KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20/HUK/2013
TENTANG
TIM PENILAI ANGKA KREDIT DAN SEKRETARIAT TIM PENILAI ANGKA KREDIT PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI LINGKUNGAN
KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA, Menimbang :
Mengingat :
a. bahwa dalam rangka penilaian prestasi kerja dan perhitungan angka kredit perancang peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Sosial, perlu membentuk Tim Penilai Angka Kredit dan Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan di Lingkungan Kementerian Sosial dengan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia;
b. bahwa yang namanya tercantum dalam Lampiran Keputusan ini, memenuhi syarat untuk diangkat sebagai anggota Tim Penilai Angka Kredit dan Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan di Lingkungan Kementerian Sosial;
1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169);
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967);
3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3547);
SALINAN
5. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1997 tentang Pegawai Negeri Sipil Yang Menduduki Jabatan Rangkap ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3697) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemeriintah Nomor 47 Tahun 2005 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 121, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4560);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4015), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4332);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 196, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4017) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 198, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4019);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263);
10. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil;
11. Keputusan Presiden Nomor 188 Tahun 1998 tentang Tata Cara Mempersiapkan Rancangan Undang-Undang;
12. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 41/KEP/M.PAN/12/2000 tentang Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan dan Angka Kreditnya;
SALINAN
13. Keputusan Bersama Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor M.390-KP.04.12 Tahun 2002 Nomor 01 Tahun 2002 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan dan Angka Kreditnya;
14. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.01.PR.08.10 Tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis Organisasi dan Tata Kerja Tim Penilai Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan;
15. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.02.PR.08.10 Tahun 2005 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan;
16. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/60/M.PAN/6/2005 tentang Perubahan Atas Ketentuan Lampiran I dan atau Lampiran II Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya;
17. Keputusan Menteri Sosial Nomor 99/HUK/2005 tentang Pedoman Umum Pembinaan Jabatan Fungsional di lingkungan Departemen Sosial;
18. Peraturan Menteri Sosial Nomor 86/HUK/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Sosial;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA TENTANG TIM PENILAI ANGKA KREDIT DAN SEKRETARIAT TIM PENILAI ANGKA KREDIT PERANCANG PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA.
KESATU : Membentuk Tim Penilai Angka Kredit dan Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan di Lingkungan Kementerian Sosial RI, dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II Keputusan ini.
KEDUA : Tim Penilai sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU, mempunyai tugas membantu Menteri atau pejabat lain satu tingkat di bawahnya yang ditunjuk, dalam menilai dan menetapkan angka kredit bagi Perancang Pertama, Perancang Muda, dan Perancang Madya yang bekerja di lingkungan Kementerian Sosial.
SALINAN
KETIGA : Tim Penilai sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU, mempunyai fungsi :
a. memeriksa dan menilai butir-butir kegiatan dalam Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK);
b. memeriksa kebenaran dokumen-dokumen Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) yang dianggap perlu;
c. menyampaikan berita acara hasil penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian di lingkungan Kementerian Sosial; dan d. menyampaikan laporan kegiatan tahunan kepada Pejabat
Pembina Kepegawaian di lingkungan Kementerian Sosial.
KEEMPAT : Tim Penilai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA dan Diktum KETIGA bertanggungjawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial.
KELIMA : Untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA dan Diktum KETIGA, Tim Penilai Angka Kredit dibantu oleh Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan di Lingkungan Kementerian Sosial.
KEENAM : Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA dipimpin oleh Sekretaris Tim Penilai Angka Kredit yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya bertanggungjawab kepada Ketua Tim Penilai Angka Kredit.
KETUJUH : Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEENAM, mempunyai tugas membantu Tim Penilai Angka Kredit dalam bidang pengadministrasian dan penatausahaan kegiatan penilaian prestasi perancang peraturan perundang- undangan.
KEDELAPAN : Sekretariat Tim Penilai Angka Kredit sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEENAM, mempunyai fungsi :
a. mengadministrasikan setiap usulan penetapan angka kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan;
b. meneliti kelengkapan dan kebenaran berkas-berkas yang disyaratkan dari usulan penetapan angka kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan;
c. membuat jadwal sidang Tim Penilai Angka Kredit;
d. menyelenggarakan rapat dan sidang Tim Penilai Angka Kredit;
e. menyiapkan konsep berita acara hasil penilaian Tim Penilai Angka Kredit;
f. membuat konsep Keputusan Penetapan Angka Kredit;
g. melaksanakan penatausahaan dan pengolahan data Perancang Peraturan Perundang-undangan;
SALINAN
h. menyusun laporan semesteran mengenai pelaksanaan tugas Tim Penilai Angka Kredit dan setelah ditandatangani Ketua Tim Penilai Angka Kredit kemudian menyampaikan kepada Menteri atau pejabat lain satu tingkat di bawahnya yang ditunjuk selambat-lambatnya 20 (dua puluh) hari sebelum semesteran yang bersangkutan berakhir;
i. memantau perolehan angka kredit Perancang Peraturan Perundang-undangan selama periode tertentu untuk mengetahui seorang Perancang Peraturan Perundang-undangan telah memenuhi persyaratan angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan pangkat atau jabatan;
j. memberikan laporan kepada Tim Penilai Angka Kredit mengenai :
1) Perancang Peraturan Perundang-undangan yang tidak dapat memperoleh angka kredit kumulatif minimal yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat atau jabatan pada waktunya;
2) kemungkinan dapat diangkat kembali seorang Perancang Peraturan Perundang-undangan yang dibebaskan sementara dari jabatannya apabila yang bersangkutan telah memenuhi jumlah angka kredit kumulatif minimal yang ditentukan.
