STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN
PENJAMINAN MUTU
2.1 Sistem Tata Pamong
Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi unsur, fungsi, dan peran semua civitas akademika dalam program studi biologi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan
outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.
Sistem dan pelaksanaan tata pamong di PS Biologi FMIPA Unram dalam memilih pemimpin dan membangun sistem tata pamong yang kredibel, akuntabel, transparan, bertanggung jawab dan adil adalah dengan selalu mengacu pada aturan-aturan yang telah disepakati bersama maupun aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Rektor, Senat Universitas Mataram dan tata tertib yang dikeluarkan oleh Dekan FMIPA Unram. Sistem tata pamong yang baik (good governance) mencerminkan pelaksanaan sistem yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil.
Sistem tata pamong pada PS Biologi FMIPA, tercermin dari berbagai aturan beserta pedoman dan struktur organisasi yang dimiliki. Aturan-aturan yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan tata pamong adalah:
1. Statuta Universitas Mataram
2. Rencana Strategis (RENSTRA) Universitas Mataram 3. Peraturan Rektor Universitas Mataram
4. Rencana Strategis (RENSTRA) FMIPA Universitas Mataram (Lampiran 2.1)
5. Rencana Operasional (RENOP) FMIPA Universitas Mataram 6. Buku Tata Tertib Akademik Universitas Mataram (Lampiran 2.2)
7. Buku Pedoman Akademik Fakultas MIPA Universitas Mataram (Lampiran 2.3) 8. Buku Panduan Akademik PS Biologi FMIPA Universitas Mataram (Lampiran 2.3)
Struktur organisasi tata pamong dan unit kerja Program Studi tercantum
dalam Pedoman Akademik PS Biologi FMIPA Unram tahun 2015 ditampilkan pada
Gambar 2.1.
!
Gambar 2.1. Struktur Organisasi Program Studi Biologi FMIPA Unram
Unsur-unsur pelaksana akademik di FMIPA Universitas Mataram terdiri atas Program Studi dan Laboratorium. Program Studi merupakan unit pengelola administrasi akademik yang melaksanakan pendidikan akademik pada program sarjana. Program Studi Biologi FMIPA Unram dipimpin oleh Ketua Program studi yang bertanggung jawab langsung kepada Dekan. Ketua Program studi diangkat dan diberhentikan oleh Rektor Universitas untuk masa jabatan 4 (empat) tahun, dan dapat dipilih kembali untuk masa bakti empat tahun berikutnya. Dalam menjalankan roda organisasi, Ketua Program Studi dibantu oleh Sekretaris Program Studi yang bertugas mengkoordinasikan Program Studi terkait dengan penjaminan mutu pendidikan.
Laboratorium merupakan wadah bagi sivitas akademika dalam melakukan pengembangan ilmu melalui penelitian dan praktek belajar, dipimpin oleh seorang ketua laboratorium yang ditunjuk atas dasar kompetensi bidang ilmunya serta kemampuannya melakukan pengembangan ilmu. Laboratorium beranggotakan kelompok dosen (kelompok riset), dan didukung oleh tenaga penunjang seperti teknisi dan laboran.
Tugas pokok dan fungsi dari Ketua dan Sekretaris PS Biologi serta Ketua Laboratorium adalah sebagai berikut:
A. Ketua Program Studi
1) Menyusun peta jalan bidang keilmuan PS Biologi (Sk Rektor)
2) Menyusun kurikulum berbasis kompetensi (2012) dan Kurikulum berbasis KKNI (2016)
3) Merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan Tri Dharma di PS Biologi
4) Menyusun Program Kerja dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) program studi berdasarkan hasil rapat dosen program studi
5) Memonitor dan mengevaluasi kegiatan akademik
6) Melakukan koordinasi dengan program studi lain tentang penerapan kurikulum dalam perkuliahan pada tiap semester
7) Mengkoordinasikan dengan program studi lain untuk persiapan kebutuhan administrasi dan sarana/ prasarana yang terkait dengan proses pembelajaran 8) Mengkoordinasikan dengan program studi lain untuk menyusun perencanaan dan
monev kinerja dosen, staf administrasi dan teknisi dalam menjalankan proses pembelajaran
9) Mempersiapkan BORANG akreditasi program studi
10) Menjalankan kebijakan akademik dan standar mutu pendidikan yang ditetapkan fakultas
11) Mengendalikan dan memantau pelaksanaan (implementasi) kurikulum yang berlaku terutama kegiatan perkuliahan, praktikum, praktek kerja lapang (PKL), seminar dan penelitian untuk penyusunan skripsi
12) Merancang dan mengusulkan jadwal kuliah dan praktikum, termasuk menetapkan mata kuliah-mata kuliah pilihan tiap semester dan mengusulkannya kepada Wakil Dekan Bidang Akademik untuk diintergrasikan dan disinkronkan dengan jadwal program studi.
