UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK
PADA SISWA/I KELAS VII SMP KARYA SERDANG LUBUK PAKAM TAHUN AJARAN 2014/2015
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Syarat-syarat Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan
OLEH:
BOY TULUS P SIMAMORA NIM. 6113112037
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
rahmat-Nya sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan dengan baik dengan
waktu yang telah direncanakan. Skripsi berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil
Belajar Servis Bawah Pada Permainan Bola Voli Melalui Pendekatan Saintifik
Pada Siswa/i Kelas VII SMP Karya Serdang Lubuk Pakam Tahun Ajaran
2014/2015”. Yang disusun untuk memenuhi syarat memperolah gelar sarjana
pendidikan dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.
Dalam menulis skripsi ini penulis banyak memperoleh bantuan dari
berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes sebagai Dekan, Drs. Suharjo, M.Pd sebagai
wakil Dekan I, Drs. Mesnan, M.Kes sebagai wakil Dekan II, dan Dr. Budi
Valianto, M.Pd sebagai wakil Dekan III. di FIK Universitas Negeri Medan.
3. Drs. Suryadi Damanik, M.Kes. selaku Ketua Jurusan PJKR di FIK UNIMED.
Dan Afri Tantri S.Pd, M.Pd, selaku Sekretaris Jurusan PJKR di FIK
UNIMED.
4. Bapak/ibu Dosen Dan Asisten Dosen, Staf administrasi dan perlengkapan di
5. Kepala Sekolah serta guru-guru di SMP Karya Serdang Lubuk Pakam,
Kabupaten Deli Serdang.
6. Teristimewa penulis ucapan terima kasih kepada Ayah saya Sahat Simamora
dan Ibu saya R. Nababan yang telah memberikan kasih sayang, dan do’anya
sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
7. Abang saya Choy Subio H.M.T Simamora, SKM, Adek tersayang Ramida
Sinamo, Kakak saya Eniva Sihombing, SH Yang memberikan semangat dan
dorongan moral, serta seluruh keluarga tercinta.
8. Tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih kepada sahabat dan
teman-teman yang telah membantu dalam melaksanakan penelitian, Joni Tohap M
Nababan, Achwali Putra, Brian Devani Simangunsong, Erikson T Sitanggang,
Grendi W Simangunsong.
9. Buat sahabat penulis khususnya anak PJS A Reguler 2011, yang memberi
dukungan dan motivasi untuk tetap semangat dalam menyelesaikan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, baik dari
segi isi, maupun tulisannya.Oleh Karena itu penulis mengharapkan adanya
masukkan positif untuk memperbaiki skripsi ini selanjutnya. Akhir kata penulis
mengharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Medan, Juni 2015
DAFTAR TABEL
Tabel Hal
1. Portofolio penilaian tes hasil belajar servis bawah ... 38
2. Rumus KKM ... 41
3. Deskripsi hasil penelitian ... 43
4. Hasil Tes awal servis bawah bola voli ... 45
5. Hasil tes I (siklus I) servis bawah bola voli ... 50
6. Hasil tes II (Siklus II servis bawah bola voli ... 55
DAFTAR GAMBAR
Gambar Hal
1. Urutan urutan servis tangan bawah (underhand service) ... 17
2. Skema siklus dalam penelitian tindakan Kelas ... 33
3. Ketuntasan Hasil Belajar Siklus I ... 50
4. Ketuntasan Hasil Belajar Siklus II ... 55
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Hal
1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus I ... 63
2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Siklus II ... 69
3. Data Observasi Hasil Belajar Servis Bawah Bola Voli ... 75
Siswa/siswi SMP Karya Serdang Lubuk Pakam 4. Data Pre Test Servis Bawah Bola Voli Siswa/i SMP Karya Serdang ... 77
5. Data Ketuntasan Pre Test Servis Bawah Bola Voli Siswa/i SMP ... 79
Lubuk Pakam 6. Nilai Data Awal Hasil Belajar Servis Bawah Siklus I ... 81
7. Data Ketuntasan Hasil Belajar Servis Bawah bola Voli Siklus I ... 84
8. Nilai Data Awal Hasil Belajar Servis Bawah Bola Voli Siklus II ... 86
9. Data Ketuntasan Hasil Belajar Servis Bawah Bola Voli Siklus II ... 88
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang masalah
Pendidikan merupakan suatu proses pembentukan pribadi, yang mana
pendidikan diartikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah
kepada terbentuknya kepribadian peserta didik. Pendidikan memuat gambaran
tentang nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar dan indah untuk
kehidupan.Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk
menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, disamping
memiliki budi pekerti luhur dan moral yang baik.
