• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI PENGENALAN MIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI PENGENALAN MIK"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM

PENGENALAN MIKROSKOP

DWI ANGGORP CAA 116 049 KELOMPOK IV

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

PENGENALAN MIKROSKOP

Telah diperiksa dan disetujui oleh Asisten Praktikum pada Hari :

Tanggal :

ASISTEN PRAKTIKUM

(3)
(4)

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

(5)

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Menurut sejarah orang yang pertama kali berpikir untuk membuat alat yang bernama mikroskop ini adalah Zacharias Janssen. Janssen sendiri sehari-harinya adalah seorang yang kerjanya membuat kacamata. Dibantu oleh Hans Janssen mereka mambuat mikroskop pertama kali pada tahun 1590. Mikroskop pertama yang dibuat pada saat itu mampu melihat perbesaran objek hingga dari 150 kali dari ukuran asli. Temuan mikroskop saat itu mendorong ilmuan lain, seperti Galileo Galilei (Italia), untuk membuat alat yang sama. Bahkan Galileo mengklaim dririnya sebagai pencipta pertamanya yang telah membuat alat ini pada tahun 1610. Galileo menyelesaikan pembuatan mikroskop pada tahun 1609 dan mikroskop yang dibuatnya diberi nama yang sama dengan penemunya, yaitu mikroskop Galileo. Mikroskop jenis ini menggunakan lensa optik, sehingga disebut mikroskop optik. Mikroskop yang dirakit dari lensa optik memiliki kemampuan terbatas dalam memperbesar ukuran obyek. Hal ini disebabkan oleh limit difraksi cahaya yang ditentukan oleh panjang gelombang cahaya. Secara teoritis, panjang gelombang cahaya ini hanya sampai sekitar 200 nanometer. Setelah itu seorang berkebangsaan belanda bernama Antony Van Leeuwenhoek (1632-1723) terus mengembangkan pembesaran mikroskopis. Antony Van Leeuwenhoek sebenarnya bukan peneliti atau ilmuwan yang profesional. Profesi sebenarnya adalah sebagai ‘wine terster’ di kota Delf, Belanda. Ia biasa menggunakan kaca pembesar untuk mengamati serat-seratpada kain. Tetapi rasa ingin tahunya yang besar terhadap alam semesta menjadikannya salah seorang penemu mikrobiologi.

(6)

1.2 Tujuan Praktikum

1. Memperkenalkan komponen-komponen Mikroskop Biologi dan cara penggunaanya

2. Mempelajari cara menyiapkan bahan-bahan yang akan diamati dibawah mikroskop atau pembuatan preparat

(7)

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengertian Mikroskop

Kata Mikroskop berasal dari bahasa Yunani yaitu micron yang artinya kecil dan scropos yang artinya melihat atau tujuan.Jadi dapat dikatakan bahwa

Mikroskop adalah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.Alat utama dalam Mikroskop yang digunakan untuk mengamati adalah lensa objektif dan lensa okuler

2.2. Jenis-jenis Mikroskop dan Funsinya

Mikroskop yang mengguanakan cahaya disebut mikroskop optik. Mikroskop optik dapat dibedakan menjadi 2 yaitu mikroskop monokuler dan

binokuler.Mikroskop monokuler digunakan untuk pengamatan benda tipis dan trans paran.Penyinaran diberikan dari bawah dengan sinar alam atau

lampu.Mikroskop binokuler digunakan untuk pengamatn yang tidk terlalu

besar ,trans paran atau tidak.Selain mikroskop cahaya mikroskop yang digunakan dalam penelitian yaitu mikrosop elektron digunakan untuk mengontrol

pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek sehingga benda yang kecil dapat terlihat jelas.

2.3. Sifat-sifat Bayangan yang Dihasilkan Mikrosop

(8)

III. BAHAN DAN METODE

3.1. Waktu dan Tempat

Praktikum pengenalan mikroskop dilaksanakan pada hari rabu,12 oktober 2016,pukul 15.00-16.40 wib,bertempat dilaboratorium Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya.

3.2. Bahan dan Alat

Bahan yang digunakan potongan kertas yang bertuliskan huruf “P” atau “b” atau”m”.Alat yang digunakan adalah mikroskop biologi (mikroskop binokuler dan monokuler),dan alat bantu lainnya seperti pipet,slide glass dan cover glass.