13) Melakukan koordinasi dengan laboratorium lain tentang persiapan kebutuhan administrasi dan sarana/ prasarana yang terkait dengan proses pembelajaran dan jadwal perkuliahan
14) Mengelola proses pelaksanaan pendidikan hingga terselenggaranya yudisium 15) Menentukan penasehat akademik, pembimbing skripsi, dan pembimbing praktek
kerja lapang
16) Menyusun evaluasi diri program studi dan membuat rencana pengembangan program studi atas dasar hasil evaluasi diri
17) Merintis perjanjian atas nama fakultas dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan pihak lain di dalam dan di luar negeri sesuai peraturan yang berlaku dengan dilanjutkan kerja sama formal yang ditetapkan oleh dekan
18) Melakukan koordinasi fungsional dengan para wakil dekan 19) Melaporkan hasil kerjanya kepada dekan
1) Membantu ketua Program studi dalam pelaksanaan pelaksanaan (implementasi) kurikulum yang berlaku terutama kegiatan kuliah, praktikum, praktek kerja lapang (PKL), seminar dan penelitian untuk penyusunan skripsi.
2) Mengadministrasikan database Program Studi, mengarsipkan surat keluar dan surat masuk.
3) Melakukan pemantauan dan evaluasi proses belajar mengajar setiap semester. 4) Mengurus ketatausahaan, kerumahtanggaan, ketertiban dan keamanan
Program Studi.
5) Menyelenggarakan pengelolaan data bidang akademik dan non akademik di Program Studi.
6) Menjalankan fungsi Unit Penjaminan Mutu.
7) Menyusun dan menyampaikan laporan bulanan atas nama Ketua Program studi kepada Dekan
8) Memfasilitasi program studi untuk penyusunan RBA program studi
9) Memfasilitasi program studi untuk monev kinerja dosen dan tenaga kependidikan di dan melaporkan ke Dekan.
10) Mewakili tugas ketua Program studi jika ketua berhalangan hadir C. Ketua Laboratorium
1) Bertanggung jawab mengembangkan keilmuan sesuai dengan laboratorium yang dipimpinnya.
2) Bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pengembangan penelitian, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia di laboratorium
3) Mengembangkan payung penelitian yang strategis baik yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat maupun untuk pengembangan keilmuan.
4) Berkoordinasi dengan BP3MF di tingkat Fakultas untuk diseminasi hasil penelitian laboratorium.
5) Bertugas melaksanakan admistrasi di laboratorium, merencanakan program kerja, mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan-kegiatan baik proses pembelajaran di laboratorim maupun penelitian.
6) Menyiapkan satuan acara proses pembelajaran di laboratorium, perawatan peralatan dan pengembangannnya sesuai dengan kebutuhan.
7) Melaporkan pelaksanaan kegiatan laboratorium kepada ketua program studi.
Dalam menjalankan sistem tata pamong, PS Biologi berusaha menerapkan dan memegang teguh 5 prinsip dasar tata pamong, yaitu : 1) sistem tata pamong yang kredibel, 2) sistem tata pamong yang transparan, 3) sistem tata pamong yang akuntabel,
4) sistem tata pamong yang bertanggung jawab, dan 5) sistem tata pamong yang adil. Penjelasan rinci mengenai penerapan kelima prinsip tata pamong sebagai berikut:
2.1.1. Sistem tata pamong yang kredibel
Kredibel berarti dapat dipercaya dan memiliki legitmasi dari masyarakat. Dalam umur yang masih relatif muda, track record PS Biologi selama ini mengindikasikan diperolehnya kepercayaan dari pemerintah, dunia usaha dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Beberapa fakta dibawah ini menunjukkan bahwa PS Biologi memiliki kredibilitas secara nasional, regional dan internasional, yaitu:
a. Kredibilitas PS Biologi FMIPA Unram dibuktikan dengan telah diperolehnya Akreditasi B berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 049/BAN-PT/Ak-XIV/S1/I/2012.
b. Kepercayaan untuk memangku jabatan-jabatan penting di instansi-instansi pemerintah maupun swasta di berbagai daerah di Indonesia: (1) Rektor Universitas Mataram selama 2 periode, (2) Ketua LPPM Universitas Nusa Tenggara Barat, (3) Ketua Program studi S1 Keperawatan Husada Medika Mataram, (4) Sekretaris Pusat Teknologi Informasi Unram, (5) Wakil Dekan II FMIPA Unram, (6) Wakil Dekan III FMIPA Unram, (7) Sekretaris LPPM Unram, (8) Ketua UPT TPB Unram, (9) Ketua ICMI Orwil NTB, (10) Wakil Ketua PERTIDES (Perguruan Tinggi untuk Desa), (11) Ketua Rayon 22 Sertifikasi Guru NTB, (12) Direktur EcoLine, (13) Ketua Program Studi Agroteknologi Universitas 45 Mataram, (14) Ketua Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perairan Universitas 45 Mataram, dan (15) Bendahara Umum SNMPTN dan SBMPTN se Indonesia.
