7 2.1. Konsep Dasar Web
Semakin canggih teknologi dan ilmu pengetahuan, maka komputer dan internet sudah menjadi insfrastruktur untuk membantu menjelajahi aktivitas kehidupan manusia di zaman sekarang ini. Perkembangan aplikasi web yang semakin besar sejak munculnya teknologi internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, penyampaian dan penerimaan informasi. Mulai dari perusahaan-perusahaan, sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan lembaga atau organisasi lainnya telah banyak memanfaatkan aplikasi web dalam kegiatan penjualan, promosi, belanja, dan kegiatan lainnya. Internet memiliki banyak keunggulan bagi para konsumen maupun organisasi, misalnya dalam hal kenyamanan akses 24 jam sehari, jangkauan global, sumber informasi potensial dan masih banyak lainnya.
2.1.1. Website
Menurut Abdullah (2016:1) Website adalah “sekumpulan halaman yang terdiri atas beberapa halaman yang berisi informasi dalam bentuk data digital, baik berupa teks, gambar, video, audio, dan animasi lainnya yang disediakan melalui jalur koneksi internet. Lebih jelasnya”, Website merupakan halaman-halaman yang berisi informasi yang ditampilkan oleh browser, seperti mozila firefox, Google Chrome, atau yang lainnya.
Hubungan antara satu halaman web dengan halaman web lainnya disebut Hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut Hypertext.
1. Jenis-jenis website
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, website juga mengalami perkembangan yang sangat berarti, dalam pengelompkan jenis web, lebih diarahkan berdasarkan kepada fungsi, sifat atau style dan bahasa pemrograman yang digunakan. Jenis-jenis web berdasarkan sifat atau style-nya:
a. Website Dinamis, merupakan sebuah website yang menyediakan content atau isi yang selalu berubah-ubah setiap saat. Bahasa pemrograman yang digunakan antara lain PHP, ASP, NET, dan memanfaatkan database MySQL atau MS SQL misalnya website www.artikel-it.com , www.detik.com , www.tecnhomobile.co.cc , www.polopdeg.ac dan lain-lain.
b. Website Statis, merupakan website yang content-nya sangat jarang diubah. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah HTML dan belum memnfaatkan database. Misalnya: web profile organisasi, dan lain-lain.
A. Internet
Menurut Kawistara (2017:1) menyatakan bahwa Internet adalah “jaringan global yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. Dengan internet, sebuah komputer bisa mengakses data yang terdapat pada komputer lain di benua yang berbeda. Dengan internet, sebuah toko online bisa tetap
terbuka selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa henti. Dengan internet, kejadian penting yang terjadi di suatu Negara bisa segera diketahui oleh orang lain di Negara yang berbeda.
Jika menilik sejarahnya, Internet dan jaringan komputer adalah hasil evolusi dari ARPANET, sebuah proyek riset tingkat tinggi yang dimiliki oleh Dapartemen Pertahanan Amerika Serikat. DARPA mensponsori perkembangan jaringan yang menggunakan Internet Protocol (IP), TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
World Wide Web (WWW) adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Beners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu system untuk keperluan pribadi. System itu adalah program perangkat lunak yang diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.
B. Web Server
Pada umumnya web server berperan sebagai server yang memberikan layanan kepada komponen yang meminta informasi berkaitan dengan web, dalam web yang telah dirancang dalam internet.
Menurut Sibero (2013:11) Web server adalah “sebuah komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak”.
Sedangkan menurut Mandala (2015:16) Web server itu dapat dikatakan “sebagai suatu program computer yang memiliki tugas menerima permintaan HTTP dari komputer klien, yang dikenal dengan nama web browser, dan melayani mereka dengan menyediakan respon HTTP berupa konten data, biasanya berupa halaman web yang terdiri dari dokumenn HTML dan objek yang terkait seperti gambar, text, suara, dan sebagainya”.
