersiapkan alokasi tenaga

kerja § Level pemeliharaanditentukan

§ Tipe produk diidentifikasi dan staf dengan pengetahuan dan keterampilan yang cocok ditentukan

§ Rincian komitmen, jaminan dan persetujuan layanan diberitahukan pada petugas perbaikan

§ Seluruh rincian dari

kebutuhan pemeliharaan atau kerusakan yang dilaporkan diberitahukan pada petugas perbaikan

§ Prosedur pembagian tugas § Identifikasi tipe produk

§ Cermat dan teliti dalam mempersiapkan alokasi tenaga kerja

§ Perencanaan

pemeliharaan CPE § Dapatmempersiapkan alokasi tenaga kerja dalam pemeliharaan CPE

4. Mengorganisasikan bantuan

pada staf perbaikan §

Sumber daya tambahan disediakan jika dibutuhkan § Pengiriman bahan/komponen

tambahan direncanakan § Level pemeliharaan

berikutnya diorganisasikan segera jika kerusakan tidak dapat diperbaiki pada waktunya

§ Dukungan pembuat produk diorganisasikan jika perlu § Jika kerusakan bukan pada

daerah CPE, informasi kerusakan segera diteruskan ke bagian yang diperkirakan

§ Identifikasi gangguan dan

pembagian staf perbaikan § Cermat dan trampildalam mengorganisasikan bantuan pada staf perbaikan

§ Perencanaan

pemeliharaan CPE § Dapat .mengorganisasik an bantuan pada staf perbaikan pemeliharaan CPE sesuai SOP

(31)

KOMPETENSI

: Melakukan pengelolaan suku cadang

KODE

:

ANC.TEC.MNT.006.A

DURASI PEMELAJARAN :

20jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

2

1

2

1

1

2

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya : 1. SOP yang berlaku di perusahaan

2. Instruction manual dan prosedur penanganan inventory parts 3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini Sistem informasi suku cadang 5. Material/bahan yang digunakan:

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Mengidentifikasi

kebutuhan suku cadang

§ Prosedur baku dan dokumen terkait disiapkan.

§ Daftar suku cadang diidentifikasi dan dipantau/diperiksa sesuai dengan prosedur daftar barang di perusahaan. § Setiap daftar barang dan

lokasinya diidentifikasi. § Pemeriksaan dan kajian

rutin terhadap suku cadang dilakukan untuk kepastian penggunaan suku cadang

§ Suku cadang § Cermat dan teliti dalam § jenis – jenis suku cadang § pemeriksaan suku

cadang

§ mampu memahami jenis – jenis suku cadang § mampu memeriksa suku

(32)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan permintaan

suku cadang § Lokasi gudang suku cadangdiidentifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan suku cadang.

§ Permintaan tambahan suku cadang dilakukan sesuai dengan prosedur daftar barang perusahaan. § Pemeriksaan suku cadang

dilakukan untuk

mengidentifikasi status jumlah suku cadang di lokasi lain di perusahaan

§ Penentuan lokasi gudang suku cadang

§ Penambahan suku cadang § Pemeriksaan suku cadang

§ Cermat dan teliti dalam § cara menentukan lokasi gudang suku cadang § cara memeriksa suku

cadang

§ jenis – jenis suku cadang yang perlu ditambahkan

§ mampu menentukan lokasi gudang suku cadang

§ mampu menentukan jenis suku cadang yang perlu ditambahkan

3. Melakukan

pengambilan/penggantian suku cadang

§ Kebutuhan suku cadang dipastikan.

§ Ketersediaan suku cadang dicari di dalam database suku cadang.

§ Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa suku cadang yang tersedia merupakan suku cadang yang sesuai dengan yang

dibutuhkan.

§ Pengiriman suku cadang ke lokasi yang memerlukan dilaksanakan dengan tepat waktu.

§ Suku cadang yang lama ditukar dengan suku cadang penggantinya.

§ Suku cadang yang diganti/rusak disimpan untuk dimusnahkan atau diperbaiki atau dikembalikan ke pemasok sesuai dengan kondisi kerusakan suku cadang.

