• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR HIBAH PENELITIAN DOSEN MUDA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN AKHIR HIBAH PENELITIAN DOSEN MUDA"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

(1)

i

MEDIA PEMBELAJARAN YOGA ASANA BERBASIS WEB

Tahun ke 1 dari rencana 1 tahun

Ketua

Ni Putu Sutramiani, S.Kom., M.T. /

-PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS UDAYANA

Oktober 2016

(2)
(3)

iii

Belajar yoga tidak lagi harus ke tempat instruktur yoga, melainkan dapat belajar dimana saja dengan adanya media pembelajaran yoga berbasis web. Dengan menggunakan computer, laptop, maupun smartphone yg sudah tersedia layanan internet merupakan cara paling efektif untuk belajar yoga. Selain mudah diakses, biaya yang dikeluarkan jauh lebih sedikit dibandingkan menyewa instruktur yoga. Hal ini yang melatarbelakangi perancangan media pembelajaran yoga asana berbasis web. Sehingga bagi yang padat aktifitas, biaya sedikit, dan waktu terbatas sangat cocok menggunakan media ini untuk belajar yoga.

(4)

iv

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmatNya, penulis dapat menyelesaikan penelitian yang berjudul “Media Pembelajaran Yoga Asana Berbasis Web”. Makalah ini penulis susun sebagai laporan Hibah Penelitian Dosen Muda.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih banyak kekurangan, maka penulis bersedia menerima baik kritik maupun saran yang dapat membangun baik penulis maupun pembaca agar dapat berkarya dengan lebih baik lagi. Penulis meminta maaf jika terdapat kekurangan dalam makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat. Terima kasih.

Bukit Jimbaran, Oktober 2016

(5)

v HALAMAN SAMPUL ... i HALAMAN PENGESAHAN ... ii RINGKASAN ... iii PRAKATA ... iv DAFTAR ISI ... v DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 3

BAB III TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN ... 9

BAB IV METODE PENELITIAN ... 10

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 14

BAB VI RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA ... 27

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ... 28

DAFTAR PUSTAKA ... 29 LAMPIRAN

(6)

vi

Tabel 2.1 Jenis Yoga Asana ... 5 Tabel 5.1 Tabel Kategori Yoga ... 15

(7)

vii

Gambar 2.1 Gerakan Yoga ... 3

Gambar 2.2 Cara Kerja Web ... 6

Gambar 3.1 Alur Sistem ... 10

Gambar 3.2 Contoh Gerakan Yoga ... 11

Gambar 5.1 proses Akuisisi Data ... 14

Gambar 5.2 Citra Hasil Preprocessing ... 23

Gambar 5.3 Halaman Admin... 24

Gambar 5.4 Halaman User... 25

(8)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Gaya hidup masyarakat modern saat ini bukan saja dilihat dari cara bersosialisasi dan cara berpakaian, namun juga cara menjaga kebugaran tubuh. Menjaga kebugaran tubuh adalah hal paling penting dikalangan masyarakat modern karena aktifitas padat akan membuat ketegangan fisik maupun pikiran. Saat ini, latihan kebugaran yang sangat populer adalah yoga.

Yoga ini banyak diminati mulai dari anak-anak, remaja, maupun orang tua. Yoga berbeda dari olahraga lainnya seperti fitness, lari, dan renang yang memerlukan tenaga lebih sehingga menyebabkan jantung dan sistem pernafasan harus bekerja lebih keras. Dari beberapa jenis yoga, yoga asana yang sering dilakukan karena gerakan-gerakannya akan membuat lebih tenang, santai dan nyaman baik secara fisik maupun mental. Adapun 3 manfaat yang didapat dari yoga asana yaitu secara fisik, mental, spiritual (Svami Satyananda Sarasvati, 2002).

Secara fisik dapat dirasakan dari aliran darah lancar, organ-organ yang sakit dapat diperbaiki dan diremajakan kembali. Manfaat secara mental, asana akan membuat pikiran kuat dan mampu berkonsentrasi, menahan rasa sakit, dan mampu berfikir lebih jernih. Dari sudut pandang spiritual, asana membuat tubuh lebih baik lagi dalam meditasi. Jika melakukan yoga asana secara teratur, selain fisik dan mental kuat, maka akan memiliki tingkat spiritual tinggi.