Fungsi utama sebuah web server adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks,gambar, video, dan lainnya,pemanfaatan web server berfungsi pula untuk menstransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah web yang terkait,termasuk di dalamnya teks, gambar, video atau lainnya.
C. Web Browser
sejarah web browser dimulai pada akhir tahun 80-an,ketika berbagai teknologi baru menjadi dasar pembuatan web browser pertama di dunia.World Wide Web,oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 Browser itu menggabungkan beberapa teknologi software dan hardware yang sudah eksis maupun masih baru pada waktu itu. Diperkenalkannya web browser NCSA Mosaic pada tahun 1993, salah satu web browser grafis pertama memulai ledakan pengguna web browser. Marsc Andreessen, pimpinan tim Mosaic di NCSA kemudian mendirikan perusahannya sendiri, Netscape dan meluncurkan Netscape Navigator pada tahun 1994.
Menurut Setiawan (2018:16) Web browser adalah “sebuah aplikasi yang digunakan untuk menjelajahi situs-situs di dunia maya atau yang biasa disebut dengan website”.
Sedangkan menurut Darmawan & Permana (2013:6) Web browser adalah “software yang bertugas untuk membaca atau menjalankan sintaks kode yang dibuat nanti”.
Teks dan image pada halaman web dapat berisi hyperlink ke halaman web lain pada website yang sama maupun berbeda.Dengan web browser ,seorang pengguna bisa mengakses informasi yang disediakan pada banyak website secara cepat dan mudah.meskipun browser pada umumnya digunakan untuk mengakses
World Wide Web, browser juga bisa digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan web server pada jaringan privat pada sistem file.
2.1.2. Bahasa Pemrograman
Menurut Mandala (2015:24) menyatakan bahwa:
Bahasa pemrograman atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan sematik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.
A. HTML (Hyper Text Markup Language)
Menurut Yudhanto & Purbayu ( 2014:1) HTML adalah “kependekan dari Hyper Text Markup Language yang biasanya digunakan untuk menentukan tata
tampilan web ataupun informasi statis. HTML dapat dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain seperti PHP ataupun Javascript”.
B. PHP (Hypertext Proprocessor)
Menurut Yudhanto & Purbayu ( 2014:2) PHP adalah” kependekan dari PHP-Hypertext Pre-processor, PHP merupakan suatu bahasa pemrograman berbasis web yang menyatukan dengan HTML dan djalankan oleh server side”.
Sedangkan menurut Edy Winarno dan Ali zaki (2013:1) “PHP sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari “Hypertext Preprocessor”, yang merupakan bahasa pemrograman web bersifat server side, yang bertujuan untuk menghasilkan skrip yang akan di-generate dalam kode HTML yang merupakan bahasa standar web”.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan scrift yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Php banyak dipakai untuk membuat situs web dinamis, walapun tidak menutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada system operasi linux (PHP juga bisa digunakan dengan hosting windows)
Banyak sekali kelebihan yang dimiliki PHP bila dibandingkan dengan bahasa pemograman yang lain, diantaranya :
2. Program yang dibuat dengan PHP bisa dijalankan oleh semua system operasi karena PHP berjalan secara web base yang artinya semua system operasi bahkan gadget mobile apa pun aslkan mempunyai browser dapat menikmati program PHP.
3. PHP bersifat Source yang berarti dapat digunakan oleh siapa saja secara gratis. 4. Aplikasi PHP lebih cepat dibanding dengan ASP maupun Java.
5. Mendukung banyak paket Database seperti MySQL , Oracle, PostgreSQL, dan lain-lain.
6. Bahasa pemograman PHP tidak memerlukan compile dalam penggunaanya. 7. Banyak Web Server yang mendukung PHP seperti Apache, Lighttpd, IIS, dan
lain-lain.
8. Pengembangan aplikasi PHP sangat cepat karena banyaknya dokumentasi, referensi, dan antar sesame developer yang turut membantu dalam pengembanganya.
