BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan Metode Model Driven Development dalam perancangan dan pengembangan sistem informasi akuntansinya. Pemilihan metode ini bertujuan agar desain sistem informasi akuntansi yang akan dikembangkan dapat men
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
No Faktur Penjualan Completeness check Field harus terisi. Total Pembayaran
Field perlu diisi dan tidak diperbolehkan untuk tidak terisi, field tersebut memiliki keterkaitan dengan tabel supplier Jumlah Numeric Check Isi field dengan angka Nomor
Nama field Kendali input keterangan Kode barang Completeness check Harus diisi Nama barang Completeness chek Harus diisi Kategori barang Master refrence Data
Harus diisi dengan angka sesuai dengan total biaya overhead yang digunakan (tidak boleh kosong) IDKaryawan Completeness Check,.
Harus memilih dari pilihan yang tersedia Field terhubung dengan tabel Supplier Total Faktur Completeness Check.
Field harus terisi Diisi sesuai dengan format Kode haru urut dan tidak double Kode Barang Completeness Check.
Field tidak harus terisi, no pesanan penjualan berhubungan dengan data pada master pesanan penjualan Kode Pelanggan Completeness Check,.