Dosen
Dosen: : ElistiaElistia , SE., MM, SE., MM TeknikTeknik PromosiPromosi dandan PemasaranPemasaran, , sesisesi 5, 20095, 2009 1
Strategi Membangun Merek yang Kuat
Strategi Penentuan Posisi (Positioning)
Strategi Diferensiasi
Strategi Pemimpin Pasar, Penantang Pasar,
Pengikut Pasar dan Penggarap Ceruk Pasar
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
Definisi Strategi Pemasaran
Merupakan pelaksanaan rencana program pemasaran untuk mencapai
tujuan dengan mengembangan keunggulan bersaing yang
berkesinambungan.
Strategi pemasaran memberikan arah dalam kaitannya dengan variabel
segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, dan bauran pemasaran.
Strategi pemasaran terdiri atas 5 elemen yang saling terkait: 1. Pemilihan Pasar (melakukan segmentasi, targeting, dan positioning) 2. Perencanaan Produk
3. Penetapan Harga 4. Sistem Distribusi
5. Komunikasi Pemasaran (Promosi)
2
How…, What Next ?
I.
Strategi Membangun Merek yang Kuat
•
Merk adalah kombinasi nama, kata, simbol atau desain yangmemberi identitas produk.
•
Peringkat merek Top di Indonesian dinilai berdasarkan mindhshare, market share, dan commitment share.
Mind share
Kekuatan merek di dalam pikiran konsumen.
Market share
Kekuatan merek di dalam pasar aktual.
Commitment share
Kekuatan merek dalam mendorong konsumen untuk membeli merek terkait di masa mendatang.
Kategori Merek
Merek private
(private brand/store brand/distributor brand/private label)
Merek spesifik/individual
(spesific/individual brand)
Merek lini/keluarga
(line/family brand)
Merek perusahaan
(corporate brand)
Merek kombinasi
(combination brand)
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
1.
Merek Private
Merek privat merupakan merek yang disponsori oleh distributor, misalnya pada pedagang besar dan pedagang eceran.
Keuntungan : harga lebih rendah dan laba lebih tinggi Merek private digunakan oleh:
Supermarket/Hypermarket (Alfa, Carrefour, Hypermat, Indomaret) sebagai merek produk tokonya, biasanya gula, tissu, pembersih rumah, dll.
5
2.
Merek Specific/Individual
•
Merek spesifik merupakan strategi untuk memberikan nama merek pada sebuah produk yang spesifik.•
Merek spesifik digunakan oleh : Produk Unilever: Axe – deodoran, blue band – margarin, pepsodent – pasta gigi, sunsilk – shampo.
Produk P & G : gillette – pisau cukur, duracell – baterai, pampers – popok.
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
3.
Merek Lini
Merek lini produk merupakan strategi meletakkan nama merek pada sebuah lini produk yang berhubungan.
Merek lini produk berfokus dan memberikan keunggulan biaya dengan mempromosikan lini produk dari masing – masing produk.
Merek lini produk digunakan oleh produk susu anak yang dibuat berdasarkan usia 0 – 1 tahun / 1 – 3 / 3 tahun keatas
.
6
4.
Merek Perusahaan
•
Merek perusahaan merupakan strategi membangun identitas merek menggunakan nama perusahaan untuk mengidentifikasi produk yang dihasilkan.•
Merek perusahaan digunakan oleh Panasonic, Polytron, Sony, IBM, Intel, Nokia, Sharp, Sanyo, Toshiba, Yamaha, Honda, dan McDonald’s.•
Merek kombinasi (combination brand)•
Merek kombinasi merupakan strategi merek yang menggunakan kombinasi dari keempat strategi merek di atas.5.
Merek Kombinasi
Ekuitas Merek (Brand Equity)
Pengenalan konsumen merek tersebut dan menyimpannya dalam memori mereka, serta asosiasi merek yang yang mendukung, kuat, dan unik.
Ekuitas merek terdiri atas kesadaran merek (brand awareness) dan citra merek (brand image).
1. Kesadaran merek (brand awareness):
Kemampuan merek untuk muncul pertama kali dalam benak konsumen, ketika memikirkan suatu jenis produk tertentu.
Pasta gigi : 1. Pespodent, 2. Ciptadent, 3. Close Up Air minum mineral : 1. Aqua, 2. Ades, 3. Dll
1. Citra merek (brand iamge):
•Merupakan jenis asosiasi yang muncul di benak konsumen ketika mengingat sebuah merek tertentu.
•Jenis asosiasi meliputi atribut (desain, warna, ukuran, harga, pemakai
dan citra penggunaan), manfaat (fungsional, simbolis, dan
pengalaman), dan sikap.
