• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Rencana Kerja Jangka Menengah (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Model Rencana Kerja Jangka Menengah (1)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Model Rencana Kerja Jangka Menengah

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)

Sekolah

Disusun Oleh :

DR. Rahmat, M.Pd.

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Peran     Musyarah   Guru   Mata   Pelajaran   (MGMP)   tingkat   sekolah   dalam mendukung   perwujudan   kebijakan   mutu   sekolah   sangat   strategis. Kolaborasi pendidik yang berbasis disiplin akademik merupakan salah satu penentu   utama   dalam   menetukan   target   pencapaian   tujuan,   disainer program, pelaksana progam, sekaligus sebagai tim penjamin mutu proses dan hasil belajar siswa.

Fokus   utama   akuntabilitas   sekolah   adalah   produk   belajar   siswa   dalam bentuk pencapaian KKM, pencapaian nilai UN, pencapaian daya kompetisi siswa   baik   pada  saat   tes  ke   perguruan  tinggi,   maupun  dalam  kompetisi bertaraf  nasional  dan internasional.   Tinggi rendahnya  mutu pencapaian bergantung   pada   tinggi   rendahnya   mutu   yang   terjaga   baik   sejak perencanaan, proses, dan penilaian.

Pada   seluruh   tahap   itu,   usaha   untuk   mengembangkan   perbaikan   peran MGMP tidak dapat terpisahkan dan tidak mungkin  tergantikan oleh  pihak mana pun. Mengingat peran strategis dalam penerapan standar nasional pendidikan   seperti   ini,   maka   MGMP   perlu   terus   mengembangkan   kerja sama   dalam   meningkatkan   pemahaman   dan   penerapan   pengetahuan tentang pengelolaan mutu pembelajaran.

Atas   dasar   pemikiran   itu,   maka   sudah   selayaknya   MGMP   menjadikan rencana kerja sekolah  sebagai dasar untuk meningkatkan kinerja program pada   tingkat   MGMP.   Pelatihan   ini   diharapkan   dapat   menjadi   salah   satu strategi untuk meningkatkan kompetensi pendidik berkolaborasi.

Semoga   langkah   ini   dapat   menjadi   sumbangan   berarti   untuk   lebih meningkatkan mutu penerapan standar nasional pendidikan.

(4)

DAFTAR ISI

Hal.

Kata Pengantar i

Daftar Isi ii

Daftar Lampiran  iii

A. Pendahuluan 1

B. Pendekatan Penyusunan 2

C. Tujuan Penyusunan 3

D. Profile Kinerja Hasil Evaluasi 3

E. Sasaran dan Target Kinerja 4

F. Monitoring Proses dan Hasil 8

G. Penutup 9

(5)

DAFTAR LAMPIRAN

Hal.

(6)

A. Pendahuluan

Sekolah yang efektif berkorelasi dengan keunggulan prestasi dan kesamaan   peluang   siswa   untuk   belajar.   Hasil   studi   tentang   sekolah efektif   menunjukkan bahwa sekolah  yang  dapat menerapkan  prinsip­ pinsip   sekolah   efektif   dalam   meningkatkan   mutu   proses   berdampak pada peningkatan jumlah siswa yang mencapai prestasi akademik yang baik,   atau   sekurang­kurangnya   tidak   ada   siswa   yang   menurun prestasinya.

Sekolah efektif memiliki kepala sekolah yang efektif dan juga guru yang  efektif.   Kepala Sekolah  yang efektif   bertindak sebagai  pemimpin yang   mampu   menggerakkan   orang­orang   dan   mendorong   organisasi untuk   berkembang   sehingga   meraih   keunggulan.   Ia   juga   berperan sebagai   manajer   yang   bertugas   memastikan   bahwa   pembelajaran berlangsung efektif, dan mengukur hasil yang dicapai untuk melakukan perbaikan­perbaikan mutu pada tahap selanjutnya

Pada   sekolah   efektif   memerlukan   pendidik   yang   menguasai pengetahuan tentang materi  pelajaran, pengetahuan pedagogis  secara teoritis   dan   praktis,   pengetahuan   kurikulum   dan   penerapannya, pengetahuan  tentang siswa dan karakteristiknya, pengetahuan konteks pendidikan,   serta   pengetahuan   arah,   tujuan   dan   nilai   pendidikan. Untuk   itu   peningkatan   dan   penjaminan   mutu   yang   akan   dilakukan perlu disusun dalam bentuk rencana tertulis yang diwujudkan dalam penyusunan rencana kerja jangka menengah pada mata pelajaran. 

