• Tidak ada hasil yang ditemukan

klasifikasi imun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "klasifikasi imun"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

B.

B. Klasifikasi ImunoglobulinKlasifikasi Imunoglobulin

Klasifikasi imunoglobulin berdasarkan kelas rantai H. Tiap kelas mempunyai berat Klasifikasi imunoglobulin berdasarkan kelas rantai H. Tiap kelas mempunyai berat molekul, masa paruh, dan aktivitas biologik yang berbeda. Perbedaan antar subkelas lebih sedikit molekul, masa paruh, dan aktivitas biologik yang berbeda. Perbedaan antar subkelas lebih sedikit dari pada perbedaan antar kelas.

dari pada perbedaan antar kelas. 1.

1. Imunoglobulin GImunoglobulin G

IgG mempunyai struktur dasar imunoglobulin yang terdiri dari 2 rantai berat H dan 2 rantai IgG mempunyai struktur dasar imunoglobulin yang terdiri dari 2 rantai berat H dan 2 rantai ringan L. IgG manusia mempunyai koefisien sedimentasi 7 S dengan berat molekul sekitar  ringan L. IgG manusia mempunyai koefisien sedimentasi 7 S dengan berat molekul sekitar  150.000. Pada orang normal IgG merupakan 75% dari seluruh jumlah imunoglobulin.

150.000. Pada orang normal IgG merupakan 75% dari seluruh jumlah imunoglobulin.

Imunoglobulin G terdiri dari 4 subkelas, masing-masing mempunyai perbedaan yang tidak  Imunoglobulin G terdiri dari 4 subkelas, masing-masing mempunyai perbedaan yang tidak   banyak,

 banyak, dengan dengan perbandingan perbandingan jumlahnya jumlahnya sebagai sebagai berikut: berikut: IgG1 IgG1 40-70%, 40-70%, IgG2 IgG2 4-20%, 4-20%, IgG3 IgG3 4- 4-8%, dan IgG4 2-6%. Masa paruh IgG adalah 3 minggu, kecuali subkelas IgG3 yang hanya 8%, dan IgG4 2-6%. Masa paruh IgG adalah 3 minggu, kecuali subkelas IgG3 yang hanya mempunyai masa paruh l minggu. Kemampuan mengikat komplemen setiap subkelas IgG juga mempunyai masa paruh l minggu. Kemampuan mengikat komplemen setiap subkelas IgG juga tidak sama, seperti IgG3 > IgGl > IgG2 > IgG4. Sedangkan IgG4 tidak dapat mengikat tidak sama, seperti IgG3 > IgGl > IgG2 > IgG4. Sedangkan IgG4 tidak dapat mengikat komplemen dari jalur klasik (ikatan C1q) tetapi melalui jalur alternatif. Lokasi ikatan C1q pada komplemen dari jalur klasik (ikatan C1q) tetapi melalui jalur alternatif. Lokasi ikatan C1q pada molekul IgG adalah pada domain CH2.

molekul IgG adalah pada domain CH2.

Sel makrofag mempunyai reseptor untuk IgG1 dan IgG3 pada fragmen Fc. Ikatan antibodi Sel makrofag mempunyai reseptor untuk IgG1 dan IgG3 pada fragmen Fc. Ikatan antibodi dan makrofag secara pasif akan memungkinkan makrofag memfagosit antigen yang telah dan makrofag secara pasif akan memungkinkan makrofag memfagosit antigen yang telah dibungkus antibodi (opsonisasi). Ikatan ini terjadi pada subkelas IgG1 dan IgG3 pada lokasi dibungkus antibodi (opsonisasi). Ikatan ini terjadi pada subkelas IgG1 dan IgG3 pada lokasi domain CH3.

domain CH3.