9. Banyak bertebaran aplikasi dan program PHP yang free, serta siap digunakan atau dikembangkan sendiri seperti WordPress, Joomla, Opencart, PrestaShop, Drupal, Magento, dan lain-lain.
Selain kelebihannya, samapi detik ini ternyata PHP juga mempunyai kekurangan. Diantaranya:
1. PHP tidak mengenal Packpage. Jika tidak di-econding (dikunci), maka kode PHP dapat dibaca semua orang. Hal ini sudah bisa dibatasi dengan tool-tool econding untuk mengamankan script.
2. PHP memiliki celah kelemahan keamanan. Jadi sang programmer harus jeli dan hati-hati dalam melakukan setting ndan konfigurasi PHP.
C. CSS ( Cascading Style Sheet )
Menurut Abdullah (2016:2) “Cascading Style Sheet (CSS) adalah skrip yang digunakan untuk mengatur desain website. Walaupun HTML mempunyai kemampuan untuk mengatur tampilan website, namun kemampuannya sangat terbatas. Fungsi CSS adalah memberika pengaturan yang lebih lengkap agar struktur website yang dibuat dengan HTML terlihat lebih rapid an elegan.
D. Javascript
Menurut Darmawan & Permana (2013:86) “Javascript adalah untuk menciptakan keinteraktifan halaman web dengan user”.
2.1.3. Basis Data
Menurut fahlevi (2013:1) basis data adalah sekumpulan data yang saling berhubungan secara logis beserta deskripsinya, yang digunakan secara bersama-sama dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi di suatu tempat.
A. MySQL
Menurut Kawistara (2017:175) mendefinisikan bahwa:
MySQL merupakan salah satu aplikasi DBMS yang sudah sangat banyak digunakan oleh para pemograman aplikasi web. Contoh DBMS lainnya adalah PostgreSQL (freeware), SQL Server, MS Access dari Microsoft, DB2 dari IBM, Oracle Corp, Dbase, FoxPro, dan seterusnya.
Kelebihan dari MySQL adalah gratis, handal, selalu di-update dan banyak forum yang memfasilitasi para pengguna jika memiliki kendala. MySQL juga menjadi DBMS yang sering dibundling dengan web web server sehingga proses instalasinya jadi lebih mudah.
Saat ini MySQL banyak digunakan berbagai kalangan untuk melakukan penyimpanan dan pengolahan data karena beberapa keuntungan diantaranya:
1. Fleksibel
MySQL dapat digunakan untuk mengembangkan apliksai desktop aplikasi web dengan menggunakan tekhnologi yang bervariasi.
2. Performa tinggi
MySQL memiliki mesin query dengan performa tinggi, dengan demikian proses transaksional dapat dilakukan dengan sangat cepat.
3. Lintas platform
MySQL dapat digunakan pada platform atau dengan system informasi yang beragam
4. Gratis
MySQL dapat digunakan secara gratis, sehingga kalangan dapat menggunakannya
MySQL menyediakan mekanisme yang powerfull untuk keamanan yaitu dengan menyediakan fasilitas manajemen user, enkripsi data, dan lain sebagainya.
6. Komunitas Luas
MySQL sudah memiliki banyak penggunaan sehingga mysql sudah memiliki banyak komunitas yang dapat memudahkan kita untuk berbagi solusi untuk penanganan masalah yang timbul.
B. XAMPP
menurut Sidik (2014:72) “Xampp (X/Windows/Linux) Apache MySQL PHP dan Perl) merupakan paket server web PHP dan database MySQL yang paling populer di kalangan pengembang web dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai databasenya”.
XAMPP memiliki banyak paket untuk berbagai system operasi yang ada di dunia, seperti Windows, Mac OS Xatau Linux. Di buku ini akan digunakan system operasi windows, karena system operasi ini paling lajim dipakai di Indonesia.