c. Kepercayaan pemerintah daerah kepada dosen PS Biologi dalam menyusun ‘’Perumusan dan Implementasi Kebijakan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Rumput Laut (Produk Unggulan Kabupaten-PRUKAB) di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Barat Nusa Tenggara Barat”.
d. Kepercayaan pemerintah pusat kepada dosen PS Biologi FMIPA dalam menyusun daya dukung dan daya tampung ecoregion Bali-Nusa Tenggara.
e. Kepercayaan kepada dosen-dosen PS Biologi FMIPA Unram sebagai tenaga pakar atau narasumber bidang biologi dalam seminar nasional dan internasional, lokakarya, dan kuliah umum.
f. Pengakuan dunia kerja terhadap kinerja lulusan juga ditunjukkan dengan diterimanya lulusan di beberapa instansi pemerintah dan swasta diberbagai daerah di Indonesia, dengan masa tunggu yang relatif singkat. Dalam kaitan ini, rata-rata lulusan memperoleh pekerjaan dalam rentang waktu 1-6 bulan setelah lulus (tracer study, 2015). Sebagian besar lulusan (lebih dari 50 %) bekerja sesuai bidang
keahliannya dan ini menunjukkan bahwa bidang biologi sangat diperlukan oleh masyarakat.
2.1.2. Sistem tata pamong yang transparan
Asas keterbukaan senantiasa diterapkan dengan cara mendiseminasikan informasi penting kepada civitas akademika PS Biologi dan pihak-pihak yang berkepentingan melalui berbagai media, seperti: informasi PS Biologi pada website program studi (http://biologi.mipa.unram.ac.id), surat permakluman/ pemberitahuan, papan informasi di lingkungan kampus, jurnal ilmiah BioWallacea, dan buku-buku pedoman yang ada.
Transparansi dalam sistem tata pamong PS Biologi tergambarkan jelas dari sistem transparansi anggaran, data dan kebijakan. Transparansi anggaran dalam pengelolaan keuangan dapat diwujudkan untuk kepentingan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Contohnya adalah sistem pembagian dana untuk pengembangan perangkat pembelajaran yaitu insentif penyusunan buku ajar. Pimpinan program studi memberikan informasi yang sangat jelas kepada semua dosen terkait alokasi dana yang diberikan fakultas ke PS Biologi. Informasi tersebut tersampaikan secara terbuka dalam rapat program studi. Selain itu, dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan sumber dana PNBP FMIPA juga di informasikan dalam rapat PS Biologi.
Sejumlah buku pedoman yang selalu diperbaharui secara periodik tela h disediakan, seperti: Buku Pedoman Akademik PS Biologi dan FMIPA Universitas Mataram, Buku Panduan Penyusunan Skripsi dan Penulisan Karya Ilmiah, informasi perubahan kurikulum, informasi kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilengkapi dengan buku panduan penelitian dan pedoman pengabdian kepada masyarakat, informasi seminar, beasiswa, informasi program KKN, dan informasi terkait lainnya. Transparansi juga ditunjukkan dalam hal penugasan dosen dalam mengampu mata kuliah di setiap semester, dan dalam penugasan untuk aktivitas lain sebagai penunjang Tri Dharma.
2.1.3. Sistem tata pamong yang akuntabel
Akuntabilitas PS Biologi terwujud pada pelaksanaan seluruh program dan kegiatan di PS Biologi yang selalu mengacu pada aturan-aturan yang berlaku, yang meliputi Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, Peraturan dan Keputusan Rektor, Peraturan dan Keputusan Dekan dan Ketua Lembaga, dan standar operasional baku yang telah ditetapkan sebagai acuan pelaksanaan program dan kegiatan.
Implementasi dari akuntabilitas profesiuntuk menjamin profesionalisme pelaksana program dan kegiatan di PS Biologi tertuang dalam dokumen kode etik antara lain kode etik dosen, kode etik pegawai, kode etik mahasiswa, serta kode etik penelitian dan
publikasi. Selain itu a
kuntabilitas profesi juga tercermin dalam evaluasi kinerja dosen
dan pegawai PS Biologi Unram, yang mencakup prestasi kerja, sikap kerja, dan
kepemimpinan selanjutya dilaporkan kepada Pimpinan Fakultas dan Universitas
setiap tahun dalam bentuk Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) (sejak
tahun 2014 menjadi Satuan Kinerja Pegawai (SKP) dan Laporan Kinerja Dosen.
Pengawasan terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan melalui
pengisian kuisioner oleh mahasiswa berkaitan dengan kinerja dosen dalam proses
perkuliahan. Hasil evaluasi dan rekapitulasi pengisian kuisioner tersebut
di i nformasikan kembali kepada dosen sebagai sal ah satu bentuk
pertanggungjawaban kinerja dosen.
2.1.4. Sistem tata pamong yang bertanggung jawab
. Bentuk tanggung jawab tercermin dari adanya berbagai aturan internal di FMIPA yang selalu mengacu kepada perundang-undangan yang berlaku. Aturan internal pada tingkat program studi dan fakultas, secara hirarki, tidak bertentangan dengan aturan internal universitas.