§ Tersedia suku cadang § Pengiriman suku cadang § Pengambilan suku cadang

yang diganti

§ Perbaikan dan penyimpan suku cadang

§ § jenis – jenis suku cadang yang diperlukan § cara pengiriman suku

cadang

§ cara pengambilan suku cadang

§ cara perbaikan dan penyimpanan suku cadang

§ mampu mengetahui jenis – jenis suku cadang yang diperlukan § mampu melakukan

pengiriman suku cadang ke lokasi yang

memerlukan

§ mampu mengetahui jenis – jenis kerusakan dari suku cadang yang diganti

§ mampu melakukan penyimpanan suku cadang

(33)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

4. Mendokumentasikan

proses penggantian suku cadang

§ Formulir permintaan penggantian suku cadang dilengkapi dan dikirim ke pihak/bagian terkait. § Pengiriman suku cadang

dilakukan dengan

menggunakan prosedur yang berlaku.

§ Alternatif pengganti suku cadang diidentifikasi sebagai cadangan.

§ Prosedur pengiriman suku cadang

§ Alternatif pengganti suku cadang

§ Cermat dan teliti dalam § cara pengisian formulir permintaan penggantian suku cadang

§ prosedur pengiriman suku cadang § jenis – jenis alternatif

pengganti suku cadang

§ mampu mengisi formulir permintaan penggantian suku cadang § mampu mengetahui prosedur pengiriman suku cadang § mampu mengetahui

alternatif pengganti suku cadang 5. Melakukan proses administrasi penggantian suku cadang § Formulir permintaan suku cadang dilengkapi, ditandatangani, dan dikirimkan ke pihak/bagian terkait. § Penyediaan suku cadang

dilakukan sesuai dengan prosedur di perusahaan. § Setiap suku cadang yang

dikirim/diminta diperiksa agar merupakan suku cadang yang cocok dengan yang digantikannya.

§ Prosedur pengisian formulir administrasi penggantian suku cadang

§

§ Cermat dan teliti dalam § cara mengisi formulir administrasi penggantian suku cadang

§ mempelajari proses pemeriksaan suku cadang yang dikirim

§ mampu mengisi formulir administrasi penggantian suku cadang

§ mampu mempelajari proses pemeriksaan suku cadang yang dikirim

(34)

KOMPETENSI

: Melaksanakan survei kondisi lapangan untuk instalasi telekomunikasii

KODE

:

ANC.TEC.SVC.004.A

DURASI PEMELAJARAN :

30jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

3

1

3

2

1

2

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melakukan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. Tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi , perangkat dan sumber dayanya. Dukungan dari supervisor kompetensi atau mentor. Atau berupa simulasi lingkungan dengan situasi menyerupai tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi ini.

2. Pelatihan dan Pengetahuan Tambahan yang diperlukan : Perangkat lunak perencanaan; Komunikasi; Pemrograman komputer; Hubungan Pelanggan; Matematika; Industri telekomunikasi; Keterampilan komputer; Perangkat lunak perencanaan-terapan; Teori Daya Listrik; Sistem informasi perusahaan; Hubungan antar-personal; Kerja sama tim; Arsitektur jaring

3.

Peraturan perundangan , regulasi dan standar yang harus diacu ketika kompetensi ini dijalankan: Rekomendasi ITU; Standar Internasional ISO 9000 dan ISO 9001; Standard Nasional Indonesia; UU , peraturan pemerintah , keputusan menteri dan SK Direktur Jenderal yang berhubungan dengan telekomunikasi di Indonesia; Perlindungan lingkungan; Peraturan

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Melakukan persiapan

survei § Rincian persyaratandidiskusikan dengan staf perencanaan.

§ Kebutuhan studi spesialis diorganisasikan, seandainya diperlukan koordinasi kunjungan lapangan. § Janji untuk diskusi dengan

pemilik lapangan , staf lokal , komunitas dan pemerintah daerah dibuat .

§ Kesepakatan dengan komunitas dan pemerintah daerah untuk pelaksanaan survei dibuat

§ Syarat-syarat lokasi yang diperlukan

§ Koordinasi dengan pihak terkait

§ Cermat dan teliti dalam melakukan persiapan survei

§ macam-macam lokasi instalasi

§ syarat lokasi yang diperlukan

§ Mampu melakukan perasiapan survey

(35)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Melakukan survei tanah,

gedung, dan fasilitas yang sudah ada maupun yang akan diperlukan

§ Survei gedung dilakukan terkait dengan kemungkinan perubahan perencanaan. § Akses , keselamatan , kondisi

lingkungan dan catu daya di lapangan dipelajari. § Kemungkinan membangun

infrastruktur gedung dipelajari seandainya gedung yang ada tidak memadai.

§ Kemungkinan perlunya struktur gedung baru didokumentasikan.

§ Ketersediaan dan kepemilikan tanah ditentukan.