Manfaat-manfaat dari yoga asana yang tidak terdapat pada olahraga lainnya, sehingga peminat yoga semakin banyak namun instruktur-instruktur yoga sangat sedikit dibandingkan dengan begitu banyak peminatnya. Selain itu, biaya untuk menyewa instruktur masih terlampau tinggi dan juga waktu yang terbatas bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Kendala-kendala yang di atas memberikan sebuah ide peneliti untuk merancang Media Pembelajaran Yoga Asana Berbasis Web. Media pembelajaran ini akan memudahkan pengguna untuk mengenal sekaligus dapat belajar gerakan-gerakan dari yoga asana. Hanya dengan computer, laptop, maupun smartphone yang terhubung dengan akses internet, pengguna dapat mengakses wesite

(9)

pembelajaran yoga asana. Selain mudah diakses dimana-mana, biaya yang diperlukan jauh lebih sedikit karena hanya membeli paket data.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan paparan di atas dapat dirumuskan suatu permasalahan yaitu bagaimana cara membuat media pembelajaran yoga asana untuk memberikan pengetahuan tentang yoga asana dan juga belajar gerakan-gerakan dari yoga asana bagi pemula.

(10)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Yoga

Yoga adalah sebuah filosofi tentang kehidupan yang dicapai melalui latihan olah tubuh, nafas dan meditasi. Konsentrasi yoga berparan dalam kontraksi dan refleksi sel otot tubuh manusia. Yoga juga berperan dalam bidang kesehatan yaitu sebagai terapi terhadap penyakit. Saat ini masyarakat sangat menggemari yoga karena berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari latihan yoga.

Gambar 2.1 Gerakan Yoga (www.StoryTimeYoga.com)

Yoga menanamkan nilai spiritual dalam sebuah latihan fisik dimana dikenal penyatuan diri dengan alam. Kata “yoga” berasal dari Bahasa sansekerta yang mengandung makna sebagai sebuah aktivitas untuk memusatkan pikiran untuk mengendalikan panca indera. Sehingga mampu mengontrol, mengatur dan berkonsentrasi penuh sehingga dapat menciptakan keselarasan serta keseimbangan pikiran, jiwa dan tubuh.

(11)

2.2 Yoga Asana

Yoga yang kebanyakan dilakukan dimasa sekarang adalah salah satu cabang Hatha Yoga dengan focus pada postur fisik yang disebut asana dan teknik pernapasan atau pranayama. Namun yang pertama kali menarik perhatian para pemikir barat seperti Henry David Thoreau dan Ralph Waldo Emerson adalah sisi kontempelatif dari yoga. Baru pada pertengahan abad ke- 20 yoga asana mulai mendapatkan perhatian di dunia Barat, terutama Amerika Serikat, ketika praktisi Hatha Yoga, mulai meninjau secara serius keuntungan fisik dari latihan asana.(Asmarani, 2011).

Hatha Yoga berfokus pada teknik asana (postur), pranayama (olah nafas), bandha (kuncian), mudra (gesture), serta relaksasi yang mendalam. Berbagai macam gerakan yang disertai cara bernafas yang benar dipercaya dapat meningkatkan kekuatan dan kelenturan, meredakan ketegangan, serta memberikan energi baru pada tubuh.

Hatha yoga mencakup latihan fisik yang ringan, yang mengikut sertakan setiap sendi pada tubuh dalam gerakan memperkuat, melonggarkan dan menyeimbangkan setiap bagian tubuh dengan sepenuhnya (Weller,1995). Pelaksanaan dari latihan ini membutuhkan pemusatan yang seutuhnya terhadap apa yang telah dilakukan, sehingga latihan tersebut sudah jelas tidak mungkin mencederai diri sendiri. Latihan dilakukan dalam postur yang selaras dengan pernapasan agar otot-otot yang tengah aktif memperoleh oksigen yang cukup. Latihan-latihan ini tidak hanya mempengaruhi sendi dan otot tapi juga organ-organ, kelenjar dan struktur tubuh lainnya, selain itu juga tidak mengajar untuk bekerja sesuai kemampuan dengan cara tidak memaksa.