Bodrex diasosiasikan sebagai obat sakit kepala yang efektif Komix diasosiaskan sebgai obat batuk yang dapat langsung diminum
•Strategi untuk meningkatkan ekuitas merek (brand equity) – Pemilihan nama merek atau logo yang baik – Produk yang berkualitas tinggi
•Produk yang memiliki brand equity tinggi adalah Teh Botol Sosro, padahal sebenarnya tidak lebih dari air teh dengan gula, karena pemasarnya melakukan
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009 9
II. Strategi Penentuan Posisi (Positioning)
Tindakan untuk merancang citra perusahaan serta nilai yang ditawarkan sehingga pelanggan yang berada dalam suatu segmen memahami dan menghargai kedudukan perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya.
3 langkah penentuan posisi :
• Mengenali keunggulan bersaing yang mungkin dimanfaatkan
• Memilih dan menentukan posisi yang paling tepat dan efektif
• Merencanakan strategi pemasaran bersaingnya.
Ummumnya ada 8 kelompok penentuan posisi, yaitu menurut: Nilai, pesaing, manfaat, penggunaan, pemakai, kategori produk, atribut, dan teknologi.
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
1. Penentuan Posisi menurut Nilai
Memposisikan produk sebagai pemimpin dalam menawarkan
nilai terbaik. Nilai dipengaruhi oleh kualitas dan harga.
10 Pertamina
Pertamina dengandengan produkproduk OliOli MesranMesran::
• Menawarkan kualitas produk yang mempunyai kemampuan memproteksi mesin,
• Mendapatkan sertifikat mutu dari lembaga sertifikasi international
• Kemasan yang elegan yang menambah nilai
Honda New City: Honda New City:
Mendapatkan sertifikasi: the best in performance, the best in innovation, the best in safety, the best in fuel efficiency, the best feature, the best in sales, the best in customer satisfaction, dan penghargaan lainnya.
2. Penentuan Posisi menurut Pesaing
Memposisikan produk sebagai yang terbaik
dibanding pesaingnya.
Semen Tiga Roda sebagai Top Brand semen di Indonesia melakukan penentuan posisi dengan slogan di iklannya “Kokoh Terpercaya.”
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
3. Penentuan Posisi menurut Manfaat
Memposisikan produk sebagai pemimpin dalam suatu manfaat
tertentu.
Telkomsel melakukan positioning dengan slogan di iklannya “1 untuk 1001 keinginan.”
13 Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
4. Penentuan Posisi menurut Penggunaan
Memposisikan produk sebagai yang terbaik dalam penggunaan
tertentu.
Oli Castrol merupakan Top Brand yang memposisikan produknya dengan slogan “Lebih Dari Oli. Pelumas Berteknologi”
14
5. Penentuan Posisi menurut Pemakai
Memposisikan
produk
sebagai
yang
terbaik
untuk
kelompok tertentu.
Astra World merupakan Top Brand dalam kredit kendaraan bermotor dengan slogan “My Driving Partner.”
6. Penentuan Posisi menurut Kategori Produk
Memposisikan produk sebagai pemimpin dalam kategori
produk.
Redoxon adalah produk vitamin yang memiliki beberapa kategori
namun manfaatnya tetap sama, yang membedakan hanya
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009 17 Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
7. Penentuan Posisi menurut Atribut
Memposisikan produk berdasarkan atribut atau sifat,
misalnya ukuran, keberadaan, kedudukan, fungsi, lambang,
dan sebagainya.
Handphone Sonyericsson menggunakan strategi ini untuk penentuan posisinya, dapat terlihat dari berbagai iklannya yang selalu menggunakan
18
8. Penentuan Posisi menurut Teknologi
Memposisikan produk sebagai pemimpin dalam teknologi.
Iklan Toshiba TV “Regza” menggunakan slogan “Leading Innovation,” yang memposisikan produknya sebagai pesawat televisi yang berinovasi dan unggulan dengan teknologi tinggi.
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009 21
III. Strategi Diferensiasi
Strategi Diferensiasi merupakan strategi yang merancang
seperangkat perbedaan yang berarti untuk membedakan
penawaran perusahaan dari penawaran pesaing.
Diferensiasi terdiri dari :
1. produk,
2. pelayanan,
3. personal,
4. saluran, dan
5. citra.
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
1.
Diferensiasi Produk:
Kualitas, bentuk, pernak – pernik, kehandalan, gaya, dan
rancangan.
TV Panasonic menunjukkan strategi diferensiasinya dengan slogan
“Viera Comforting Technology.”
22
2.
