• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran) VULKANOX BKF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran) VULKANOX BKF"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

VULKANOX BKF

LEMBAR DATA KEAMANAN

Identitas / nama produk berdasarkan GHS

Nomor telepon darurat

1. Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)

:

: Data rinci mengenai

pemasok

:

VULKANOX BKF

00074772

Penggunaan zat/sediaan : Bahan anti oksidant

+49 214 30 99300 (Sicherheitszentrale CHEMPARK Leverkusen) LANXESS Deutschland GmbH, Industrial & Environmental Affairs 51369 Leverkusen, Germany, Telephone: +49 214 30 65109 E-mail: [email protected]

2. Identifikasi Bahaya

TOKSISITAS TERHADAP REPRODUKSI (Kesuburan) - 2 BAHAYA AKUATIK KRONIS ATAU JANGKA PANJANG - 4

Klasifikasi bahaya produk (senyawa / campuran)

:

Kata sinyal : Peringatan

Pernyataan Bahaya : H361 - Dicurigai merusak kesuburan.

H413 - Dapat menyebabkan bahaya jangka panjang terhadap kehidupan akuatik.

Piktogram (simbol bahaya) :

Pernyataan Kehati-hatian

Pencegahan : Dapatkan instruksi khusus sebelum digunakan. Jangan lakukan apa pun sebelum petunjuk keselamatan dibaca dan dipahami. Kenakan sarung tangan/pakaian pelindung dan pelindung mata/ wajah. Hindari pelepasan ke lingkungan.

Tanggapan : JIKA terpapar atau khawatir: Dapatkan nasihat medis.

Penyimpanan : Simpan di tempat terkunci.

Pembuangan : Buang isi dan wadah sesuai dengan peraturan lokal, regional, nasional dan internasional.

Bahaya lain di luar yang berperan dalam klasifikasi

: Tidak diketahui.

Elemen label GHS

Catatan : Serbuk halus membentuk campuran yang mudah-menyala dan dapat meledak di udara.

3. Komposisi / Informasi tentang Bahan Penyusun

Senyawa Tunggal

2,2'-methylene-bis-(4-methyl-6-tert.-butylphenol) >95.7 119-47-1

Nama bahan % Nomor CAS

Tidak terdapat bahan lainnya yang, sejauh pengetahuan pemasok saat ini dan pada konsentrasi yang berlaku, diklasifikasikan sebagai bahan berbahaya pada kesehatan atau lingkungan dan karenanya diperlukan pelaporan dalam bagian ini.

Identifikasi lainnya : Tidak tersedia.

Zat/sediaan

Nomor CAS/ pengenal lainnya : Zat

(2)

3. Komposisi / Informasi tentang Bahan Penyusun

Senyawa Tunggal

Nilai ambang batas pemaparan, (jika ada), tercantum di bagian 8. Ada).

Cuci mulut dengan air. Lepaskan gigi palsu jika ada. Pindahkan korban ke udara segar dan istirahatkan pada posisi yang nyaman untuk bernafas. Jika bahan sudah tertelan dan orang yang terkena dalam keadaan sadar, berikan air minum dalam jumlah sedikit. Hentikan, jika orang yang terkena merasa mual karena muntah dapat membahayakan. Jangan memaksakan muntah kecuali disuruh melakukannya oleh petugas medis. Jika terjadi muntah, kepala harus ditundukkan agar muntahan tidak masuk ke dalam paru-paru. Dapatkan pertolongan medis. Dilarang memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang di bawah sadar. Jika tidak sadarkan diri, baringkan pada posisi pemulihan dan segera dapatkan pertolongan medis. Jaga agar saluran pernapasan tetap terbuka. Longgarkan pakaian yang ketat seperti, bagian leher, dasi, ikat pinggang atau lingkar pinggang.

Segera menyiram mata dengan air yang banyak serta kadang-kadang mengangkat kelopak mata atas dan bawah. Periksa apakah memakai lensa kontak, dan lepaskan jika ada. Lanjutkan dengan membilas sedikitnya selama 10 menit. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi.

