TEORI DESENTRALISASI DAN OTONOMI daerah
Teks penuh
Dokumen terkait
Selama ini yang terjadi dalam penyusunan konsep otonomi daerah untuk diterapkan acap kali muncul daerah yang tidak siap menjadi daerah otonom murni Berbagai
Penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi wewenang daerah otonom dalam rangka otonomi daerah dilakukan oleh DPRD dan Kepala Daerah serta Perangkat Daerah.. Sekalipun menurut
Sejalan dengan tugas Pusat Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (PKDOD) dalam melaksanakan penyusunan rencana, penelaahan kebijakan, pengkajian, dan evaluasi
Kabupaten dan Kota dipilih secara demokratis. 5) Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai
Sejalan dengan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah yang kemudian memberikan kekuasaan dan kewenangan yang begitu besar kepada masyarakat di daerah untuk memilih
Untuk itu, menurut Mochtar (2012), setidaknya terdapat 22 isu strategis yang dirumuskan dalam RUU Pemerintahan Daerah antara lain: (1) pembentukan daerah otonom; (2) pembagian
32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang- Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, beberapa isu
Namun, yang paling penting dikritisi dalam Undang- Undang tentang Pemerintahan daerah ini adalah masalah Otonomi Khusus Aceh, Otonomi Khusus Papua, dan Daerah istimewa yogyakarta