• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM KERJA 99 HARI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROGRAM KERJA 99 HARI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

PROGRAM KERJA 99 HARI

Bidang/Isu Aktivitas yang Dilakukan Tujuan/Hasil yang

Diharapkan

Pelaksana/SKPD Penanggung Jawab

Konsolidasi 1. Silaturrahmi/pengarahan/sosialisasi

tentang visi, misi, strategi dan arah kebijakan pembangunan tahun 2016-2021 dengan tokoh masyarakat dan seluruh aparatur

2. Pencanangan Gerakan Lombok Utara yang Lebih Baik :

 Gerakan Ayo Sekolah

 Gerakan Kembali ke Khittah Pendidikan

 Gerakan Satu Dokter Satu Desa

 Gerakan Ayo Hidup Bersih dan Sehat (Penyehatan lingkungan, rumah, jambanisasi, pengolahan sampah dari sumbernya, gemar olahraga)

 Gerakan ASHAR (Aksi Seribu Hari Pertama Kehidupan)

 Gerakan Ayo Berwirausaha

 Gerakan Desa dan BUMDES Hebat

 Gerakan Lahan Kering Produktif

 Gerakan Industrialisasi Hasil Pertanian

 Gerakan Infrastruktur untuk Semua

 Gerakan Ekowisata berbasis Desa

 Gerakan Pemanfaatan Pekarangan

 Gerakan Ayo Kerja

 Gerakan Aparatur Bersih dan

1. Dipahaminya visi, misi, strategi dan arah kebijakan pembangunan tahun 2016-2021 oleh jajaran

skpd/aparatur dan masyarakat

2. Terwujudnya dukungan dan kesatuan gerakan dari seluruh stakeholder

pembangunan (masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Pemerintah Desa, LSM, dunia usaha, aparatur) dalam mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan tahun 2016-2021

3. Terbangunnya forum koordinasi Percepatan Inovasi dan Nilai Tambah (PIN)

4. Terbangunnya forum penguatan kearifan lokal (Majelis Krama Desa) untuk mendukung pembangunan di segala aspek. 1. Bupati/Wakil Bupati 2. Setda 3. Bappeda 4. BPM PP KB Pemdes 5. Dikpora/Bidang Kebudayaan 6. Inspektorat 7. Camat 8. Kepala Desa

(2)

2

Diharapkan Penanggung Jawab

Melayani

 Gerakan e-Government

3. Diskusi dan Pembahasan Rancangan Pembentukan Majelis Krama Desa 4. Penandatangan Peraturan Bupati

tentang Pembentukan Majelis Krama Desa

5. Pengesahan/Pelantikan Majelis Krama Desa yang terbentuk

6. Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Inovasi dan Nilai Tambah (PIN) dalam Gerakan Lombok Utara yang Lebih Baik 7. Pematangan Rancangan Awal RPJMD

2016-2021

8. Penandatangan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2016-2021

9. Penandatanganan Perbup

Pengembangan Sistem Informasi Desa untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa, Pemerintah Desa yang transparan, akuntabel, masyarakat yang partisipatif dan perencanaan pembangunan berbasis data yang terintegrasi baik pada level desa, kecamatan dan kabupaten (satu data untuk perencanaan)

(3)

3

Diharapkan Penanggung Jawab

Pendidikan dan Kebudayaan (Kembali ke Khittah Pendidikan/Pendidikan Karakter/Revolusi Mental)

1. Diskusi dan Merancang pengintegrasian IMTAQ-IPTEK dan nilai luhur budaya dalam kurikulum pendidikan (Kembali ke Khittah Pendidikan)

2. Penetapan Peraturan Bupati tentang Kembali ke Khittah Pendidikan

3. Peletakan Batu Pertama Pembangunan/Rehab Sekolah Swasta (MTs. Darul Muttaqin, Desa Gumantar

Kec. Kayangan, TK. Nurul Yakin Teniga (NYT), Dusun Dasan Tengak Desa Teniga, Kec. Tanjung)

4. Blusukan ke Sekolah-Sekolah dalam rangka pembangunan karakter (Kembali ke Khittah Pendidikan) dan Menggencarkan Budaya Literasi (Kebiasaan membaca buku 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai)

5. Blusukan ke SMA/SMK memberikan motivasi dan inspirasi dalam menghadapi ujian akhir kepada siswa kelas XII terutama siswa perempuan yang rentan putus sekolah karena pernikahan dini di saat menghadapi ujian akhir sekolah. Memberikan inspirasi pentingnya menempuh pendidikan setinggi-tingginya dalam rangka menghadapi persaingan

1. Menurunnya angka putus sekolah terutama di jenjang pendidikan menengah 2. Tersedianya Regulasi/ pedoman dan petunjuk pelaksanaan inovasi Kembali ke Khittah Pendidikan

3. Tersosialisasinya Kembali ke Khittah Pendidikan/ Pendidikan Karakter dan Budaya Literasi 4. Tersedianya Regulasi/Rancangan komphrehensif pembangunan fasilitas pendidikan di daerah terpencil 5. Tersedianya rancangan pengembangan Program Vokasi Universitas Mataram 6. Terbangunnya kesepahaman tentang keberpihakanyang sama baik bagi sekolah negeri maupun swasta dan tersedianya rancangan 1. Bupati/Wakil Bupati 2. Setda 3. Bappeda 4. Dikbudpora 5. Camat 6. LSM

(4)

4

Diharapkan Penanggung Jawab

regional, nasional dan global.