Hatha yoga menekankan penyeimbangan dua kekuatan yang bertolak belakang pada tubuh, seperti halnya energi maskulin (the sun atau matahari) dan energi feminine (the moon atau bulan), yin dan yang, kiri dan kanan, tarikan dan hembusan nafas, rasa sedih dan gembira dan sebagainya.

(12)

Berikut ini adalah jenis-jenis yoga asana beserta tingkat kesulitannya yang disajikan pada tabel 2.1

Tabel 2.1 Jenis Yoga Asana

No

Nama Sansekerta Nama dalam Bahasa Inggris Tingkat Kesulitan

1. Surya–Namaskar Sun Salutation 3

2. Akarna–Dhanur - asana Shooting Bow Posture 6

3. Anjaneya–asana Salutation Pose 7

4. Ardha Chandra - asana Half Moon Posture 2

5. Ardha–Matsyendra - asana Half Spinal Twist Posture 4 6. Baddha Kona Asana Restrained angle Posture 4

7. Bala Asana Child Posture 1

8. Chakra Asana Wheel Posture 8

9. Dhanur - asana Bow Posture 5

10. Ekapada - asana One Legged Posture 5

11. Garuda–asana Half Spinal Twist Posture 3

12. Gomukha–asana Cow Face Posture 4

13. Hala - sana Plough Posture 5

14. Hasta–Pada–angusta Hand–foot big toe Pose 3

15. Matsya - asana Fish Posture 3

16. Naga–asana Cobra Posture 4

17. Nataraja asana King of the Dance Posture 3

18. Padma–asana Lotus Posture 6

19. Parivritta–parshvakona Turned Side angle Posture 7 20. Pavana mukta asana Wind–releasing posture 1 21. Sarvanga–asana Shoulder stand posture 5

22. Shalabha–asana Locust Posture 5

23. Shava–asana Corpse Posture 1

24. Siddha - asana Accomplished Posture 2

25. Simha–asana Lion Posture 2

26. Sirsha–asana Headstand Posture 7

27. Tada–asana Mountain Pose 1

28. Trikona–asana Triangle Pose 2

29. Ugra–asana Powerful Posture 4

30. Ushtra–asana Camel Posture 5

31. Vajra–asana Diamond Posture 2

32. Vira–asana Hero Posture 2

33. Vriksha–asana Tree Pose 4

(13)

2.3 Web

Web atau situs adalah sebuah kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, gambar diam atau bergerak, animasi, suara dan video. World Wide Web (www) adalah suatu ruang informasi dimana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI).

Gambar 2.2 Cara Kerja Web

2.4 HTML

Homepage dibangun oleh sebuah file yang didalamnya terdapat kode-kode dan informasi dan dibaca oleh sebuah aplikasi yang bernama browser. Oleh browser, kode dan informasi, akan disajikan sebagai sebuah halaman web yang kita kenal sebagai homepage. Kode tersebut haruslah ditulis menurut suatu aturan tertentu yang dapat dimengerti oleh browser. Aturan tersebut dikenal dengan “bahasa pengkodean”.

Untuk membuat sebuah homepage atau website, bahasa pengkodean yang digunakan adalah HTML. Sekalipun banyak orang menyebutnya sebagai suatu bahasa pemrograman, HTML sebenarnya sama sekali bukan bahasa pemrograman karena HTML merupakan bahasa mark up (pengkodean) yang digunakan untuk menandai sebuah dokumen teks. Tanda tersebut digunakan untuk menentukan format atau style dari teks yang ditandai. Simbol Mark up yang digunakan oleh

(14)

HTML ditandai dengan tanda lebih kecil (<) dan lebih besar (>), keduanya dinamai tag.

2.5 MySQL

MySql adalah relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi General Public Lisensi (GPL) setiap orang bebas menggunakannya, tetapi tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersil (Sutarman, 2003).

Menggunakan MySQL sebagai database server karena M ySQL termasuk unggul dibandingkan server lainnya dalam query data. Hal ini dapat dibuktikan melalui kecepatan MySQL yang bisa sepuluh kali lebih cepat dari Postgres SQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan interbase.

2.6 PHP

Menurut M. Syafii (2004:1) PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (Active Server Pages) dan JSP (Java Server Pages).