XAMPP ditunjukan untuk pekerjaan pengembangan program local saja, dan tidak disarankan untuk tahap produksi, alias dijalankan di internet. Kurang secure, sehingga anda mudah di-hack ketika menjalankan program ditahap produksi dengan menggunakan XAMPP.
C. Adobe Dreamweaver CS6.
Menurut Sahala (2013:2) menyimpulkan bahwa:
Adobe Dreamweaver merupakan program editor halaman web (web page) keluaran Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran Macromedia. Adobe dreamweaver adalah aplikasi desain dan pengembangan web yang menyediakan editor WYSIWYG (What You See Is What You Get) visual (lebih dikenal sebagai Design view) dan kode editor dengan fitur standar seperti syntax highlighting, code completion, dan code collapsing.
2.1.4. Model Pengembangan Perangkat Lunak
menurut Sukamto dan M. shalahuddin (2014:28) Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (suppoert). Berikut adalah gambar
model air terjun.
Sumber: Sukamto dan M. shalahuddin (2014:29) Gambar II.1.
1. Analisa kebutuhan peranngkat lunak
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk menspesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
2. Desain
Desain perangkat lunak ini adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.
3. Pembuatan kode program
Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telag dibuat pada tahap desain.
4. Pengujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi logika dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.
5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru
2.2. Teori Pendukung
A. Stuktur Navigasi
Dalam menciptakan sebuah website, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah menentukan struktur navigasi. Menurut Andre Struktur Navigasi adalah “struktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan (ranti kerja) dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan Website”.
Struktur navigasi juga dapat diartikan sebagai gabungan dari struktur referensi informasi situs web dan mekanisme link yang mendukung pengunjung untuk melakukan penjelajahan situs. Ada empat macam bentuk dasar navigasi menurut Andre yaitu:
1. Linear
mengemukakan bahwa”Penggunan akan melakukan navigasi secara berurutan dari frame atau byte informasi yang satu ke yang lainnya”.
Sumber: (Andre, 2017:144)
Gambar II.2
Struktur Navigasi Linear
2. Heararchi (Hirarki)
Struktur hirarki (bercabang ) untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Informasi pada halaman utama disebut parent dan informasi pada cabangnya disebut child. memberikan pengertin bahwa “struktur dasar ini disebut juga struktur linear dengan percabangan karean pengguna navigasi di sepanjang cabang pohon yang terbentuk oleh logika ini
Sumber : (Andre, 2017:144)
Gambar II.3
3. Non Linear
Struktur penjajakan Non Linear(tidak berurut) merupakan pengembangan dari struktur penjajakan Linear. Pada struktur ini diperkenalkan membuat penjajakan bercabang. Pemakai bebas menelusuri website tanpa dibatasi oleh suatu rute dimana control navigasi dapat mengakses ke semua halaman maupun percabangan yang dibuat pada struktur Hierarchi,karena pada percabangan Non-Linear ini walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada Master Page dan Share Page
Sumber: (Andre, 2017:144)
Gambar II.4
Struktur Navigasi Non-Linear 4. Campuran
Struktur navigasi campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu: Linear, Non-Linear, dan Hirarki. Struktur navigasi ini juga biasa disebut dengan struktur navigasi bebas. Struktur navigasi ini dapat digunakan dalam pembuatan website sehingga dapat memberikan ke-interaksian yang lebih tinggi
Sumber: (Andre, 2017:144)
Gambar II.5
Struktur Navigasi Campuran
B. ERD (Entity Relationship Diagram)
Menurut (Nurrahman, Tabrani, & Ardiansyah, 2018) “Sebuah diagram ER/ER_D tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas, atribut, dan kerelasian antar entitas. Secara garis besar, entitas merupakan objek dasar yang terlibat dalam sistem. Atribut berperan sebagai penjelas entitas, sedangkan kerelasian menunjukan hubungan yang terjadi diantara dua entitas”.
Sedangkan Menurut Fatansyah (2015:81) ERD merupakan Model Entity Relationship yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari “Dunia nyata” yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan sistematis dengan menggunakan Diagram Entity Relationship.
