• Tidak ada hasil yang ditemukan

By. Rikza Maulan, Lc., M.Ag

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "By. Rikza Maulan, Lc., M.Ag"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

AKHLAK & ETIKA BEKERJA

AKHLAK & ETIKA BEKERJA

DALAM ISLAM

DALAM ISLAM

(ETIKA BISNIS ISLAMI)

(ETIKA BISNIS ISLAMI)

(2)

Taujih Nabawi

َةَﺮْـﻳَﺮُﻫ ِﰊَأ ْﻦَﻋ ِجَﺮْﻋَﻷْا ْﻦَﻋ ِدﺎَﻧﺰﻟا ِﰊَأ ْﻦَﻋ ٌﻚِﻟﺎَﻣ ﺎَﻧَﺮَـﺒْﺧَأ َﻒُﺳﻮُﻳ ُﻦْﺑ ِﻪﻠﻟا ُﺪْﺒَﻋ ﺎَﻨَـﺛﺪَﺣ

َلﺎَﻗ َﻢﻠَﺳَو ِﻪْﻴَﻠَﻋ ُﻪﻠﻟا ﻰﻠَﺻ ِﻪﻠﻟا َلﻮُﺳَر نَأ ُﻪْﻨَﻋ ُﻪﻠﻟا َﻲِﺿَر

ِﻩِﺪَﻴِﺑ ﻲِﺴْﻔَـﻧ يِﺬﻟاَو

ًﻼُﺟَر َﻲِﺗْﺄَﻳ ْنَأ ْﻦِﻣ ُﻪَﻟ ٌﺮْـﻴَﺧ ِﻩِﺮْﻬَﻇ ﻰَﻠَﻋ َﺐِﻄَﺘْﺤَﻴَـﻓ ُﻪَﻠْـﺒَﺣ ْﻢُﻛُﺪَﺣَأ َﺬُﺧْﺄَﻳ ْنََﻷ

ُﻪَﻌَـﻨَﻣ ْوَأ ُﻩﺎَﻄْﻋَأ ُﻪَﻟَﺄْﺴَﻴَـﻓ

)

يرﺎﺨﺒﻟا ﻩاور

(

ًﻼُﺟَر َﻲِﺗْﺄَﻳ ْنَأ ْﻦِﻣ ُﻪَﻟ ٌﺮْـﻴَﺧ ِﻩِﺮْﻬَﻇ ﻰَﻠَﻋ َﺐِﻄَﺘْﺤَﻴَـﻓ ُﻪَﻠْـﺒَﺣ ْﻢُﻛُﺪَﺣَأ َﺬُﺧْﺄَﻳ ْنََﻷ

ُﻪَﻌَـﻨَﻣ ْوَأ ُﻩﺎَﻄْﻋَأ ُﻪَﻟَﺄْﺴَﻴَـﻓ

)

يرﺎﺨﺒﻟا ﻩاور

(

Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Demi Dzat yang diriku ada di tangan-Nya, bahwa jika salah seorang

diantara kalian mengambil tali lalu pergi ke gunung untuk

mengambil kayu bakar lalu dipikulnya pada punggungnya, itu lebih baik batinya dari pada ia meminta-minta pada orang baik orang

(3)

Bekerja Sebagai Satu Kewajiban Seorang

Hamba Kepada Allah SWT

• Allah SWT memerintahkan bekerja kepada setiap hamba-hamba-Nya (QS. Attaubah/ 9 : 105) :

ِ ِ َ َ ِإ َنوﱡدَ ُ َ َو َن ُ ِ ْ ُ ْ اَو ُ ُ ُ َرَو ْ ُ َ َ َ ُ ﱠﷲ ىَ َ َ!َ" ا ُ َ ْ ا ِ#ُ$َو

ِةَد َ&ﱠ' اَو ِ(ْ َ)ْ ا

ِةَد َ&ﱠ' اَو ِ(ْ َ)ْ ا

َن ُ َ ْ*َ+ ْ ُ ْ ُ, َ ِ- ْ ُ ُ.ﱢ0َ ُ َ"

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan

yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".