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai modul dari apache di antaranya adalah :

1. Tingkat keamanan yang cukup tinggi.

2. Waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman web lainnya yang berorientasi pada server-side scripting.

3. Akses ke sistem database yang lebih fleksibel seperti MySQL.

Bahasa ini dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Ekstensi yang biasa digunakan adalah .php. Versi pertama PHP

(15)

dibuat oleh Rasmus Lerdorf sekitar tahun 1994, kemudian dikembangkan oleh komunitas open source. Bahasa ini menggunakan web server untuk menjalankannya dan ditambahkan modul interpreter (PHP engine) sebagai modul web server.

(16)

BAB III

TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN

3.1 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Merancang website media pembelajaran yoga asana.

2. Website media pembelajaran ini mampu memberikan pengetahuan dan dapat berlatih gerakan yoga asana.

3.2 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan gerakan-gerakan Yoga Asana dan manfaat dari setiap gerakan sehingga dapat melakukan gerakan yoga dengan baik dan dihindarkan dari kesalahan karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat masing-masing gerakan.

(17)

BAB IV

METODE PENELITIAN

4.1 Gambaran Umum Sistem

Website media pembelajaran yoga asana ini dirancang menggunakan software PHP dan untuk database menggunakan MySQL. Penelitian ini dilakukan dari akuisisi data dengan cara gerakan-gerakan yoga asana dari praktisi yoga difoto menggunakan camera DSLR. Dari data foto tersebut, dikelompokkan kembali sesuai dengan jenis dari yoga asana. Data yang telah dikelompokkan di-preprocessing dengan cara membuat video dari foto-foto gerakan yoga sekaligus pengisian suara untuk menginformasikan nama-nama dari gerakan yoga asana. Setelah semua video selesai, dilanjutkan dengan perancangan sistem yang dimulai dari desain interface sampai website telah dirancang.

4.2 Alur Penelitian

Gambaran umum dibuatkan alur penelitian seperti pada gambar 3.1

Gambar 3.1 Alur Sistem

(18)

Penelitian ini dibagi menjadi 4 tahapan. Yang pertama adalah akuisisi data dimana proses ini dimulai dari mendokumentasikan gerakan-gerakan yoga asana dengan camera DSLR. Setelah akuisisi data dilakukan proses pengelompokkan data foto ke jenis-jenis yoga asana. Hasil pengelompokkan akan di-preprocessing dimana tahapan ini akan membuat video dai foto gerakan-gerakan yoga asana sehingga menghasilkan beberapa video dan informasi yang akan diisi oleh praktisi yoga untuk memberikan instruksi. Tahapan yang terakhir yaitu perancangan system. Perancangan system meliputi desain interface sampai testing.

A. Akuisisi Data

Akuisisi data dalam penelitian ini adalah dari mencari praktisi yoga. Praktisi yoga yang akan melakukan gerakan-gerakan yoga asana dan peneliti mendokumentasikan gerakan yang dilakukan oleh praktisi. Akan mendapatkan ratusan foto dari gerakan yoga asana karena 1 jenis yoga asana terdapat 1 sampai 9 gerakan.

(19)

B. Pengelompokkan Data

Pengelompokkan data dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengelompokkan data foto gerakan yoga yang dihasilkan dari akuisisi data ke 34 jenis yoga asana. Hasil dari pengelompokkan ini akan diproses ke tahap selanjutnya yaitu preprocessing data.

C. Preprocessing Data

Preprocessing data adalah tahapan dimana data foto yang sudah dikelompokkan akan dilakukan proses editing untuk memperbaiki kualitas citra dari proses akuisisi. Tahapan ini berguna untuk memproses data sebelum melakukan proses upload data ke website. Dalam proses upload file khususnya citra, dibatasi ukuran dari file tersebut sehingga diperlukan proses preprocessing data sebelum masuk ke proses upload data.