1. Notasi ERD
Ada sejumlah konvensi mengenai notasi ERD. Notasi klasik sering digunakan untuk model konseptual. Berbagai notasi lain juga digunakan untuk menggambarkan secara logis dan fisik dari suatu basis data. Salah satunya
adalah IDEFIX. Notasi-notasi simbolik yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram sebagai berikut:
a. Entitas (Entity)
Entity adalah objek yang dapat dibedak an dalam dunia nyata. Entity diberi nama dengan kata benda, lokasi dan kejadian. Sedangkan entity set adalah kumpulan dari entity yang sejenis. Entity set terdiri dari:
1) Strong entity set yaitu entity set yang satu atau lebih atributnya digunakan oleh entity set lain sebagai key. Digambarkan dengan empat persegi panjang. Misal: E adalah sebuah entity set dengan atribut-atribut a1, a2, .., an, maka entity set tersebut direpresentasikan dalam bentuk tabel E yang terdiri dari n kolom, di mana setiap kolom berkaitan dengan atribut-atributnya. Entitas yang mandiri, yang keberadaanya tidak bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Instansiasi entitas kuat selalu memiliki karakteristik yang unik disebut identifier (sebuah atribut tunggal atau gabungan atribut-atribut yang secara unik dapat digunakan untuk membedakannya dari entitas kuat yang lain).
2) Weak Entity Set, entity set yang bergantung terhadap strong entity set. Digambarkan dengan empat persegi panjang bertumpuk. Missal: A adalah weak entity set dari atribut-atribut a1, a2, .., ar dan B adalah strong entity set dengan atribut-atribut b1, b2, .., bs, di mana b1 adalah atribut primary key, maka weak entity set direpresentasikan berupa tabel A, dengan atirbut-atribut {b1} u {a1, a2, .., ar}, entitas
yang keberadaanya sangat bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Entitas lemah tidak memiliki arti apa-apa dan tidak dikehendaki kehadirannya dalam diagram ER tanpa kehadiran entitas di mana mereka bergantung. Entitas di mana entitas lemah bergantung dinamakan identifying owner. Entitas lemah tidak memiliki identifier sendiri. Secara umum, dalam diagram ER entitas lemah memiliki atribut yang berperan sebagai partial identifier (identifier yang berfungsi secara bagian).
b. Relasi (Relation)
Relation adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Simbol dari relasi yaitu belah ketupat. Macam-maca relasi antar tabel, yaitu:
1) One-to-one. Jika dua tabel berelasi one-to-one artinya setiap record di entitas pertama hanya akan berhubungan dengan satu record di entitas kedua begitu pula sebaliknya. Contoh pada relasi tabel dosen dan tabel jurusan. Satu record dosen hanya berhubungan dengan satu record jurusan begitu pula sebaliknya. Entitas 3 merupakan atribut yang unik di entitas.
2)
Gambar II.6. Contoh One-to-one
3) One-to-many. Misalkan terdapat relasi antara tabel dosen dan tabel kuliah dengan nama relasi “mengajar” dan relasinya one-to-many. Artinya satu record pada tabel dosen boleh berelasi (mengajar) dengan banyak record pada tabel kuliah. Namun satu record pada tabel kuliah hanya boleh berelasi dengan satu record saja pada tabel dosen.
Sumber: Fathansyah (2015:83)
Gambar II.7. Contoh One-to-many
4) Many-to-many. Jika tabel satu berelasi dengan tabel dua dengan relasi many-to-many artinya ada banyak record di entitas satu dan entitas dua yang saling berhubungan satu sama lain. Contoh pada relasi
many-to-many antara tabel mahasiswa dan tabel kuliah. Satu record
mahasiswa bisa berhubungan dengan banyak record kuliah, begitu pula sebaliknya.