§ Ketersediaan catu daya listrik diteliti.

§ Survei awal dilakukan, jika diperlukan.

§ Survei geologis dan atau arkeologis seandainya perlu , dilakukan.

§ Contoh tanah dianalisis. § Kondisi geografis dan

kendalanya ditentukan. § Kemungkinan pekerjaan bisa

dilaksanakan dengan aman untuk pekerja maupun penduduk setempat diteliti.

§ Struktur gedung § Kondisi geografis lokasi § Keamanan dan keselamatan

pekerja dan penduduk sekitar

§ Cermat dan trampil dalam melakukan survei tanah, gedung, dan fasilitas yang sudah ada maupun yang akan diperlukan § struktur gedung § macam-macam kondisi tanah § § Mampu melakukan survei tanah, gedung, dan fasilitas yang sudah ada maupun yang akan diperlukan

3. Melakukan survei kondisi

lingkungan § Persyaratan regulatortelekomunikasi dan instansi berwenang lainnya dipelajari. § Survei pelanggan dan

komunitas dilakukan § Pengaruh lingkungan

dipelajari.

§ Pengaruh kondisi cuaca dipelajari..

§ Regulasi dengan instansi berwenang

§ Macam-macam pelanggan § Pengaruh lingkungan dan

kondisi cuaca

§ Cermat dan trampil dalam melakukan survei kondisi lingkungan

§ regulasi § macam-macam

pelanggan

§ lingkungan dan cuaca

§ Mampu melakukan survei kondisi lingkungan

(36)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

4. Menyusun dokumen dan

laporan survei § Rincian garis besar laporandisiapkan § Segala kemungkinan

terjadinya perubahan biaya & keuntungan perusahaan dicatat

§ Rekomendasi rinci dipresentasikan

§ Tata cara penulisan laporan § Cermat dan teliti dalam menyusun dokumen dan laporan survey

§ cara mengisi form

(37)

KOMPETENSI

: Mengelola sumber daya yang berkaitan dengan perangkat telekomunikasi di lokasi pelanggan

KODE

:

CUS.CPE.SVC.004.A

DURASI PEMELAJARAN :

14jam

A

B

C

D

E

F

G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

3

1

3

1

1

1

1

KONDISI KINERJA

Ÿ Dalam melakukan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

1. Tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi , perangkat dan sumber dayanya. Dukungan dari supervisor kompetensi

atau mentor. Atau berupa simulasi lingkungan dengan situasi menyerupai tempat kerja yang sesuai dengan unit kompetensi

ini.

2. Pelatihan dan Pengetahuan Tambahan yang diperlukan : Perangkat lunak perencanaan; Komunikasi; Pemrograman

komputer; Hubungan pelanggan; Kebijakan tarif perusahaan; Negoisasi; Matematika; Peraturan pergedungan;

Manajemen proyek; Perencanaan dan spesifikasi; Pengetahuan mengenai produk serta Industri telekomunikasi

3. Peraturan perundangan , regulasi dan standar yang harus diacu ketika kompetensi ini dijalankan: Rekomendasi ITU;

Standar Internasional ISO 9000 dan ISO 9001; Standard Nasional Indonesia; UU , peraturan pemerintah , keputusan

menteri dan SK Direktur Jenderal yang berhubungan dengan telekomunikasi di Indonesia; Peraturan mengenai kesehatan

dan k

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

1. Mengorganisasikan pemasok § Spesifikasi dan kriteria

perusahaan untuk pemasokan dan pembelian dalam bentuk dokumen tender dipelajari. § Dokumen tender yang merujuk

kebijakan perusahaan disiapkankan. § Pemasok material

diideintifikasikan dan diundang ikut dalam tender.

§ Tender dievaluasi dan diterima jika memenuhi syarat. § Negosiasi biaya dan kondisi

pembelian dilakukan merujuk petunjuk perusahaan.

§ Membaca ,

menginterpretasikan dan menggunakan Spesifikasi teknis dan spesifikasi perangkat/sistem yang terkait dengan kebijakan dan dokumentasi perusahaan;

§ Cermat dan teliti dalam mengorganisasikan pemasok § Peraturan perusahan pemasok § Etika pelayanan § § Mampu Mengorganisas ikan pemasok

(38)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI

KRITERIA KINERJA

LINGKUP BELAJAR

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

2. Mengorganisasikan pengadaan

perangkat dan material § Rincian spesifikasi , jenis dankuantitas perangkat dan material disusun.