3) berkas yang diserahkan sehubungan dengan penetapan angka kredit dari Pimpinan Unit Kerja yang lama untuk disampaikan kepada Pimpinan Unit Kerja yang baru apabila Perancang Peraturan Perundang-undangan dimutasikan ke Unit Kerja yang lain.
KESEMBILAN : Semua pembiayaan sehubungan dengan dikeluarkannya Keputusan ini, dibebankan pada anggaran DIPA Pusat Kajian
Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial Tahun 2013 Nomor 027.01.1440162/2013 tanggal 5 Desember 2012.
KESEPULUH : Keputusan ini mulai berlaku surut sejak tanggal 2 Januari 2013 sampai dengan 30 Desember 2013 dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 12 Pebruari 2013
A.N. MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIS JENDERAL,
ttd
TOTO UTOMO BUDI SANTOSA
SALINAN
Salinan, Keputusan ini disampaikan kepada Yth : 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.
Menteri Keuangan.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.
Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Kepala Badan Kepegawaian Negara.
Direktur Jenderal Anggaran Keuangan Kementerian Keuangan.
Para Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Sosial.
Direktur Perbendaharaan dan Kas Negara Kementerian Keuangan.
Para Pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Sosial.
Yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan.
SALINAN
LAMPIRAN I KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 20/HUK/2013
TANGGGAL : 12 PEBRUARI 2013
TENTANG : TIM PENILAI ANGKA KREDIT PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
NO. NAMA JABATAN DALAM
KEDINASAN JABATAN
DALAM TIM
01 02 03 04
1. Toto Utomo Budi Santosa Sekretaris Jenderal Pengarah 2. Armay, S.H, M.Hum, M.M. Kepala Biro Organisasi dan
Kepegawaian Penanggung Jawab 3. Bhakti Nusantoro, S.H. Kepala Pusat Kajian Hukum Ketua 4. Wahridin, AKS Kepala Bagian Mutasi
Kepegawaian pada Biro Organisasi dan
Kepegawaian
Wakil Ketua
5. Akhiril Hadi, S.H. Kepala Bagian Tata Usaha
pada Pusat Kajian Hukum Sekretaris 6. Dian Nur Astuti, S.H, M.H. Kepala Bidang Penyusunan
Naskah Hukum pada Pusat Kajian Hukum
Anggota
7. T. Dewi Melfi Hamid, S.H, M.Kn Koordinator Fungsional Perancang Perundang-
undangan pada Pusat Kajian Hukum
Anggota
A.N. MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIS JENDERAL,
ttd
TOTO UTOMO BUDI SANTOSA
SALINAN
LAMPIRAN II KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 20/HUK/2013
TANGGGAL : 12 PEBRUARI 2013
TENTANG : SEKRETARIAT TIM PENILAI ANGKA KREDIT PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
NO.
NAMA JABATAN DALAM
KEDINASAN
JABATAN DALAM TIM
01 02 03 04
1. Rosida, S.H. Kepala Sub Bagian Umum
pada Pusat Kajian Hukum Sekretariat 2. Yugi Budi Sumarno, S.H. Kepala Sub Bidang
Penyusunan Naskah Hukum I pada Pusat Kajian
Hukum
Sekretariat
3. Zen W. Situmorang, S.H, M.H. Kepala Bidang Bantuan Hukum, Dokumentasi dan
Informasi Hukum pada Pusat Kajian Hukum
Sekretariat
4. Dra. Ina Aini Kepala Sub Bagian
Pemberhentian Pegawai pada Biro Organisasi dan
Kepegawaian
Sekretariat
5. Marlina Tambunan, S.H. Kepala Sub Bidang Bantuan Hukum pada Pusat Kajian
Hukum
Sekretariat
A.N. MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIS JENDERAL,
ttd
TOTO UTOMO BUDI SANTOSA