Bagian Fc dari IgG mempunyai bermacam proses biologik dimulai dengan kompleks imun Bagian Fc dari IgG mempunyai bermacam proses biologik dimulai dengan kompleks imun yang hasil akhirnya pemusnahan antigen asing. Kompleks imun yang terdiri dari ikatan sel dan yang hasil akhirnya pemusnahan antigen asing. Kompleks imun yang terdiri dari ikatan sel dan antibodi dengan reseptor Fc pada sel

antibodi dengan reseptor Fc pada sel killer killer  memulai respons sitolitik (memulai respons sitolitik (antibody dependent cell-antibody dependent cell-mediated cytotoxicity

mediated cytotoxicity = ADCC) yang ditujukan pada antibodi yang diliputi sel. Kompleks imun= ADCC) yang ditujukan pada antibodi yang diliputi sel. Kompleks imun yang berinteraksi dengan sel limfosit pada reseptor Fc pada trombosit akan menyebabkan reaksi yang berinteraksi dengan sel limfosit pada reseptor Fc pada trombosit akan menyebabkan reaksi dan agregasi trombosit. Reseptor Fc memegang peranan pada transport IgG melalui sel plasenta dan agregasi trombosit. Reseptor Fc memegang peranan pada transport IgG melalui sel plasenta dari ibu ke sirkulasi janin.

dari ibu ke sirkulasi janin. 2.

2. Imunoglobulin MImunoglobulin M

Imunoglobulin M merupakan 10% dari seluruh jumlah imunoglobulin, dengan koefisien Imunoglobulin M merupakan 10% dari seluruh jumlah imunoglobulin, dengan koefisien sedimen 19 S dan berat molekul 850.000-l.000.000. Molekul ini mempunyai 12% dari beratnya sedimen 19 S dan berat molekul 850.000-l.000.000. Molekul ini mempunyai 12% dari beratnya adalah karbohidrat. Antibodi IgM adalah antibodi yang pertama kali timbul pada respon imun adalah karbohidrat. Antibodi IgM adalah antibodi yang pertama kali timbul pada respon imun

(2)

terhadap antigen dan antibodi yang utama pada golongan darah secara alami. Gabungan antigen terhadap antigen dan antibodi yang utama pada golongan darah secara alami. Gabungan antigen dengan satu molekul IgM cukup untuk memulai reaksi kaskade komplemen.

dengan satu molekul IgM cukup untuk memulai reaksi kaskade komplemen. IgM terdiri dari pentamer unit monomerik dengan rantai μ dan C

IgM terdiri dari pentamer unit monomerik dengan rantai μ dan CHH. Molekul monomer . Molekul monomer  dihubungkan satu dengan lainnya dengan ikatan disulfida pada domain CH4 menyerupai gelang dihubungkan satu dengan lainnya dengan ikatan disulfida pada domain CH4 menyerupai gelang dan tiap monomer dihubungkan satu dengan lain pada ujung permulaan dan akhirnya oleh dan tiap monomer dihubungkan satu dengan lain pada ujung permulaan dan akhirnya oleh  protein J yang berfungsi sebagai kunci.

 protein J yang berfungsi sebagai kunci. 3.

3. Imunoglobulin A (IgA)Imunoglobulin A (IgA)

Adalah Imunoglobulin utama dalam sekresi selektif, misalnya pada susu, air liur, air  Adalah Imunoglobulin utama dalam sekresi selektif, misalnya pada susu, air liur, air  mata dan dalam sekresi pernapasan, saluran genital serta saluran pencernaan atau usus (

mata dan dalam sekresi pernapasan, saluran genital serta saluran pencernaan atau usus (CorpoCorpo  Antibodies

 Antibodies). Imunoglobulin ini melindungi selaput mukosa dari serangan bakteri dan virus.). Imunoglobulin ini melindungi selaput mukosa dari serangan bakteri dan virus. Ditemukan pula sinergisme antara IgA dengan lisozim dan komplemen untuk mematikan kuman Ditemukan pula sinergisme antara IgA dengan lisozim dan komplemen untuk mematikan kuman koliform. Juga kemampuan IgA melekat pada sel polimorf dan kemudian melancarkan reaksi koliform. Juga kemampuan IgA melekat pada sel polimorf dan kemudian melancarkan reaksi komplemen melalui jalan metabolisme alternatif.

komplemen melalui jalan metabolisme alternatif.

