• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Sianosis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Sianosis"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang Si

Siananososis is memerurupapakakan n kokondndisisi i didimamana na peperurubabahahan n wawarnrna a kekebibiruruan an dadari ri kukulilit t dadann memb

membran mukosa akibat ran mukosa akibat konsekonsentrasi tereduksntrasi tereduksi i yang berlebihyang berlebihan an dalam darah dalam darah kulit dankulit dan memb

membran ran mukomukosa.sa.11 PadPada a penpenderderita ita PenPenyayakit kit JanJantuntung g BawBawaan aan akaakan n disedisertartai i dendengangan siano

sianosis, selain sis, selain itu sianosis itu sianosis perifeperifer r yang sering ditemukan pada yang sering ditemukan pada ujungujung-ujun-ujung g ekstermekstermitasitas adalah vasokonstriksi geralisasi yang terjadi akibat terkena air atau udara dingin keadaan adalah vasokonstriksi geralisasi yang terjadi akibat terkena air atau udara dingin keadaan ini merupakan respon yang normal.

ini merupakan respon yang normal. !enuru

!enurut t "ina"inas s #eseha#esehatan $ndonesia tahun tan $ndonesia tahun %1%11, bahwa 1, bahwa PenyPenyakit Jantung akit Jantung BawaanBawaan &PJB' merupakan masalah yang (ukup menonjol dalam bidang kesehatan anak. Satu dari &PJB' merupakan masalah yang (ukup menonjol dalam bidang kesehatan anak. Satu dari 1%% bayi yang lahir menderita PJB. "engan jumlah kelahiran bayi sekitar ),* juta+tahun 1%% bayi yang lahir menderita PJB. "engan jumlah kelahiran bayi sekitar ),* juta+tahun saat ini, maka di $ndonesia diperkirakan tidak kurang dari )*.%%% bayi baru lahir akan saat ini, maka di $ndonesia diperkirakan tidak kurang dari )*.%%% bayi baru lahir akan meny

menyandanandang g PJB. Penyakit PJB. Penyakit ini ini membmemberikan kontribuserikan kontribusi i yang penting terhadap yang penting terhadap tinggtingginyainya ang

angka ka kemkematiaatian n baybayi i di di suatsuatu u negnegara, ara, termtermasuk asuk negnegara-ara-negnegara ara berberkemkembanbang g sepsepertierti $ndonesia.

$ndonesia. Be

Berdrdasasarkarkan an pepemamapaparan ran didiatatas as sisiananososis is memerurupapakakan n salsalah ah satsatu u tantanda da dadari ri PJPJBB mer

merupaupakan kan konkontribtribusi usi penpentinting g terhterhadaadap p tintinggigginynya a angangka ka kemkematiaatian n baybayi, i, selaselain in ituitu Seh

Sehingingga ga dendengan gan memmemahaahami mi hal hal terstersebuebut t dapdapat at menmendasdasari ari pempemahamahaman an usausaha-ha-usausahaha dalam penanganan penderita yang mengalami sianosis, akibat kondisi medis ataupun dalam penanganan penderita yang mengalami sianosis, akibat kondisi medis ataupun kondisi (ua(a serta lingkungan.

kondisi (ua(a serta lingkungan. P

Paaddaa reviewreview inini i akakan an didibabahahas s teteorori, i, alalgogoriritmtma a pepenenegagakakan n didiagagnonosisis, s, sesertrtaa  penatalaksanaan

 penatalaksanaan sianosis. sianosis. Berdasarkan Berdasarkan hal hal tersebut tersebut penulisan penulisan makalah makalah ini ini menggunakanmenggunakan me

metotode de ststududi i liliteteraratutur r dedengngan an mmenengugumpmpululkakan n ininfoformrmasasi i dadari ri beberbrbagagai ai susummbeber r  kepustakaan, jurnal,

kepustakaan, jurnal, Textbook Textbook  serta sumber informasi lainya. serta sumber informasi lainya.

1.2 Rumusan Masalah 1.2 Rumusan Masalah

umusan !asalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah umusan !asalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah 1.

1. /pa /pa defdefiniinisi sisi sianoanosissis00 .

. /pa /pa saja jesaja jenis - nis - jenis jenis dari dari sianossianosis0is0 .

. BagaimBagaimana ana patofipatofisiolosiologi sigi sianosianosis0s0 ).

). BagaimBagaimana algorana algoritma peneitma penegakan digakan diagnoagnosa sianosissa sianosis00 *.

*. BagaimBagaimana algana algoritmoritma penataa penatalaksanalaksanaan sianan sianosis0osis0

1.3 Tujuan 1.3 Tujuan

1..1

(2)

!engetahui definisi, jenis-jenis, patofisiologi, algoritma penegakan diagnosis !engetahui definisi, jenis-jenis, patofisiologi, algoritma penegakan diagnosis serta penatalaksanaan dari sianosis.

serta penatalaksanaan dari sianosis. 1.

