PENDAHULUAN Pengaruh Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak(Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) Terhadap Daya Antiinflamasi Natrium Diklofenak Pada Tikus.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis, dengan KHTM masing-masing 0,38% b/v dan 0,03% b/v. 2) Sediaan krim yang mengandung ekstrak pada berbagai
Pada hasil penelitian didapatkan zona inhibisi terbesar terbentuk pada konsentrasi EERT 12,5% terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter 10,3825 mm, sedangkan zona
Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui efek analgesik ekstrak etanol 70% rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan
Penelitian yang dilakukan oleh Rahardjo (2010) menunjukkan bahwa temulawak memiliki efek hipolipidemik dengan cara menurunkan serum kolesterol total dan kolesterol LDL serta
Penelitian yang telah dilakukan Kapoor (2008) dijelaskan bahwa pengobatan dengan kurkumin pada tikus albino menunjukkan penurunan yang signifikan terhadap kadar
Kelompok kontrol sakit dibandingkan dengan kelompok ekstrak dosis 100 mg/kgBB terdapat perbedaan bermakna (lihat Gambar 3).Hal ini menunjukan pemberian ekstrak etanol rimpang
Optimasi formula menggunakan bahan penyalut pati dan CMC pada perbandingan 1%:3% (formula III) merupakan formula mikrokapsul yang paling optimal yang ditunjukkan dengan hasil
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kertas indikator dari ekstrak temulawak dapat digunakan sebagai bahan alami untuk pembuatan kertas indikator asam basa karena mengalami