FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDAK TERLAKSANANYA MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI PUSKESMAS SENTANI KOTA KABUPATEN JAYAPURA TAHUN 2013
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
dengan penatalaksanaan balita sakit menggunakan pendekatan MTBS di wilayah kerja. Puskesmas
Selain itu, diharapkan instruksi yang jelas dan tepat serta evaluasi yang jelas dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan Kepala Puskesmas Belawan kepada petugas pengelola MTBS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan petugas terhadap penatalaksanaan MTBS,pengaruh sikap petugas terhadap penatalaksanaan MTBS, pengaruh
Karena nilai p kurang dari 0,05 dan CC 0,252 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pelayanan puskesmas MTBS dengan kejadian pneumonia balita de- ngan kategori
Pelaksanaan program MTBS akan berhasil bila seluruh kunjungan Balita ke puskesmas telah ditangani dengan pendekatan MTBS, dalam hal ini sangat diharapkan peran
Selain itu, diharapkan instruksi yang jelas dan tepat serta evaluasi yang jelas dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan Kepala Puskesmas Belawan kepada petugas pengelola MTBS
Berdasarkan hasil penelitian mengenai fak- tor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan MTBS di Puskesmas Wilayah Kecamatan Sambas ter- hadap 40 responden dapat disimpulkan
Pada tahun 2009 terdapat kenaikan jumlah puskesmas yang telah mempunyai tenaga MTBS yaitu ada 50 puskesmas diantara 53 puskesmas, namun puskesmas yang menerapkan MTBS