Diferensiasi Pelayanan:
Kemudahan pemesanan, instalasi pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan, serta pelayanan lainnya. Sharp menunjukkan
strategi diferensiasinya dengan slogan
“Dengan jaringan servis terluas, kami siap melayani Anda.”
3.
Diferensiasi Personal:
Menunjukkan diferensiasi dengan keunggulan personal atau karyawannya.
Bank Mandiri menggunakan strategi diferensiasi personal dengan pernyataan “Layanan Prima:
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
4.
Diferensiasi Saluran:
Dengan keunggulan rancangan distribusi, cakupan, keahlian, dan kinerja.
Honda (PT Astra Honda Motor) menunjukkan keunggulannya melalui strategi cakupan layanan servisnya pada saat mudik lebaran yang lokasinya lebih dari 34 titik.
25 Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009
Telkomsel menunjukkan strategi yang berslogan “Inilah Solusi Komunikasi Lengkap untuk Bisnis Anda.”
26
5.
Diferensiasi Citra:
Menampilkan citra merek
BMW selalu menunjukkan segi kenyamanan, desain features, dan teknologi performanya dalam setiap iklannya.
III. Strategi Pemimpin Pasar, Penantang Pasar, Pengikut
Pasar dan Penggarap Ceruk Pasar
1. Strategi Pemimpin Pasar (Market Leader)
Mengembangkan pasar, Melindungi pasar, dan
Mengembangkan pangsa pasar
a) Mengembangkan pasar:
Sunsilk (Top Brand) meluncurkan produk shampo untuk wanita berjilbab, dengan berbagai macam varian.
b) Melindungi pasar:
Sunsilk (Top Brand) melakukan berbagai strategi pertahanan. - promosi penjualan (sample, hadiah, diskon pembelian, dsb) - belanja iklan yang cukup tinggi
c) Mengembangkan pangsa pasar:
Sunsilk (Top Brand) terus meningkatkan varian produk, kualitas, dan distribusi produknya, dan melakukan riset pasar secara intensif.
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009 29
2. Strategi Penantang Pasar (Market Chalenger)
Memperluas pangsa pasarnya dengan jalan menantang pemimpin pasar, dan pesaing – pesaingnya. Seringkali yang diserang adalah kekuatan pesaingnya.
- Persaingan Kartu Provider : Telkomsel dengan Indosat - Hypermarket : Carrefour dengan Hypermart - Minuman Segar dalam botol
3. Strategi Pengikut Pasar (Market Follower)
Perusahaan memilih tidak menyerang, tetapi sekedar mengikuti saja dengan memanfaatkan kompetensinya melalui duplikasi produk dan kemasan, meniru bauran pemasaran pemimpin pasar, mengadaptasi dan memperbaikinya.
- Pro Sweat mengikuti Pocari Sweat - Ciptadent mengikuti Pepsodent
Teknik Promosi dan Pemasaran, sesi 5, 2009 30
2. Strategi Ceruk Pasar (Market Niche)
Menjadi pemimpin pasar di pasar yang kecil, karena memungkinkan perusahaan mendapat keuntungan yang besar di pasar yang jarang pesaingnya. “Blue Ocean Strategy” Strategi spesialisasi:
Spesialiasasi produk, geografis, harga-kualitas, pelanggan, pelayanan, pemakai akhir, pesanan, produk atau lini produk, saluran, dan pelanggan.
Betadine dan Tropicana Slim menggunakan spesialis harga-kualitas. - Harga produk lebih mahal tetapi tetap berkualitas tinggi. - Melakukan pendekatan melalui PR yang intensif
Elemen Kunci Keberhasilan Strategi Pemasaran
Elemen Faktor Kunci Keberhasilan Alat 1 Kebutuhan
Pelanggan 1 2
Pahami pilihan pelanggan dengan tepat Rencana ekspansi masa depan bisnis
Penelitian pasar yang sistematis 2 Tentukan segmen pasar yang tepat 1 2 3
Market share yang tinggi
Sesuai dengan kriteria bisnis maupun pemasaran Tentukan faktor kunci pembelian pelanggan yang menguntungkan Analisis terpadu 3 Definisikan Nilai 1 2
Ratio harga terbaik dengan manfaat bagi segmen terpilih
Pindahkan kesan dari penjualan ke konseling
Kerangkan kerja harga dan nilai
4 Handle akses ke pelanggan
1 2
Gabungkan saluran penawaran dengan segmen pelanggan
Pahami isu – isu coverage market dan penetrasi
Efektivitas kekuatan penjualan dan manajemen saluran 5 Cermati surplus ekonomi 1 2
Pahami siklus ekonomi termasuk ekonomi pelanggan Gunakan taktik penentuan harga dengan laba maksimal sepanang daur hidup produk
Manajemen produk, harga, dan resiko