1... uujujuan an #h#hususuuss 1.

1. !en!enambambah wah wawaawasan san tententantang deg definfinisi sisi sianianosiosiss .

. !en!enambambah waah wawaswasan tean tentantang jeng jenis - jnis - jenienis dari ss dari sianianosiosiss .

. !en!enambambah wawah wawasan tasan tententang pang patoatofisifisioloologi siangi sianosiosiss ).

). !enam!enambah bah wawasan wawasan tentantentang alg algoritmgoritma pena penegakaegakan dn diagnoiagnosa sisa sianosisanosis *.

*. !enam!enambah bah wawasan wawasan tentantentang g algorialgoritma tma penatapenatalaksanlaksanaan aan dari dari sianosisianosiss

1. Man!aat 1. Man!aat

Sebag

Sebagai ai dasar dasar ilmiailmiah h untuuntuk k mengmengetahui etahui defindefinisi, isi, jenis-jejenis-jenis, nis, patofipatofisiolosiologi, gi, algorialgoritmatma  penegakan diagnosis serta algoritma penatalaksanaan dari sianosis

 penegakan diagnosis serta algoritma penatalaksanaan dari sianosis

BAB II BAB II

TIN"AUAN PU#TA$A TIN"AUAN PU#TA$A

(3)

2.1

2.1 De!%De!%n%s% #n%s% #%an&%an&%s%s

Sianosis adalah perubahan warna kulit dan membrane mukosa menjadi kebiruan Sianosis adalah perubahan warna kulit dan membrane mukosa menjadi kebiruan akibat konsentrasi hemoglobin tereduksi yang berlebihan dalam darah.

akibat konsentrasi hemoglobin tereduksi yang berlebihan dalam darah.11  /danya warna  /danya warna kebiruan adalah sebagai akibat dari peningkatan kadar hemoglobin terinduksi atau devirat kebiruan adalah sebagai akibat dari peningkatan kadar hemoglobin terinduksi atau devirat hemoglobin di dalam pembuluh darah ke(il pada daerah tersebut. #ulit kemerahan yg hemoglobin di dalam pembuluh darah ke(il pada daerah tersebut. #ulit kemerahan yg menjadi (iri khas polisitemia vera harus dibedakan dengan sianosis. #emerahan pada menjadi (iri khas polisitemia vera harus dibedakan dengan sianosis. #emerahan pada sianosis disebabkan oleh karboksihemoglobin. "erajat sianosis dimodifikasi oleh kualitas sianosis disebabkan oleh karboksihemoglobin. "erajat sianosis dimodifikasi oleh kualitas  pigmen

 pigmen kutaneus. kutaneus. "eteksi "eteksi klinis klinis akurat akurat mengenai mengenai derajat derajat dan dan adanya adanya sianosis sianosis sulit, sulit, dandan ditunjukan oleh oksimetri.

ditunjukan oleh oksimetri.

Pada beberapa keadaan sianosis, sianosis sentral dapat dideteksi bila saturasi arteri Pada beberapa keadaan sianosis, sianosis sentral dapat dideteksi bila saturasi arteri terun menjadi 3* persen. Pada keadaan lain, terutama pada orang berkulit gelap, keadaan terun menjadi 3* persen. Pada keadaan lain, terutama pada orang berkulit gelap, keadaan ini tidak dapat terdeteksi sampai saturasi arteri turun menjadi 4* persen. Peningkatan ini tidak dapat terdeteksi sampai saturasi arteri turun menjadi 4* persen. Peningkatan  jumlah

 jumlah hemoglobin hemoglobin yang yang menurun menurun dalam dalam pembuluh pembuluh darah darah kulit kulit yang yang menimbulkanmenimbulkan sian

sianosiosis s dapdapat at ditditerierima ma oleoleh h penpeningingkatkatan an kuakuantintitas tas dardarah ah venvena a di di kulkulit it sebasebagai gai hashasilil dilatasi venula dan ujung vena kapiler atau oleh pengurangan saturasi oksigen di darah dilatasi venula dan ujung vena kapiler atau oleh pengurangan saturasi oksigen di darah kapiler.