Dengan diberlakukannya Kurikulum 2013 yaitu melalui pendekatan
Saintifik dimana melalui pendekatan ini, siswa lebih kreatif, dapat memecahkan
masalah materi pembelajaran yang berlangsung sehingga pembelajaran tidak
monoton. Kurikulum 2013 di sekolah menuntut siswa lebih aktif dalam proses
pembelajaran, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator dalam pembelajaran.
Siswa dituntut untuk mencarai tahu tentang pembelajaran tersebut.Setelah
mempelajarai materi pembelajaran di sekolah, setiap siswa harus mempraktekkan
ilmu yang diterima di sekolah pada saat pembelajaran berlangsung maupun
melalui media elektronik seperti, internet, TV dan lain sebagainya di
tengah-tengah masyarakat sehingga siswa lebih memahami materi yang
Salah satunya adalah dengan menerapkan pembelajaran dengan menggunakan
pendekatan yang sesuai.
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang sangat pesat
dewasa ini membawa dampak dalam berbagai bidang kehidupan manusia
terutama dalam hal pendidikan, terutama di negara-negara yang sudah maju.
Tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai suatu bangsa biasanya
dipakai sebagai tolak ukur kemajuan bangsa ini, khususnya teknologi informasi
sekarang ini telah memberi dampak posistif dalam aspek kehidupan manusia.
Dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi tersebut, bangsa
Indonesia perlu memiliki warga yang bermutu dan berkualitas tinggi. Perlu
diketahui bahwa kualitas seseorang akan telihat jelas dalam bentuk kemampuan
dan kepribadiannya sewaktu orang tersebut harus berhadapan dengan tantangan
atau harus mengatasi suatu masalah sampai masalah tersebut dipecahkan dengan
baik. Agar Indonesia memiliki cukup warga yang berkualitas tinggi diperlukan
sumber daya manusia yang bermutu tinggi dan mampu berkompetisi secara
global, sehingga diperlukan keterampilan yang melibatkan pemikiran kritisi,
sistemati, logis, kreatif, dan kemajuan berkerjasama yang efektif. Apabila hal
tersebut terpenuhi maka sumber daya manusia yang bermutu tinggi dan mampu
berkompetisi secara global dapat tercapai. Sama halnya dengan Proposal skirpsi
ini, siswa/i diharapkan dapat berpikir kritis, logis dan kreatif dalam menghadapi
permasalahan yang dihadapi saat proses pembelajaran materi bola voli yaitu servis
bawah agar siswa/i mampu melakukan proses servis bawah dengan baik dan
Untuk mencapai hal tersebut maka salah satu kurikulum sekolah dalam
program Pendidikan Jasmani olahraga adalah kegiatan belajar Servis Bawah Bola
Voli. Servis bawah ini sangat sederhana dan diajarkan terutama untuk pemula
karena gerakannya lebih alamiah dan tenaga yang dibutuhkan tidak terlalu besar.
Servis merupakan awal untuk memulai suatu permainan bola voli.
Sehingga servis sangat penting dan harus mengerti cara melakukannya dengan
baik, mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai gerak lanjutan.Dalam
pertandingan bola voli, seringkali dijumpai pemain yang kurang menguasai
keterampilan gerak dasar melakukan servis bawah.Bahkan hasil servis bawahyang
bagus bergantung dari gerakan dasar yang dilakukan pemain. Sehingga poin yang
diperoleh tidak terbuang sia-sia.
Berdasarkan hasil observasi peneliti di SMP Karya Serdang Lubuk Pakam
pada saat jam pelajaran Pendidikan Jasmani materi pelajaran bola voli tentang
servis bawah bola voli di kelas VII, terlihat bahwa pada saat proses pembelajaran
servis bawahberlangsung banyak siswa yang terlihat kurang bersemangat dalam
melakukan aktivitas pembelajaran. Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti
terhadap guru bidang studi Pendidikan Jasmani didapatkan informasi bahwa nilai
siswa dalam bidang studi Pendidikan Jasmani masih rendah. Hal ini mungkin
disebabkan guru menerapkan pembelajaran yang monoton (Teacher Center),
siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran,siswa siswi kurang
memahami proses gerak servis bawah dalam permainan bola voli,siswa/i tidak
dilibatkan dalam penyelesaian masalah yang mereka hadapi pada saat melakukan
berdiskusi terhadap teman-teman mereka dalam pemecahan masalah materi
tersebut.Keadaan seperti ini dengan mudah dapat mengganggu konsentrasi karena
guru sibuk sendiri menjelaskan materi yang akan diajarkan kepada siswa/i tanpa
memberikan kesempatan kepada siswa berkreasi atau berinovasi dan belajar
sendiri tentang materi tersebut dan guru hanya mengamati siswa/i belajar dalam
kelompok (Student Center), apalagi bila ada kata yang terasa asing atau di luar
pengetahuansiswa. Situasi ini berpengaruh pada hasil belajar siswa yaitu
rendahnya nilai-nilai siswa yang terlihat pada Kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM) yang ditetapkan di sekolah untuk pelajaran Pendidikan Jasmani adalah 75.