§ Perangkat dan material dikirimkan ke lokasi instalasi sesuai jadwalnya.

§ Persiapan tender menyangkut produk CPE , perangkat , peripheral dan perangkat terkait;

§ Cermat dan teliti dalam Mengorganisasikan pengadaan perangkat dan material

§ Identifikasi jenis dan kuantitas perangkat dan material § Mampu Mengorganisasik an pengadaan perangkat dan material 3. Mengorganisasikan pelatihan

pelanggan § Pelatihan yang diperlukanpelanggan dirinci. § Jadwal pelatihan disusun § Sumber daya yang diperlukan

oleh pelatihan diidentifikasi

§ Penentuan kebutuhan

pelatihan pelanggan; § Cermat dan teliti dalamMengorganisasikan pelatihan pelanggan

§ Pengadaan pelatihan § Mampu Mengorganisasik an pelatihan pelanggan 4. Mengorganisasikan fasilitas

jaringan § Pengiriman fasilitas jaringandikonfirmasikan dengan penyalur jaringan

§ Kebutuhan fasilitas jaringan dikoordinasikan dengan pengawasan / pemindahan jaringan. § Penyalur terdaftar diorganisasikan untuk menyambungkan ke main-frame § Aktifitas penyambungan dikoordinasikan dengan penyalur perangkat

§ Pengkoordinasian fasilitas CPE dan fasilitas jaringan agar tidak melewati batas waktu yang ditentukan pelanggan serta Menginterpretasikan secara benar semua regulasi dan standar yang relevan

§ Cermat dan teliti dalam Mengorganisasikan fasilitas jaringan

§ Prosedur pengiriman

fasilitas jaringan § mampuMengorganisasik an fasilitas jaringan

5. Menghitung kebutuhan sumber daya tenaga kerja

§ Jumlah jam-orang dari jadwal instalasi dihitung.

§ Setiap kendala dan kesulitan diidentifikasi.

§ Kebutuhan keterampilan tenaga kerja diidentifikasi.

§ Identifikasi ketuhan pegawai dan mengaturnya agar sesuai dengan jadwal instalasi;

§ Cermat dan teliti dalam Menghitung kebutuhan sumber daya tenaga kerja

§ Perhitungan power budget sumber daya tenaga kerja § mampu Menghitung kebutuhan sumber daya tenaga kerja 6. Mengorganisasikan sumber

daya tenaga kerja § Keseimbangan antara jumlahtenaga kerja dan keterampilannya dipertahankan. § Tenaga kerja dirujuk

sepenuhnya pada kebutuhan proyek dan jadwalnya. § Penjadwalan diorganisasikan

§ Kemampuan berhubungan dengan orang lain terkait dengan pelanggan , karyawan , asosiasi pekerjaan, anggota tim , perorangan dan kontraktor lain;

§ Cermat dan teliti dalam Mengorganisasikan sumber daya tenaga kerja

§ Efisiensi tenaga kerja § Mampu Mengorganisasik an sumber daya tenaga kerja

(39)

Referensi

Dokumen terkait

data jasa servis serta pembuatan laporan transaksi dan laporan suku cadang. Sistem informasi ini hanya untuk pelayanan jasa servis dan penjualan suku.. cadang.

dengan yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Rencana Pengadaan dan Kebutuhan Tenaga Kerja. 1) Dalam hal diperlukan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku. cadang dan/atau

PERALATAN TEKNIS SUKU CADANG POMPA BANJIR Alat Pengolah Plastik Menjadi Bahan

Halliburton Indonesia 110825-000096 Jakarta Selatan Derek Glassey 3.04.01 Alat/Peralatan/Suku Cadang Pemboran dan Penyekat Garam Industri & Material/Bahan Kimia Khusus Pemboran

(2) Pengadaan bahan, jasa lainnya, peralatan/suku cadang dan atau tenaga ahli perseorangan yang diperlukan dilaksanakan oleh panitia/pejabat pengadaan/Unit Layanan Pengadaan (ULP)

Perancangan sistem informasi pengadaan suku cadang pada Bengkel Borneo Motor Semarang sudah saatnya menggunakan sistem perhitungan pengadaan Suku Cadang secara

yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Rencana Pengadaan dan Kebutuhan Tenaga Kerja. 1) Dalam hal diperlukan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang. dan/atau tenaga

Perancangan Sistem Informasi Persediaan Stok Suku Cadang adalah salah satu pengaplikasian sistem yang terkomputerisasi di suatu bidang penjualan barang suku cadang