PEMBUATAN DATA ONLINE SISTEM TENAGA
KERJA KONSTRUKSI PROVINSI JAMBI DALAM
MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
Muhammad Ikhsan
Program Studi Sistem Informasi, STMIK Nurdin Hamzah, Jambi E-mail: [email protected]
Abstract – UPTD Construction Services as a container that serves as a place to carry out the process of training, testing and development of Manpower Construction Services in carrying out its duties and functions UPTD Construction Services are still doing data processing and dissemination of information in a non-computerized. Data processing is still done in this way causing some problems and obstacles, such as administrative data processing that takes a lot of time, the resulting information is still less accurate because of frequent errors and the level of difficulty is high enough. Currently the process of data processing experts and skilled personnel is still not integrated. Online Data Construction Research Working System Construction (Dostekersi) Jambi Province In Facing the Community of Asean Economy (MEA) we implement in order to introduce to the construction service providers and users of construction services in Jambi Province in particular and other construction services community presented in the form in accordance with the actual conditions and in accordance with the development of construction in Jambi Province. To support this research, the researcher conduct secondary data survey and primary data survey to know the process of contractor data processing, consultant data, skill certificate data, expertise certificate, data of construction company which done in UPTD Construction Service of PU Dinas Prov. Jambi.
Keywords : Data, MEA, Work Force
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Penelitian Pembuatan Data Online Sistem Tenaga Kerja Konstruksi (Dostekersi) Provinsi Jambi Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) kami laksanakan dalam rangka untuk mengenalkan kepada penyedia jasa konstruksi maupun pengguna jasa konstruksi yang ada di Provinsi Jambi khususnya dan masyarakat jasa konstruksi lainnya yang disajikan dalam bentuk sesuai dengan kondisi sebenarnya dan sesuai dengan perkembangan konstruksi di Provinsi Jambi. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan terobosan baru sebagai pembangkit ekonomi yang pernah ambruk pada tahun 1997 dan pernah juga krisis pada tahun 2009. Dampak positif MEA terhadap sektor konstruksi antara lain membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga ASEAN untuk mencari kerja di setiap negara yang ada di kawasan tersebut, semakin terbukanya persaingan tenaga-tenaga terampil di ASEAN, persaingan yang muncul karena masuknya tenaga kerja asing mendorong pekerja untuk meningkatkan kemampuannya. Sedangkan dampak negatif MEA terhadap sektor konstruksi antara lain terancamnya pekerja Indonesia oleh pekerja asing sehingga memungkinkan angka pengangguran semakin tinggi.
UPTD Jasa Konstruksi sebagai suatu wadah yang berfungsi sebagai tempat melaksanakan proses pelatihan, pengujian dan pengembangan terhadap Tenaga Kerja Jasa Konstruksi, di era globalisasi ini diharapkan bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi informasi untuk menunjang kegiatan konstruksi di Provinsi jambi seperti pengolahan data tenaga kerja konstruksi seperti data pelatihan ataupun dalam penyajian informasi tenaga ahli dan tenaga terampil secara cepat, tepat, akurat dan berkualitas. Namun demikian, UPTD Jasa Konstruksi masih melakukan proses pengolahan data dan penyebaran informasi secara non-komputerisasi. Pengolahan data yang masih dilakukan dengan cara tersebut menyebabkan beberapa permasalahan dan kendala, diantaranya yaitu pengolahan data administrasi yang memakan banyak waktu, informasi yang dihasilkan masih kurang akurat karena sering terjadi kesalahan dan tingkat kesulitannya cukup tinggi. Saat ini proses pengolahan data tenaga ahli dan tenaga terampil masih belum terintegrasi. Aplikasi yang digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan data saat ini adalah Ms Excel, tanpa adanya database. Akibat dari hal tersebut banyak kendala yang dihadapi oleh pihak UPTD Jasa Konstruksi dalam urusan administrasi pelatihan/workshop seperti pengolahan data SKT KBLI/ASMET, SKA
KBLI/ASMET, Kontraktor, Konsultan, pencarian dokumen - dokumen atau berkas lainnya yang memakan waktu cukup lama dan sering ditemukan data yang tidak konsisten karena media penyimpanannya yang belum tersentralisasi. Selain itu, penyajian informasinya masih kurang cepat, tepat dan akurat karena media penyampaian informasi saat ini hanya berupa alat “tradisional” seperti mading dan dokumen fisik seperti selembaran dan laporan.