D. Perancangan Sistem

Tahapan terakhir dari penelitian ini adalah perancangan sistem. Proses perancangan dimulai dari perancangan database. Setelah itu dilanjutkan dengan membuat desain interface. Dari desain interface ini akan ada proses pembuatan program. Setelah selesai, web akan di-testing terlebih dahulu untuk memastikan bahwa website siap gunakan. Gambaran dari perancangan system ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

(20)

Gambar 3.3 Diagram Alir Perancangan Sistem

4.3 Kebutuhan Hardware dan Software

Perancangan website media pembelajaran ini membutuhkan software dan hardware. Berikut ini adalah spesifikasi hardware dan software yang akan digunakan dalam penelitian :

1. Hardware

PC/Laptop yang mempunyai spesifikasi yang mendukung untuk multimedia 2. Software

- MySQL

- PHP

- HTML

(21)

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 Akuisisi Data

Proses akuisisi data dimulai dari mendokumentasikan gerakan-gerakan Yoga Asana menggunakan kamera yang diperagakan oleh pakar Yoga.

Gambar 5.1 proses Akuisisi Data

Gambar di atas merupakan proses akuisisi data. Seorang pakar memperagakan gerakan yoga. Proses akuisisi ini mendapatkan data gambar gerakan Yoga sebanyak 35 gerakan.

(22)

5.2 Pengelompokkan Data

Hasil akuisisi data yang berjumlah 35 dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu Asana Berdiri, Asana Duduk, dan Asana Berbaring.

Tabel 5.1 Tabel Kategori Yoga

No Kategori Nama

Yoga Asana

Gambar

1 Berdiri Ardha Baddha

Padmottanasana

Ardha Candrasana

Baka Dhyanasana

Bhumi Pada Mastakasana

(23)

Dvi Konasana

Eka Pada Pranamasana

Eka Padasana

(24)

Nataraja Asana

Prsthasana

Tadasana

(25)

2 Duduk Ardha Matsyendrasana

Baddha Padmasana

Gomukhasana

Lolasana

(26)

Pada Angusthasana Tolangulasana Ustrasana Yoga mudra 3 Berbaring Cakrasana Dhanurasana

(27)

Gupta Padmasana Halasana Kandharasana Matsyasana Padma Mayurasana Padma Sarvangasana

(28)

Salabhasana Sarvangasana Sirsa Padasana Sirsasana Urdhva Padmasana Vyaghrasana

(29)

Hasil dari pengelompokkan data terdapat 3 kategori diantaranya kategori berdiri sebanyak 12 gerakan, kategori duduk sebanyak 9 gerakan, dan kategori berbaring sebanyak 14 gerakan.

5.3 Preprocessing Data

Preprocessing data adalah tahapan dimana data foto yang sudah dikelompokkan akan dilakukan proses editing untuk memperbaiki kualitas citra dari proses akuisisi. Tahapan ini berguna untuk memproses data sebelum melakukan proses upload data ke website. Dalam proses upload file khususnya citra, dibatasi ukuran dari file tersebut sehingga diperlukan proses preprocessing data sebelum masuk ke proses upload data.

Proses preprocessing data menggunakan aplikasi Adobe Photoshop CS 6 untuk editing foto dari hasil akuisisi data. Proses ini meliputi perbaikan kualitas citra dan resize citra karena citra yang akan di-upload ukurannya dibatasi maksimal 1MB. Gambar 5.2 merupakan salah satu hasil dari proses preprocessing data.

(30)

Gambar 5.2 Citra Hasil Preprocessing

Citra hasil dari preprocessing data ini sudah dapat di-upload ke halaman web melalui halaman admin.

5.4 Perancangan Sistem

Perancangan sistem ini merupakan proses perancangan Media Pebelajaran Berbasis Web. Dalam proses ini, untuk membuat database menggunakan MySql. Bahasa pemrograman PHP digunakan untuk membangun Media Pembelajaran ini. Perancangan Media Pembelajaran ini terdiri dari halaman admin dan halaman user. Halaman admin digunakan untuk memasukkan data yang akan ditampilkan pada halaman user seperti gambar di bawah ini.

(31)

Gambar 5.3 Halaman Admin

Data yang dimasukkan ke halaman admin meliputi data kategori yang dalam hal ini ada 3 kategori yaitu berdiri, duduk, dan berbaring. Masing-masing kategori terdapat beberapa gerakan Yoga Asana.

Halaman user menampilkan hasil dari proses input data pada halaman admin seperti tampak pada gambar di bawah ini.

