i
PENGARUH MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA OLAHRAGA BADMINTON
SKRIPSI
Disusun untuk Memenuhi Persyaratan dalam Meraih Gelar Sarjana Sains Terapan Fisioterapi
Diajukan Oleh : ARIZAL RIFKI PRATAMA
J110080053
PROGRAM STUDI D IV FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN
ii
PRASYARAT GELAR SKRIPSI
PENGARUH MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA OLAHRAGA BADMINTON
untuk Memenuhi Persyaratan dalam Meraih Gelar
Sarjana Sains Terapan Fisioterapi program studi DIV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta
Diujikan pada:
Hari : Kamis
Tanggal : 20 Juni 2013
Yang telah disusun oleh:
ARIZAL RIFKI PRATAMA
iii
PERSETUJUAN UJIAN SIDANG SKRIPSI
PENGARUH MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA OLAHRAGA BADMINTON
Skripsi ini telah disetujui untuk dilakukan ujian skripsi jurusan fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
iv
PERNYATAAN PERSETUJUAN PENGUJI SKRIPSI D IV FISIOTERAPI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Di bawah ini menyatakan sanggup menguji skripsi pada hari/tanggal: Kamis / 20 Juni 2013 dan waktu pukul : 12.00 WIB yang telah disetujui bagi mahasiswa atas nama: Arizal Rifki Pratama, NIM: J110080053 dengan judul skripsi,
“PENGARUH MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA OLAHRAGA BADMINTON”.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
v
PENGESAHAN
PENGARUH
MASSAGE
TERHADAP PENURUNAN
DELAYED
ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER
PADA OLAHRAGA
BADMINTON
Yang dipersiapkan dan disusun oleh: ARIZAL RIFKI PRATAMA
J 110 080 053
vi
PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Arizal Rifki Pratama
Nim : J 110 080 053
Fakultas : Ilmu Kesehatan
Jurusan : Diploma IV Fisioterapi
Judul Skripsi: Pengaruh Massage Terhadap Penurunan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder Pada Olahraga Badminton
Menyatakan bahwa Skripsi tersebut adalah karya saya sendiri dan bukan karya orang lain, baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya. Demikian surat pernyataan ini di buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapat sanksi akademis.
Surakarta, Juni 2013 Peneliti
vii
DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA
OLAHRAGA BADMINTON
”(Dibimbing oleh:Dwi Rosella K, SSt.Ft, M.Fis dan Dwi Kurniawati, SST Ft).
Badminton merupakan olahraga yang membutuhkan kombinasi melompat, perubahan cepat dalam arah dan gerakan lengan yang cepat. Problematika pasca olahraga badminton dapat terjadi salah satunya Delayed onset muscle soreness (DOMS) shoulder yaitu nyeri otot bahu yang muncul 24-48 jam setelah olahraga
badminton. Gejala DOMS sering terjadi pada kalangan yang tidak terbiasa olahraga
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh massage
sebelum olahraga badminton dan massage sesudah olahraga badminton terhadap penurunan DOMS pada bahu.
Penelitian ini menggunakan metode eksperiment dengan pendekatan cross sectional dan desain penelitian Pre-Postest Two Group Desain. Tempat penelitian dilaksanakan di GOR kelurahan popongan karanganyar selama 2 minggu..Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 16 sampel, terdiri dari 8 subyek perlakuan I yaitu massage sebelum badminton dan perlakuan II yaitu massage sesudah badminton, alat untuk pengukuran nyeri menggunakan VAS (VisualAnalog Scale).
Uji statistic menggunakan wilcoxon rank test didapat p 0.012 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh massage terhadap DOMS dan Mann whitney p 0,171 (p<0,05) yaitu tidak ada perbedaan tingkat nyeri antara perlakuan I dan perlakuan II. Namun, nilai rata-rata tingkat nyeri pada kelompok perlakuan I sebesar 31,875, sedangkan nilai rata-rata tingkat nyeri pada subyek kelompok perlakuan II sebesar 34,75. Dengan demikian terjadi perbedaan nilai selisih tingkat nyeri sebesar 2,875.
Kesimpulan penelitian ini yakni ada perbedaan pengaruh massage antara sebelum dengan sesudah bermain olahraga badminton dalam menurunkan
Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder
viii ABSTRACT
DIPLOMA IV STUDY PROGRAM OF PHYSIOTHERAPY MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA MINITHESIS, JUNI 2013
ARIZAL RIFKI PRATAMA / J110080053
“MASSAGE EFFECT OF DECREASED DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER TO SPORT BADMINTON”
(Guided by: Mrs. Dwi Rosella K, SSt.Ft, M.Fis and Mrs. Dwi Kurniawati, SST Ft)
Badminton a sport that requires a combination of jumping, quick changes in direction and rapid arm movements.Problems can occur after exercise badminton one Delayed onset muscle soreness (Doms) shoulder is sore shoulder muscles that appear 24-48 hours after badminton. Doms symptoms often occur in people who are not accustomed to exercise
This study aims to compare the effect of massage before exercise badminton and badminton sports massage after the decline Doms on the shoulder. This research uses experimental methods to approach cross sectional and Pre-posttest study design Two Group Design. Where the research was conducted in GOR popongan Karanganyar village for 2 weeks .. The number of samples in this study were 16 samples, consisting of 8 subjects treated first before the massage treatment II badminton and racquetball after the massage, a tool for
measuring pain using VAS (VisualAnalog Scale) .