Cuci kulit yang terkontaminasi dengan sabun dan air. Lepaskan pakaian dan sepatu yang terkontaminasi. Lanjutkan dengan membilas sedikitnya selama 10 menit. Dapatkan pertolongan medis. Cuci pakaian sebelum dikenakan lagi. Bersihkan sepatu secara menyeluruh sebelum digunakan kembali.

Pindahkan korban ke udara segar dan istirahatkan pada posisi yang nyaman untuk bernafas. Jika tidak bernapas, jika napas tidak teratur atau jika terjadi serangan pernapasan, sediakan

pernapasan buatan atau oksigen oleh petugas terlatih. Mungkin dapat membahayakan bagi orang yang memberikan pertolongan resusitasi dari mulut-ke-mulut. Dapatkan pertolongan medis. Jika tidak sadarkan diri, baringkan pada posisi pemulihan dan segera dapatkan pertolongan medis. Jaga agar saluran pernapasan tetap terbuka. Longgarkan pakaian yang ketat seperti, bagian leher, dasi, ikat pinggang atau lingkar pinggang.

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Kena mata Kena kulit Penghirupan Tertelan : : : :

Catatan untuk dokter :

Uraian langkah pertolongan pertama yang diperlukan

Kumpulan gejala / efek terpenting, baik akut maupun tertunda

Penghirupan : Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis. Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

: Tertelan

Kena kulit : Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis. Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

: Kena mata

Tanda-tanda/gejala kenanya berlebihan

Kena kulit

Tertelan

Penghirupan Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

: :

:

Kena mata : Tidak ada data khusus.

Berpotensi efek kesehatan yang akut

(3)

4. Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Perlindungan bagi penolong pertama

: Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai. Mungkin dapat membahayakan bagi orang yang memberikan pertolongan resusitasi dari mulut-ke-mulut.

Perawatan khusus : Tidak ada pengobatan khusus.

Lihat informasi toksikologi (bagian 11)

5. Tindakan pemadaman kebakaran

Jika ada kebakaran segera isolasi tempat kejadian dengan menjauhkan semua orang dari lokasi kebakaran. Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai.

Produk dekomposisi termal berbahaya Bahaya spesifik yang diakibatkan bahan kimia tersebut

Bahan-bahan berikut ini mungkin dapat termasuk golongan produk penguraian-hayati:

karbon dioksida karbon monoksida

Bahan ini bisa menyebabkan efek berbahaya yang berakhir lama bagi kehidupan air. Air bekas memadamkan kebakaran yang tercemar dengan bahan ini harus dibendung dan dicegah agar tidak mengalir masuk/dibuang ke saluran air, parit, atau selokan.

Petugas pemadam kebakaran harus memakai perlengkapan pelindung yang memadai dan alat bantu pernapasan (Self-Contained Breathing Apparatus - SCBA) yang berpelindung-wajah penuh dan yang beroperasi dalam mode tekanan positif.

Alat pelindung khusus untuk petugas pemadam kebakaran

Jika terjadi kebakaran, gunakan semprotan air (kabut), kimia kering atau CO2.

Media pemadam kebakaran/api

:

:

:

Tidak diketahui.

Media pemadaman yang sesuai

:

Sarana pemadaman yang tidak sesuai

:

Prosedur pemadaman kebakaran yang spesifik / khusus

:

6. Tindakan Penanggulangan jika terjadi Tumpahan dan

Kebocoran

Langkah-langkah pencegahan bagi lingkungan

Langkah-langkah pencegahan diri, alat pelindung dan prosedur tanggap darurat

: Jagalah agar tumpahan bahan tidak menyebar, mengalir ke tanah, saluran air, parit dan selokan. Beritahu pihak berwewenang yang terkait jika produk telah menyebabkan polusi lingkungan (saluran pembuangan, aliran air, tanah atau udara). Dapat menyebabkan bahaya jangka panjang terhadap kehidupan akuatik. Kumpulkan tumpahan.

Pindahkan wadah dari area tumpahan. Vakum atau sapu bahan dan masukkan dalam wadah limbah yang ditentukan dan diberi label. Buang melalui kontraktor pembuangan limbah yang memiliki izin.