B. Pendekatan Penyusunan

1. Pendekatan Manajemen

Pengelolaan mutu dilakukan dalam bentuk siklus PDSA atau  Plan­ Do­Study­Act. Empat tahap kegiatan itu meliputi :

(7)

terdefinisikan dengan jelas, mengambarkan   kondisi  nyata dan kondisi   yang   diharapkan,   serta   hasil   analisis   lingkungan   dan analisis potensi.

b) Do   –   Pelaksanaan  berisi   kegiatan   yang   meliputi   tindakan   uji coba dan menerapkan rencana dalam tindakan.

c) Studi­   Pengkajian  melalui   kegiatan   monitoring   untuk memastikan   bahwa   seluruh   proses   kegiatan   sedang   mengarah pada pencapaian tujuan.

d) Act   ­Tindak   Lanjut   atau   Penyempurnaan   Kegiatan,   yaitu mencocokan hasil yang dicapai dangan standar yang ditetapkan serta melakukan perbaikan mutu jika dipandang perlu.

2. Pendekatan Pedagogis

Secara   pedagogis   standar   kompetensi   lulusan   dimanifestasikan   dalam wujud   pengetahuan,   keterampilan   dan   sikap   siswa.   Ketiga   ranah   itu berkembang   melalui   efektivitas   dan   efisiensi   pembelajaran   yang terintegrasi dalam standar isi, proses dan penilaian.

Efektivitas   dan   efisiensi   pembelajaran   sangat   ditentukan   oleh   tingkat penguasaan   ilmu   tentang   bagaimana   siswa   belajar   dan   guru   mengajar. Efektivitas   tenaga   pendidik   sangat   bergantung   pula   pada   daya   dukung tenaga   kependidikan,   sarana   dan   prasarana,   pembiayaan,   dan pengelolaan.   Semua   komponen   harus   terintegrasi   untuk   memfasilitasi siswa belajar.

3. Pendekatan Sistem

(8)

memperhitungkan   efektifitas   kinerja   lembaga   dalam   menganalisis perbandingan   atara   besarnya   input   dan   output.   Efektivitas   lembaga terwujud jika proses dapat menghasilkan produk yang lebih tinggi nilainya daripada output. Sebaliknya jika nilai output lebih rendah daripada nilai input maka produktivitas organisasi tidak rendah atau tidak efisien.

C. Tujuan Penyusunan

Adapun penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah guru mata  pelajaran ……….. adalah untuk :

1. Menjabarkan Rencana Kerja Jangka Menengah sekolah dalam  peningkatan dan penjaminan mutu pembelajaran;

2. Panduan operasional peningkatan dan penjaminan mutu  pembelajaran mata pelajaran …………..;

3. Panduan untuk melakukan monitoring dan evaluasi peningkatan  dan penjaminan mutu mata pelajaran…………;

4. Sebagai dasar dan pertimbangan perbaikan selanjutnya yang  berkesinambungan.

D. Profil Kinerja Hasil Evaluasi

Profile Kinerja peningkatan dan penjaminan mutu mata pelajaran  ….. yang telah dicapai dapat digambarkan pada tabel berikut ini :

Tabel : Kinerja Peningkatan dan Penjaminan Mutu Mata Pelajaran …..  Tahun 2008­2009

No Program Indikator KinerjaStratejik 2008Pencapaian Kinerja2009

A Pengembangan Kompetensi Pendidik 1 Peningkatan Kemampuan 

Penguasaan Materi  Pembelajaran

     

2 Peningkatan Kompetensi  metode dan teknik  pembelajaran

     