Dari hasil observasi dan wawancara dengan guru PJOK didapatsiswa yang
memperoleh nilai di atas KKM sejumlah 15 orang siswa, siswa yang nilainya di
bawah KKM sebanyak 25 siswa. Sehingga hanya 37,50% yang di atas KKM
sedangkan siswa 62,50% di bawah KKM. Sedangkan siswa dalam satu kelas
dikatakan tuntas jika mencapai 85% dari jumlah klasikal.
Menurut peneliti, perlu dicari solusi yang tepat dalam masalah ini, agar
siswa lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Jasmani
karena belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, apakah karena jam
pelajaran yang singkat (hanya sekali pertemuan), materinya sulit, metode
mengajar yang kurang tepat, media pembelajaran yang kurang cocok, atau hal-hal
lain yang dialami siswa.
Sebenarnya banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar
Pendidikan Jasmani siswa. Salah satunya melalui pendekatan Saintifik dalam
karena mereka mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan
apa yang mereka amati. Melalui pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan
hasil belajar siswa. Keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar pada
pembelajaran Pendidikan Jasmanidapat diukur dari keberhasilan siswa yang
mengikuti kegiatan tersebut. Keberhasilan itu dapat dilihat dari tingkat
pemahaman, penguasaan materi dan hasil belajar maka semakin tinggi pula
tingkat keberhasilan pembelajaran.
Melalui Pendekatan Saintifik yaitu pemecahan masalah membuat siswa
lebih termotivasi dalam pembelajaran, dapat bertukar pendapat melalui diskusi,
memecahkan masalah yang mereka hadapi pada saat materi berlangsung. Melalui
pendekatan saintifik ini juga membuat siswa dalam masing-masing kelompok
berkompetisi untuk mempresentasikan materi yang mereka pelajari secara khusus
materi servis bawah pada permainan bola voli mulai dari gerakan tangan,
perkenaan bola, ayunan tangan dan juga gerakan lanjutan. Rasa keingin tahuan
dapat dibangkitkan melalui pendekatan saintifik, untuk menghidupkan suasana
kelas, merangsang siswa untuk bereaksi terhadap penjelasan guru dan lain-lain.
Dengan adanya pendekatan saintifik siswa semakin bersemangat, mengeluarkan
pendapat, kreatifitas keluar sehinggga pembelajaran tidak monoton, siswa tidak
hanya mendengarkan penjelasan dari guru melainkan aktif bukan pasif.
Pembelajaran Servis bawahjauh menjadi lebih mudah, lebih cepat, lebih
bermakna, kreatif, siswa lebih aktif dalam memecahakan masalah, efektif dan
menyenangkan salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan saintifik.
Servis bawahkarena dalam pembelajaran ini siswa diajak untuk memahami Servis
bawah melalui keterangan-keterangan dari guru dibantu dengan petunjuk berupa
gambar maupun guru sebagai media contoh dan siswa yang mengamati gerakan
yang dilakukan guru tersebut maupun siswa yang memperaktekkan gerakan servis
bawah.
Dari latar belakang tersebut peneliti merasa tertarik untuk mengadakan
penelitian mengenai “Upaya Meningkatan Hasil Belajar Servis Bawah Pada
Permainan Bola Voli Melalui Pendekatan Saintifik Pada Siswa/i Kelas VII SMP Karya Serdang Lubuk PakamTahun Ajaran 2014/2015”.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapatlah dibuat suatu gambaran
tentang permasalahan yang dihadapi. Dalam penelitan ini, masalah yang dapat
diteliti dan diidentifikasi adalah : Penyampaian materi yang monoton (Teacher
center). Rendahnya pemahaman siswa dalam melakukan gerakan servis bawah,
siswa/i kurang mengetahui proses gerakan servis bawah, siswa kurang terlibat
dalam pembelajaran, kurangnya perhatian guru dalam memilih pendekatan yang
cocok pada suatu meteri pembelajaran, rendahnya hasil belajar siswa terutama
dalam pembelajaran Servis Bawahdi kelas VII SMP Karya Serdang Lubuk
C. Pembatasan Masalah
Agar penelitian ini memberikan arah yang tepat, maka masalah perlu
dibatasi. Pembatasan masalah terdapat pada variabel bebas dan variabel terikat.