Test statistic obtained using the Wilcoxon rank test p 0.012 (p <0.05), which means there is the influence of massage on Doms and Mann Whitney p 0.171 (p <0.05) that there was no difference in pain levels between treatment I and treatment II. However, the value of the average level of pain in the treated group I of 31.875, while the average level of pain in the treatment group II subjects was 34.75. Thus there is a difference value of 2.875 difference in the level of pain. The conclusion of this study that there are differences between the massage effect prior to the sport after playing badminton in reducing Delayed Onset Muscle soreness Shoulder
ix RINGKASAN
(Arizal Rifki Pratama, 2013, 30halaman )
PENGARUH
MASSAGE
TERHADAP
PENURUNAN
DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS SHOULDER PADA
OLAHRAGA BADMINTON
.Badminton atau bulutangkis adalah olahraga yang menggunakan raket untuk memukul sebuah kok melalui diatas net yang terletak ditengah - tengah lapangan. Badminton dapat dimainkan oleh satu orang (single) atau dua orang
(double). Beberapa pendapat mengatakan bahwa permainan badminton berasal dari Inggris. Pada awalnya, permainan ini dimainkan pada suatu tempat yang bernama badminton, sejak itulah olahraga ini diberi nama badminton.
Badminton, merupakan olahraga yang membutuhkan kombinasi melompat, perubahan cepat dalam arah dan gerakan lengan yang cepat. Selama gerakan tersebut Problematika pasca olahraga badminton dapat terjadi salah satunya Delayed onset muscle soreness (DOMS) shoulder yaitu nyeri otot bahu yang muncul 24-48 jam setelah olahraga badminton karena deformitas sel membrane otot akibat Kontraksi eksentrik terjadi saat otot yang aktif sedang memanjang tersebut dapat berhubungan adanya peningkatan yang terlambat pada tingkat serum dari enzim spesifik otot seperti creatin kinase (CK) sehingga memicu kerusakan serabut otot (Jones et al. 1989).. Gejala DOMS
sering terjadi pada kalangan yang tidak terbiasa olahraga, terutama olahraga yang membutuhkan kontraksi otot ekstra. Kontraksi eksentrik terjadi ketika otot memanjang karena kontraksi nyeri hari pertama setelah olahraga (Balnave 1993; Bobbert 1986; Wessel1994).
Problem DOMS bahu pada olahraga badminton dapat dikurangi dengan intervensi fisioterapi salah satunya yaitu dengan memberikan massage, penelitian terdahulu menyebutkan bahwa massage diberikan setelah 3 jam olahraga Selama 10 menit cukup efektif untuk mengurangi nyeri bahu. Menurut Mike Newton et al (2005) massage bermanfaat dalam mengurangi nyeri bahu dalam Mengurangi spasme dan meningkatkan fleksibilitas melalui perbaikan vaskularisasi dan manipulasi reseptor spasme. Melihat dari permasalahan diatas, maka penulis ingin melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle SorenessShoulder pada olahraga badminton.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder pada olahraga
badminton, dengan 2 jenis kelompok perlakuan yaitu massage sebelum
x
Teknik massage yang digunakan antara lain effleurage, petrissage dan friction
selama 10 menit. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimental dengan menggunakan desain Pre and Post Test Two Group Design. Dengan jumlah responden 16 orang. Pada penelitian ini menggunakan parameter VAS (Visual Analog Scale). Tempat penelitian di GOR popongan karanganyar selama 2 minggupada tanggal 2 April sampai 15 April 2013.
Uji statistic menggunakan Wilcoxon rank test didapat p 0.012 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh massage terhadap DOMS dan Mann whitney p 0,171 (p<0,05) yaitu tidak ada perbedaan tingkat nyeri antara perlakuan I dan perlakuan II. Berdasarkan analisa hasil statistik dapat diambil kesimpulan, (1) Ada pengaruh massage sebelum bermain olahraga badminton dalam menurunkan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder (2)Ada pengaruh
massage sesudah bermain olahraga badminton dalam menurunkan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder (3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh
massage antara sebelum dengan sesudah bermain olahraga badminton dalam menurunkan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder
xi MOTTO
VINI VIDI VICI
Saya datang, Saya melihat, Saya menang
“YOU’LL THINK YOU CAN, YOU’LL FEEL SPECIAL ”
xii
PERSEMBAHAN
Terima kasih kupanjatkan hanyalah padaMu Allah SWT yang telah memberikan aku kehidupan yang bermakna dalam hidupku, memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.
Kupersembahkan skripsi ini kepada :
Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Tanah Airku, almamaterku.