3 Peningkatan mutu 

kompetensi kepribadian       

4 Peningkatan kompetensi B. 

(9)

No Program Indikator KinerjaStratejik Pencapaian Kinerja

2008 2009

5 Meningkatkan kompetensi 

penggunaan TIK       

B Pengembangan Materi Ajar 1 Peningkatan Kemampuan 

Penguasaan Kurikulum

     

2 Melakukan penyempurnaan kurikulum dengan rujukan  kurikulum bertaraf 

intenasional

     

3 Melakukan kolaborasi  dalam menerapkan  kurikulum dengan rekan  sejawat

     

4 Melakukan Kolaborasi dan  adaptasi kurikulum dari  negara maju atau OECD

     

5 Melaksanakan Penjaminan  mutu proses dan evaluasi  hasil/ penilaian

     

C Pengembangan Kebijakan Mutu Hasil Belajar Siswa 1 Peningkatan Nilai KKM 

Siswa

     

2 Peningkatan jumlah siswa 

yang masuk ke PTN      

3 Peningkatan Perolehan Nilai

UN      

4 Peningkatan Perolehan 

Prestasi Nasional      

5 Peningkatan Perolehan 

Prestasi Internasional       6 Peningkatan Kolaborasi 

Internasional

     

7 Peningkatan kompetensi  Bahasa Inggris Siswa

     

8 Peningkatan kompetensi TIK siswa

     

E. Sasaran dan Target Kinerja

(10)
(11)

Tabel : Sasaran dan Target Kinerja Rencana Jangka Menengah Mata Pelajaran ….. 

No

Sasaran Strategik

Indikator Kinerja Strategik Target Pencapaian

Indikator Proses Strategi Utama Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 A Pengembangan Kompetensi Pendidik

1 Peningkatan Kemampuan Penguasaan Materi

Pembelajaran

Meningkatkan

penguasan   materi pelajaran   sebagai persiapan siswa masuk PT,   berkompetisi   dan berkolaborasi

a) Melakukan analisis   soal­ soal   tes   masuk PTN

b) Meningkatk an   pemahaman soal­soal

olimpiade

Terkumpul   soal­ soal tes tiga PTN terkemuka   dan soal­soal yang   relevan dengan unggul   pada tingkat

nasional berkeunggula n

internasional 

2 Peningkatan Kompetensi metode   dan teknik

pembelajaran

Menerapkan   prinsip­ prinsip   pedagogis dalam   kegiatan pembelajaran.  

Peningkatan pemahaman prinsip belajar

3 Peningkatan mutu

kompetensi kepribadian pendidik 4 Peningkatan

kompetensi   B. Inggris pendidik 5 Peningkatan

(12)

No

Sasaran Strategik

Indikator Kinerja Strategik Target Pencapaian

Indikator Proses Strategi Utama Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013

B Pengembangan Materi Ajar

1 Peningkatan Kemampuan Penguasaan Kurikulum 2 Melakukan

penyempurnaan kurikulum dengan   rujukan kurikulum bertaraf intenasional 3 Melakukan

kolaborasi dalam menerapkan kurikulum dengan   rekan sejawat

4 Melakukan adopsi   dan adaptasi

kurikulum   dari negara   maju   / anggota OECD 5 Melaksanakan

(13)

No

Sasaran Strategik

Indikator Kinerja Strategik Target Pencapaian

Indikator Proses Strategi Utama Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013

mutu   proses dan   evaluasi hasil/ penilaian

C Pengembangan Kebijakan Mutu Hasil Belajar Siswa

1 Peningkatan Nilai KKM Siswa 2 Peningkatan

jumlah   siswa yang   masuk   ke PTN

3 Peningkatan Perolehan   Nilai UN

4 Peningkatan Perolehan Prestasi Nasional 5 Peningkatan

Perolehan Prestasi Internasional 6 Peningkatan

Kolaborasi Internasional 7 Peningkatan

kompetensi Bahasa   Inggris Siswa

(14)

No

Sasaran Strategik

Indikator Kinerja Strategik Target Pencapaian

Indikator Proses Strategi Utama Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013