kapiler. 2mu

2mumnymnya a gejgejala sianosala sianosis is tamptampak ak nynyata ata jika konsjika konsententrasi rata-rrasi rata-rata hemoata hemogloglobinbin tereduksi di dalam pembuluh darah kapiler melebihi *g+d5. 6al yang penting dalam tereduksi di dalam pembuluh darah kapiler melebihi *g+d5. 6al yang penting dalam menimbulkan sianosis adalah jumlah absolut hemoglobin terinduksi dan bukan jumlah menimbulkan sianosis adalah jumlah absolut hemoglobin terinduksi dan bukan jumlah relatif. Jadi pasien anemia berat, jumlah relatif hemoglobin terinduksi di dalam vena relatif. Jadi pasien anemia berat, jumlah relatif hemoglobin terinduksi di dalam vena mu

mungkngkin in sansangat gat besbesar ar di di perperhithitungungkan kan terterhadhadap ap jumjumlah lah tottotal al hemhemogloglobiobin. n. 7am7amunun demikian karena konsentrasi total hemoglobin ini sangat menurun, maka jumlah absolut demikian karena konsentrasi total hemoglobin ini sangat menurun, maka jumlah absolut hemoglobin terinduksi mungkin tetap ke(il dan dengan demikian pasien anemia berat hemoglobin terinduksi mungkin tetap ke(il dan dengan demikian pasien anemia berat  bahkan dengan desaturasi arterial yang men(olok tidak memp

 bahkan dengan desaturasi arterial yang men(olok tidak memperlihatkan sianosis.erlihatkan sianosis. Se

Sebabaliliknknyya, a, sesemamakikin n titingnggi gi kakandndunungagan n tototatal l hehemomoglglobobinin, , sesemamakikin n bebesasar r  ke(enderungan kearah sianosis. Jadi pasien dengan polisitemia vera yang nyata akan ke(enderungan kearah sianosis. Jadi pasien dengan polisitemia vera yang nyata akan (enderung untuk mengalami sianosis pada tingkat saturasi oksigen artelial yang lebih (enderung untuk mengalami sianosis pada tingkat saturasi oksigen artelial yang lebih tinggi bila dibandingkan pasien dengan nilai

tinggi bila dibandingkan pasien dengan nilai hematokrit yang normal.hematokrit yang normal.

2.2 Ma'am(ma'am #%an&s%s 2.2 Ma'am(ma'am #%an&s%s

2.2.1 #%an&s%s #entral 2.2.1 #%an&s%s #entral

Pada sianosis sentral, terdapat penurunan jumlah saturasi oksigen atau derivat Pada sianosis sentral, terdapat penurunan jumlah saturasi oksigen atau derivat hemoglobin yang abnormal. Biasanya sianosis sentral terlihat terutama di bantalan hemoglobin yang abnormal. Biasanya sianosis sentral terlihat terutama di bantalan kuku, wajah, bibir, dan lidah. /danya penurunan saturasi oksigen merupakan tanda kuku, wajah, bibir, dan lidah. /danya penurunan saturasi oksigen merupakan tanda

(4)

dari penurunan tekanan oksigen dalam darah. Penurunan tersebut dapat diakibatkan dari penurunan tekanan oksigen dalam darah. Penurunan tersebut dapat diakibatkan oleh penuruna

oleh penurunan n laju oksigen tanpa laju oksigen tanpa adanyadanya a komkompensasi yang pensasi yang (ukup dari (ukup dari paru-pparu-paruaru untuk menambah jumlah oksigen tersebut.

untuk menambah jumlah oksigen tersebut.))

Penyebab dari sianosis sentral diantaranya adalah Penyebab dari sianosis sentral diantaranya adalah

1.

1. PePenunururunanan sn satatururasi asi okoksigsigen en artartereri.i. .

. PenPenuruurunan nan tektekanaanan an atmotmosfer sfer di di temtempat pat tintinggiggi.. .

. 8a8angngguguan an fufungngsi si pupulmlmononer er sesepepertrti i hihipopoveventntililasasi i pupulmlmononalialis s dadan n adadananyyaa hubungan yang tidak setara antara ventilasi dan perfusi pulmonalis &perfusi hubungan yang tidak setara antara ventilasi dan perfusi pulmonalis &perfusi alveo

alveoli li yang mengalayang mengalami mi hipohipoventiventilasi'. #eadaan ini lasi'. #eadaan ini dapat terjadi se(ara dapat terjadi se(ara akutakut seperti pada pneumonia yang luas atau edema pulmonalis, atau pada penyakit seperti pada pneumonia yang luas atau edema pulmonalis, atau pada penyakit  paru kronik &misalnya, enfisema'.

 paru kronik &misalnya, enfisema'. ).

). PenPenyayakit jantukit jantung kongng kongenienitaltal, , sepseperti 8erti 8/ da/ dan en etratraloglogi i 9al9allot yanlot yang biasang biasanyaya  berhubungan dengan kebo(oran j

 berhubungan dengan kebo(oran jantung dan menyebabkan antung dan menyebabkan darah vena darah vena masuk masuk  ke

ke sirksirkulaulasi si artarteri. eri. PadPada a paspasien ien dendengan gan kebkebo(oo(oran ran janjantuntung g kankanan an ke ke kirkiri,i, derajat sianosis bergantung pada ukuran kebo(oran tersebut.

derajat sianosis bergantung pada ukuran kebo(oran tersebut. *.