Sistem tata pamong PS Biologi Unram yang
bertanggungjawab juga ditandai dengan adanya respon yang tinggi dari ketua
program studi dalam menegakkan semua aturan sesuai dengan struktur organisasi,
uraian tugas, etika, baik etika dosen, pegawai, dan mahasiswa, serta fungsi dan
tanggung jawab, sebagaimana diatur dalam buku pedoman fakultas. Sistem tata
pamong yang baik dan bertanggung jawab dilaksanakan berdasarkan tata cara dan
ketentuan pelayanan yang dituangkan dalam pedoman mutu dan Prosedur
Operasional Baku (POB). Adanya pedoman mutu dan POB menjamin
terselenggaranya tata pamong yang terstandar.
Bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat diwujudkan melalui kegiatan
pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan permasalahan dan kebutuhan
masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan setiap tahun, baik itu melalui
KKN, baksos Biologi Carnival maupun Hibah Pengabdian yang bersumber dari dana
PNBP, DP2M Dikti maupun kerjasama dengan lembaga lain. Sebagai evaluasi
pertanggungjawaban terhadap mahasiswa, dosen, dan pengguna lulusan, dilakukan
studi pelacakan (tracer study) yang didalamnya terdapat masukan terhadap kualitas
dan proses pembelajaran di PS Biologi FMIPA Unram.
2.1.5. Sistem tata pamong yang adil
Pelaksanaan prisip keadilan berarti selalu menempatkan kesetaraan dan menjamin pemenuhan ekuitas yang sama terhadap segenap sivitas akademika. Ada beberapa indikator yang dapat dijadikan tolok ukur dalam menilai penerapan prinsip keadilan di PS Biologi, diantaranya adalah a d a n ya s i s t e m p e n g h a r g a a n d a n
sa n k s i ba gi s em u a st af ; a da n ya s i s t e m pengembangan sumber daya manusia yang merata bagi seluruh dosen sehingga mendapat kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau untuk mengikuti kursus-kursus singkat yang bersifat penyegaran pengetahuan sesuai mata kuliah yang diampu; dalam pemilihan dosen berprestasi, seluruh dosen juga memiliki kesempatan yang sama untuk ikut berkompetisi mewakili program studi; sistem pemilihan pimpinan struktural yang berlaku sama untuk segenap sivitas sepanjang memenuhi peraturan atau ketentuan yang berlaku. Proses pemilihan diawali dengan mengumumkan informasi kepada para dosen tentang berakhirnya masa bakti pimpinan lama dan akan segera dilakukan seleksi pimpinan yang baru bagi dosen yang memenuhi persyaratan.
Salah satu bentuk penerapan sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil adalah dapat dilihat dalam proses pemilihan Ketua Program Studi yang dilakukan melalui rapat dosen progam studi. Sistem pemilihan ketua dilakukan melalui pemungutan suara. Pemilihan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Senat FMIPA No. 50/H18.6/HK/2009 pasal 27 dan Peraturan Rektor Unram No. 02 Tahun 2015, yaitu :
1. Rapat Dosen-dosen Program Studi melalui Ketuanya mengajukan sekurang-kurangnya 2 (dua) Calon Ketua Program Studi kepada Dekan;
2. Pengajuan Calon Ketua Program Studi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) selambat-lambatnya 4 (empat) bulan sebelum masa tugas Ketua Program Studi berakhir;
3. Calon Ketua Program Studi menandatangani surat pernyataan kesediaan menjadi Calon Ketua Program Studi.
dan pasal 28, yaitu
1. Dua Calon Ketua Program Studi sebagaimana dimaksud dalam pasal 27, diserahkan oleh Dekan kepada rektor
2. Rektor mengangkat salah satu Calon Ketua Program Studi sebagai Ketua Program Studi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah penyerahan Calon Ketua Program Studi
2.2 Kepemimpinan
Pola kepemimpinan pada PS Biologi dibangun atas dasar kepentingan bersama dalam rangka merealisasikan visi, misi dan tujuan institusi. Selain itu, Ketua PS Biologi dalam melaksanakan kepemimpinan berorientasi pada peningkatan atmosfir akademik untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta meningkatkan kompetensi dan daya saing baik ditingkat nasional, regional maupun internasional.
Dalam menjalankan roda organisasi, kepemimpinan program studi berlandaskan pada nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta selalu melibatkan semua potensi sumber daya yang ada antara lain dosen, laboratorium, sarana fisik, perpustakaan dan kurikulum serta membangun komunikasi dan meningkatkan akses informasi kepada para pihak terkait untuk meningkatkan akreditasi program studi. Dalam implementasinya, sistem kepemimpinan tersebut dapat dibedakan dalam 3 aspek yaitu kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi dan kepemimpinan publik.