Tiap molekul IgA sekretorik berbobot molekul 400.000 terdiri atas dua unit polipeptida Tiap molekul IgA sekretorik berbobot molekul 400.000 terdiri atas dua unit polipeptida dan satu molekul rantai-J serta komponen sekretorik. Sekurang-kurangnya dalam serum terdapat dan satu molekul rantai-J serta komponen sekretorik. Sekurang-kurangnya dalam serum terdapat dua subkelas IgA1 dan IgA2. Terdapat dalam serum terutama sebagai monomer 7S tetapi dua subkelas IgA1 dan IgA2. Terdapat dalam serum terutama sebagai monomer 7S tetapi cenderung membentuk polimer dengan perantaraan polipeptida yang disintesis oleh sel epitel cenderung membentuk polimer dengan perantaraan polipeptida yang disintesis oleh sel epitel untuk memungkinkan IgA melewati permukaan epitel, disebut rantai-J. Pada sekresi ini IgA untuk memungkinkan IgA melewati permukaan epitel, disebut rantai-J. Pada sekresi ini IgA ditemukan dalam bentuk dimer yang tahan terhadap proteolisis berkat kombinasi dengan suatu ditemukan dalam bentuk dimer yang tahan terhadap proteolisis berkat kombinasi dengan suatu  protein

 protein khusus, khusus, disebutdisebut Secretory Component Secretory Component  yang disintesa oleh sel epitel lokal dan jugayang disintesa oleh sel epitel lokal dan juga diproduksi secara lokal oleh sel plasma.

diproduksi secara lokal oleh sel plasma. 4.

4. Imunoglobulin DImunoglobulin D

Konsentrasi IgD dalam serum sangat sedikit (0,03 mg/ml), sangat labil terhadap Konsentrasi IgD dalam serum sangat sedikit (0,03 mg/ml), sangat labil terhadap  pemanasan

 pemanasan dan dan sensitif sensitif terhadap terhadap proteolisis. proteolisis. Berat Berat molekulnya molekulnya adalah adalah 180.000. 180.000. Rantai Rantai δδ mempunyai berat molekul 60.000

mempunyai berat molekul 60.000 –  –  70.000 dan l2% terdiri dari karbohidrat. Fungsi utama IgD70.000 dan l2% terdiri dari karbohidrat. Fungsi utama IgD  belum

 belum diketahui diketahui tetapi tetapi merupakan merupakan imunoglobulin imunoglobulin permukaan permukaan sel sel limfosit limfosit B B bersama bersama IgM IgM dandan diduga berperan dalam diferensiasi sel ini.

diduga berperan dalam diferensiasi sel ini. 5.

5. ImunoglobulinE (IgE)ImunoglobulinE (IgE)

Didalam serum ditemukan dalam konsentrasi sangat rendah. IgE apabila disuntikkan ke Didalam serum ditemukan dalam konsentrasi sangat rendah. IgE apabila disuntikkan ke dalam kulit akan terikat pada

dalam kulit akan terikat pada Mast Cells Mast Cells dan Basofil. Kontak dengan antigen akan menyebabkandan Basofil. Kontak dengan antigen akan menyebabkan degranulasi dari

(3)

 berlaku

 berlaku sebagai sebagai reseptor reseptor yang yang merangsang merangsang produksinya produksinya dan dan kompleks kompleks antigen-antibodi antigen-antibodi yangyang dihasilkan memicu respon alergi

dihasilkan memicu respon alergi  Anafilaktik  Anafilaktik melalui pelepasan zat perantara.melalui pelepasan zat perantara.

Pada orang dengan hipersensitivitas alergi berperantara antibodi, konsentrasi IgE akan Pada orang dengan hipersensitivitas alergi berperantara antibodi, konsentrasi IgE akan meningkat dan dapat muncul pada sekresi luar. IgE serum secara khas juga meningkat selama meningkat dan dapat muncul pada sekresi luar. IgE serum secara khas juga meningkat selama infeksi parasit cacing.

infeksi parasit cacing.

C.