*. 9i9iststululasasi i artartererioiovevenonosa sa pupulmlmononalialis s yyang ang bebersirsifat fat kokongngenenititalal, , sosoliliter ter ataatauu multipel. "erajat sianosis yang ditimbulkan oleh fistula ini tergantung pada multipel. "erajat sianosis yang ditimbulkan oleh fistula ini tergantung pada ukuran dan jumlahnya. Pada beberapa pasien sirosis bisa didapatkan tanda ukuran dan jumlahnya. Pada beberapa pasien sirosis bisa didapatkan tanda sia

sianonosisis s akakibibat at dadari ri fisfistutula la ararteterioriovevenonosa sa atatau au ananasastotomomosis sis vevenana-p-porortata  pulmonalis.

 pulmonalis. :.

:. PePenunururunanan n memeththememogoglolobibin n dadan n susulflfhehemomoglglobobin in di di dadalalam m dadarahrah. . PePenynyebebabab sianosis ini jarang dijumpai.

sianosis ini jarang dijumpai.

2.2.2 #%an&s%s Per%!er 2.2.2 #%an&s%s Per%!er

Sianosis perifer berhubungan dengan berkurangnya aliran darah yang melewati Sianosis perifer berhubungan dengan berkurangnya aliran darah yang melewati kulit dan menurunnya tekanan oksigen pada ujung vena sistem kapiler. Penyebab kulit dan menurunnya tekanan oksigen pada ujung vena sistem kapiler. Penyebab sianosi

sianosis s perifeperifer r yang paling yang paling sering ditemukasering ditemukan n adalah vosokontadalah vosokontriksi generalisasiriksi generalisasi yang terjadi akibat terkena air atau udara dingin. #eadaan ini adalah respon yang yang terjadi akibat terkena air atau udara dingin. #eadaan ini adalah respon yang normal. #alau (urah jantungnya rendah, seperti yang terlihat pada gagal jantung normal. #alau (urah jantungnya rendah, seperti yang terlihat pada gagal jantung ko

kongngestestif if atatau au papada da kekeadadaaaan n sysyokok, , vavasosokokontntrikriksi si kukulilit t akakan an teterjarjadi di sesebabagagaii mekanisme kompensasi agar aliran darah dapat dialihkan dari kulit ke bagian yang mekanisme kompensasi agar aliran darah dapat dialihkan dari kulit ke bagian yang lebih vital seperti sistem saraf pusat serta jantung. Pada keadaan ini terjadi sianosis lebih vital seperti sistem saraf pusat serta jantung. Pada keadaan ini terjadi sianosis inten

intensif sif yang disertai yang disertai dengdengan an ekstremekstremitas itas yang dingin. !eskipuyang dingin. !eskipun n darah arterialdarah arterial mengalami saturasi se(ara normal, namun berkurangnya aliran darah yang melewati mengalami saturasi se(ara normal, namun berkurangnya aliran darah yang melewati kul

kulit it dan dan menmenuruurunnynnya a tektekanaanan n oksoksigeigen n padpada a ujuujung ng venvena a sistsistem em kapkapiler iler akaakann menyebabkan sianosis. Penyebab sianosis perifer lainnya adalah adanya obstruksi menyebabkan sianosis. Penyebab sianosis perifer lainnya adalah adanya obstruksi

(5)

arteri atau vena. /danya obstruksi atau konstriksi arteri pada ekstremitas, seperti arteri atau vena. /danya obstruksi atau konstriksi arteri pada ekstremitas, seperti  pada

 pada vasospasme vasospasme yang yang timbul timbul karena karena hawa hawa dingin dingin yang yang terdapat terdapat pada pada fenomenafenomena aynaud, menyebabkan kulit pu(at, dingin, dan sianosis. Selain itu obstruksi pada aynaud, menyebabkan kulit pu(at, dingin, dan sianosis. Selain itu obstruksi pada  pembuluh

 pembuluh vena vena dan dan kongesti kongesti ekstremitas, ekstremitas, sebagaimana sebagaimana yang yang terjadi terjadi pada pada stagnasistagnasi aliran darah juga ditemukan sianosis. 6ipertensi vena yang bisa lokal &seperti pada aliran darah juga ditemukan sianosis. 6ipertensi vena yang bisa lokal &seperti pada tromboflebitis' atau sistemik &seperti pada penyakit katup trikuspidalis atau pada tromboflebitis' atau sistemik &seperti pada penyakit katup trikuspidalis atau pada  perikarditis

 perikarditis konstriktif' konstriktif' akan akan menimbulkan menimbulkan dilatasi dilatasi pleksus pleksus pembuluh pembuluh venavena subpapilaris dan dengan demikian memperberat gejala sianosis.

subpapilaris dan dengan demikian memperberat gejala sianosis. 2.