2.2.1 Sistem Kepemimpinan Operasional
Sistem kepemimpinan ini merupakan sistem kepemimpinan kolektif kolegial dan akomodatif. Dengan sistem ini memungkinkan semua dosen bertanggung jawab terhadap perkembangan program studi sehingga terdorong untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanaan. Dampak yang diharapkan adalah tercapainya efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang ada. Dengan sistem ini pula, staf pengajar merasa termotivasi untuk memberikan yang terbaik kepada mahasiswa baik menyangkut materi pembelajaran, metode mengajar, maupun sistem penilaian. Dengan demikian, pada gilirannya pola kepemimpinan tersebut akan meningkatkan kualitas lulusan.
Kepemimpinan operasional di PS Biologi FMIPA Unram sudah berjalan efektif yang ditunjukkan dengan: (1) setiap unsur menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan ruang lingkup bidang pekerjaan, (2) kepemimpinan operasional juga tercermin dalam mengkoordinasikan dan mengarahkan setiap kegiatan akademik dan non akademik, (3) setiap permasalahan disampaikan melalui rapat rutin yang dilakukan minimal setiap semester menjelang perkuliahan dimulai.
2.2.2. Sistem Kepemimpinan Organisasi
Sistem kepemimpinan ini menempatkan ketua program studi sebagai pelaksana dan penanggung jawab program studi. Ketua program studi sebagai penghubung kerjasama antar program studi yang ada di fakultas maupun antar fakultas dan antar institusi. Dibawah ini adalah personalia yang menjalankan roda organisasi ditingkat PS Biologi:
Tabel 2.2.1. Susunan personalia organisasi PS Biologi
Ketua Program Studi : Dr. Faturrahman, M.Si
Sekretaris Program Studi : Dr. Ernin Hidayati, M.Si. Ketua Laboratorium Biologi Dasar : Sukiman, M.Si.
Untuk mewujudkan visi, ketua program studi melakukan berbagai langkah yang mendukung, meliputi: (1) pembaharuan kurikulum yang dilakukan secara teratur dalam setiap lima tahun, (2) mendorong dosen untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen melalui pendidikan ke jenjang S3, (3) mendorong dosen untuk menghasilkan publikasi ilmiah, baik nasional maupun internasional, (4) melakukan studi pelacakan alumni secara periodik, (5) merumuskan rencana strategis jangka panjang mengacu pada Renstra FMIPA Unram, dan (6) melakukan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan lembaga di luar FMIPA Unram.
2.2.3. Sistem Kepemimpinan Publik
Sistem kepemimpinan ini memberikan peluang kepada setiap dosen program studi untuk terlibat sebagai pemimpin di luar program studi. Kepemimpinan publik PS Biologi dapat dilihat dari jumlah jalinan kerjasama dalam berbagai aspek dengan berbagai pihak, baik pada tingkat nasional, regional, dan internasional. Kepemimpinan publik PS Biologi juga ditunjukkan dengan dipercayanya dosen PS Biologi menjadi tenaga profesional pada berbagai institusi di luar PS Biologi dan di luar Unram (Tabel 2.2.3).
Tabel 2.2.3. Daftar
nama dosen PS Biologi Unram dan jabatan publik yang
diemban
Ketua Laboratorium Kelautan : Hilman Ahyadi, M.Si
Ketua Kelompok Riset :
- Biosains dan Bioteknologi - Ekologi & Biosistematik Hewan - Bioekologi Laut
- Teknologi Mikrobial
- Ekologi & Biosistematik Tumbuhan
: : : : :
Prof. Ir. Sunarpi, Ph.D. Dr. I Wayan Suana Hilman Ahyadi, M.Si Dr. Faturrahman Drs. Suripto, M.Si
No Nama Jabatan Publik SK (dokumen
pendukung) 1. Prof. Ir. Sunarpi, PhD - W a k i l K e t u a P E R T I D E S
(Perguruan Tinggi untuk Desa) - Ketua Rayon 22 Sertifikasi Guru
NTB
- Bendahara Umum SNMPTN dan SBMPTN se Indonesia
2. Dr. Ahmad Jupri - Anggota Badan Pengembangan Perpustakaan NTB
SK BPP NTB 3. Dr. Islamul Hadi - Koordinator KOBI Wil. Indonesia
Tengah
S K K e t u a KOBI
2.3 Sistem Pengelolaan
Sistem pengelolaan PS Biologi FMIPA Unram bertujuan untuk peningkatan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan program studi, terkait dengan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dalam lingkup program studi. Efisiensi dan efektivitas kepemimpinan merupakan tuntutan pengembangan PS Biologi FMIPA kearah yang lebih maju dan mandiri.
Pengelolaan PS Biologi tidak terlepas dari prinsip tatakelola FMIPA, yaitu sentralisasi administrasi–desentralisasi akademik. Dengan prinsip ini, maka sistem pengelolaan PS Biologi mencakup fungsional dan operasional. Secara fungsional, Program studi Biologi bertanggungjawab langsung kepada Dekan. Secara operasional, Program studi merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan.