Tumpahan kecil :

Metode dan bahan penangkalan (containment) dan pembersihan

Untuk perespon darurat : Jika pakaian khusus diperlukan dalam mengatasi tumpahan, memperhatikan informasi di Bagian 8 mengenai bahan-bahan yang cocok dan tidak cocok. Lihat juga informasi di "Untuk personalia non-darurat".

Untuk pegawai non-darurat : Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai. Evakuasi area sekitarnya. Jaga agar personil yang tidak berkepentingan dan yang tidak

menggunakan alat pelindung diri tidak masuk. Jangan menyentuh atau berjalan kaki melintasi tumpahan bahan. Sediakan ventilasi yang memadai. Kenakan peralatan perlindungan pribadi yang sesuai.

(4)

6. Tindakan Penanggulangan jika terjadi Tumpahan dan

Kebocoran

Pindahkan wadah dari area tumpahan. Mendekati pelepasan/ tumpahan dengan menurut arah angin. Mencegah pemasukan ke selokan, parit, ruang di bawah tanah atau area yang terbatas. Vakum atau sapu bahan dan masukkan dalam wadah limbah yang ditentukan dan diberi label. Buang melalui kontraktor pembuangan limbah yang memiliki izin. Catatan: lihat Bagian 1 untuk informasi kontak darurat dan Bagian 13 untuk pembuangan limbah.

Tumpahan besar :

7. Penanganan dan Penyimpanan

Langkah-langkah pencegahan untuk penanganan yang aman

Kondisi untuk penyimpanan yang aman, termasuk inkompatibilitas

Kenakan perlengkapan perlindungan pribadi yang layak (lihat bagian 8). Makan, minum dan merokok harus dilarang di tempat di mana bahan ini ditangani, disimpan dan diolah. Para pekerja harus mencuci tangan dan muka sebelum makan, minum dan merokok. Tanggalkan pakaian dan peralatan perlindungan yang

terkontaminasi sebelum memasuki lingkungan tempat makan. Hindari pemaparan terhadap produk - dapatkan pentunjuk khusus sebelum penggunaan. Hindari pemaparan selama hamil. Jangan lakukan apa pun sebelum petunjuk keselamatan dibaca dan dipahami. Jangan terkena mata atau kulit atau pakaian. Jangan dimakan/diminum. Hindari pelepasan ke lingkungan. Jika selama dalam penggunaan yang normal bahan ini menimbulkan bahaya pernafasan, maka gunakanlah hanya dalam ruangan yang cukup ventilasi atau memakai alat pernafasan yang sesuai. Simpan dalam wadah aslinya atau dalam tempat lain yang diakui dan layak, tutup rapat selama tidak digunakan. Wadah yang sudah kosong masih mengandung residu produk dan bisa berbahaya.

Jangan simpan diatas suhu berikut ini: 40°C (104°F). Simpan sesuai dengan peraturan setempat. Simpan di wadah aslinya terlindung dari sinar matahari langsung di tempat yang kering, sejuk dan berventilasii baik jauh dari bahan yang tidak cocok (lihat Bagian 10) dan makanan dan minuman. Simpan di tempat terkunci. Jaga agar wadah tertutup rapat dan tersegel sampai siap untuk

digunakan. Wadah yang sudah dibuka harus disegel kembali dengan hati-hati dan disimpan tetap tegak untuk mencegah

kebocoran. Jangan menyimpan di dalam wadah yang tidak berlabel. Gunakan bendungan yang layak untuk menghindari kontaminasi pada lingkungan.

:

:

Catatan : Serbuk halus membentuk campuran yang mudah-menyala dan dapat meledak di udara. Minimum pengapian energi: <1 mJ Menghindari pembentukan debu, jika perlu produknya di sedot lokal. Untuk menghilangkan arus listrik statik selama pemindahan, tanahkan drum dan sambungkan ke wadah penerima dengan tali pengikat. Hanya gunakan peralatan yang tidak menimbulkan percikan. Semua alat-alat untuk penyimpanan dan produksi yang ada risiko dekomposisi, sebaiknya di pasang alat dekompresi yang cocok untuk mencegahkan kompresi yang bahaya.