2.33 PaPat&t&!%!%s%s%&l&l&g&g% % #%#%anan&s&s%s%s Si

Siananososis is memerurupapakakan n peperurubabahahan n wawarnrna a kukulilit t dadan n memembmbran ran mumukokosa sa memenjanjadidi kebiruan. Pada sebagian besar orang yang berkulit (erah warna biru pada dasar kuku dan kebiruan. Pada sebagian besar orang yang berkulit (erah warna biru pada dasar kuku dan  bibir

 bibir dapat dapat terdeteksi terdeteksi dengan dengan mudah. mudah. Sianosis Sianosis perifer perifer merupakan merupakan keadaan keadaan pelambataanpelambataan aliran darah pada jari-jari tangan dan kaki, yang paling jelas terlihat jika kita memeriksa aliran darah pada jari-jari tangan dan kaki, yang paling jelas terlihat jika kita memeriksa daerah dasar kuku.

daerah dasar kuku.** #ewasp

#ewaspadaan #linis Pada pasien adaan #linis Pada pasien berkuberkulit hitam lit hitam atau gelap, sianosis tidak atau gelap, sianosis tidak terlihterlihatat  pada

 pada daerah daerah bibir bibir atau atau dasar dasar kuku. kuku. $ndikator $ndikator yang yang paling paling baik baik bagi bagi pasien-pasien pasien-pasien iniini ad

adalaalah h hahasil sil pepememerikriksaasaan n memembmbran ran mumukokosa sa mumululut t &m&memembrbran an mumukokosa sa pipipipi' ' dadann konjungtiva mata.

konjungtiva mata.**

Sianosis dapat terjadi karena desaturasi oksigen dalam hemoglobin atau penurunan Sianosis dapat terjadi karena desaturasi oksigen dalam hemoglobin atau penurunan kadar hemoglobin. #alau terdapat * gram hemoglobin yang mengalami desaturasi maka kadar hemoglobin. #alau terdapat * gram hemoglobin yang mengalami desaturasi maka sianosis akan terjadi sekalipun jumlah oksigen (ukup ataupun kurang. #eadaan yang sianosis akan terjadi sekalipun jumlah oksigen (ukup ataupun kurang. #eadaan yang mengakibatkan sianosis meliputi penurunan oksigenasi darah arteri &yang ditunjukkan mengakibatkan sianosis meliputi penurunan oksigenasi darah arteri &yang ditunjukkan oleh Pa;

oleh Pa; yayang rendng rendah'ah',, shunt  shunt   paru atau jantung dari kanan ke kiri, penurunan (urah  paru atau jantung dari kanan ke kiri, penurunan (urah  jantung, rasa (emas dan lingkungan y

 jantung, rasa (emas dan lingkungan yang bersuhu dingin.ang bersuhu dingin. **

Seseorang yang tidak menunjukkan gejala sianosis belum tentu memiliki oksigenasi Seseorang yang tidak menunjukkan gejala sianosis belum tentu memiliki oksigenasi yang adekuat. ;ksigenasi jaringan yang tidak adekuat dapat terjadi pada anemia berat yang adekuat. ;ksigenasi jaringan yang tidak adekuat dapat terjadi pada anemia berat den

dengan gan kadkadar ar hemhemogloglobiobin n tidtidak ak memmemadaiadai. . #ea#eadaadaan n ini ini jugjuga a terjterjadi adi padpada a kerkera(ua(unannan karbon monoksida dengan hemoglobin mengikat karbon monoksida dengan hemoglobin karbon monoksida dengan hemoglobin mengikat karbon monoksida dengan hemoglobin meng

mengikat ikat karbokarbon n monmonoksidoksida a sebagasebagai i pengpengganti ganti oksigoksigen. en. <<alalaupun pada aupun pada pemepemeriksaanriksaan tidak ditemukan gejala sianosis, namun oksigenasi tidak adekuat.

tidak ditemukan gejala sianosis, namun oksigenasi tidak adekuat. ** Pa

Pasiesien n lalain in mumungngkikin n tamtampapak k sisiananososis is memeskskipipun un okoksigsigenenasi asi adadekekuauat, t, sepsepertertii  polisitemia,

 polisitemia, yaitu yaitu peningkatan peningkatan jumlah jumlah sel sel darah darah merah merah se(ara se(ara abnormal. abnormal. #arena #arena kadar kadar  hemoglobin meningkat dan oksigenasi terjadi dengan ke(epatan normal, pasien masih hemoglobin meningkat dan oksigenasi terjadi dengan ke(epatan normal, pasien masih  bisa ditemukan dengan gejala sianosis.