Dipadukan dengan Panggung

Inspirasi oleh Klub Baca Perempuan (LSM).

6. Mempraktekkan bentuk-bentuk pendidikan karakter (al pendidikan anti korupsi) difasilitasi LSM.

7. Merancang pembangunan sekolah terintegrasi/sekolah satu atap di wilayah terpencil

8. Blusukan dan berdiskusi dengan Program Vokasi Universitas Mataram tentang Evaluasi dan Rencana Pengembangan Program Vokasi

pembangunan dan peningkatan sarana dan prasana sekolah negeri maupun swasta

Kesehatan (Satu Dokter Satu Desa) Pelestarian Lingkungan dan

Kebersihan

1. Diskusi dan merancang penempatan Satu Dokter Satu Desa

2. Penetapan Peraturan Bupati tentang petunjuk pelaksanaan Satu Dokter Satu Desa

3. Launching/Implementasi program inovasi Satu Dokter Satu Desa

4. Diskusi Bedah Kesehatan Ibu dan Anak dan Upaya Penanganan Terpadu.

5. Launching/Kunjungan Lapangan Penanganan Terpadu masalah Kesehatan Ibu dan Anak (Integrasi

1. Tersedianya regulasi petunjuk pelaksanaan Satu Dokter Satu Desa

2. Tersedianya design inovasi penanganan terpadu

masalah kesehatan ibu dan anak

3. Terbangunnya pilot project penanganan terpadu kesehatan ibu dan anak 4. Terbangunnya pilot project

inovasi penanganan terpadu penyehatan lingkungan, 1. Bupati/Wakil Bupati 2. Setda 3. Bappeda 4. Dinas Kesehatan 5. Badan Ketahanan

Pangan dan Penyuluhan 6. Dinas PU/Cipta Karya 7. Kantor Lingkungan Hidup 8. Kantor Kebersihan

9. Camat 10. Kepala Desa 11. PNPM GSc 12. Dinas Sosial

(5)

5

Diharapkan Penanggung Jawab

peningkatan kapasitas kader dan ibu dengan penyediaan pangan sumber gizi di lingkungan sekitar)

6. Diskusi dan merancang Penanganan Penyehatan Lingkungan, Peningkatan Cakupan Kepemilikan Jamban integrasi dengan Penanganan Penyakit Menular. 7. Launching Jambanisasi dengan

peletakan batu pertama pembangunan Jamban Keluarga dan Penyehatan Lingkungan/ Kebersihan/Penanganan Sampah dari Sumbernya.

8. Diskusi dan merancang penanganan Penyakit Tidak Menular.

9. Launching aksi Gemar Olahraga untuk Mengurangi Penyakit Tidak Menular dipadukan dengan Penyerahan Kartu BPJS/PBI

Buang Air Besar

Sembarangan Nol (BASNO) dan penyakit menular

5. Tersedianya regulasi pemasyarakatan olahraga 6. Terbangunnya pilot project

penanganan penyakit tidak menular melalui pemasyarakatan olahraga Pemberdayaan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan (Pemberdayaan Ekonomi Dari Desa)

1. Diskusi dan merancang pemberdayaan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan secara terpadu mulai dari Desa (diantaranya melalui penguatan peran BUMDES penumbuhan kewirausahan 10.000 wirausaha baru/2.000 wirausaha baru per tahun) dan penguatan permodalan bantuan modal 3 jt/orang. Pemberdayaan BUMDES (antara lain fasilitasi

BUMDES-Mart) diprioritaskan pada

1. Tersusunnya design dan pilot project inovasi penanganan kemiskinan secara terpadu berbasis kawasan

2. Tersusunnya design inovasi pemberdayaan ekonomi desa melalui penguatan Bumdes

1. Bupati/Wakil Bupati 2. Setda

3. Bappeda

4. Dinas Koperasi UMKM Perindag 5. Dinas Sosial 6. Camat 7. Kepala Desa 8. Dinas Pertanian 9. Dinas Pariwisata 10. BPM PP KB Pemdes

(6)