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Prosedur pemantauan yang direkomendasikan

Jika produk ini mengandung komponen dengan batas pemaparan, atmosfir tempat kerja pribadi atau pemantauan biologis mungkin akan diperlukan untuk memutuskan keefektifan ventilasi atau pengukuran kontrol yang lain dan/atau pentingnya untuk menggunakan perlengkapan perlindungan pernafasan. Acuan harus dibuat untuk standar pemantauan terkait. Referensi untuk dokumen pedoman nasional untuk metode penentuan zat berbahaya juga akan diperlukan.

: Paramater pengendalian

(5)

8. Kontrol Paparan / Perlindungan Diri

Perlindungan tangan

Gunakan alat pernafasan pemurni-udara (air-purifying respirator) atau yang dimuati udara (air-fed respirator) yang sesuai dengan standar yang diakui dan terpasang dengan benar, jika penilaian risiko menunjukkan, bahwa alat ini diperlukan. Pemilihan respirator harus berdasarkan pada tingkat pemaparan yang sudah diketahui atau diantisipasi, bahayanya produk dan batas keselamatan kerja dari alat pernafasan yang dipilih.

Direkomendasikan: Penutup pelindungan debu jika ada risiko pembentukan debu.

Sarung tangan yang kuat, tahan bahan kimia yang sesuai dengan standar yang disahkan, harus dipakai setiap saat bila menangani produk kimia, jika penilaian risiko menunjukkan, bahwa hal ini diperlukan. Setelah kontaminasi dengan produk segara ganti sarung tangan dan buang sesuai dengan regulasi nasional dan lokal yang cocok.

Direkomendasikan: (< 1 jam) Karet alam - NR.

Pelindung mata yang memenuhi standar yang diakui harus

digunakan jika hasil evaluasi risiko menunjukkan bahwa hal ini perlu untuk menghindari keterbukaan terhadap cipratan cairan, kabut, bermacam gas atau debu.

Perlindungan mata Perlindungan pernapasan : : : Pengendalian pemaparan lingkungan

: Emisi dari ventilasi atau peralatan proses kerja harus diperiksa untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan Perundang-undangan Perlindungan Lingkungan. Pada beberapa kasus, penyaring asap (fume scrubbers), saringan atau modifikasi teknik terhadap peralatan proses akan diperlukan untuk mengurangi emisi sampai level yang bisa diterima.

Pengendalian teknik yang

sesuai : Jika pengoperasian pemakai menimbulkan debu, asap, gas, uap atau kabut, gunakan daerah kerja terkurung, ventilasi pembuangan lokal atau kontrol teknis lainnya untuk menjaga agar pekerja tidak terbuka terhadap kontaminan terbawa-udara di atas batas yang direkomendasikan atau ketentuan hukum.

Cuci tangan, lengan dan wajah sampai bersih setelah menangani produk kimia, sebelum makan, merokok dan menggunakan WC dan seusai waktu kerja. Teknik yang sesuai harus digunakan untuk melepaskan/membuang pakaian berpotensi terkontaminasi. Cuci pakaian yang terkontaminasi sebelum dipakai kembali. Pastikan bahwa tempat pencucian mata dan pancuran keselamatan berada di dekat lokasi kerja.

Tindakan Higienis : Tindakan perlindungan diri

Perlindungan kulit

Perlindungan kulit yang lain

: Perlengkapan perlindungan pribadi untuk tubuh harus dipilih berdasarkan tugas yang dilakukan dan risiko yang terlibat serta harus disetujui oleh petugas ahli/spesialis sebelum menangani produk ini.

9. Sifat fisika dan kimia

Bentuk fisik

Titik lebur

Padatan.

>124°C (>255,2°F) Bau samar-samar. [Agak]

Bau

pH

Putih.

Warna

Laju penguapan Tidak tersedia.

Titik nyala Cawan tertutup: 185°C (365°F) Tidak tersedia. Tidak tersedia. Ambang bau : : : : : : : : Organoleptik

Titik didih : Tidak tersedia.

Flamabilitas (padatan, gas) : Tidak tersedia.