 bisa ditemukan dengan gejala sianosis.**

Sianosis merupakan keadaan yang ditemukan pada pemeriksaan pasien dan harus Sianosis merupakan keadaan yang ditemukan pada pemeriksaan pasien dan harus di

(6)

oksigenasi yang tidak adekuat dapat dipastikan melalui pemeriksaan analisis gas darah oksigenasi yang tidak adekuat dapat dipastikan melalui pemeriksaan analisis gas darah arteri dan pengukuran Pa;

arteri dan pengukuran Pa;.. **

$stilah sianosis berarti kebiruan pada kulit, dan penyebabnya adalah hemoglobin $stilah sianosis berarti kebiruan pada kulit, dan penyebabnya adalah hemoglobin yan

yang g tidak mengandtidak mengandung ung oksigoksigen en jumljumlahnyahnya a berlebberlebihan ihan dalam pembuluh darah dalam pembuluh darah kulitkulit,, terutama dalam kapiler. 6emoglobin yang tidak mengandung oksigen memiliki warna terutama dalam kapiler. 6emoglobin yang tidak mengandung oksigen memiliki warna  biru gelap keunguan y

 biru gelap keunguan yang terlihat melalui kulit.ang terlihat melalui kulit. ::

Pada umumnya, sianosis mun(ul apabila darah arteri

Pada umumnya, sianosis mun(ul apabila darah arteri mengandung lebih dari * grammengandung lebih dari * gram hemoglobin yang tidak mengandung oksigen dalam setiap 1%% mililiter darah. Pasien hemoglobin yang tidak mengandung oksigen dalam setiap 1%% mililiter darah. Pasien anemia hampir tidak pernah mengalami sianosis karena tidak terdapat (ukup banyak  anemia hampir tidak pernah mengalami sianosis karena tidak terdapat (ukup banyak  hem

hemogloglobiobin n untuntuk uk diddideokeoksigsigenaenasi si sebsebanyanyak ak * * gragram m daldalam am 1%% 1%% milmililitiliter er dardarah ah artarteri.eri. Sebaliknya, pada pasien yang mengalami kelebihan sel darah merah, seperti yang terjadi Sebaliknya, pada pasien yang mengalami kelebihan sel darah merah, seperti yang terjadi  pada

 pada polisitemia polisitemia vera, vera, hemoglobin hemoglobin yang yang jumlahnya jumlahnya banyak banyak itu itu dapat dapat dideoksigenasidideoksigenasi sehingga seringkali menyebabkan sianosis, bahkan dalam keadaan normal.

sehingga seringkali menyebabkan sianosis, bahkan dalam keadaan normal.::

Sianosis sentral, kebiruan pada

Sianosis sentral, kebiruan pada batang tubuh dan membran mukosa, disebabkan =-batang tubuh dan membran mukosa, disebabkan =-*

* g+g+d5 d5 hehemomoglglobobin in teterdrdeoeoksksigigenenasi asi dadalalam m sisirkrkululasi asi ararteteri. ri. SiSiananososis is sensentratral l dadapapatt dis

disebaebabkabkan n oleoleh h penpenyayakit kit pulpulmomonal nal berberat, at, dan dan pinpintas tas intintraprapulmulmonaonal l kankanan an ke ke kirkirii &m

&malalfoformrmasi asi ararterterioiovevenonosa, sa, //>>!' !' ataatau u pipintntas as ekekststraprapululmomonanal l kakananan n ke ke kikiriri. . $n$nii merupakan karakteristik dari transposisi pembuluh besar dan tetralogi 9allot.

merupakan karakteristik dari transposisi pembuluh besar dan tetralogi 9allot.44

BAB III BAB III PEMBAHA#AN PEMBAHA#AN 3.1 Alg&r%tma 3.1 Alg&r%tma 3.1.1 Alg&r%t

(7)

8ambar 1 /lgoritma penegakan diagnosa sianosis 8ambar 1 /lgoritma penegakan diagnosa sianosis 3 3

3.1.2 Alg&r%tma Penatalaksanaan #%an&s%s #entral 3.1.2 Alg&r%tma Penatalaksanaan #%an&s%s #entral

(8)

8ambar  /lgoritma penatalaksanaan sianosis sentral.

