• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi pengharum ruangan sebagai peluang usaha masyarakat di Kecamatan Senapelan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemanfaatan minyak jelantah menjadi pengharum ruangan sebagai peluang usaha masyarakat di Kecamatan Senapelan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Peta Kota Pekanbar
Tabel  3.  Hasil  Uji  Kualitas  Minyak  Jelantah  menggunakan  Variasi  Ampas  Tebu  dan  Variasi  Waktu  Perendaman  Konsentrasi  Waktu  24 Jam  48 Jam  72  jam  4%  3  4  5  3  4  5  4  5  6  7%  4  5  7  4  5  7  5  6  8  10%  7  7  8  7  8  8  6  8  9
Gambar 3. Pengharum ruagan dari Minyak Jelantah

Referensi

Dokumen terkait

Hasil wawancara dengan para pembeli makanan gorengan didapatkan bahwa mereka juga tidak mengetahui kalau para pedagang menggunakan minyak jelantah untuk menggoreng makanan tersebut

Penelitian ini mencoba mengembangkan produk gel pengharum ruangan yang lebih ramah lingkungan dan baik untuk kesehatan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, yaitu minyak lemon

PENGARUH SURFAKTAN, PELARUT, DAN GAS PROPELAN TERHADAP KUALITAS AEROSOL MINYAK ROSEMARY (Rosmarinus officinalis) SEBAGAI PENGHARUM RUANGAN.. Universitas Pendidikan Indonesia

Nilai rendemen ditentukan dengan cara membandingkan massa hasil akhir biodiesel dengan massa awal minyak jelantah sebelum proses adsorpsi menggunakan adsorben

Perilaku masyarakat Desa Windujaya dipengaruhi oleh tingkat literasi mereka tentang minyak jelantah yang dapat diolah menjadi sabun hal ini sesuai dengan pernyataan

PEMBERIAN AMPAS NANAS ( Ananas comosus L.merr ) DALAM PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI MINYAK SEGAR ” disusun untuk memenuhi satu syarat untuk memperoleh gelar Ahli

Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memberikan kesadaran bahaya minyak jelantah kepada peserta sekaligus meminta peserta untuk mengumpulkan limbah minyak jelantah untuk nantinya diolah

2 Sosialisasi untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Air Hitam, dalam pengelolaan minyak jelantah serta membantu proses terhadap proses produksi terhadap ibu-ibu yang ikut