C. AntiAnti gegen Bn B indiindi ng Sng Sites ites Dari ImunoglobulinDari Imunoglobulin D.

D. Fungsi Dan Sifat AntibodiFungsi Dan Sifat Antibodi 1.

1. Imunoglobulin G ( Ig G) disebut juga rantaiImunoglobulin G ( Ig G) disebut juga rantai –  – γ (gamma)γ (gamma)

Tiap molekul IgG terdiri atas dua rantai L dan dua rantai H yang dihubungkan oleh ikatan Tiap molekul IgG terdiri atas dua rantai L dan dua rantai H yang dihubungkan oleh ikatan disulfida (rumus molekul H

disulfida (rumus molekul H22LL22). Oleh karena itu imunoglobulin ini mempunyai dua tempat). Oleh karena itu imunoglobulin ini mempunyai dua tempat  pengikatan

 pengikatan antigen antigen yang yang identik, identik, meka meka disebut disebut divalen. divalen. IgG IgG merupakan merupakan antibodi antibodi dominan dominan padapada respon sekunder dan menyusun pertahanan yang penting melawan bakteti dan virus. Ini respon sekunder dan menyusun pertahanan yang penting melawan bakteti dan virus. Ini merupakan satu-satunya antibodi yang mampu melintasi plasenta,oleh karena itu merupakan merupakan satu-satunya antibodi yang mampu melintasi plasenta,oleh karena itu merupakan imunoglobulin yang paling banyak ditemukan pada bayi yang baru lahir.

imunoglobulin yang paling banyak ditemukan pada bayi yang baru lahir.

Immunoglobulin ini yang paling banyak di dalam tubuh, dihasilkan dalam jumlah besar ketika Immunoglobulin ini yang paling banyak di dalam tubuh, dihasilkan dalam jumlah besar ketika tubuh terpajan ulang ke antigen yang sama. Ia memberikan proteksi utama pada bayi terhadap tubuh terpajan ulang ke antigen yang sama. Ia memberikan proteksi utama pada bayi terhadap infeksi selama beberapa minggu setelah lahir karena IgG mampu menembus jaringan plasenta. infeksi selama beberapa minggu setelah lahir karena IgG mampu menembus jaringan plasenta. IgG yang dikeluarkan melalui cairan kolostrum dapat menembus mukosa usus bayi dan IgG yang dikeluarkan melalui cairan kolostrum dapat menembus mukosa usus bayi dan menambah daya kekebalan. IgG lebih mudah menyebar ke dalam celah-celah ekstravaskuler dan menambah daya kekebalan. IgG lebih mudah menyebar ke dalam celah-celah ekstravaskuler dan mempunyai peranan utama menetralisis toksin kuman dan melekat pada kuman sebagai mempunyai peranan utama menetralisis toksin kuman dan melekat pada kuman sebagai  persiapan

 persiapan fagosistosis fagosistosis serta serta memicu memicu kerja kerja system system komplemen. komplemen. Dikenal Dikenal 4 4 subklas subklas yang yang disebutdisebut IgG1, IgG2, IgG3 dan IgG4. Perbedaannya terletak pada rantai berat (H) yang disebut 1, 2, 3 dan IgG1, IgG2, IgG3 dan IgG4. Perbedaannya terletak pada rantai berat (H) yang disebut 1, 2, 3 dan 4.

4. 2.

2. Imunoglobulin A ( Ig A) disebut juga rantaiImunoglobulin A ( Ig A) disebut juga rantai –α (alpha). –α (alpha).

Merupakan imunoglobulin utama pada hasil sekresi misalnya susu, saliva dan air mata serta Merupakan imunoglobulin utama pada hasil sekresi misalnya susu, saliva dan air mata serta sekresi traktus respiratorius, intestinal dan genital. Imunoglobulin ini melindungi membran sekresi traktus respiratorius, intestinal dan genital. Imunoglobulin ini melindungi membran mukosa dari serangan bakteri dan virus. Tiap molekul IgA terdiri atas dua unit H

mukosa dari serangan bakteri dan virus. Tiap molekul IgA terdiri atas dua unit H22LL22 dan satudan satu molekul terdidi atas rantai J dan komponen sekresi, molekul yang disebut terakhir merupakan molekul terdidi atas rantai J dan komponen sekresi, molekul yang disebut terakhir merupakan  protein

 protein yang yang diturunkan diturunkan dari dari celah celah reseptor reseptor poli-Ig. poli-Ig. Reseptor Reseptor ini ini mengikat mengikat dimer dimer IgA IgA dandan mempermudah transpornya melintasi epitel mukosa. Beberapa bakteri (misalnya neisseria) dapat mempermudah transpornya melintasi epitel mukosa. Beberapa bakteri (misalnya neisseria) dapat

