Penggunaan Lilin dari Minyak Biji Karet untuk Pembuatan Kain Batik
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
(3) Mengetahui pengaruh jumlah pencelupan terhadap ketahanan luntur warna dari tanaman kembang telekan pada uji gosok kering dan basah serta pencucian dalam proses batik cap
Konsentrasi penambahan carrier T59 pada penelitian ini memberikan pengaruh pada nilai uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian, seperti dapat dilihat pada
Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan cahaya matahari menghasilkan nilai yang masuk dalam kategori sedang sampai tinggi (3,3-4,4 dan 5) dan pada
Setelah dilakukan pencucian berulang yang setara dengan 20 kali pencucian rumah tangga, ketahanan (durability) sifat antibakteri kain batik yang diaplikasi
Hasil penelitian menunjukkan : (1) rata-rata hasil ketahanan luntur warna terhadap pencucian termasuk dalam kategori baik dan ketahanan luntur warna terhadap
Dari hasil penelitian diperoleh lilin batik biron yang mempunyai kualitas terbaik untuk kain katun adalah dengan formula 1 bagian kote, 5 bagian parafin, dan 4 bagian
Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan cahaya matahari pada bagian cabang menghasilkan nilai yang masuk dalam kategori sedang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi dan bahan fiksasi terhadap intensitas dan ketahanan luntur warna kain mori batik