Kecepatan membakar : Tidak tersedia.

Waktu untuk membakar : Tidak tersedia.

Risiko eksplosi debu : Kelas ledakan debu St 3: kemungkinan bahaya besar sekali ledakan debu tes VDI 2263:

(6)

9. Sifat fisika dan kimia

Tekanan uap

Kerapatan (densitas) relatif Rapat (densitas) uap

Tidak tersedia. Tidak tersedia. <0,01 hPa (20℃)

Suhu dapat membakar sendiri (auto-ignition temperature)

Tidak tersedia.

Kekentalan (viskositas) Tidak tersedia.

: : :

:

: Nilai batas flamabilitas terendah/tertinggi dan batas ledakan

: Tidak tersedia.

SADT : Tidak tersedia.

Suhu penguraian : >128°C (>262,4°F)

Kepadatan : 1,04 kg/L (20℃)

Kerapatan curah : 320 kg/m³

Kelarutan : 0,000007 g/l (air)

Tak dapat larut pada bahan-bahan berikut: air dingin

Suhu penyalaan : >170°C

10. Stabilitas dan Reaktifitas

Produk berbahaya hasil penguraian

Pada kondisi penyimpanan dan penggunaan yang normal, produk-produk penguraian-hayati yang berbahaya seharusnya tidak terproduksi.

Produk ini stabil.

Stabilitas kimia

Tidak ada data khusus.

:

: Bahan-bahan yang tidak tercampurkan

: Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik / khusus

: Dibawah kondisi penyimpanan dan penggunaan yang normal, reaksi yang berbahaya tidak akan terjadi.

Reaktivitas : Tidak ada data tes khusus yang berhubungan dengan reaktivitas tersedia untuk produk ini atau bahan bakunya.

Mampu menyebabkan ledakan debu Ambil tindakan pencegahan terhadap pelepasan statik.

: Kondisi yang harus dihindari

11. Informasi Toksikologi

Toksisitas akut

Nama produk/bahan Hasil Spesies Dosis Pemaparan

Iritasi/korosif

Informasi efek-efek toksikologi

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

LD50 Oral Tikus besar >5000 mg/kg -

- 2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

LD50

Dermal Tikus besar >10000 mg/kg -

(7)

11. Informasi Toksikologi

Mutagenisitas 2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol) OECD 471 Bacterial Reverse Mutation Test

Percobaan: In vitro (dalam

tabung percobaan) Negatif Subjek: Bakteri Aktivasi Metabolik: +/-OECD 473 In vitro Mammalian Chromosomal Aberration Test

Percobaan: In vitro (dalam

tabung percobaan) Negatif

Subjek: Kelas Mamalia-Binatang

Aktivasi Metabolik: +/-OECD 476 In vitro

Mammalian Cell Gene Mutation Test

Percobaan: In vivo (dalam sel

hidup) Negatif

Subjek: Kelas Mamalia-Binatang

Sel: Sel Somatik Aktivasi Metabolik:

+/-Nama produk/bahan Uji Percobaan Hasil

Teratogenisitas

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

Negatif - Oral Tikus besar 200 mg/kg per hari

-Nama produk/bahan Hasil Spesies Dosis Pemaparan Toksisitas reproduktif

Nama produk/bahan Efek-efek Spesies

Kesimpulan/Rangkuman : Butylphenol derivative:NOAEL

Ibu yang keracunan/Toksisitas pengembangan : 50mg/kg bw/ hari Dosis Pemaparan 2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol) - Tikus besar -Pria Oral: 50 mg/kg per hari LOAEL Kerusakan testikuler pada hewan.