6

Diharapkan Penanggung Jawab

Desa tertinggal secara ekonomi sesuai data Indeks Desa Membangun (Kementrian Desa)

2. Diskusi Rencana Pengembangan Desa Ekowisata di Dusun Kerujuk

3. Blusukan ke pilot project penanganan kemiskinan secara terpadu

4. Kunjungan lapangan peletakan batu pertama pembangunan jalan Menggala-Kerujuk sebagai lokasi pilot project Desa Ekowisata dan sosialisasi grand design pembangunan Desa Ekowisata 5. Diskusi dan merancang pengembangan

sektor pertanian (termasuk peternakan) yang tanggap terhadap kebutuhan pariwisata, dan meningkatkan produksi pertanian di lahan kering

6. Blusukan ke lokasi peningkatan prouduksi lahan kering melalui revitalisasi sumur bor

7. Blusukan ke lokasi peningkatan

produksi pertanian lahan kering melalui budidaya lebah madu

8. Blusukan ke lokasi kelompok wanita tani yang memproduksi Ayam Petelur

3. Tersedianya inovasi pengembangan Desa Ekowisata berbasis masyarakat

4. Tersedianya design inovasi pembangunan pertanian yang men-supply kebutuhan pariwisata dan peningkatan produksi pertanian pada lahan kering

5. Tersedianya design

pengolahan hasil pertanian

11. Dinas PU

12. Dinas Dikpora/Bidang PLSO

13. Badan Ketahanan

(7)

7

Diharapkan Penanggung Jawab

9. Diskusi dan merancang design pemberian nilai tambah/ pengolahan hasil pertanian sebagai salah satu strategi penanggulangan kemiskinan 10. Diskusi dan merancang design

penataan kawasan Tiga Gili Reformasi Birokrasi

dan Peningkatan Kualitas Pelayanan

Publik

1. Diskusi Bedah Rapor Merah kualitas pelayanan publik bersama Ombusdman 2. Blusukan ke unit-unit pelayanan publik

untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik

3. Penandatangan Perbup Percepatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik 4. Diskusi dan penajaman Road Map

Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

5. Evaluasi Kinerja 2015 dan Triwulan I 2016

6. Penandatangan Perjanjian Kinerja dengan Pimpinan SKPD dan Pakta Integritas

7. Diskusi dan merancang design pembangunan jaringan informasi dan sistem menuju e-Government

1. Tersedianya design percepatan Reformasi Birokrasi dan Peningkatan kualitas pelayanan publik 2. Terbangunnya kerjasama

dengan Pemkot Surabaya 3. Tersusunnya design

pembangunan jaringan informasi dan sistem 4. Tersedianya design percepatan peningkatan akuntabilitas kinerja 5. Terbangunnya kerjasama dengan PT. Telkom 1. Setda 2. Bappeda 3. Inpektorat 4. KPPT 5. Dukcapil 6. Puskesmas 7. RSUD 8. Dishubkominfo 9. Seluruh SKPD

(8)

8

Diharapkan Penanggung Jawab

8. Penandatangan MOU dengan PT. Telkom

9. Penandatangan MOU dengan Pemkot Surabaya

10. Diskusi membangun dan mempercepat peningkatan sistem akuntabilitas kinerja 11. Penandatangan Perbup Percepatan

Peningkatan Akuntabilitas Kinerja

Infrastruktur 1. Diskusi dan merancang design

pengembangan ruas jalan kabupaten 2. Diskusi dan merancang design

peningkatan cakupan pelayanan air bersih

1. Tersedianya design

pengembangan ruas jalan kabupaten

2. Tersedianya design peningkatan cakupan pelayanan air bersih

1. Setda 2. Bappeda 3. PU

Referensi

Dokumen terkait

Keuangan desa dikelola berdasarkan asas akuntabel, transparan dan partisipatif. Dengan adanya otonomi, desa berhak mengatur segala urusannya sendiri termasuk mengatur

Partisipatif pelayanan administrasi Partisipatif disini yaitu mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan memperhatikan aspirasi,

Apakah semua program pelaksanaan pembangunan desa telah didasarkan atas prinsip visi strategis, partisipatif, efisien dan efektif, akuntabel, transparan,.. responsif, taat

Pembangunan hukum dan tatakelola SDGs adalah teciptanya kepastian hukum, dan tata kelola yang efektif, efisien, transparan akuntabel dan partisipatif untuk menciptakan

Terwujudnya peningkatan kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik terdiri dari 12

Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang akuntabel dan transparan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan peningkatan kualitas

Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan Sasaran 1 Meningkatnya kualitas pelayanan publik Sasaran 2 Meningkatnya kualitas kinerja birokrasi yang bersih dan akuntabel Sasaran

Kebijakan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa untuk memastikan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, tertib, disiplin anggaran, dan partisipatif sesuai peraturan