Sumber: Fathansyah (2015:84)
Gambar II.8. Contoh Many-to-many
c. Atribut (Attribute)
Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Jenis-jenis atribut diantaranya:
1) Atribut sederhana atau Simple Attribute adalah atribut yang tidak dapat dibagi-bagi menjadi atribut yang lebih mendasar.
Contoh: atribut harga dari entity barang.
2) Atribut komposit atau Composite Attribute adalah atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.
Contoh: Entity mahasiswa memiliki atribut nama yang terdiri dari nama depan (first name), nama tengah (middle name) dan nama belakang (last name).
3) Single Valued Attribute dan Multi Valued Attribute
Atribut Berharga Tunggal (Single Valued Attribute) adalah atribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.
Contoh: atribut umur.
4) Atribut Berharga Banyak (Multi Valued Attribute) adalah atribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu.
5) Derived Attribute (Atribut Turunan)
Atribut turunan adalah suatu atribut yang dihasilkan dari atribut lain. Contoh: atribut umur yang dapat dihasilkan dari atribut tgl_lahir. 6) Key Attribute (Atribut Kunci)
Satu atau beberapa atribut yang mempunyai nilai unik sehingga dapat digunakan untuk membedakan data pada suatu baris atau record dengan baris lain pada suatu entitas.
d. Derajat Relasi atau Kardinalitas
Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain.
1). One to One (1:1)
Tingkat hubungan dinyatakan one to one jika suatu kejadian pada entity pertama hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas kedua. Demikian juga sebaliknya satu kejadian pada entity yang pertama.
2). One to Many (1:M)
Tingkat hubungan one to many adalah sama dengan many to one (M:1), tergantung dari arah mana hubungan tersebut dilihat. Untuk satu kejadian pada entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas kedua. Sebaliknya satu kejadian pada entitas yang kedua hanya bisa mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas pertama.
3). Many to Many (M:M)
Tingkat hubungan many to many terjadi jika tiap kejadian pada sebuah entitas mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik dilihat dari entitas yang pertama maupun dilihat dari sisi entitas yang kedua.
C. Definisi LRS (Logical Record Structure)
Menurut Wulandari (2013:15) mengatakan bahwa:
Logical Record Structure dibentuk dengan nomor dan tipe record, beberapa tipe record digambarkan oleh kotak-kotak persegi panjang dan dengan nama yang unik. LRS terdiri dari link-link diantara tipe record lainnya. Banyak link dari LRS yang diberi tanda field-field yang kelihatan pada kedua link type record.
Sedangkan menurut (Suryani, Abdussomad, & Nurrahman, 2013)“Logical Record Structure adalah representasi dari struktur record-record pada tabel-tabel yang berbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas. Menentukan kardinalitas jumlah tabel dan foreign key”.
D. Pengujian Web
Menurut Sukamto dan M. shalahuddin (2014:275) Black-box testing yaitu “perangkat lunak dari persegi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dank ode program. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Kasus uji yang dibuat untuk melakukan pengujian kotak hitam harus dibuat dengan kasus benar dan kasus salah”.
Metode uji coba Black box mempokuskan pada keperluan fungsional dari software. Karena uji coba black box memungkinkan pengembangan software untuk membuat himpunan kondisi input yang akan melati seluruh syarat-syarat fungsional suatu program. Uji coba black box bukan merupakan alternative dari uji coba white box, tetapi merupakan pendekatan yang melengkapi untuk menemukan kesalahan lainnya, selain menggunakan metode white box , uji coba black box berusaha untuk menemukan kesalahan dalam beberapa kategori, diantaranya:
1. Fungsi-fungsi yang salah atau hilang 2. Kesalahan interface
4. Kesalahan performa
5. Kesalahan inisialisasi dan terminasi
Misalkan untuk kasus proses login maka kasus uji coba yang dilakukan adalah:
a. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang benar.
b. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang salah, misalkan nama pemakai benar tapi sandi salah, atau sebaliknya atau keduanya salah.