NOAEL Tikus besar

-Pria Oral: 12,5 mg/kg per hari NOAEL 2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

Kulit - Edema Kelinci 0 4 jam 72 jam

-Mata - Kekeruhan

pada kornea mata Kelinci 0 - 72 jam

-Mata - Luka pada

selaput pelangi (iris) Kelinci 0 - 72 jam -Mata - Kemerahan

pada konjungtiva mata

Kelinci <1 - 72 jam Dapat

kembali sepenuhnya dalam waktu lebih dari 7 hari

Nama produk/bahan Hasil Angka Pemaparan Observasi

Kesimpulan/Rangkuman

Kulit : Butylphenol derivative:Tidak iristasi

Mata : Butylphenol derivative:Tidak iristasi

Sensitisasi

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

kulit Tikus Tidak menimbulkan sensitisasi

Nama produk/bahan Rute Paparan Spesies Hasil

(8)

11. Informasi Toksikologi

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

Kronis NOAEL Oral Tikus besar

-Pria 12,7 mg/kg per hari 18 bulan; 7 hari per minggu Kurang dari akut NOAEL

Oral Tikus besar -Pria 12,5 mg/kg per hari 52 hari Kurang dari akut LOAEL

Oral Tikus besar -Pria, Wanita 50 mg/kg per hari 28 hari

Nama produk/bahan Hasil Spesies Dosis Pemaparan Penghirupan : Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

: Tertelan

Kena kulit : Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis. Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

: Kena mata

Efek-efek kesuburan : Dicurigai merusak kesuburan.

Kumpulan gejala yang berkaitan dengan sifat fisik, kimia, dan toksikologi

Kena kulit

Tertelan

Penghirupan Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

Gejala-gejala gangguan kesehatan mungkin akan meliputi: berat badan janin kurang

peningkatan kematian janin bentuk kerangka cacat

: :

:

Kena mata : Tidak ada data khusus.

Berpotensi efek kesehatan yang kronis

Efek akut, tertunda dan kronik dari paparan jangka pendek dan jangka panjang Tosisitas sistemik pada organ target spesifik karena paparan tunggal

Toksisitas sistemik pada organ target spesifik karena paparan berulang

Tidak tersedia.

Tidak tersedia.

Bahaya aspirasi

Tidak tersedia.

Berpotensi efek kesehatan yang akut

Potensi efek-efek cepat : Tidak tersedia.

Pemaparan jangka pendek

Potensi efek-efek tertunda : Tidak tersedia.

Potensi efek-efek cepat : Tidak tersedia.

Pemaparan jangka panjang

Potensi efek-efek tertunda : Tidak tersedia.

12. Informasi Ekologi

(9)

12. Informasi Ekologi

LogPow BCF Potensial

Potensi bioakumulasi

Efek merugikan lainnya : Tidak diketahui efek signifikan atau bahaya kritis.

Nama produk/bahan

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

6,25 840 tinggi

Nama produk/bahan Waktu-paro akuatik (lingkungan air) Fotolisis Keteruraian-secara-hayati 2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol)

- 50%; 0.5 hari Tidak mudah

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol) OECD 201 Freshwater Alga and Cyanobacteria, Growth Inhibition Test NOEC 1,3 mg/l Ganggang -Pseudokirchneriella subcapitata 72 jam OECD 209 Activated Sludge, Respiration Inhibition Test

Akut EC50 >10000 mg/l Bakteri 3 jam

OECD 202 Daphnia sp. Acute Immobilization Test and Reproduction Test

Akut EC50 >4,8 mg/l Dafnia -Daphnia magna 48 jam OECD 201 Freshwater Alga and Cyanobacteria, Growth Inhibition Test

Akut IC50 >5 mg/l Ganggang

-Pseudokirchneriella subcapitata 72 jam OECD 203 Fish, Acute Toxicity Test Akut LC50 >5 mg/l Ikan -Oryzias latipes 96 jam OECD 211 Daphnia Magna Reproduction Test

Kronis NOEC 0,34 mg/l Dafnia -Daphnia magna

21 hari

Nama produk/bahan Hasil Spesies Pemaparan

Persistensi dan penguraian oleh lingkungan

2,2'-methylene-bis- (4-methyl-6-tert.-butylphenol) OECD 301C Ready Biodegradability - Modified MITI Test (I)

0 % - Tidak mudah - 28

hari -

-Nama produk/bahan Uji Hasil Dosis Zat inokulasi

Koefisien partisi tanah/air (KOC)

: Tidak tersedia.