3.3. Cara Kerja

1. Letakaan mikroskop diatas meja.pada mikroskop yang menggunakan cermin,aturlah menghadap cahaya

2. Periksalah mikroskop,bahwa bagian-bagiannya lengkap,dalam keadaan bersih dan tidak rusak

3. Meneteskan akuades kebagian kertas yang telah diletakkan diatas slide bras yang berisi kertas dan tidak ada gelembung udara

4. Kemudian menutup objek yang akan diamati dengan cove glass kemiringannya 45derajat

5. Meletakkan preparat dibawah mikroskop yang akan diamati dibawah lensa objektif

(9)

7. Mengamati objek yang terlihat dan menyimpulkan sifat yang dialami

1. Lensa okuler Untuk membentuk bayagan maya,tegak,diperbesar dari lensa objektif

2. Lensa objektif Untuk membentuk bayangan nyata,terbalik,diperbesar

3. Tubus Mengatur fokus serta menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif

4. Makarometer Menaik turunkan tabung mikroskop dengan cepat

5. Mikrometer Menaik turunkan tabung mikroskop dengan lambat

6. Revolver Mengatur perbesaran lensa objektif

7. Reflektor Memantulkan cahaya dari cermin keobjek yang diamati melewati lubang yang ada dimeja objek

8. Diafragma Mengatur sedikit banyak cahay yang masuk

9. Kondensor Mengumpulkan cahaya

10. Meja kerja Untuk meletakkan objek yang diamati

11. Penjepit Kaca Sebagai pelapis objek agar tidak bergeser geser ketika diamati

(10)

14. Sendi inklinasi Untuk mengatur sudut tegaknya mikroskop

Tabel 2.Hasil Pengamatn Preparat

N0 Perbesaran Sifat Bayangan

Sebelum Sesudah

1. Huruf b Huruf q 4 kali Nyata,Terbalik,Diperbesar

2. Huruf m Huruf w 4 kali Nyata,Terbalik,Diperbesar

3. Huruf p Huruf d 4 kali Nyata,Terbalik,Diperbesar

4.2. Pembahasan

(11)

sebagai pelapis objek agar tidak bergeser geser ketika diamati 12.) Lengan Mikroskop pegangan pada mikroskop 13.) Kaki mikroskop penyangga atau penompan mikroskop 14.) Sendi inklinasi untuk mengatur sudut tegaknya mikroskop.Dan dari hasil pengamatan dapat diperoleh 1.) Huruf b setelah dilakukan perbesaran 4 kali berubah menjadi Huruf q dan sifat bayangannya nyata,terbalik,diperbesar 2.) Huruf m setelah dilakukan perbesaran 4 kali berubah menjadi Huruf w dan sifat bayangannya nyata,terbalik,diperbesar 3.) Huruf p setelah dilakukan perbesaran 4 kali berubah menjadi Huruf d dan sifat praktikum ada dua jenis yaitu mikroskop monokuler dan binokuler.mikroskop juga mempunyai berbagai bagian yaitu lensa okuler, tubus (tabung okuler), revolver(pemutar objektif), objektif, kondensor, meja preparat, cermin, lampu, makrometer, mikrometer, bonggol pengatur kasar, bonggol pengatur halus, sumbu inklinasi bonggol pengatur kondensor, pemegang, tangkai, kaki mikroskop, basis. Mikroskop monokuler dan binokuler mempunya perbedaan,perbedaan yang paling spesifik yaitu terletak pada lensa.jika monokuler berlensa satu yaitu okuler sedangkan binokuler mempunyai dua lensa yaitu okuler dan objektif.

5.2 Saran

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Adisoemarto Soenartono. 1993. MikroBiologi Dasar Jilid 1 Edisi Kelima. Erlangga: Jakarta

Campbell, N, A. 2000. Biologi Edisi Kelima Jilid I. Erlangga : Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Mata pengamat dalam menggunakan mikroskop menginginkan tidak berakomodasi, maka lensa okuler harus diatur/digeser supaya bayangan yang diambil oleh lensa objektif tepat

Mikroskop yang digunakan pada praktikum Biologi Umum merupakan mikroskop monokuler cahaya yang memiliki dua lensa positif yaitu lensa okuler yang terletak dekat dengan

lensa yaitu lensa obyektif yang dekat dengan preparat dan lensa okuler yang terletak. pada ujung atas mikroskop dekat

Agar mata pengamat dalam menggunakan mikroskop tidak berako- modasi, maka lensa okuler harus diatur/digeser supaya bayangan yang diambil oleh lensa objektif tepat jatuh pada fokus

Sinar-sinar sejajar yang masuk ke lensa obyektif membentuk bayangan tepat di titik fokus lensa obyektif. Bayangan ini akan berfungsi sebagai benda maya bagi lensa okuler. Oleh

Mikroskop pada prinsipnya adalah alat pembesar yang terdiri dari dua lensa cembung yaitu sebagai lensa objektif (dekat dengan mata) dan lensa okuler (dekat

Sebuah mikroskop sederhana terdiri atas lensa objektif dengan jarak fokus 0,8 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 2,5 cm. Bayangan nyata dari objek berada 16 cm dari

Mikroskop pada prinsipnya adalah alat pembesar yang terdiri dari dua lensa cembung yaitu sebagai lensa objektif (dekat dengan mata) dan lensa okuler (dekat