(4)

Bekerja

Bekerja Sebagai

Sebagai Satu

Satu Kewajiban

Kewajiban Seorang

Seorang

Hamba

Hamba Kepada

Kepada Allah SWT

Allah SWT

• Seorang insan minimal sekali diharuskan untuk dapat memberikan nafkah kepada dirinya sendiri, dan juga kepada keluarganya.

• Dalam Islam terdapat banyak sekali ibadah yang tidak mungkin

dilakukan tanpa biaya & harta, seperti zakat, infak, shadaqah, wakaf, dilakukan tanpa biaya & harta, seperti zakat, infak, shadaqah, wakaf, haji dan umrah. Sedangkan biaya/ harta tidak mungkin diperoleh

tanpa proses kerja. Maka bekerja untuk memperoleh harta dalam rangka ibadah kepada Allah menjadi wajib. Kaidah fiqhiyah

mengatakan :

ٌﺐِﺟاَو َﻮُﻬَـﻓ ِﻪِﺑ ﻻِإ ُﺐِﺟاَﻮْﻟا ﻢِﺘَﻳ َﻻﺎَﻣ

Suatu kewajiban yang tidak bisa dilakukan melainkan dengan pelaksanaan sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya wajib.

(5)

Keutamaan

Keutamaan ((Fadhilah

Fadhilah)

) Bekerja

Bekerja

Dalam

Dalam Islam

Islam

• Orang yang ikhlas bekerja akan mendapatkan

ampunan dosa dari Allah SWT. Dalam sebuah hadits

diriwayatkan :

diriwayatkan :

ُﻪَﻟ اًرْﻮُﻔْﻐَﻣ ﻰَﺴْﻣَأ ِﻩِﺪَﻳ ِﻞَﻤَﻋ ْﻦِﻣ ﻻﺎَﻛ ﻰَﺴْﻣَأ ْﻦَﻣ

)

ﱐاﱪﻄﻟا ﻩاور

(

Barang siapa yang sore hari duduk kelelahan

lantaran pekerjaan yang telah dilakukannya, maka

ia dapatkan sore hari tersebut dosa-dosanya

(6)

Keutamaan (Fadhilah) Bekerja

Dalam Islam

• Akan diampuninya suatu dosa yang tidak dapat diampuni dengan shalat, puasa, zakat, haji & umrah. Dalam sebuah riwayat dikatakan : ﺎَﻣَو َلﺎَﻗ ،ُةَﺮْﻤُﻌْﻟا َﻻَو ُﺞَْﳊا َﻻَو ُمَﺎﻴﺼﻟا َﻻَو ُةﻼﺼﻟا ﺎَﻫُﺮﻔَﻜُﺗ َﻻ ،ﺎًﺑْﻮُـﻧُﺬَﻟ ِبْﻮُـﻧﺬﻟا َﻦِﻣ نِإ َﻜُﺗ َلَﺎﻗ ؟ِﷲا َلْﻮُﺳَر ﺎَﻳ ﺎَﻫُﺮﻔ ِﺔَﺸْﻴِﻌَﻤْﻟا ِﺐَﻠَﻃ ِْﰲ ُمْﻮُﻤُْﳍا ﺎَﻣَو َلﺎَﻗ ،ُةَﺮْﻤُﻌْﻟا َﻻَو ُﺞَْﳊا َﻻَو ُمَﺎﻴﺼﻟا َﻻَو ُةﻼﺼﻟا ﺎَﻫُﺮﻔَﻜُﺗ َﻻ ،ﺎًﺑْﻮُـﻧُﺬَﻟ ِبْﻮُـﻧﺬﻟا َﻦِﻣ نِإ َﻜُﺗ َلَﺎﻗ ؟ِﷲا َلْﻮُﺳَر ﺎَﻳ ﺎَﻫُﺮﻔ ِﺔَﺸْﻴِﻌَﻤْﻟا ِﺐَﻠَﻃ ِْﰲ ُمْﻮُﻤُْﳍا ) ﻩاور ﱐاﱪﻄﻟا (

‘Sesungguhnya diantara dosa-dosa itu, terdapat satu dosa yang tidak dapat dihapuskan dengan shalat, puasa, haji dan umrah.’ Sahabat bertanya, ‘Apa yang dapat menghapuskannya wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Semangat dalam mencari rizki.’ (HR. Thabrani)