8ambar  /lgoritma penatalaksanaan sianosis sentral. ABCs, ABCs, airway breathing, (ir(ulation?airway breathing, (ir(ulation? ABG, ABG,arterialarterial  blood

 blood gas?gas? AV AV,,artearterioveriovenosusnosus?? CHF,CHF,  (ongesti  (ongestive heart failurve heart failure?e? CN CN , (yanide?, (yanide?COCO, (arbon, (arbon mo

monono@i@idede? ? AAPP//, , (o(ompmpututed ed tomtomogograraphphy y pupulmlmononarary y anangigiogograraphyphy? ? AA, , (h(hesestt radio

radiograpgraph? h? C(ho, C(ho, e(ho(e(ho(ardioardiogramgram? ? 8:P"8:P", , glu(oglu(ose-:-se-:-phospphospate ate dehydehydrogedrogenase? nase? 6(t,6(t, hemato(rit $A2, i

hemato(rit $A2, i ntensive (are ntensive (are unit? unit? $>$>, intravenous? 5!<6, low-mole(ular-weight,, intravenous? 5!<6, low-mole(ular-weight, heparinD !et6gb

heparinD !et6gb, , methemoglobin? Pa;methemoglobin? Pa;, tekananparsial ;, tekananparsial ; padaarteri?  padaarteri? PC, PC, pulmonarypulmonary embol

embolus? us? Sa;Sa;, , satursaturasi asi o@ygo@ygen en artearterialrial? ? SulfSulf6g, 6g, sulfsulfhemoghemoglobin? lobin? >+E>+E, , ventiventilation lation-- perfusion s(an.>

 perfusion s(an.>+E dapatdilakukanjikakontraindika+E dapatdilakukanjikakontraindikasiatautidaktersediaAPsiatautidaktersediaAP/./.

3.1.3 Alg&r%tma Penatalaksanaan #%an&%s Per%!er 3.1.3 Alg&r%tma Penatalaksanaan #%an&%s Per%!er

(9)

8ambar  /lgoritma penatalaksanaan sianosis

8ambar  /lgoritma penatalaksanaan sianosis periferperifer..FF

BAB I) BAB I) PENUTUP PENUTUP .1 $es%m*ulan .1 $es%m*ulan

(10)

Sianosis adalah tanda klinis yang menga(u pada adanya warna biru pada bibir, Sianosis adalah tanda klinis yang menga(u pada adanya warna biru pada bibir, lid

lidah ah &sen&sentraltral', ', ataatau u jari jari tantangan gan &pe&periferifer' r' yayang ng bisbisa a disdisebaebabkabkan n karkarena ena akiakibat bat dardarii  peningkatan kadar hemoglobin terinduksi atau

 peningkatan kadar hemoglobin terinduksi atau devirat hemoglobin di dalam pembuluhdevirat hemoglobin di dalam pembuluh darah. Sianosis terbagi menjadi , yaitu sianosis sentral dan sianosis perifer. /dapun darah. Sianosis terbagi menjadi , yaitu sianosis sentral dan sianosis perifer. /dapun  penyebab sianosis

 penyebab sianosis pada dasarnya pada dasarnya terjadi karena terjadi karena rendahnya kadar rendahnya kadar oksigen dalam oksigen dalam darahdarah  baik

 baik itu itu karena karena asupan asupan ;; yang kurang, abnormalityang kurang, abnormalitas as hemohemoglobglobin in atau atau kerja jantungkerja jantung yang menurun. Penatalaksanaan sianosis tergantung pada organ atau jaringan yang yang menurun. Penatalaksanaan sianosis tergantung pada organ atau jaringan yang terganggu dan penyebab sianosis itu sendiri.

terganggu dan penyebab sianosis itu sendiri.

.2 #aran .2 #aran

!ak

!akalaalah h kelkelomompok pok ini ini mermerupaupakan kan bagbagian ian dardari i proproses ses intintegregral al pelpelaksaaksanaanaann kurikulum berbasis kompetensi diprogram pendidikan dokter 2nisma sebagai bentuk  kurikulum berbasis kompetensi diprogram pendidikan dokter 2nisma sebagai bentuk  sist

sistem pembem pembelajelajaraaran n PBPB5. 5. #am#ami i menmenyayadari bahwdari bahwa a masmasih banyih banyak ak aspaspek dalamek dalam makalah ini yang perlu diperbaiki dan dikritisi baik dari segi format maupun materi makalah ini yang perlu diperbaiki dan dikritisi baik dari segi format maupun materi yang terkandung di dalamnya.

yang terkandung di dalamnya.