Disinilah muncul kebutuhan akan Sistem database jasa konstruksi. Sistem ini merupakan suatu sub-sub sistem yang saling terintegrasi yang memproses data-data UPTD Jasa Konstruksi untuk menghasilkan suatu informasi yang dibutuhkan oleh para pemakainya. Perancangan sitem database mencakup pengolahan data kontraktor, data konsultan, data Sertifikat Ketrampilan, Sertifikat Keahlian, Data Perusahaan Konstruksi yang terintegrasi dalam sebuah database online.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mencoba untuk mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan sistem database UPTD Jakon, yaitu :
1. Bagaimana pelaksanaan proses pengolahan data kontraktor, data konsultan, data Sertifikat Ketrampilan, Sertifikat Keahlian, data agenda, yang dilakukan di UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi?
2. Bagaimana pembuatan aplikasi data online system yang dapat digunaka nuntuk membantu pengolahan data di UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi?
3. Bagaimana mengintegrasikan system database ke jaringan internet dengan membuat satu buah domain.
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan data kontraktor, data konsultan, data Sertifikat Ketrampilan, Sertifikat Keahlian, data perusahaan konstruksi yang dilakukan di UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi.
2. Untuk mengetahui bagaimana pembuatan aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu pengolahan data UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi.
3. Untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan oleh pihak UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi dalam penyebaran informasi tenaga kerja konstruksi.
II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Perancangan
Tujuan utama Perancangan adalah untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem, dan untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat. Di bawah ini menurut pendapat beberapa ahli dalam pengertian perancangan :
Menurut Sutabri (sistem informasi manajemen, 2003, hal : 285) : ”Penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan dapat menyerahkan spesifikasi jenis peralatan yang akan digunakan”.
Menurut John Burch dalam buku Jogiyanto (Analisis & Design sistem informasi, hal : 196) : “Perancangan adalah penggambaran perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan dan berfungsi”.
Perancangan secara keseluruhan dari pengertian diatas adalah penyusunan dari suatu sistem baru untuk menggantikan sistem lama secara keseluruhan dan memperbaiki sistem yang telah ada dan membentuk satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
2.2 Program Aplikasi
Istilah program aplikasi perlahan masuk ke dalam istilah Teknologi Informasi semenjak tahun 1993, yang biasanya juga disingkat dengan app. Secara historis, perangkat lunak (software) yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan. Aplikasi adalah perangkat lunak (Software) yang dibeli perusahaan dari tempat pembuatanya. Industri PC tampaknya menciptakan istilah ini untuk me refleksikan medan pertempuran persaingan baru, yang paralel dengan yang terjadi antar sistem informasi yang dimunculkan. Di bawah ini menurut pendapat beberapa ahli, tentang pengertian program aplikasi sebagai berikut :
Program Aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan atau menyelesaikan masalah-masalah khusus. (Kamus Lengkap Dunia Komputer, 2002, hal : 12)
Menurut Febrian dalam Kamus Komputer & Teknologi Informasi (2007 : 35) aplikasi merupakan sebuah program yang direka untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain. Contoh aplikasi ialah program pemrosesan kata dan web Browser. Aplikasi akan menggunakan sistem operasi (OS) komputer dan aplikasi yang lainya yang mendukung.
Dengan demikian dapat dipahami bahwa aplikasi adalah sebuah program perangkat lunak (Software) yang memiliki system operasi yang dapat melaksanakan fungsi-fungsi aplikasi lainnya sehingga dapat melakukan tugas-tugas oleh penggunanya.
2.3 Data Flow Diagram
Suatu pendekatan terstruktur yang digunakan di dalam menggambarkan / membuat model komponen sistem, lebih menekankan pada proses. Data Flow Diagram adalah sebuah diagram yang digunakan untuk menggambarkan sebuah sistem yang sudah ada atau sistem yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir yang menguraikan sebuah sistem sampai dengan bagian terkecil dari sistem. Logika system yang digunakan akan disajikan dalam bentuk simbol-simbol diagram arus data yang disebut dengan Data Flow Diagram. Beberapa simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram adalah sebagai berikut:
1. Kesatuan luar
Notasi Kesatuan Luar
(Sumber : Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur, 2005:701)
Yaitu kesatuan-kesatuan di luar sistem yang digambarkan. Kesatuan ini menyediakan data untuk input ke sistem dan menerima data output dari sistem. Setiap kesatuan luar diberi nama sesuai dengan elemennya. Setiap sistem pasti mempunyai
batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan sistem yang akan menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya.
2. Proses
Notasi Proses
(Sumber : Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur, 2005:705)
Suatu kegiatan yang mentransformasi dari input menjadi output. Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
3. Arus data
Notasi Arus Data
(Sumber : Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur, 2005:701)
Arus data (data flow) di Data Flow Diagram diberi simbol panah. Menggambarkan arus data yang mengalir di antara proses (process), tempat penyimpanan data (data storage), kesatuan luar (external entity). Arus data menunjukkan arus data dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
4. Tempat penyimpanan data
Notasi Simpanan Data
(Sumber : Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur, 2005:707)
Digunakan untuk menyimpan data hasil proses maupun menyediakan data untuk diproses, yang dapat berupa file, arsip, agenda, atau buku tabel acuan manual. Simpanan data disimbolkan dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup disalah satu ujungnya.