Secara operasional, PS Biologi tidak terlepas dari pedoman kerja yang telah digariskan oleh Fakultas, Universitas dan Kemenristek Dikti. Beberapa pedoman kerja Program Studi adalah sebagai berikut:
a. Undang-Undang RI No 12 tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi
b. Peraturan Pemerintah RI No 04 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perguruan Tinggi
c. Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi d. Permendikbud NO 116 Thaun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unram e. Kemendiknas no. 088/O/2003 tanggal 4 Juli 2003 tentang Statuta Universitas
Mataram
f. Surat Keputusan Mendikbud RI No. 0181/O/1995 tentang rincian tugas bagian dan sub bagian di lingkungan Universitas Mataram
g. Surat keputusan Rektor Universitas Mataram tentang Kode Etik Dosen, Mahasiswa dan Tenaga Kependidikan
h. Peraturan dibidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarkat
i. Kalender Akademik Universitas Mataram
j. Buku Panduan Akademik FMIPA Universitas Mataram
Sistem pengelolaan PS Biologi FMIPA Universitas Mataram mencakup 5 fungsi manajerial, yaitu fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepegawaian (staffing), kepemimpinan (leadership) dan pengawasan (controlling). Uraian masing-masing fungsi manajerial tersebut adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan (planning)
Usulan rencana program kegiatan dan anggaran ditingkat program studi dilakukan dalam suatu rapat program studi yang diawali dengan proses evaluasi diri
terhadap program kegiatan pada tahun sebelumnya. Apabila ada program kerja yang belum terlaksana, maka program tersebut direncanakan kembali pada tahun berikutnya. Selanjutnya, program kerja diajukan ke fakultas untuk dibahas dalam suatu Rapat Kerja Fakultas (RKF). Usulan program kegiatan dan anggaran yang diajukan harus berpedoman pada visi, misi, tujuan, sasaran dan program kegiatan yang tertuang dalam RENSTRA FMIPA Unram.
Perencanaan program kegiatan dan anggaran yang dilakukan berbasis pada lima pilar yaitu: (1) pilar pendidikan, (2) pilar penelitian, (3) pilar pengabdian kepada masyarakat, (4) pilar perencanaan, kerjasama dan informasi, dan (5) pilar tata kelola birokrasi, aset, kepegawaian dan keuangan.
Kegiatan perencanaan yang secara rutin dilakukan oleh PS Biologi bersama-sama dengan fakultas setiap tahun, dikemukakan sesuai bidang-bidang kegiatan tersebut di atas.
Pilar pendidikan:
a) Merencanakan pembagian tugas mengajar dosen sesuai dengan beban tugas dan keahliannya
b) Merencanakan penyusunan dokumen bahan pengajaran, meliputi GBPP dan SAP untuk kurikulum 2012 dan RPS-RTM untuk kurikulum 2016, buku ajar dan pedoman praktikum.
c) Merencanakan anggaran praktikum bagi semua matakuliah yang memiliki bobot sks praktikum
d) Merencanakan evaluasi pelaksanaan perkuliahan dan penilaian kinerja dosen e) Merencanakan perkuliahan semester pendek (KSP)
Pilar Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
a) Fakultas MIPA melalui BP3F bersama program studi menginformasikan dana penelitian dan pengabdian yang dapat diakses oleh setiap dosen dari berbagai sumber
b) Merencanakan dan menganggarkan penelitian yang bersumber dari dana PNBP dan BOPTN
c) Merencanakan dan menganggarkan pengabdian pada masyarakat yang bersumber dari dana rutin PNBP dan BOPTN
d) Merencanakan pengabdian pada masyarakat dengan pola desa binaan f) Merencanakan pelatihan, seminar, workshop, lokakarya, dan lainnya Pilar Kerjasama, Informasi dan Tata Kelola
Fakultas bersama program studi terus berupaya menjalin kerjasama dan kemitraan dengan berbagai institusi lintas sektor, antara lain dengan Institusi
Pemerintah seperti SKPD Provinsi dan Kabupaten, BKSDA, Balai BioIndustri LIPI, Balai Budidaya Laut Lombok, Balai Karantina, dan Perguruan Tinggi lainnya.
2. Pengorganisasian (organizing)
Sistem pengorganisasian pada PS Biologi FMIPA Unram dapat dilihat dari bagan struktur organisasi sebagaimana Gambar 2.1. diatas. Dekan merupakan penanggung jawab Fakultas yang bertanggung jawab kepada Rektor Universitas Mataram. Selain Dekan, unsur pimpinan pada FMIPA terdiri dari 3 (tiga) Wakil Dekan (WD) bidang Akademik, WD Bidang Administrasi dan Keuangan, dan WD Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Di bawahnya terdapat Program Studi Biologi yang dikoordinir oleh Ketua dan Sekretaris program studi. Sebelum 2015, PS Biologi membawahi 3 (tiga) laboratorium, yaitu Lab Biologi Dasar, Lab Kelautan dan Lab Imunobiologi, serta membawahi 5 (lima) Kelompok Peneliti Bidang Ilmu (KPBI) yaitu: 1. Unit Laboratorium Biosains dan Bioteknologi, 2. Unit Lab Ekologi dan Biosistematik Hewan, 3. Unit Lab Teknologi Mikrobial, 4. Unit Lab Ekologi dan biosistematik tumbuhan, dan 5. Unit lab Bioekologi Laut. Sejak diberlakukannya OTK Unram Tahun 2014, Lab Biologi, Lab Imunologi dan Lab Kelautan berada dibawah FMIPA dan bertanggungjawab secara langsung kepada Dekan FMIPA.
