DASAR EPIDEMIOLOGI
DAN
STATISTIK KESEHATAN
Joedo Prihartono
EPIDEMIOLOGI
CABANG ILMU PENUNJANG MEMPELAJARI ASPEK:
PERTANYAAN EPIDEMIOLOGI
WHAT
Frekwensi penyakit
WHO
Sebaran menurut pejamu
WHERE Sebaran menurut geografis
WHEN
Sebaran menurut waktu
WHY
Faktor determinan
UKURAN EPIDEMIOLOGI
PENDEKATAN ABSOLUT
Sering menyesatkan
PENDEKATAN RELATIF
Secara absolut
Kota A lebih
buruk tingkat kesehatannya
Secara relatif
Kota A lebih baik
tingkat kesehatannya
Kota “X” penduduk 1 juta
dengan 150 pasien kanker
hati, sedangkan kota “A”
penduduk 12 juta dengan
ANGKA INSIDENSI
MENURUT PERIODE WAKTU
PENYEBUT POPULASI RENTAN
MENGGAMBARKAN RISIKO
GUNA EVALUASI PENCEGAHAN
KASUS BARU DLM PERIODE
ANGKA PREVALENSI
MERUPAKAN NILAI PROPORSI
PADA SATU SAAT TERTENTU
GUNA EVALUASI PENGOBATAN
KASUS BARU+LAMA SESAAT
INSIDENS DAN PREVALENS
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
HUBUNGAN NILAI
P = I x d
Prevalens
KLASIFIKASI PENYAKIT
PERBANDINGAN INTERNASIONAL
STANDAR INTERNASIONAL WHO
ICD = INTERNATIONAL
CLASSIFICATION OF DISEASES
KRITERIA ETIOLOGI
HUBUNGAN KRITERIA
KRITERIA ETIOLOGI
KRITERIA MANIFESTASI
POSITIP NEGATIP
POSITIP Kasus klasik Subklinis Carrier NEGATIP Pemulihan
Psikosomatis
DISTRIBUSI PENYAKIT
BUKAN BERSIFAT RANDOM
PENGARUH FAKTOR DETERMINAN
INTRINSIK = GENETIK
EKSTRINSIK = PAPARAN
PERANAN JENIS KELAMIN
LAKI-LAKI
o HEMOFILI
o HIPERTENSI
o STRESS
o KECELAKAAN LL
PEREMPUAN
o DIABETES
o ANEMIA
o GONDOK
PERANAN GEOGRAFIS
PERKOTAAN
o OBESITAS
o DEPRESI
o POLUSI UDARA
o KECELAKAAN LL
PEDESAAN
o LEPTOSPIROSIS
o BRUCELOSIS
o ALERGI POLLEN
PERANAN MUSIM
KEMARAU
o BATUK
o PHARINGITIS
o DHF
o MALARIA
PENGHUJAN
o DIARE
o INFLUENZA
o TIPUS
SYARAT PENULARAN
Agent biologis yang patogen
Transmisi pembawa agent
Host yang rentan
Pintu masuk (port of entry)
Pintu keluar (port of exit)
RANTAI PENULARAN
Penderit a
Agent Vehikel
Penderit a
Host
Agent Vehikel
PRINSIP PENCEGAHAN
MEMUTUSKAN RANTAI PENULARAN
Host
PROGRAM PENCEGAHAN
Agent
Case finding & terapi
Host
Imunisasi
Ports
Transmisi
Reservoir
Kesehatan lingkunganPenyuluhan
TAHAPAN PENCEGAHAN
Health promotion
Specific protection
Early diagnostics and prompt
treatment
Disability limitation
HEALTH PROMOTION
Pola hidup bersih dan sehat
Intake gizi seimbang
Olahraga secara teratur
Tidak merokok
Tidak minum minuman keras
SPECIFIC PROTECTION
Penyediaan air bersih
Memasak air minum
Pengawasan kualitas makanan
Cuci tangan dengan sabun
Imunisasi hepatitis B
EARLY DIAGNOSTICS
Pemeriksaan laboratorium hati rutin
Endoskopi gastrointestinal
Pemeriksaan radiologis rutin
Dll.
DISABILITY LIMITATION
Pemberian cairan oralit
Pemberian intra venous fluid drips
Pemberian antibiotika
Pengaturan diet hepatik
Pemberian suplement penguat hati
REHABILITATION
Artificial anus
Reseksi kanker colon
Skleroterapi endoskopik
Transplantasi hati
Dll.