(4)

merusak IgA1 dengan cara menghasilkan protase sehingga menghalangi imunitas yang merusak IgA1 dengan cara menghasilkan protase sehingga menghalangi imunitas yang diperantarai antibodi pada permukaan mukosa

diperantarai antibodi pada permukaan mukosa

IgA dihasilkan paling banyak dalam bentuk dimer yang tahan terhadap proteolisis berkat IgA dihasilkan paling banyak dalam bentuk dimer yang tahan terhadap proteolisis berkat kombinasi dengan suatu zat protein khusus, disebut

kombinasi dengan suatu zat protein khusus, disebut  secretory  secretory component,component, oleh sel-sel dalamoleh sel-sel dalam membrane mukosa. Imunoglobin yang dikeluarkan secara selektif di dalam sekresi air ludah, membrane mukosa. Imunoglobin yang dikeluarkan secara selektif di dalam sekresi air ludah, keringat, air mata, lendir hidung, kolostrum, sekresi saluran pernapasan dan sekresi saluran keringat, air mata, lendir hidung, kolostrum, sekresi saluran pernapasan dan sekresi saluran  pencernaan.

 pencernaan. IgA IgA yang yang keluar keluar dengan dengan sekret sekret juga juga diproduksi diproduksi secara secara lokal lokal oleh oleh sel sel plasma.plasma. Kehadirannya dalam kolostrum (air susu pertama keluar pada mamalia yang menyusui) Kehadirannya dalam kolostrum (air susu pertama keluar pada mamalia yang menyusui) membantu melindungi bayi dari infeksi gastrointestinal. Fungsi utama IgA adalah untuk  membantu melindungi bayi dari infeksi gastrointestinal. Fungsi utama IgA adalah untuk  mencegah perlautan virus dan bakteri ke permukaan epitel. Fungsi IgA setelah bergabung mencegah perlautan virus dan bakteri ke permukaan epitel. Fungsi IgA setelah bergabung dengan antigen pada mikroorganisme mungkin dalam pencegahan melekatnya mikroorganisme dengan antigen pada mikroorganisme mungkin dalam pencegahan melekatnya mikroorganisme  pada sel mukosa.

 pada sel mukosa. 3.

3. Imunoglobulin M ( Ig M) disebut juga rantaiImunoglobulin M ( Ig M) disebut juga rantai –  – µ (mu)µ (mu)

IgM adalah antibodi pertama yang bersirkulasi sebagai respons terhadap pemaparan awal ke IgM adalah antibodi pertama yang bersirkulasi sebagai respons terhadap pemaparan awal ke suatu antigen. Konsentrasinya dalam darah menurun secara cepat. Hal ini secara diagnostik  suatu antigen. Konsentrasinya dalam darah menurun secara cepat. Hal ini secara diagnostik   bermanfaat karena kehadiran IgM umumn

 bermanfaat karena kehadiran IgM umumnya mengindikasikan adanya infeksi ya mengindikasikan adanya infeksi baru oleh pathogenbaru oleh pathogen yang menyebabkan pembentukannya. IgM terdiri dari lima monomer yang tersusun dalam yang menyebabkan pembentukannya. IgM terdiri dari lima monomer yang tersusun dalam struktur pentamer. IgM berfungsi sebagai reseptor permukaan sel B untuk tempat antigen struktur pentamer. IgM berfungsi sebagai reseptor permukaan sel B untuk tempat antigen melekat dan disekresikan dalam tahap-tahap awal respons sel plasma. IgM sangat efisien untuk  melekat dan disekresikan dalam tahap-tahap awal respons sel plasma. IgM sangat efisien untuk  reaksi aglutinasi dan reaksi sitolitik, dan karena timbulnya cepat setelah infeksi dan tetap tinggal reaksi aglutinasi dan reaksi sitolitik, dan karena timbulnya cepat setelah infeksi dan tetap tinggal dalam darah maka IgM merupakan daya tahan tubuh penting pada bakterimia.

dalam darah maka IgM merupakan daya tahan tubuh penting pada bakterimia.