Ketua dan Sekretaris PS Biologi mengorganisasikan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di program studi. Dalam mengorganisasikan kegiatan pendidikan dan pengajaran, ketua program studi mengkoordinasikan dosen untuk ditugaskan sebagai pengajar tiap mata kuliah, pembimbing skripsi, pembahas usulan penelitian mahasiswa, penguji skripsi, pembimbing PKL dan mengkoordinasikan pelaksanaan ujian-ujian semester (UTS dan UAS). Dalam pengorganisasian kegiatan perkuliahan ditunjuk unit-unit yang bersifat fungsional, yaitu koordinator mata kuliah, yang membantu program studi merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengawasi pelaksanaan perkuliahan sesuai rumpun mata kuliah dengan berpedoman pada silabus, satuan acara perkuliahan (SAP), dan kontrak perkuliahan yang sudah ditetapkan. Pengkoordinasian juga dilakukan dalam hal penyusunan kurikulum yang dilengkapi dengan silabus, SAP, dan kontrak perkuliahan.
Dalam upaya meningkatkan kegiatan dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, program studi bersama-sama dengan fakultas mengelola kegiatan ini. Pengelolaan kegiatan tersebut dilaksanakan melalui penyelenggaraan kompetisi hibah penelitian dan pengabdian (PNBP) dan mendorong dosen untuk mengikuti kompetisi untuk memenangkan hibah kompetitif yang ada di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Mataram dan skim-skim penelitian yang ada di Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) Ditjen Dikti.
3. Kepegawaian (staffing)
Pelaksanaan manajemen kepegawaian dilakukan berdasarkan uraian tugas bagian dan sub bagian di fakultas. Pengelolaan kepegawaian diarahkan pada peningkatan kompetensi, kinerja, jabatan, dan karir baik untuk dosen maupun tenaga kependidikan. Kegiatan pengembangan staff dilakukan dalam berbagai bentuk: i) pengembangan tenaga kependidikan diarahkan melalui kegiatan pelatihan dan magang, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, terutama yang terkait dengan menejemen pengelolaan laboratorium dan penguasaan peralatan laboratorium; ii) Bagi staf dosen diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke program S3 di dalam maupun di luar negeri. Program ini telah meningkatkan jumlah dosen bergelar Doktor di PS Biologi dari 4 orang pada tahun 2010/2011 menjadi 13 orang pada tahun 2015/2016. Pada saat ini, sebanyak 7 orang dosen sedang menempuh program S3 di dalam dan luar negeri.
4. Kepemimpinan (leadership)
Dalam implementasinya kepemimpinan PS Biologi FMIPA mengacu pada OTK dan Statuta Universitas Mataram. Kepemimpinan yang efisien dan efektif merupakan fokus yang harus dijawab guna memenuhi visi sebagai kampus berbasis riset dan berstandar internasional. Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas tersebut, maka pimpinan/pengelola bersama unsur pelaksana akademik dan administratif secara periodik menyelenggarakan rapat-rapat koordinasi dan evaluasi terhadap semua kegiatan yang telah dilaksanakan. Dengan demikian setiap permasalahan yang muncul dapat segera dicari solusinya, baik menyangkut sistem administrasi, proses perkuliahan, sistem keuangan, dan perkembangan aktivitas kemahasiswaan.
5. Pengawasan (controlling)
Pengawasan dalam sistem pengelolaan PS Biologi FMIPA Unram meliputi tiga aspek tri dharma perguruan tinggi. Pengawasan terhadap pelaksanaan proses akademik dan pembelajaran dikoordinasikan oleh WD Bidang Akademik dan dilaksanakan oleh Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF) melalui evaluasi kinerja dosen dengan instrumen/kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa untuk menilai proses pembelajaran tiap-tiap mata kuliah selama satu semester.
Pengawasan juga dilakukan dengan peninjauan silabus GBPP/SAP, RPS / RTM dan kontrak perkuliahan yang dilakukan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan IPTEKS. Selain itu, setiap semester dilakukan evaluasi Beban Kerja Dosen (BKD) baik secara internal di fakultas dan universitas.
Pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan mengevaluasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dosen. Pengawasan dilakukan oleh Badan Pertimbangan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Fakultas (BP3F) dengan menyelenggarakan seminar proposal dan seminar hasil penelitian secara terjadwal.