(7)

Keutamaan (Fadhilah) Bekerja

Dalam Islam

• Mendapatkan ‘Cinta Allah SWT’. Dalam sebuah riwayat digambarkan : َفَِﱰْﺤُﻤْﻟا َﻦِﻣْﺆُﻤْﻟا ﺐُِﳛ َﷲا نِإ

) ﱐاﱪﻄﻟا ﻩاور (

Sesungguhnya Allah SWT mencintai seorang mu’min yang giat bekerja. (HR. Thabrani)

• Terhindar dari azab neraka

Dalam sebuah riwayat dikemukakan, "Pada suatu saat, Saad bin Muadz Al-Anshari berkisah bahwa ketika Nabi Muhammad SAW baru kembali dari Perang Tabuk, beliau melihat tangan Sa'ad yang melepuh, kulitnya gosong kehitam-hitaman karena diterpa sengatan matahari. Rasulullah bertanya, 'Kenapa tanganmu?' Saad menjawab, 'Karena aku mengolah tanah dengan cangkul ini untuk mencari nafkah keluarga yang menjadi tanggunganku." Kemudian Rasulullah SAW mengambil tangan Saad dan menciumnya seraya berkata, 'Inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka'" (HR. Tabrani)

(8)

Rumusan

Rumusan Bekerja

Bekerja Dalam

Dalam Islam

Islam

JAMSOS

JAMSOS -- AKH

AKH

JAMSOS – AKH yaitu Jaminan Sosial Akhirat = SURGA

َط َنِ َ َ َو َ ِ َن ِدِ َ ُر َ ْ َ ْا َ ِ ْ َ ْنِ ي ِر ْ َ ٍت َ ِت َ ِ ْؤُ ْ ا َو َن ِ ِ ْؤُ ْ ا ُ َدَ! َو َ"

ِت َ #ِ ً%

ُم ِظَ(ْ ا ُز ْوَ*ْ ا َوُھ َكِ َذ ُرَ"ْ َأ ِ َنِ ٌنا َوْ0 ِر َو ٍنْدَ! Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mu'min lelaki dan

perempuan, (akan mendapat) syurga yang di bawahnya mengalir perempuan, (akan mendapat) syurga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat tinggal yang bagus di syurga `Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.

(QS. Attaubah, 9 : 72)

Bekerja Yang “Shahih” = Surga ا

ا =

(9)

Pertanyaan

Pertanyaan Besar

Besar Tentang

Tentang

Pekerjaan

Pekerjaan Kita

Kita

• Apakah pekerjaan yang kita lakukan akan

mengantarkan kita ke surga?

• Apa syarat – syarat yang dapat menjadikan

pekerjaan kita sebagai sarana untuk mendapatkan

pekerjaan kita sebagai sarana untuk mendapatkan

surga Allah SWT?

• Bagaimana menjadikan pekerjaan kita sebagai

sarana untuk mendapatkan surga?

(10)

Syarat

Syarat Mendapatkan

Mendapatkan Surga

Surga

Dengan

Dengan Bekerja

Bekerja

1. Niat Ikhlas Karena Allah SWT

ا ا

Artinya ketika bekerja, niatan utamanya adalah karena Allah SWT Artinya ketika bekerja, niatan utamanya adalah karena Allah SWT sebagai kewajiban dari Allah yang harus dilakukan oleh setiap

hamba. Dan konsekwensinya adalah ia selalu memulai aktivitas pekerjaannya dengan dzikir kepada Allah. Ketika berangkat dari rumah, lisannya basah dengan doa bismillahi tawakkaltu alallah..

la haula wala quwwata illa billah.. Dan ketika pulang ke

rumahpun, kalimat tahmid menggema dalam dirinya yang keluar melalui lisannya.

(11)

Syarat

Syarat Mendapatkan

Mendapatkan Surga

Surga

Dengan

Dengan Bekerja

Bekerja

2. Itqan, sungguh-sungguh dan profesional dalam bekerja ا ن ا

Syarat kedua agar pekerjaan dijadikan sarana mendapatkan surga dari Allah SWT adalah profesional, sungguh-sungguh dan tekun dalam

bekerja. bekerja.