(15)

F. Monitoring Proses dan Hasil

Pemantauan   dan   evaluasi   bertujuan   untuk   mengetahui   tingkat pencapaian   dan   kesesuaian   antara   rencana   yang   telah   ditetapkan   dalam Renstra dengan hasil yang dicapai melalui kegiatan dan/atau program yang telah dilaksanakan. Implementasimonitoring dan evaluasi meliputi :

1. Monitoring Evaluasi Semesteran dan Tahunan

Monitoring   dan   evaluasi   semesteran   dan   tahunan   dimaksudkan   untuk mengetahui pencapaian  indicator   kinerja  kunci  dan   pelaksanaan   proses peningkatan dan penjaminan mutu yang ditetapkan pada Rencana Kerja Jangka   Menengah   tahun     berjalan   serta   memberikan   rekomendasi terhadap perbaikan Rencana Kerja Tahun selanjutnya.

2. Monitoring Evaluasi Tengah Masa (mid terms) Rencana Kerja  Jangka Menengah

Evaluasi tengah masa (mid terms) dilakukan terhadap keseluruhan program yang ditetapkan pada Rencana Kerja (Renja) tahun pertama dan   tahun   kedua,   untuk   mengetahui   perkembangan   (trend) pencapaian indikator kinerja kunci dan proses pelaksanaan sampai dengan tengah masa periode Rencana Kerja Jangka Menengah dan berguna untuk memprediksi keberhasilan/ ketercapain sasaran di akhir   masa   periode   Rencana   Kerja   Jangka   Menengah.   Dengan adanya   perkiraan   ketercapaian   sasaran   Rencana   Kerja   Jangka Menengah,   jika   teridentifikasi   sasaran   tidak   akan   tercapai   pada masa periode Rencana Kerja Jangka Menengah, maka sekolah dapat mengeluarkan   kebijakan   dalam   percepatan   pencapaian   sasaran Rencana Kerja Jangka Menengah.

3. Monitoring Evaluasi Akhir Rencana Kerja Jangka Menengah

(16)

pencapaian   tujuan   Renstra   perlu   dipertahankan   danterdokumentasikan agar   dapat   dipelajari   untuk   penyusunan   program   pada   Renstra   periode berikutnya.

G. PENUTUP

(17)

Form Monitoring dan Evaluasi Kinerja Proses

Periode : ………..….………

Tanggal Pelaksanaan : ……….…..……

No Strategi Kunci KeterlaksanaanYa Tidak Keterangan

(18)

Form Monitoring dan Evaluasi Kinerja Output

Periode : ………

Tanggal Pelaksanaan : ………

No Sasaran Strategic

Tingkat Ketercapaian

Target Keterangan

Ya Tidak

Gambar

Tabel : Sasaran dan Target Kinerja Rencana Jangka Menengah Mata Pelajaran ….. 

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Bidang Cipta Karya adalah dokumen perencanaan dan pemrograman pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya yang disusun

Pertemuan dalam kelompok kerja yang didimaksud adalah pertemuan dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pertemuan kelompok kerja dalam wadah

19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dinyatakan bahwa sekolah/ madrasah membuat (1) Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggambarkan tujuan

Kinerja guru dapat ditingkatkan dengan mengadakan supervisi oleh kepala sekolah, mengadakan kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), memberikan kesempatan yang

Permasalahan Permasalahan Musyawarah Guru Mata Pelajaran MGMP Akuntansi Kota Semarang diawali dengan adanya pembaharuan kurikulum dari Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2013

Tujuan dan Manfaat Rencana Kerja Sekolah RKS Rencana Kerja Sekolah adalah gambaran arah dan tujuan yang akan dicapai sekolah untuk menentukan program dan kegiatan 4 tahunan sekolah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Al-Hasanah Sukabumi untuk periode 2023-2027 nhằm mục đích nâng cao chất lượng giáo dục và tạo ra lulusan yang kompeten di bidang Teknik Mekanik

Dokumen ini membahas tentang penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana Kerja Sekolah (RKS), dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) di SDN 1 Nawin