• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Batang dan Daun Evodia (Euodia ridleyi Horch.) terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans, Shigella dysenteriae dan Candida albicans Secara In Vitro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Batang dan Daun Evodia (Euodia ridleyi Horch.) terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans, Shigella dysenteriae dan Candida albicans Secara In Vitro"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Batang dan Daun Evodia

(Evodia ridleyi Horch.) terhadap Pertumbuhan Streptococcus

mutans, Shigella dysenteriae dan Candida albicans Secara In Vitro

ABSTRAK

Aktivitas antimikroba ekstrak etanol batang dan daun evodia (Euodia

ridleyi Horch.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans, Shigella dysenteriae,

dan Candida albicans telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metabolit sekunder yang terlarut dalam ekstrak etanol batang dan daun evodia, aktivitas antimikroba ekstrak etanol batang dan daun evodia terhadap pertumbuhan S. mutans, S. dysenteriae dan C. albicans dan konsentrasi hambat minimum terhadap mikroorganisme tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsentrasi ekstrak masing-masing 0, 5, 10, 20, dan 40%. DMSO digunakan sebagai kontrol negatif, kloramfenikol dan nistatin digunakan sebagai kontrol positif. Pembuatan ekstrak batang dan daun evodia dengan menggunakan metode maserasi dan pengujian aktivitas antimikroba dengan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak batang dan daun Euodia ridleyi Horch. mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, dan saponin. Ekstrak batang dan daun Euodia ridleyi Horch. mampu menghambat pertumbuhan S. mutans, S. dysenteriae, dan C. albicans. Konsentrasi hambat minimum ekstrak etanol batang evodia terhadap S. mutans dan S.

dysenteriae adalah 2%, sedangkan untuk C. albicans adalah 4%. Konsentrasi

hambat minimum ekstrak etanol daun evodia terhadap S. mutans, S. dysenteriae dan C. albicans secara berturut adalah 2, 5 dan 3%.

Kata kunci : Euodia ridleyi, ekstrak etanol, aktivitas antimikroba, metabolit sekunder

(2)

In Vitro Antimicrobial Activity of Etanol Stems and Leaves

Extract of Evodia (Euodia ridleyi Horch.) against Streptococcus

mutans, Shigella dysenteriae, and Candida albicans

ABSTRACT

In vitro antimicrobial activity of ethanol stems and leaves extract of Evodia (Euodia ridleyi Horch.) has been conducted. The purpose is to study component of secondary metabolites stems and leaves extract of Euodia ridleyi, antimicrobial activity of the extract against S. mutans, S. dysenteriae and C.

albicans and minimum inhibitory concentration against these microorganisms.

This research was conducted using extract concentration 0, 5, 10, 20, and 40%. DMSO used as negative control, chloramphenicol and nystatin used as positive control. Extract of Euodia ridleyi were made maceration method and antimicrobial activity was tested by disc diffusion method. The results showed that stems and leaves of Euodia ridleyi Horch. contains alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, and saponin. Both stems and leaves inhibits the growth of S.

mutans, S. dysenteriae, and C. albicans. Minimum inhibitory concentration of

ethanol extract stems of Euodia ridleyi against S. mutans and S. dysenteriae is 2%, whereas for C. albicans is 4%. Minimum inhibitory concentrations of ethanol extract leaves of Euodia ridleyi against S. mutans, S. dysenteriae, and C. albicans is 2, 5 and 3% respectively.

Keywords : Euodia ridleyi, etanol extract, activity antimicrobial, secondary metabolites

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan fraksi aktif sebagai penghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae serta jamur Candida albicans dan Microsporum

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang kedondong terhadap Streptococcus mutans dan Shigella sonnei sampai konsentrasi 0,75%

Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak etanol kulit batang kedondong mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Shigella sonnei

Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol biji dan batang pepaya terhadap Shigella dysenteriae dan Streptococcus pyogenes dan senyawa

Di negara-negara berkembang, banyak ditemukan mikroba yang resisten terhadap obat dengan dosis yang rendah, sehingga memerlukan pemakaian obat dengan dosis yang lebih tinggi dengan

Pelarut tersebut, di samping mempunyai daya ekstraktif yang tinggi, paling sedikit (minimal) harus bersifat selektif dan dapat digunakan tidak hanya untuk ekstraksi klasik,

Karakterisasi Simplisia dan Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi n-Heksana, Etil Asetat dan Etanol Daun Andong (Cordyline fruticosa Goepp.) terhadap Bakteri Escherichia coli,

Diameter Zona Hambat (mm) Kloramfenikol dan DMSO terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans dan Shigella dysentriae pada Hari ke-1, 2 dan 3. Mikroba Uji Hari 1 Hari 2