Ini merupakan imunoglobulin yang efisien dalam proses aglutinasi fiksasikomplemen dan reaksi Ini merupakan imunoglobulin yang efisien dalam proses aglutinasi fiksasikomplemen dan reaksi antigen-antibodi lainnya serta penting juga dalam menjadi pertahanan dalam melawan bakteri antigen-antibodi lainnya serta penting juga dalam menjadi pertahanan dalam melawan bakteri dan virus. Karena interaksi imunoglobulin ini dengan antigen dapat melibatkan semua tempat dan virus. Karena interaksi imunoglobulin ini dengan antigen dapat melibatkan semua tempat  pengikatan

 pengikatan antigen antigen tersebut, tersebut, maka maka imunonoglobulin imunonoglobulin ini ini mempunyai mempunyai tingkat tingkat afinitas afinitas yang yang palingpaling tinggi dibandingkan dengan semua imunoglobulin lainnya.

tinggi dibandingkan dengan semua imunoglobulin lainnya. 4.

4. Imunoglobulin D ( Ig D) disebut juga rantaiImunoglobulin D ( Ig D) disebut juga rantai –δ (delta) –δ (delta)

Imunoglobulin ini tidak mengaktifkan system komplemen dan tidak dapat menembus plasenta. Imunoglobulin ini tidak mengaktifkan system komplemen dan tidak dapat menembus plasenta. IgD terutama ditemukan pada permukaan sel B, yang kemungkinan berfungsi sebagai suatu IgD terutama ditemukan pada permukaan sel B, yang kemungkinan berfungsi sebagai suatu reseptor antigen yang diperlukan untuk memulai diferensiasi sel-sel B menjadi plasma dan sel B reseptor antigen yang diperlukan untuk memulai diferensiasi sel-sel B menjadi plasma dan sel B

(5)

memori. Ini juga terjadi pada beberapa sel leukemia limfatik. Di dalam serum immunoglobulin memori. Ini juga terjadi pada beberapa sel leukemia limfatik. Di dalam serum immunoglobulin ini hanya terdapat dalam jumlah sedikit.

ini hanya terdapat dalam jumlah sedikit. 5.

5. Imunoglobulin E ( Ig E) disebut juga rantaiImunoglobulin E ( Ig E) disebut juga rantai –ε (epsilon) –ε (epsilon)

Dihasilkan pada saat respon alergi seperti asma dan biduran. Peranan IgE belum terlalu jelas. Di Dihasilkan pada saat respon alergi seperti asma dan biduran. Peranan IgE belum terlalu jelas. Di dalam serum, konsentrasinya sangat rendah, tetapi kadarnya akan naik jika terkena infeksi parasit dalam serum, konsentrasinya sangat rendah, tetapi kadarnya akan naik jika terkena infeksi parasit tertentu, terutama yang disebabkan oleh cacing. IgE berukuran sedikit lebih besar dibandingkan tertentu, terutama yang disebabkan oleh cacing. IgE berukuran sedikit lebih besar dibandingkan dengan molekul IgG dan hanya mewakili sebagian kecil dari total antibodi dalam darah. Daerah dengan molekul IgG dan hanya mewakili sebagian kecil dari total antibodi dalam darah. Daerah ekor berikatan dengan reseptor pada sel mast dan basofil dan, ketika dipicu oleh antigen, ekor berikatan dengan reseptor pada sel mast dan basofil dan, ketika dipicu oleh antigen, menyebabkan sel-sel itu membebaskan histamine dan zat kimia lain yang menyebabkan reaksi menyebabkan sel-sel itu membebaskan histamine dan zat kimia lain yang menyebabkan reaksi alergi.

alergi.