2.4 Penjaminan Mutu
Bagaimanakah pelaksanaan penjaminan mutu pada Program Studi? Jelaskan. Penjaminan mutu secara internal di tingkat Program Studi sudah dilakukan di bawah pengawasan para pembantu dekan. Penjaminan mutu akademik dilakukan oleh Pembantu Dekan I, penjaminan mutu kepegawaian dan administrasi dilakukan oleh Pembantu Dekan II, sedangkan penjaminan mutu mahasiswa dan alumni dilakukan oleh Pembantu Dekan III. Hal ini disebabkan Badan Penjaminan Mutu Universitas Mataram (BPMU) baru diaktifkan kembali di tahun 2014 dan Gugus Penjaminan Mutu Fakultas MIPA baru terbentuk pada Tahun 2015. Oleh karena itu, semua kegiatan penjaminan mutu yang meliputi semua kegiatan tri dharma Perguruan Tinggi dilakukan oleh ketua program studi dibawah pengawasan dekan. Semua kegiatan tri dharma diarahkan sesuai visi dan misi PS Biologi.
Setelah keluarnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 116 Tahun 2014 tentang Organisaasi dan Tata Kerja Unram, penjaminan mutu di tingkat Universitas berada di bawah Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMP2) yang bertindak sebagai penjaminan mutu eksternal PS). Sedangkan ditingkat fakultas, penjaminan mutu dilakukan oleh Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF) sebagai penjaminan mutu internal PS.
Penjaminan mutu bertujuan mengawal proses belajar mengajar dan menilai kualitas hasil belajar. Semua evaluasi dilakukan pada semua proses belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan PS Biologi. Evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara periodik setiap akhir semester. Evaluasi ini meliputi evaluasi kinerja dosen menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada mahasiswa setiap akhir semester.
Penjaminan mutu juga dilakukan terhadap alumni yang bertujuan untuk mengetahui lulusan yang dihasilkan telah diakui/digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan untuk mengetahui sistem pembelajaran yang dilakukan telah memenuhi indikator kinerja yang diinginkan institusi dengan cara melakukan perunutan (tracer) alumni. Tracer dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memberikan angket langsung kepada alumni dan pengguna, melalui telepon, email dan media sosial lainnya.
2.5 Umpan Balik
Apakah program studi telah melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka? Jika Ya, jelaskan isi umpan balik dan tindak lanjutnya.
6. Keberlanjutan
Jelaskan upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini, khususnya dalam hal:
Umpan Balik
dari
Isi Umpan Balik
Tindak Lanjut
(1)
(2)
(3)
Dosen - tentang kualitas dan
kuantitas proses pembelajaran
- sarana dan prasarana pembelajaran
- komunikasi kelas
- pelatihan Pekerti, AA dan penulisan bahan ajar,
penambahan pembuatan buku ajar, SAP dan GBPP atau RPS dan RTM, melakukan monitoring kuliah, memberikan fasilitas internet/ hotspot
- Peningkatan dan pemutakhiran sistem dan teknologi perkuliahan (melalui e-learning, pelatihan) - Pengembangan fasilitas
laboratorium dan ruang kelas Mahasiswa - kualitas dan kuantitas proses
pembelajaran
- sarana dan prasarana pembelajaran
- pengadaan pelatihan/workshop metodologi penelitian
- Meningkatkan sarana
aksestabilitas mahasiswa dengan memberikan fasilitas internet/ hotspot
Alumni Kompetensi Kurikulum Meningkatkan relevansi kurikulum
P e n g g u n a lulusan
a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:
- Mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah baik oleh program studi, fakultas maupun universitas
- Mengadakan dialog langsung dengan calon mahasiswa
- Menyebarkan brosur, leaflet, website, olimpiade biologi antar sekolah, seminar nasional, pelatihan pembuatan preparat bagi guru dan teknisi, pelatihan bagi siswa, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat
b. Upaya peningkatan mutu manajemen:
- Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala melalui laporan evaluasi program studi berbasis evaluasi diri (EPSBED/PDDIKTI)
- Melakukan monitoring manajemen proses pembelajaran tiap semester - Membangun sistem informasi akademik yang lebih terbuka
c. Upaya peningkatan mutu lulusan: - Melakukan rekonstruksi kurikulum
- Melakukan pembinaan kreativitas mahasiswa secara perorangan dan kelembagaan untuk meningkatkan kompetensi lulusan
- Melibatkan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen
- Memediasi mahasiswa dengan instansi swasta maupun pemerintah dalam upaya implementasi keilmuwan
d. Upaya pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:
- Menjalin kerjasama dengan instansi terkait sebagai mitra dalam upaya pelaksanaan pendidikan
- Menjalin kerjasama dengan instansi terkait sebagai mitra dalam upaya penerapan hasil penelitian dan publikasi
- Menjalin kerjasama dengan instansi terkait dalam pengusulan memperoleh dana pengabdian pada masyarakat.
e. Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif:
- Mengadakan lokakarya penulisan proposal untuk mendapatkan dana hibah kompetitif
- Melibatkan dosen muda sebagai anggota tim pengusul untuk mengasah pengalaman penelitian.