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1. Analisis Sistem
Analisis yang telah dilakukan ialah bertujuan untuk melihat sistem yang sedang digunakan apakah sudah berjalan secara optimal dan apakah perlu untuk di kembangkan lagi agar lebih baik.
Berdasarkan dari hasil menganalisa sistem yang sedang digunakan dengan belum adanya website database online yang di miliki UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, sebagai penunjang untuk lebih maksimalnya pendataan, publikasi, mempermudah administrasi maka dibuatlah website database UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi. 1. Sistem Yang Sedang Berjalan
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa terhadap sistem yang digunakan pada UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, sistem yang sedang berjalan pada UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi ialah pendataan SKT, SKA, dan peserta pelatihan masih belum maksimal, menggunakan aplikasi perkantoran biasa seperti Microsoft Excel, Word. Database yang telah diolah tidak saling terintigrasi. 2. Sistem Yang Diusulkan
Apabila suatu sistem ingin menghasilan suatu output informasi yang tepat diperlukan sistem yang mempunyai gabungan beberapa aplikasi yang saling menunjang dan berhubungan dalam pengolahan data pustaka, aplikasi yang diperlukan adalah aplikasi input data, simpan data, koreksi data, hapus data, dan integrasi data. Aplikasi tersebut dapat dirancang dan dikembangkan dengan menggunakan program berbasis website.
Dengan adanya analisa system database tenaga kerja konstruksi, maka dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan terhadap sistem yang lama dengan sistem yang baru, baik dalam segi waktu, biaya dan tenaga operasional yang menunjang dalam sistem pengelolaan data SKT, SKA, dan peserta pelatihan agar lebih efektif dan efisien.
3.2. Data Flow Diagram (DFD)
Data flow diagram sering digunakan untuk perancangan sistem, penulis menggambarkan DFD untuk menjelaskan tentang input dan output.
1. Contex Diagram
Diagram ini menggambarkan langkah awal dalam pembuatan arus data karena dalam menggambar-kan arus data secara lengkap harus diketahui terlebih dahulu konteks diagramnya.
Bentuk konteks diagram dapat dilihat pada Gambar dibawah ini:
Gambar 1. Diagram Context
2. Diagram Zero
Diagram zero disebut juga dengan diagram level 0 atau disebut dengan overview diagram yaitu diagram uraian kegiatan (turun pertama) setelah konteks diagram. Diagram ini menggambarkan proses satu setiap proses pengolahan data. Pada data flow diagram level 0 (Diagram zero) ini penulis menggambarkan aliran sistem dimana terdapat empat proses kegiatan didalam system penjualan website yang terdiri dari, proses login, proses input, Pendaftaran Pelatihan dan laporan.
Di dalam setiap proses kegiatan yang terjadi kesatuan luar memiliki peran masing-masing, tidak semua kesatuan luar terlibat didalam proses kegiatan tersebut. Proses-proses kegiatan tersebut dapat dilihat pada gambar diagram zero sebagai berikut:
1. Desain user interface aplikasi
Mendesain user interface agar menarik dan serasi secara visual dan user friendly. Mendesain image/gambar/animasi yang akan digunakan di tampilan user interface (UI) software aplikasi.
Gambar 3. Desain user interface
1. Desain Halaman Index/Home
Merupakan tampilan awal ketika kita masuk pada website database jakon. Halaman ini berisi headline News, Sambutan pengantar dari pimpinan, agenda, statistik web, dll.
Gambar 4. Desain halaman index/home
2. Desain Halaman Profil
Merupakan tampilan profil instansi/UPTD Jakon seperti sejarah, visi & misi, struktur organisasi, tupoksi dan peta lokasi kantor.
Gambar 5. Desain halaman profil
3. Desain Halaman Berita
Merupakan halaman khusus untuk menampilkan berbagai berita dengan masing kategori yang telah disunting.
Gambar 6. Desain halaman berita
4. Desain Halaman Pendaftaran Pelatihan Tampilan ini berisi tentang pelatihan yang sedang dibuka pendaftarannya dan juga formulir pendaftaran online serta menampilkan data pendaftaran yang telah masuk.
Gambar 7. Desain interface pendaftaran pelatihan
5. Desain Halaman SKT KBLI
Halaman Tampilan ini berisi informasi Tenaga Terampil KBLI/Baru yang tersebar di kab/kota di provinsi Jambi. Untuk mengakses data yang ada pada halaman SKT KBLI ini kita cukup memilih nama kab/kota dengan mengklik combo box yang ada pada halaman tersebut. Maka kita akan memperoleh informasi SKT KBLI pada kab/kota yang kita tuju.