Jadi untuk lebih menyempurnakan materi yang terkandung dalam makalah ini Jadi untuk lebih menyempurnakan materi yang terkandung dalam makalah ini seb

sebaikaiknynya a pempembahbahasan asan menmengengenai ai siansianosiosis s leblebih ih dipdiperderdalam alam laglagi i agaagar r nannantintinyaya mekanisme dasar yang telah dipaparkan dalam makalah ini, bisa menjadi a(uan untuk  mekanisme dasar yang telah dipaparkan dalam makalah ini, bisa menjadi a(uan untuk  mempelajarari patomekanisme dari berbagai penyakit yang terkait dengan sianosis. mempelajarari patomekanisme dari berbagai penyakit yang terkait dengan sianosis.

DA+TAR PU#TA$A DA+TAR PU#TA$A 1.

1. "o"orlrlanand, d, <<../. /. 7e7ewmwmanan.. Dorland`s o!ket  Dorland`s o!ket "edi!al Di!tionar#$"edi!al Di!tionar#$eerjemahan rjemahan oleh /lbertusoleh /lbertus /gung, %11

/gung, %11. Jakarta . Jakarta C8A.C8A. .

(11)

.

. 9a9au(u(i /i /S, #aS, #aspsper "5er "5, 5o, 5ongngo "5, eo "5, et al. t al. %%%%%.%. Harrison,  Harrison, rinsi%&%rinsi% rinsi%&%rinsi% 'l(u 'l(u en#akit en#akit   Dala( V

 Dala( Vol$ ) ol$ ) *d$ )+th,*d$ )+th, erjemahan oleh /hmad 6. /sdie. Jakarta  erjemahan oleh /hmad 6. /sdie. Jakarta C8AC8A ).

). JaJammes es . . <<iillllerersosonn, , JaJay y 7. Ao7. Aohnhn, , 6e6ein J.Jin J.J. . <<eellllenens, s, et et alal. . %%%%4.4. Cardiovas!ular Cardiovas!ular   "edi!ine$ *d ke&+$

 "edi!ine$ *d ke&+$ Springer->erlag 5ondon Springer->erlag 5ondon *.

*. #o#owawalaklak, P, P. J. Jenenninifeferr. %. %1111.. Buku Aar ato-isiolo.i$ Buku Aar ato-isiolo.i$ 6al -. Jakarta C8A 6al -. Jakarta C8A :

:.. 88uuyyttoon n aannd d 66aallll. . %%1111..  Buku  Buku Aar Aar Fisiolo.i Fisiolo.i /edokteran /edokteran *disi *disi /esebelas$/esebelas$  6al **4.  6al **4. Jakarta C8A

Jakarta C8A 4.

4. /ar/aronsonson Phon Philiilip $. dan p $. dan <<arard Jered Jeremy Pmy P... %. %%4.%4. At a Glan!e  At a Glan!e 0iste( /ardiovaskular *disi0iste( /ardiovaskular *disi  /eti.a$

 /eti.a$ 6al 11:. Jakarta Crlangga 6al 11:. Jakarta Crlangga 3.

3. AlAlevevelelanand,d,..6,6,%%11.. '(a.in. in ediatri! ul(ono '(a.in. in ediatri! ul(onolo.#lo.#.Springer S(ien(e G Business.Springer S(ien(e G Business media

media F.

F. !ark!ark, J., J./ / obobert ert S.6 S.6 and and on on !.<!.<. . %1%1).). 1osen`s e(er.en!# (edi!ine2 !on!e%ts and 1osen`s e(er.en!# (edi!ine2 !on!e%ts and !lini!al 3

Referensi

Dokumen terkait

Memberi informasi mengenai Nilai Konversi jarak Vertikal Dimensi Oklusi dengan panjang jari tangan kanan (telunjuk, kelingking, dan jarak ujung ibu jari sampai

Tetralogy of fallot (TOF) adalah kelainan jantung bawaan dengan gangguan Tetralogy of fallot (TOF) adalah kelainan jantung bawaan dengan gangguan sianosis yang

Akibat stressing maka pada ujung balok terjadi tegangan yang besar dan untuk mendistribusikan gaya prategang tersebut pada seluruh penampang balok, maka perlu suatu bagian ujung

Memberi informasi mengenai Nilai Konversi jarak Vertikal Dimensi Oklusi dengan panjang jari tangan kanan (telunjuk, kelingking, dan jarak ujung ibu jari sampai

Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di

Nyeri sentral neuropatik adalah suatu konsep yang berkembang akibat bertambahnya bukti bahwa kerusakan ujung-ujung saraf nosiseptif perifer di jaringan lunak, pleksus

Menurut Petty dan Asbaugh (1971), definisi dan kriteria RDS bila didapatkan sesak napas berat (dyspnea), frekuensi napas meningkat (tachypnea), sianosis yang menetap dengan

Frekuensi pernapasan reguller. Pola pernapasan normal,tidak menggunakan otot bantu nafas, cuping.. Pengembangan dada Normal Kulit lembab/ tidak sianosis. Berikan posisi yang