Variabel bebas dalam penelitian ini yang menjadi pembatasan masalah adalah
“Melalui Pendekatan Saintifik Pada Siswa/i Kelas VII SMP Karya Serdang Lubuk
Pakam”. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah “hasil belajar servis bawah
pada siswa/i kelas VII SMP Karya Serdang Lubuk Pakam Tahun Ajaran
2014/2015.
D. Rumusan Masalah
Untuk memberikan arah yang dapat digunakan sebagai acuan dalam
penelitian, maka dibuat rumusan masalah sebagai berikut:
Bagaimana meningkatkan hasil belajar servis bawahpada permainan bola
voli melalui pendekatan saintifik pada siswa/i kelas VII SMP Karya Serdang
Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2014/2015?
E. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui dan mendapat informasi tentang :
- Peningkatan hasil servis bawahmelalui melalui Pendekatan Saintifik pada
siswa/i kelas VII di SMP Karya Serdang Lubuk Pakam Tahun Ajaran
F. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk :
1. Sebagai masukan bagi guru dan pihak sekolah untuk meningkatkan hasil
belajar siswa.
2. Menambah wawasan dan pengetahuan bagi peneliti melalui pendekatan
saintifik pada proses belajar mengajar.
3. Sebagai masukan bagi peneliti yang lain untuk meneliti tentang
pendekatan pembelajaran.
4. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan peneliti serta meningkatkan
pengetahuan dan berpikir ilmiah tentang pendekatan pembelajaran.
5. Untuk memperkaya ilmu pengetahuan terhadap berbagai cabang olahraga
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari tes awal yang dilakukan dari 40 orang siswa, yang tuntas hanya 16 orang (40%) sedangkan 24 orang (60%) tidak tuntas. Setelah dilakukan pembelajaran melalui pendekatan saintifik di siklus I, maka adanya peningkatan jumlah siswa yang lulus dari 40 orang siswa, 26 orang (65%) sudah tuntas sedangkan 14 orang (35%) belum tuntas. Karena ketuntasan secara klasikal yang diperoleh hanya 65% belum mencapai 85% maka dilanjutkan ke siklus II. Setelah dilakukan pembelajaran melalui pendekatan saintifik pada siklus II, diperoleh dari 40 orang siswa, 37 orang (92,50%) tuntas secara KKM, sedangkan 3 orang (7,50%) belum tuntas KKM.
Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar servis bawah pada permainan bola voli pada siswa/i kelas VII-B SMP Karya Serdang Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2014/2015.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran - saran sebagai berikut :
2. Pendekatan saintifik dapat dipergunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dandapat dipergunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa agar lebih menarik.
3. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani saat melakukan pembelajaran melalui pendekatan saintifik, harus menyesuaikan media yang digunakan untuk mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran demi tercapainya tujuan.
4. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan memanfaatkan pendekatan saintifik dapat mencoba dengan materi pelajaran yang lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, Nuril. (2007). Panduan Olahraga Bola Voli. Solo: Era Pustaka Utama Arikunto, suharsimi. (2006 ). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Arma, Abdullah. (1994), Dasar-dasar Pendidikan Jasmani.Jakarta: Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Beutelstahl, Dieter. (1984). Belajar Bermain Bola Voli. Bandung
Daryanto.(2014),Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum
2014.Yogyakarta:Penerbit Gava Media
Ejurnal.unesa.ac.id
Fatoni, Irfan(2010).Buku Teori dan Praktek Penjas. Jakarta Kristianto, Agus. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta
Kasih Indra.(2009). Materi Perkuliahan Bola Voli. Medan: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.
Kusumasari,Ika.(2013).Perencanaan Pembelajaran Penjas. Medan: Fakultas Ilmu keolahragaan
Mukholid.(2004).Pendidikan Jasmani dan olahraga. Jakarta: Yudhistira Sudjana.(2005). Metode Statistika.Bandung: Tarsito.
Suharno HP. (1991). Metodologi Pelatihan Bola Voli. Yogyakarta: IKIP Sutrisno,Khafadi Bazin. (2009). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Kelas VII SMP.Jakarta: Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan
Nasional.
Tim Penyusun Fakultas Ilmu Keolahragaan. (2007). Buku Pedoman Penulisan
Skripsi. Medan: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.