Regio Fc dari IgE terikat pada reseptor pada permukaan sel mast dan basofil. IgE yang terikat ini Regio Fc dari IgE terikat pada reseptor pada permukaan sel mast dan basofil. IgE yang terikat ini  bertindak sebagai

 bertindak sebagai reseptor antigen reseptor antigen yang menstimulasi produksinya yang menstimulasi produksinya sehingga terbentuk sehingga terbentuk komplekskompleks antigen-antibodi yang memicu terjadinya respon alergi tipe cepat (anafilaksis) melalui pelepasan antigen-antibodi yang memicu terjadinya respon alergi tipe cepat (anafilaksis) melalui pelepasan mediator. Pada orang dengan hipersensivitas alergi yang diperantarai antibodi tersebut, IgE mediator. Pada orang dengan hipersensivitas alergi yang diperantarai antibodi tersebut, IgE meningkat dengan cepat dan IgE dapat terdapat pada sekresi eksternal. IgE serum juga meningkat dengan cepat dan IgE dapat terdapat pada sekresi eksternal. IgE serum juga meningkat secara tipikal selama infeksi cacing.

meningkat secara tipikal selama infeksi cacing.

Struktur dan fungsi IgG dapat dipecah oleh enzim pepsin dan papain menjadi beberapa Struktur dan fungsi IgG dapat dipecah oleh enzim pepsin dan papain menjadi beberapa fragmen yang mempunyai sifat biologi yang khas. Perlakuan dengan pepsin dapat memisahkan fragmen yang mempunyai sifat biologi yang khas. Perlakuan dengan pepsin dapat memisahkan Fab2 dari daerah persambungan hinge (engsel). Karena Fab2 adalah merupakan molekul bivalen Fab2 dari daerah persambungan hinge (engsel). Karena Fab2 adalah merupakan molekul bivalen sehingga ia dapat mempresipitasi antigen. Enzim papain dapat memutus daerah hinge diantara sehingga ia dapat mempresipitasi antigen. Enzim papain dapat memutus daerah hinge diantara CH1 dan CH2 untuk membentuk dua fragmen yang identik dan dapat bertahan dengan reaksi CH1 dan CH2 untuk membentuk dua fragmen yang identik dan dapat bertahan dengan reaksi antigen-antibodi dan juga satu non-antigen-antibodi fragmen yaitu daerah fragmen kristalisabel antigen-antibodi dan juga satu non-antigen-antibodi fragmen yaitu daerah fragmen kristalisabel (Fc). Bagian Fc ini adalah glikosilat yang mempunyai banyak fungsi efektor (yaitu: binding (Fc). Bagian Fc ini adalah glikosilat yang mempunyai banyak fungsi efektor (yaitu: binding komplemen, binding dengan sel reseptor pada makrofag dan monosit dan sebagainya) dan dapat komplemen, binding dengan sel reseptor pada makrofag dan monosit dan sebagainya) dan dapat digunakan untuk membedakan satu klas antibodi dengan lainnya.

Referensi

Dokumen terkait

Melakukan analisis daya tahan dengan menggunakan kurva daya tahan untuk melihat performa pembayaran kredit nasabah berdasarkan status macet, lancar, dan masih dalam

Glikoprotein yang dihasilkan oleh sel mukus penting untuk pertahanan lokal yang bersifat antimikrobial. IgA berfungsi untuk mengeluarkan mikroorganisma dari jaringan

Bentuk Penyajian : bagaimana suatu subjek disajikan (bentuk fisik, bentuk penyajian, bentuk intelektual).. Subjek Dasar : subjek yang terdiri dari 1 disiplin ilmu atau sub

Inspeksi pada klien effusi pleura bentuk hemithorax yang sakit mencembung, iga mendatar, ruang antar iga melebar, pergerakan pernafasan menurun. Pendorongan mediastinum ke

oligonukleotida antara 18--24 basa, memiliki urutan basa-basa spesifik untuk melekat pada DNA cetakan, tidak terdapat basa-basa yang berkomplemen pada ujung 3’ sehingga terjadi

Dalam penelitian ini program yang dihasilkan adalah dalam bentuk website yang digunakan sebagai media untuk melakukan proses perhitungan dan pengolahan data, mulai dari proses

Mengatasi anemia, Meningkatkan daya tahan tubuh, Menjaga kesehatan mata, Meningkatkan vitalitas pria, Menjaga kesehatan tulang, Mengobati luka, Memperlancar ASI, Cegah

Anak dengan bobot lahir yang tinggi memiliki daya hidup yang tinggi, kondisi tubuh menjadi lebih baik dan lebih tahan terhadap serangan penyakit (Khalil &