1. Yang terhormat Ibunda Dewi & Ayahanda Djaelani yang senantiasa aku
harapkan do’a, restu serta ridhonya yang juga merupakan kekuatan bagiku
disaat tak berdaya dan pelipur dikala duka
2. Saudara-saudaraku ( Santi, Mbak Lena, Tifan dan Anya) Terima kasih atas
do’a motivasi, inspirasi, serta dukungannya.
3. Nenek, Nik Rahmawati, Seluruh keluargaku yang tidak dapat aku sebutkan satu-persatu yang telah memberikan motivasi, do’a, dan bantuan moril selama aku kuliah sampai sekarang ini.
4. Sahabat Kecilku Taufik “ Bitok”, Krisna, Bangkit, kalianlah pengukir sejarah itu.
xiii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah mencurahkan rahmat dan berkah sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Massage Terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder Pada Olahraga Badminton“. Diajukan guna melengkapi tugas – tugas dan demi melengkapi persyaratan untuk menyelesaikan Program Pendidikan Diploma IV Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Selesainya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Bambang Setiadji, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Bapak Arif Widodo, A.Kep.,M.Kes, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3. Ibu Umi Budi Rahayu, S.St FT.,M.Kes, selaku Ketua Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan reviewer yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan skripsi ini.
xiv
menguji saya dan memberikan saran-sarannya untuk skripsi ini agar lebih sempurna.
5. Ibu Dwi Rosella K, SSt.FT.,M.Fis pembimbing I dan Ibu Dwi Kurniawati SSt.FT selaku pembimbing II yang telah banyak membantu selama menempuh perjalanan skripsi.
6. Bapak dan Ibu dosen serta staf karyawan Program Diploma IV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
7. Semua para adik-adik yang telah bersedia menjadi sample penelitian dan membantu dalam menyelesaikan penelitian ini.
8. Kepada kedua orang tuaku yang tak henti-hentinya memberikan do’a, kasih sayang serta dukungan untuk menyelesaikan penelitian ini. Terimakasih untuk semua yang telah bapak dan ibu berikan padaku. Bagiku kalianlah orang tua terhebat.
9. Kepada Kakak-kakakku dan adikku (Santi, Tifan, Dio, Anya dan Meysia)
terima kasih atas do’a motivasi, inspirasi, serta dukungannya.
xv
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan dan penyusunan skripsi ini jauh dari sempurna untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca.Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Surakarta, Juni 2013
xvi
b. Gerakan-gerakan Biomekanika Pada Badminton... 4
2. Delayed Onset Muscle Sorenes ... 7
a. Definisi ... 7
xvii
BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 12
A. Jenis Penelitian ... 12
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 18
A. Karakteristik Responden ... 18
xviii
5.Uji beda tingkat nyeri kelompok perlakuan I dan kelompok
perlakuan II ... 22
6. Hasil uji pengaruh massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness shoulder kelompok perlakuan I ... 23
7. Hasil uji pengaruh massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness shoulder kelompok perlakuan II ... 24
8. Hasil uji pengaruh massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness shoulder antara kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II... 25
C. Pembahasan ... 26
D. Keterbatasan Penelitian ... 28
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 29
A. Kesimpulan ... 29
B. Implikasi ... 29
C. Saran ... 30 DAFTAR PUSTAKA
xix
DAFTAR TABEL
Halaman TABEL 1. Distribusi subyek menurut usia ... 18 TABEL 2. Data nilai pengukuran nyeri dengan VAS kelompok perlakuan
I ... 18 TABEL 3.Data nilai pengukuran nyeri dengan VAS kelompok perlakuan
II ... 19
TABEL 4. Hasil pengukuran nyeri dengan VAS kelompok perlakuan I .. 20 TABEL 5. Hasil pengukuran nyeri dengan VAS kelompok perlakuan II .. 20 TABEL 6. Hasil uji pretest-posttest pemberian massage terhadap penurunan
Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder pada kelompok perlakuan I ... 21 TABEL 7 Hasil uji pretest-posttest pemberian massage terhadap penurunan
Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder pada kelompok perlakuan II ... 22
xx
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Gerakan Forehand... 4
Gambar 2 Gerakan backhand ...5
Gambar 3 Gerakan Smash ... 6
Gambar 4. Kerangka Berpikir ...11
Gambar 5. Kerangka Konsep ...11
Gambar 6. Rancangan Penelitian ... 12
Gambar 7. Grafik Delayed Onset Muscle Soreness Shoulder antara pre test dan post test dengan massage pada perlakuan I ...23
Gambar 8. Grafik Delayed onset Muscle Soreness Shoulder antara pre test dan Post test dengan massage pada perlakuan II ...24
xxi
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN 1 DAFTAR RIWAYAT HIDUP LAMPIRAN II DATA HASIL PENELITIAN LAMPIRAN III ANALISA STATISTIK LAMPIRAN IV SURAT IJIN PENELITIAN
LAMPIRAN V SURAT PERSETUJUAN RESPONDEN LAMPIRAN VI LEMBAR KUESIONER