Diantara bentuknya adalah, pencapaian target (bahkan melebihi target), disiplin, tuntas melaksanakan pekerjaan yang diamanahkan kepadanya, memiliki keahlian di bidangnya dsb.

Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda

ُﻪَﻨِﻘْﺘُـﻳ ْنَأ ًﻼَﻤَﻋ ْﻢُﻛُﺪَﺣَأ َﻞِﻤَﻋ اَذِإ ﺐُِﳛ َﷲا نِإ )

ﱐاﱪﻄﻟا ﻩاور (

Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang apabila ia bekerja, ia menyempurnakan pekerjaannya. (HR. Tabrani)

(12)

Syarat Mendapatkan Surga

Syarat Mendapatkan Surga

Dengan Bekerja

Dengan Bekerja

3. Bersikap Jujur & Amanah

ٔ

او ق ا

Karena pada hakekatnya pekerjaan yang dilakukannya tersebut merupakan amanah, baik secara duniawi dari atasannya atau pemilik usaha, maupun secara duniawi dari Allah SWT yang pemilik usaha, maupun secara duniawi dari Allah SWT yang akan dimintai pertanggung jawaban atas pekerjaan yang

dilakukannya. Implementasi jujur dan amanah dalam bekerja diantaranya adalah dengan tidak mengambil sesuatu yang

bukan menjadi haknya, tidak curang, obyektif dalam menilai, dan sebagainya. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda:

ِءاَﺪَﻬﺸﻟاَو َْﲔِﻘْﻳﺪﺼﻟاَو َْﲔـﻴِﺒﻨﻟا َﻊَﻣ ُْﲔِﻣَﻷْا ُقْوُﺪﺼﻟا ُﺮِﺟﺎﺘﻟا )

يﺬﻣﱰﻟا ﻩاور (

Seorang pebisnis yang jujur lagi dapat dipercaya, (kelak akan dikumpulkan) bersama para nabi, shiddiqin dan syuhada’. (HR. Turmudzi)

(13)

Syarat Mendapatkan Surga

Syarat Mendapatkan Surga

Dengan Bekerja

Dengan Bekerja

4. Menjaga Etika Sebagai Seorang Muslim

!" ا ق!#

ٔ

$ %& ' ا

Bekerja juga harus memperhatikan adab dan etika sebagai seroang muslim, seperti etika dalam berbicara, menegur, seroang muslim, seperti etika dalam berbicara, menegur, berpakaian, bergaul, makan, minum, berhadapan dengan

customer, rapat, dan sebagainya. Bahkan akhlak atau etika ini merupakan ciri kesempurnaan iman seorang mu'min.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda :

ﺎًﻘُﻠُﺧ ْﻢُﻬُـﻨَﺴْﺣَأ ﺎًﻧﺎَْﳝِإ َْﲔِﻨِﻣْﺆُﻤْﻟا ُﻞَﻤْﻛَأ

)

يﺬﻣﱰﻟا ﻩاور

(

Sesempurna-sempurnanya keimanan seorang mu’min adalah yang paling baik akhlaknya (HR. Turmudzi)

(14)

Syarat

Syarat Mendapatkan

Mendapatkan Surga

Surga

Dengan

Dengan Bekerja

Bekerja

5. Tidak Melanggar Prinsip-Prinsip Syariah !" ا ()* $ +,

Aspek lain dalam etika bekerja dalam Islam adalah tidak boleh melanggar prinsip-prinsip syariah dalam pekerjaan yang dilakukannya. Tidak melanggar prinsip syariah ini dapat dibagi menjadi beberapa hal, Pertama dari sisi dzat atau substansi dari pekerjaannya, seperti memporduksi tidak boleh barang atau substansi dari pekerjaannya, seperti memporduksi tidak boleh barang yang haram, menyebarluaskan kefasadan (seperti pornografi), mengandung unsur riba, maysir, gharar dsb. Kedua dari sisi penunjang yang tidak terkait langsung dengan pekerjaan, seperti risywah, membuat fitnah dalam

persaingan, tidak menutup aurat, ikhtilat antara laki-laki dengan perempuan, dsb.