Gambar 8. Desain interface SKT KBLI
6. Desain Halaman SKT ASMET
Halaman Tampilan ini berisi informasi Tenaga Terampil ASMET/Lama yang tersebar di kab/kota di provinsi Jambi. Untuk mengakses data yang ada pada halaman SKT ASMET ini kita cukup memilih nama kab/kota dengan mengklik combo box yang ada pada halaman tersebut. Maka kita akan memperoleh informasi SKT ASMET pada kab/kota yang kita tuju.
Gambar 9. Desain interface SKT ASMET
7. Desain Halaman SKA KBLI
Halaman Tampilan ini berisi informasi Tenaga Ahli KBLI/Baru yang tersebar di kab/kota di provinsi Jambi. Untuk mengakses data yang ada pada halaman SKA KBLI ini kita cukup memilih nama kab/kota dengan mengklik combo box yang ada pada halaman tersebut. Maka kita akan memperoleh informasi SKA KBLI pada kab/kota yang kita tuju.
Gambar 10. Desain interface SKA KBLI
3.4. Desain Halaman Administratif
Halaman administrator berisikan beberapa informasi umum yang ada pada web database seperti infor jumlah konten, form pengumuman dll. Tampilan dari form administrator seperti pada Gambar berikut :
Gambar 11. Desain halaman adminstrator
1. Halaman Data SKA KBLI
Halaman Data SKA KBLI merupakan tampilan untuk menam bah, edit, hapus data tenaga ahli baru. Tampilan dari form Data SKA KBLI seperti pada Gambar dibawah:
Gambar 12. Halaman Data SKA KBLI
2. Halaman Data SKA ASMET
Halaman Data SKA ASMET merupakan tampilan untuk menambah, edit, hapus data tenaga ahli lama. Tampilan dari form Data SKA ASMET seperti pada Gambar berikut :
Gambar 13. Halaman Data SKA ASMET
2. Halaman Data SKT KBLI
Halaman Data SKT KBLI merupakan tampilan untuk menambah, edit, hapus data tenaga terampil baru. Tampilan dari form Data SKT KBLI seperti pada Gambar dibawah:
Gambar 14. Halaman Data SKT KBLI
4. Halaman Data SKT ASMET
Halaman Data SKT ASMET merupakan tampilan untuk menambah, edit, hapus data tenaga terampil lama. Tampilan dari form Data SKT ASMET seperti pada Gambar berikut :
Gambar 15. Halaman Data SKT ASMET
5. Halaman Pengurus Organisasi
Halaman pengurus organisasi dirancang untuk mengelola informasi UPTD Jasa Konstruksi Dinas PU Prov. Jambi. Tampilan dari form Data SKT ASMET seperti pada Gambar berikut :
Gambar 16. Halaman Pengurus Organisasi
IV. PENUTUP
4.1. Kesimpulan
1. UPTD Jasa Konstruksi masih melakukan proses pengolahan data dan penyebaran informasi secara non-komputerisasi dan belum terintegrasi.
2. Pembangunan database online ini telah menampilkan berapa info seperti profil UPTD Jasa Konstruksi, Data Tenaga Terampil, Data Tenaga Ahli, daftar pelatihan online, visi dan misi dll.
4.2. Saran
Berikut ini adalah saran yang disampaikan penulis bagi UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Prov. Jambi.
1. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan diterapkan sebagaimana mestinya oleh UPTD Jasa Konstruksi.
2. Diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bagian administrasi khususnya di bagian pengoperasian komputer dan penulis menyarankan agar melakukan penelitian lanjutan.
DAFTAR REFERENSI
[1] Abdul, Kadir. 2014. Pengenalan Informasi Yogyakarta : CV. Andi Offset
[2] Hakim , Lukmanul. 2009, Trik Rahasia Master PHP Terbongkar Lagi, Bandung :
Lokomedia.
[3] Jogiyanto HM. 2011, Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur dan Praktek Aplikasi Bisnis, Yogyakarta : Andi Offset.
[4] Hadi, Mulya. 2008, 7 Jam Belajar Interaktif Dreamweaver CS3 untuk Orang Awam. Palembang : Maxikom.
[5] Pandi. 2007, Kebijakan Nama Domain http://www.pandi.or.id/Kebijakan Nama Domain .go.id.htm
[6] Henry C.Lucas. Analisis, Desain dan Implementasi Sistem Informasi,Jakarta. Erlangga.
IDENTITAS PENULIS
Nama : Muhammad Ikhsan, M.Kom NIDN/NIK : 1026119001/13.094 TTL : Sekungkung, 26-11-1990 Golongan / Pangkat : IIIb/Penata Muda Jabatan Fungsional : Asisten Ahli
Alamat Rumah : Jl. Kolonel Abunjani, Sipin, Jambi Telp. : 085382208547