• Tidak ada hasil yang ditemukan

Introduksi Perjanjian Baru.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Introduksi Perjanjian Baru.pdf"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: universitas
  • Mata Pelajaran: teologi
  • Topik: latar belakang politik, sosial dan ekonomi dunia
  • Tipe: dokumen

I. Latar Belakang Politik, Sosial dan Ekonomi Dunia PB

Bagian ini menjelaskan konteks politik, sosial, dan ekonomi yang melatarbelakangi Perjanjian Baru. Ini penting untuk memahami bagaimana situasi tersebut mempengaruhi pengajaran dan penyebaran Injil. Dalam konteks politik, masa pemerintahan Romawi yang stabil dan penggunaan bahasa Yunani sebagai lingua franca menjadi faktor kunci dalam penyebaran pesan Kristen. Selain itu, kondisi sosial yang stratifikasi juga memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi oleh komunitas Kristen awal.

1.1. Latar Belakang Politik

Masa peralihan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru berlangsung selama kurang lebih 400 tahun, di mana Allah tidak mengirim nabi. Namun, periode ini menjadi penting karena mempersiapkan umat untuk menerima Injil. Tiga bangsa, yaitu Yahudi, Yunani, dan Romawi, memainkan peran penting dalam konteks ini. Bangsa Yahudi mempertahankan iman mereka, bangsa Yunani memperkenalkan bahasa yang memudahkan komunikasi, dan bangsa Romawi menciptakan keamanan dan infrastruktur yang mendukung penyebaran Injil.

1.2. Latar Belakang Sosial

Dalam masyarakat Yahudi, terdapat ketimpangan antara para alim ulama yang kaya dan mayoritas penduduk yang miskin. Sementara itu, dalam masyarakat non-Yahudi, terdapat pembagian kelas yang jelas. Hal ini menciptakan tantangan bagi orang Kristen awal dalam menyebarkan ajaran mereka, terutama di tengah kesenjangan sosial yang ada.

1.3. Latar Belakang Ekonomi

Ekonomi di sekitar Laut Tengah cukup subur, dengan pertanian sebagai sumber utama. Sistem mata uang yang beragam dan arus perdagangan yang lancar memfasilitasi interaksi ekonomi. Keberadaan jalan raya yang baik juga mendukung mobilitas, yang penting bagi penyebaran Injil ke berbagai daerah.

II. Latar Belakang Agama Dunia PB

Bagian ini membahas latar belakang agama yang mempengaruhi konteks Perjanjian Baru. Memahami kepercayaan dan praktik keagamaan yang ada sangat penting untuk memahami bagaimana Injil diterima dan ditafsirkan oleh masyarakat pada waktu itu.

2.1. Latar Belakang Dunia PB

Di bawah pemerintahan kaisar Agustus, kesusasteraan Romawi dan ilmu pengetahuan berkembang pesat. Namun, pemujaan terhadap dewa-dewi Yunani mulai merosot, dan banyak orang mencari alternatif dalam filsafat yang lebih memuaskan secara intelektual. Ini menciptakan ruang bagi ajaran Kristen untuk masuk dan diterima.

2.2. Latar Belakang Agama

Yudaisme memiliki pengaruh besar dalam membentuk konteks Perjanjian Baru. Banyak penulis Perjanjian Baru berasal dari latar belakang Yahudi, dan pemahaman tentang hukum Taurat sangat penting untuk memahami ajaran Kristen. Selain itu, keberadaan sinagoge sebagai pusat ibadah dan pendidikan juga berkontribusi pada penyebaran ajaran Yesus.

III. Kanon dan Kitab-Kitab PB

Bagian ini menjelaskan proses kanonisasi kitab-kitab Perjanjian Baru dan pentingnya masing-masing kitab dalam konteks iman Kristen. Memahami kanonisasi membantu dalam mengapresiasi otoritas dan relevansi kitab-kitab tersebut dalam kehidupan Kristen.

3.1. Kanon PB

Kanonisasi adalah proses di mana naskah-naskah Perjanjian Baru diakui sebagai kitab suci. Proses ini melibatkan penyeleksian naskah berdasarkan kriteria tertentu, termasuk kesesuaian dengan ajaran Kristen dan penerimaan oleh gereja awal. Hal ini penting untuk memastikan bahwa ajaran yang diterima adalah otentik dan diinspirasikan oleh Allah.

3.2. Kitab-Kitab Perjanjian Baru

Perjanjian Baru terdiri dari 27 kitab yang dibagi menjadi beberapa kategori: kitab sejarah, surat-surat pengajaran, dan kitab nubuat. Setiap kitab memiliki tujuan dan audiens yang berbeda, tetapi semuanya saling melengkapi dalam menyampaikan pesan keselamatan melalui Yesus Kristus.

Referensi Dokumen

  • Kitab Henokh ( Tidak Diketahui )
  • Injil Markus ( Markus )
  • Injil Matius ( Matius )
  • Surat 2 Petrus ( Petrus )

Referensi

Dokumen terkait

(1) Sebelum jangka waktu sewa-menyewa seperti yang tertulis pada pasal 3 ayat (1) Surat Perjanjian ini berakhir, pihak kedua sama sekali tidak dibenarkan meminta pihak pertama

Nilai O 11 tersebut didapatkan dengan cara mencari jumlah frekuensi yang pada ayat tersebut terdapat pasangan kata dan nomor strong yang terdapat pada Alkitab Perjanjian

Kegiatan utama pada pembuatan aplikasi ini adalah melakukan proses penomoran strong terhadap semua kata atau frase pada Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Indonesia

Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat landasan teologis yang kuat dalam perjanjian Baru diantaranya terdapat dalam teladan Tuhan Yesus Sang Guru Agung, dalam

Pada kegiatan ini FK Undana bermitra dengan Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) MDC Kupang yang mempunyai warga jemaat yang terkena dampak Covid-19 secara

Dalam praktek perjanjian kredit mobil melalui kredit pembiayaan pembelian mobil baru Bank CIMB Niaga Cabang Surakarta, peristiwa overmacht yang sering terjadi

Anugrah Toba Permai Lestari dalam melaksanakan perjanjian pengangkutan pulp mempunyai tanggung jawab yang sudah ditentukan didalam surat perjanjian pengangkutan pulp

Pada kegiatan ini FK Undana bermitra dengan Gereja Kristen Perjanjian Baru GKPB MDC Kupang yang mempunyai warga jemaat yang terkena dampak Covid-19 secara ekonomi, yang dipandang