Indikator kesehatan adalah
variabel yang dipergunakan untuk
menilai tingkat kesehatan
SIFAT INDIKATOR
Absah. Variabel tsb mampu mengukur kondisi
yang memang ingin diukur
Terpercaya dan Obyektif. Hasil yang diperoleh
harus sama jika dilakukan orang lain pada situasi yang sama
Sensitif. Variabel tsb harus peka terhadap
perubahan dari situasi yang dinilai
Spesifik. Variabel tsb hanya menggambarkan
perubahan dari situasi yang dinilai saja
Mampu laksana. Data yang diperlukan untuk
menilai variabel tsb harus mampu diperoleh
Relevan. Variabel tsb harus dapat memberikan
KLASIFIKASI INDIKATOR
Indikator kematian Indikator kesakitan Indikator kecacatan Indikator nutrisi
Indikator pelayanan
kesehatan
Angka pemanfaatan
layanan kesehatan
Indikator kesehatan
mental dan sosial
Indikator lingkungan Indikator
sosio-ekonomi
Indikator kebijakan
kesehatan
Indikator kualitas
hidup
INDIKATOR KEMATIAN
Angka kematian
* Merupakan ukuran tradisional untuk menilai status kesehatan
* Digunakan secara luas karena tersedia datanya
Angka kematian kasar
Angka kematian spesifik: umur / jenis
penyakit
Angka harapan hidup
Angka kematian bayi
Angka kematian ibu
Angka kematian proporsional
INDIKATOR KESAKITAN
Angka kesakitan
(Data kesakitan sangat dibutuhkan, namun sering sulit untuk diperoleh)
Angka insidens dan
prevalens
Angka kesakitan
berdasar pelaporan
Angka kunjungan:
rawat jalan klinik atau puskesmas
Angka rawat inap
Lama rawat di rumah
INDIKATOR KECACATAN
Angka
kecacatan
Jumlah hari harus tinggal di
rumah
Jumlah hari tinggal di tempat
tidur
Angka absensi sekolah/kerja Angka harapan hidup bebas
INDIKATOR NUTRISI
Status nutrisi
(merupakan contoh indikator kesehatan positif)
Ukuran antropometris
Tinggi badan anak kelas
1 SD
Prevalensi berat badan
lahir rendah
Hasil survei klinis:
INDIKATOR PELAYANAN
KESEHATAN
Indikator pelayanan
kesehatan
(menggambarkan penyebaran /
ketersediaan sarana kesehatan)
tempat tidur RS
Jumlah penduduk /
INDIKATOR PEMANFAATAN
Angka pemanfaatan
sarana kesehatan (Pemanfaatan sarana
kesehatan)
(Proporsi penduduk
yang membutuhkan dan yang benar-2 menerima layanan dalam satu
periode waktu tertentu)
Proporsi
kelengkapan imunisasi dasar
Proporsi ibu hamil
yang mendapat pemeriksaan ANC
Angka pemakaian
tempat tidur RS
Angka rujukan
INDIKATOR KESEHATAN
SOSIAL / MENTAL
Indikator kesehatan
sosial dan mental
(data yang valid jarang tersedia)
(pada umumnya
dipakai ukuran tidak langsung)
Angka bunuh diri Angka kecelakaan
lalu lintas
Penyalah gunaan
INDIKATOR LINGKUNGAN
Indikator kesehatan
lingkungan
(menggambarkan kualitas lingkungan)
Tingkat pencemaran Proporsi keluarga
yang mendapatkan akses air bersih
INDIKATOR SOSIO-EKONOMI
Indikator
Sosio-ekonomi
(bukan merupakan
ukuran status kesehatan yang langsung)
(dipergunakan untuk membantu interpretasi indikator yang lain)
Laju pertambahan
penduduk
Angka pendapatan
kasar
Tingkat
pengangguran
Angka buta huruf
Ukuran besar
keluarga
INDIKATOR KEBIJAKAN
KESEHATAN
Indikator kebijakan
kesehatan
(alokasi dana kesehatan)
Proporsi dana
kesehatan yang dianggarkan
Proporsi dana untuk
program terkait dengan kesehatan masyarakat
Proporsi sumber
daya untuk
INDIKATOR LAIN
Indikator kesehatan
lain
Indikator kualitas
hidup
Indikator kebutuhan
kesehatan dasar
Indikator
“pelayanan