P E R I L A K U I N D I V I D U
D A N P E N G A R U H N Y A
PENGERTIAN PERILAKU
INDIVIDU
DASAR-DASAR PERILAKU
INDIVIDU
Karakteris
tik
Biografs
Kemampu
an
Kepribadia
1. KARAKTERISTIK BIOGRAFIS
Karakteristik biografs
merupakan
karakteristik pribadi yang terdiri dari:
USIA
• Bertambahnya usia memperkecil
JENIS KELAMIN
• Telaah psikologis disebutkan wanita lebih
bersedia mematuhi otoritas sementara pria lebih agresif pada pengharapan sukses.
• Apabila jenis kelamin dihubungkan dengan
tingkat keluaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki tingkat keluaran yang tinggi dibandingkan dengan pria.
• Sedangkan jenis kelamin dihubungkan dengan
STATUS KAWIN
• Hasil riset yang sangat konsisten
menunjukkan hasil bahwa untuk karyawan yang menikah maka dapat dikatakan tingkat absensi dan keluaran organisasi mengalami penurunan sedangkan kepuasan kerjanya cenderung meningkat. Penyebab hal ini disebabkan perkawinan menyebabkan meningkatnya tanggung jawab seseorang.
• Hal ini pada gilirannya membuat orang yang
BANYAKNYA TANGGUNGAN
• Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa
MASA KERJA
• Dapat dikatakan masa kerja berhubungan
2. KEMAMPUAN
Setiap manusia mempunyai kemampuan berfkir masing-masing. Seluruh
kemampuan seorang
individu pada hakekatnya tersusun dari
A. KEMAMPUAN
INTELEKTUAL
1. Kecerdasan Numerik: Kemampuan untuk berhitung dengan cepat dan tepat.
2. Pemahaman Verbal: Kemampuan memahami apa yang dibaca dan didengar serta menghubungkan kata satu dengan yang lain.
3. Kecepatan Konseptual: Kemampuan mengenali kemiripan dan beda visual dengan cepat dan tepat.
A. KEMAMPUAN INTELEKTUAL
5. Penalaran Deduktif: Kemampuan menggunakan logika dan menilai implikasi dari suatu argumen.
6. Visualilasi Ruang: Kemampuan membayangkan bagaimana suatu objek akan tampak seandainya posisinya dalam ruang diubah.
B. KEMAMPUAN FISIK
• Kemampuan fsik
didefnisikan sebagai kemampuan yang
diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas yang menuntut
stamina, kecepatan, kekuatan dan
ketrampilan serupa.
FAKTOR KEKUATAN
• Kekuatan dinamis: Kemampuan untuk
menggunakan otot secara
berulang-ulang/sinambung sepanjang suatu kurun waktu
• Kekuatan tubuh: Kemampuan menggunakan
kekuatan otot dengan menggunakan otot-otot tubuh
• Kekuatan statis: Kemampuan menggunakan
kekuatan terhadap obyek luar
• Kekuatan fsik: Kemampuan menghabiskan
FAKTOR KELUWESAN
• Keluwesan extent: Kemampuan menggerakkan
otot tubuh dan meregang punggung sejauh mungkin
• Keluwesan dinamis: Kemampuan melakukan
FAKTOR LAIN
• Koordinasi tubuh: Kemampuan
mengkoordinasikan tindakan-tindakan serentak dari bagian-bagian tubuh yang berlainan
• Keseimbangan: Kemampuan mempertahankan
keseimbangan meski ada kekuatan yang mengganggu keseimbangan
• Stamina: Kemampuan melanjutkan upaya
3. KEPRIBADIAN
4. PEMBELAJARAN
TEORI X DAN Y
Teori perilaku menurut Douglas McGregor adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan pemimpin dan bukan pemimpin pada orang-orang. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer atau pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai
1. TEORI X
• Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya
manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
• Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk
mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi.
• Dalam bekerja para pekerja harus terus
LANJUTAN
1. Tidak menyukai bekerja
2. Tidak menyukai kemauan ambisi untuk bertanggung jawab, dan lebih menyukai diarahkan atau diperintah.
3. Mempunyai kemampuan yang kecil untuk berkreasi mengatasi masalah-masalah organisasi.
4. Hanya membutuhkan motivasi fsiologis dan keamanan saja.
2. TEORI Y
• Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja
adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya.
• Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan
diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan.
• Pekerja memiliki kemampuan kreativitas,
imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja.
• Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala
VARIABEL YANG MEMPENGARUHI
PERILAKU ORGANISASI
DEPENDEN
• PRODUKTIVITAS • KEABSENAN
• PENGUNDURAN DIRI • KEPUASAN KERJA
INDEPENDEN
A. VARIABEL-VARIABEL DEPENDEN
1. Produktivitas: Yaitu suatu ukuran kinerja yang mempengaruhi keefektifan dan efsiensi.
2. Keabsenan (kemangkiran): Yaitu gagal atau tidak melapor untuk bekerja.
3. Pengunduran diri (keluar masuknya karyawan): Yaitu penarikan diri secara sukarela dan tidak sukarela dari suatu organisasi.
B. VARIABEL-VARIABEL INDEPENDEN
1. Variabel-variabel level individu a. Usia
b. Jenis kelamin
c. Status perkawinan d. Masa kerja
STRESS INDIVIDU
• Stress adalah tekanan atau ketegangan yang
dihadapi seseorang dan mempengaruhi emosi, pikiran, serta kondisi keseluruhan dari orang tersebut.
• Faktor pemicu stress disebut stressor,
1. STRESSOR ON THE JOB (DARI DALAM
LINGKUNGAN PEKERJAAN)
a) Beban kerja berlebih (overload) b) Desakan waktu (deadline)
c) Kualitas pembimbingan rendah/low supervise
d) Iklim politis tidak aman/low comfort
e) Umpan balik kerja rendah/low feedback f) Wewenang tidak memadai/low authority g) Ketidakjelasan peranan/role ambiguity h) Frustasi/putus asa
i) Konfik antar pribadi atau kelompok
j) Perbedaan nilai individu dan organisasi
2. STRESSOR OFF THE JOB (DARI LUAR
LINGKUNGAN PEKERJAAN)
a) Krisis keuangan pribadi atau keluarga
b) Permasalahan-permasalahan tentang anak c) Permasalahan-permasalahan tentang fsik
d) Permasalahan-permasalahan dalam perkawinan
DAMPAK STRESSOR DIPENGARUHI
OLEH BERBAGAI FAKTOR YAITU :
1. Sifat stressor
Yaitu pengetahuan individu tentang stressor tersebut dan pengaruhnya pada individu tersebut.
2. Jumlah stressor
Yaitu banyaknya stressor yang diterima individu dalam waktu bersamaan.
3. Lama stressor
Yaitu seberapa sering individu menerima stressor yang sama