ْمُ َ َ ْ!َأ اوُ1 ِطْ"ُ َ2 َو َلوُ ر ا اوُ( ِطَأ َو َ اوُ( ِطَأ اوُ َ اَء َن ِذ ا َ 5 َأ َ

Hai orang-orang yang beriman, ta`atlah kepada Allah dan ta`atlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.

(15)

Syarat Mendapatkan Surga

Syarat Mendapatkan Surga

Dengan Bekerja

Dengan Bekerja

6. Menghindari Syubhat ت .+* ا /0 د '$ ا

Dalam bekerja terkadang seseorang dihadapkan dengan adanya syubhat atau sesuatu yang meragukan dan samar antara kehalalan dengan

keharamannya. Seperti unsur-unsur pemberian dari pihak luar, yang terdapat indikasi adanya satu kepentingan terntentu. Atau seperti terdapat indikasi adanya satu kepentingan terntentu. Atau seperti bekerja sama dengan pihak-pihak yang secara umum diketahui

kedzliman atau pelanggarannya terhadap syariah. Dan syubhat semacam ini dapat berasal dari internal maupun eksternal.

Oleh karena itulah, kita diminta hati-hati dalam kesyubhatan ini. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda, "Halal itu jelas dan haram itu

jelas, dan diantara keduanya ada perkara-perkara yang syubhat. Maka barang siapa yang terjerumus dalam perkara yang syubhat, maka ia terjerumus pada yang diharamkan..." (HR. Muslim)

(16)

Syarat Mendapatkan Surga

Syarat Mendapatkan Surga

Dengan Bekerja

Dengan Bekerja

7. Menjaga Ukhuwah Islamiyah !" ا ة3#ٔ $ ة 0ا) ا

Aspek lain yang juga sangat penting diperhatikan adalah masalah ukhuwah islamiyah antara sesama muslim. Jangan

sampai dalam bekerja atau berusaha melahirkan perpecahan di sampai dalam bekerja atau berusaha melahirkan perpecahan di tengah-tengah kaum muslimin. Rasulullah SAW sendiri

mengemukakan tentang hal yang bersifat prefentif agar tidak merusak ukhuwah Islamiyah di kalangan kaum muslimin. Beliau mengemukakan, "Dan janganlah kalian membeli barang yang

sudah dibeli saudara kalian" Karena jika terjadi kontradiktif dari hadits di atas, tentu akan merenggangkan juga ukhuwah Islamiyah diantara mereka; saling curiga, su'udzon dsb.

(17)

با3

$ 5&0

او &0

ٔ

ا

ٔ

ﷲو

/

ا بر او

[email protected] [email protected] [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Bagi Universitas penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi dengan terus berinovasi ketika mengadakan kegiatan kemahasiswaan, khususnya LKMM, yang berguna untuk

Berkenaan fatwa tersebut terdapat unsur yang menimbulkan pertanyaan di dalamnya, salah satunya adalah yang berkaitan dengan tidak bolehnya umat Islam

Segala puji syukur dan hormat kepada Tuhan Yesus Kristus, oleh karena anugerah, rahmat dan kemurahan hati-Nya telah menuntun dan mengijinkan peneliti untuk menyelesaikan

Setelah diobservasi hambatan mobilitas fisik belum teratasi, pada hari kedua dan ketiga dilakukan tindakan yang sama, membantu klien berpindah sesuai dengan kebutuhan klien,

Puji syukur peneliti ucapkan pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatnya sehingga peneliti dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Upaya Peningkatkan

Pelaksanaan kegiatan, setelah bahan dan peralatan disiapkan, maka tahap selanjutnya adalah tahap pelaksanaan kegiatan yaitu dilakukan kegiatan berupa pengoperasian/

Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan kegiatan selama penelitian dilakukan, maka dapat disarankan beberapa hal yaitu: dikarenakan alat peraga papan optik

3.3.3.1 siswa dapat menjelaskan kecendrungan sifat fisik unsur radioaktif melalui diskusi dengan guru dan kelompok.. 3.3.3.2 siswa dapat menjelaskan kecendrungan sifat