Mobilitas dalam tanah Uji

(10)

13. Pembuangan Limbah

Pembentukan limbah harus dihindari atau diminimalisasikan bilamana memungkinkan. Pembuangan produk ini, larutan dan produk sampingan harus selalu sesuai dengan persyaratan

perlindungan lingkungan dan ketentuan hukum pembuangan limbah serta persyaratan dari otoritas lokal atau regional. Buang kelebihan produk dan produk non-daur ulang melalui kontraktor pembuangan limbah yang memiliki izin. Limbah tidak boleh dibuang kedalam saluran pembuangan tanpa diolah kecuali memenuhi persyaratan dari pemerintah atau departemen terkait. Limbah kemasan harus di daur ulang. Pembakaran atau penimbunan (landfill) semestinya hanya dipertimbangkan jika daur ulang tidak mungkin. Bahan ini dan wadahnya harus dibuang dengan cara yang aman. Harus berhati-hati ketika menangani kontainer kosong yang belum dibersihkan atau dicuci. Wadah kosong atau penyalut mungkin menyimpan sejumlah residu produk. Jagalah agar tumpahan bahan tidak menyebar, mengalir ke tanah, saluran air, parit dan selokan.

: Metode pembuangan

14. Informasi Transportasi

Bukan muatan yang berbahaya. Menyimpan di tempat dingin.

Menghindari temperatur diatas +40°C. Menjauhi dari makanan, asam dan alkali.

Catatan bahaya: Nomor PBB Nama pengapalan yang sesuai berdasarkan PBB Kelas bahaya pengangkutan Kelompok pengemasan Bahaya lingkungan Tindakan kehati-hatian khusus bagi pengguna -IMDG IATA No No

Not regulated. Not regulated.

-

-Transport dalam jumlah besar (bulk) sesuai Annex II MARPOL 73/78 dan kode IBC

: Tidak tersedia.

15. Informasi yang Berkaitan dengan Regulasi

Regulasi tentang

lingkungan, kesehatan, dan keamanan untuk produk tersebut

: Sejauh diketahui tidak ada peraturan nasional atau kedaerahan spesifik yang berlaku untuk produk ini (termasuk bahan-bahan produk tersebut).

(11)

16. Informasi Lain

Sejarah / Riwayat

Tanggal terbitan/Tanggal revisi

Versi

Data-data berdasarkan pada pengetahuan dan pengalaman saat ini. Tujuan lembar data keselamatan menggambarkan produk-produk mengenai persyaratan keselamatan. Keterangan-keterangan tidak termasuk jaminan apapun tentang komposisi atau kinerja.

Pemberitahuan kepada pembaca Tanggal terbitan

sebelumnya

: :

:

Menandakan informasi yang sudah berubah dari versi yang dikeluarkan sebelumnya.

2014-10-27 2013-04-16 2

Referensi

Dokumen terkait

Bapak dan Ibu dosen Jurusan Teknik Industri yang telah bersedia membagi ilmunya dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi penulis.. Staff Tata Usaha Teknik Industri

Pembukuan Perusahaan dan entitas anak, kecuali PJBV, diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi- transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat

Dari pembahasan di atas dapatlah diambil suatu kesimpulan bahwa tujuan hukum adalah mencapai kepastian hukum dan kemanfaatan hukum serta keadilan, baik dalam rangka penegakan

Rata-rata lama menginap tamu asing pada Hotel Non Bintang atau Akomodasi Lainnya di Sulawesi Barat pada bulan Agustus 2016 sebesar 1,29 hari, jika dibandingkan

penulis menemukan sebuah Loyang kue gulung penulis menemukan suatu ide kreatif dimana sebuah Loyang bolu kukus tersebut bisa menjadi fungsi yang berbeda yang

Profil disolusi Levofloksasin dalam medium HCl 0,1 N lebih baik dari pada profil disolusi Levofloksasin dalam medium dapar fosfat pH 7,4, dan tidak ada perbedaan yang

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa prestasi belajar dan keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing

Berdasarkan indentifikasi masalah dan batasan masalah diatas maka permasalahan yang diajukan peneliti dalam penlitian ini adalah: Apakah ada pengaruh pemanfaatan