(32)

Gambar 5.4 Halaman User

Halaman user ini dapat menampilkan gerakan-gerakan dari yoga berdasarkan kategorinya. Selain gerakan juga terdapat uraian dari masing-masing gerakan seperti cara melakukan gerakan dan manfaat yang didapat saat melakukan gerakan Yoga Asana tersebut sehingga yang dapat memudahkan pengguna dalam belajar yoga.

(33)

Gambar di atas merupakan salah satu dari gerakan Yoga Asana yaitu Ardha Baddha Padmottanasana. Gerakan ini masuk dalam kategori berdiri karena gerakan diawali dengan posisi berdiri. Selain itu juga dapat dilihat gerakan-gerakan Yoga Asana lainnya dari kategori yang berbeda sehingga ketika pengguna ingin mempelajari Yoga Asana dapat.

(34)

BAB VI

RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

Rencana penelitian berikutnya adalah mengembangkan media pembelajaran Yoga Asana menggunakan teknologi berbasis mobile seperti pada Sistem Operasi Android yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat. Sehingga Yoga dapat dikenal oleh masyarakat luas.

(35)

BAB VII

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian tentang media pembelajaran Yoga Asana ini adalah :

a. Proses akuisisi dari pakar sudah dilakukan dengan menghasilkan 35 gerakan Yoga Asana

b. Pengelompokkan data menghasilkan 3 kategori yaitu kategori berdiri sebanyak 12 gerakan, kategori duduk sebanyak 9 gerakan, dan kategori berbaring sebanyak 14 gerakan

7.2 Saran

Saran yang dapat diberikan dari penulis tentang penelitian yang berjudul Media Pembelajaran Yoga Asana Berbasis Web adalah sebagai berikut:

1. Mengembangkan Media Pembelajaran dengan menggunakan animasi 2. Mengembangkan Media Pembelajaran dengan menggunakan teknologi

mobile

(36)

DAFTAR PUSTAKA

Atmananda , Sw. 2000. Raja Yoga Maha Agung. PPY

Asli, Luh. 2015. Yoga Sutra Patanjali dalam Masyarakat Multikultur. Disertasi IHDN Denpasar

Kamajaya, Dr. Gede. 2000. Yoga Kundalini (Cara untuk mencapai Siddhi dan Moksa). Paramita. Surabaya

Peranginangin, Kasiman. 2006. Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL. Penerbit Andi. Yogyakarta

Sarasvati, Svami Satyananda. 2002. Asana Pranayama Mudra Bandha. Paramita. Surabaya

_____. 2016. Poses Asanas.http://www.StoryTimeYoga.com. 5 Januari 2016 _____. 2016. The Science Of Yogahttp://www.holybooks.com. 20 Februari 2016

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)

Gambar

Gambar 2.1 Gerakan Yoga (www.StoryTimeYoga.com)
Tabel 2.1 Jenis Yoga Asana
Gambar 2.2 Cara Kerja Web
Gambar 3.1 Alur Sistem
+7

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu tindakan penyalahgunaan yang terjadi adalah melakukan penjiplakan terhadap seluruh atau beberapa teks dari satu atau beberapa berkas dokumen teks sumber ke

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa fiber nanosisal dapat digunakan sebagai filler (bahan pengisi) resin komposit dengan melihat perbedaan kekerasan antara

Tabel Rekapitulasi Jenis Tindak Tutur Pemasar Asuransi 1 No. Artinya pemasar ini dalam komunikasi pemasarannya banyak menggunakan kata- kata yang berfungsi untuk membujuk

Puja dan puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmatNyalah penulis dapat menyelesaikan laporan akhir penelitian dosen muda dengan

Pada penelitian ini dilakukan pra-perlakuan bahan baku obat GMP dengan teknik dispersi padat, modifikasi bentuk polimorf dan kokristalisasi menggunakan metode dan matriks yang

Pengalaman Penelitian 5 tahun terakhir No Tahun Judul Penelitian Pendanaan Sumber Jumlah juta Rp 1 2014 Analisis Karakteristik Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi

Nilai IC50 Berdasarkan hasil penelitian tahap I, ekstrak yang memiliki kemampuan menangkap radikal bebas yang paling tinggi diperoleh dari perlakuan jenis pelarut etanol dengan

Pengembangan media pembelajaran berbasis film kartun cerita rakyat Bali Lubdhaka dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pembuatan modul skenario, pembuatan karakter, pembuatan