MAHA MUDAH MAHA HATI-HATI
Kita hidup di zaman yang serba mudah. Kemudahan itu tidak lain merupakan dampak positif dari globalisasi. Globalisasi adalah suatu proses yang menyeluruh atau mendunia dimana setiap orang terikat oleh Negara atau batah-batas wilayah tertentu. Hal itu berarti setiap individu dapat terhubung dan saling bertukar informasi dimana dan kapan saja melalui media cetak maupun media elektronik. Hanya perlu mengaktifkan koneksi internet dan segalanya menjadi mudah. Dengan duduk santai di halaman rumah ditemani secangkir teh hangat-pun kita bisa memperoleh informasi yang sedang menjadi perhatian di dunia.
Memiliki akses ke dunia luar membuat seseorang semakin inovatif, pemerintah negara membangun kerja sama antar negara untuk kebaikan bersama, isu penting seperti HAM bisa mendapat perhatian lebih melalui penyebaran media, dan masih banyak lagi dampak positif dari globalisasi. Selain memiliki sisi positif, globalisasi memiliki sisi negatif yang juga sangat membahayakan. Dampak – dampak negatif yang muncul akibat globalisasi adalah kesenjangan sosial dan terkikisnya tradisi serta nilai-nilai budaya yang dimiliki suatu negara. Sebagai bangsa Indonesia yang memiliki beragam budaya dan menjunjung tinggi pedoman hidup bangsa, kita tidak boleh membiarkan Indonesia terpengaruh oleh dampak negatif globalisasi.
Seorang mahasiswa harus bisa bertahan hidup di era global dengan mengikuti arus globalisasi itu sendiri. Mengikuti arus bukan berati kita benar-benar terpengaruh dengan segala hal yang masuk bersama globalisasi. Sebagai pribadi yang dinilai tidak kanak-kanak lagi, seorang mahasiswa harus bisa memilah dan memilih apa-apa saja yang pantas dilakukan dan tidak pantas dilakukan. Banyak sekali ancaman, hambatan dan tantangan yang berdatangan seiring dengan masuknya globalisasi. Oleh karena itu, sebagai pemimpin bangsa di masa depan, mahasiswa harus mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia internasional, karena dengan begitulah negara kita dapat bersaing dengan negara-negara lain diluar sana yang lebih maju daripada Indonesia.
lingkup nasional maupun internasional tanpa menghilangkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman.
Untuk dapat berperan aktif dalam era global mahasiswa Universitas Gadjah Mada harus memiliki jiwa pelopor, inovatif, tangguh, dan unggul yang berorientasi kepada masa depan untuk mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai dengan nilai-nilai Pancasila yang sesuai dengan visi dan misi Universitas Gadjah Mada. Selain dituntut memiliki kecerdasan dibidang akademik, untuk menjadi masyarakat era global, setiap mahasiswa Universitas Gadjah Mada juga harus memiliki sikap tangguh, baik, memiliki pemikiran yang terbuka yang selalu siap untuk menerima ide-ide baru dan tidak mudah menilai suatu hal tanpa pemikiran lebih lanjut, menunjukkan sikap yang hangat dan ramah kepada siapa saja. Menunjukkan kebaikan bukan berarti meminta pengakuan untuk kebaikan yang dilakukan. Dari situlah kita dapat belajar dan berkembang. Salah satu sikap yang bisa kita tunjukkan adalah kepedulian terhadap sesama.
DAFTAR PUSTAKA
Kuliah.info. Apa itu Globalisasi? Ini Pengertian, Penyebab dan Dampak Globalisasi. http://www.kuliah.info/2015/05/apa-itu-globalisasi-ini-pengertian.html (accessed July 22, 2016).
Universitas Mada Gadjah. Rencana Strategis 2012 - 2017.